Jamin

Sorotan terbaru dari Tag # Jamin

Penyelamat di Masa Puncak: Mulia Box Jamin Stok Ready-to-Go Saat Pesanan Lebaran Membludak Nasional
Nasional
Jumat, 13 Maret 2026 | 22:06 WIB

Penyelamat di Masa Puncak: Mulia Box Jamin Stok Ready-to-Go Saat Pesanan Lebaran Membludak

Bandung, katakabar.com - Di balik keriuhan pesanan hampers yang membanjiri para pelaku usaha menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masegi, terselip sebuah kekhawatiran nyata kehabisan kemasan di tengah jalan. Saat permintaan pelanggan sedang tinggi-tingginya, keterlambatan suplai kotak bisa menjadi mimpi buruk bagi kelangsungan bisnis. Memahami situasi kritis tersebut, Mulia Box hadir sebagai mitra sigap dengan menjamin ketersediaan stok Ready-to-Go untuk mendukung kelancaran operasional para pengusaha. Momen menjelang Lebaran adalah waktu di mana kecepatan menjadi segalanya. Banyak pemilik brand lokal seringkali terjebak dalam situasi di mana stok kemasan habis lebih cepat dari perkiraan, sementara vendor lain memerlukan waktu produksi yang lama. Mulia Box memecah kebuntuan ini dengan menyediakan sistem pembelian satuan yang bisa langsung didapatkan tanpa harus menunggu proses pre-order. "Kami sering melihat kepanikan para pengusaha kuliner atau fashion ketika pesanan mereka membludak tapi kotak habis. Di saat itulah kami hadir. Kami ingin menjadi sandaran yang bisa diandalkan, sehingga mereka bisa fokus pada kualitas produknya tanpa perlu pusing memikirkan kemasan yang belum tersedia," ujar Martha Meilita, Owner Mulia Box. Meskipun tersedia secara cepat, kualitas tetap menjadi prioritas utama. Menggunakan material corrugated (karton gelombang) yang terbukti kokoh, kotak dari Mulia Box mampu menahan beban hantaran dengan aman. Kekuatan material ini sudah dibuktikan oleh puluhan brand besar yang telah melakukan custom box Lebaran di Mulia Box. Selain kuat, desain yang ditawarkan pun eksklusif dan modern, memberikan karakter kuat pada paket hantaran tanpa terlihat membosankan. Bagi para pelaku usaha yang membutuhkan solusi cepat di masa kritis, stok Ready-to-Go kami kini dapat dibeli langsung di gudang produksi kami bagi pelanggan yang ingin melihat kualitas material secara dekat, serta tersedia di berbagai jaringan ritel ternama seperti Borma, Prama, dan Setiabudi Supermarket. Kehadiran fisik di berbagai titik ini memastikan bahwa solusi kemasan kami selalu dekat dan siap menyelamatkan operasional bisnis Anda, bahkan di tengah puncak kesibukan menjelang Idul Fitri. Untuk memastikan Anda mendapatkan produk asli Mulia Box, silakan kunjungi titik distribusi resmi kami berikut ini: Pembelian Langsung (Gudang/Pabrik): PT Mulia Mitra Boxindo – Jl. Radio Palasari no 102, Dayeuhkolot, Bandung Jaringan Ritel (Offline): 1. Jaringan Borma Toserba Borma Toserba Cijerah: Jl. Raya Cijerah No.90, Cijerah, Kec. Bandung Kulon, Kota Bandung. BORMA Toserba Cikutra: Jl. Cikutra Barat No.66, Cigadung, Kec. Cibeunying Kaler, Kota Bandung. BORMA Toserba Gempol Sari: Jl. Gempol Sari, Melong, Kec. Cimahi Sel., Kota Cimahi. BORMA Toserba Kerkof: Jl. Kerkof No.35, Leuwigajah, Kec. Cimahi Sel., Kota Cimahi. 2. Jaringan Prama Toserba & Fresh Prama Toserba Banjaran: Jl. Raya Banjaran Barat No.588, Lebakwangi, Kec. Arjasari, Kabupaten Bandung. Prama Toserba Babakan Sari: Jl. Babakan Sari No.11, Babakan Sari, Kec. Kiaracondong, Kota Bandung. PRAMA Toserba Ciparay: Jl. Raya Laswi No.382, Serangmekar, Kec. Ciparay, Kabupaten Bandung. Prama Fresh Burangrang: Jl. Burangrang No.37, Malabar, Kec. Lengkong, Kota Bandung. Prama Fresh Garuda: Jl. Garuda No.81, Garuda, Kec. Andir, Kota Bandung. PRAMA Fresh Mekarwangi: Jl. Mekar Laksana No.1, Mekarwangi, Kec. Bojongloa Kidul, Kota Bandung. Prama Fresh Perintis: Jl. Perintis No.72, RT.13/RW.06, Sarijadi, Kec. Sukasari, Kota Bandung. 3. Retailer Lainnya Setiabudi Supermarket: Jl. Dr. Setiabudi No.42-46, Hegarmanah, Kec. Cidadap, Kota Bandung. TIKMA Soreang: Jl. Raya Soreang-Ciwidey No.90-94, RT.01/RW.002, Pamekaran, Kec. Soreang, Kabupaten Bandung. Shopee Resmi: Mulia Box Kardus.

Vritimes Hadir sebagai Exhibitor di Tech in Asia Conference 2025 Jakarta Nasional
Nasional
Minggu, 26 Oktober 2025 | 20:31 WIB

Vritimes Hadir sebagai Exhibitor di Tech in Asia Conference 2025 Jakarta

Jakarta, katakabar.com - Vritimes, platform distribusi press release menjamin publikasi di ratusan media, berpartisipasi sebagai exhibitor pada ajang Tech in Asia Conference 2025, yang diselenggarakan pada 22 hingga 23 Oktober 2025 lalu, di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta. Partisipasi Vritimes di konferensi teknologi terbesar di Asia Tenggara ini jadi langkah strategis untuk memperkenalkan solusi publikasi digitalnya kepada ribuan pengunjung mulai dari startup founder, investor, digital marketer, hingga perusahaan teknologi yang hadir selama dua hari acara. “Kami hadir di Tech in Asia Conference 2025 dengan satu tujuan: memperkenalkan cara baru agar brand, startup, dan agensi dapat menyebarkan berita mereka secara cepat dan kredibel melalui jaringan media yang luas,” ujar Ferry dari Vritimes.

Enggak Perlu Panik! Pemkab Kepulauan Meranti Jamin Beras Tersedia Riau
Riau
Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:10 WIB

Enggak Perlu Panik! Pemkab Kepulauan Meranti Jamin Beras Tersedia

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Kepulauan Meranti lewat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP terus bergerak cepat antisipasi kelangkaan beras belakangan dirasakan masyarakat. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ikhwandi, kepada wartawan, Kamis (14/8), menuturkan, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Bulog Cabang Bengkalis untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah sebagai bagian dari operasi pasar. Langkah ini dimulai Rabu kemarin, setelah Bulog salurkan bantuan sebanyak 10 ton beras. Beras tersebut langsung didistribusikan di lima desa dan satu kelurahan, yakni Desa Banglas, Banglas Barat, Insit, Gogok, Maini, serta Kelurahan Selat Panjang Kota. "Masyarakat pun terlihat antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga mereka dengan harga yang lebih terjangkau," ulasnya. Kata Ikhwandi, Gerakan Pangan Murah tidak berhenti sampai di situ. Dalam waktu dekat, program serupa akan digelar di Desa Mekong, Batang Malas, Kundur, Kampung Balak, dan Mengkikip. "Pemerintah daerah juga telah siapkan langkah lanjutan agar Bulog kembali memberikan dukungan pasokan selama kondisi pasokan dan harga beras di pasaran belum kembali normal," terang Ikhwandi. Tidak hanya mengandalkan operasi pasar, Pemkab Kepulauan Meranti juga tengah menyalurkan bantuan pangan dari pemerintah pusat. Bantuan ini berupa beras gratis sebanyak 608 ton untuk 30.000 kepala keluarga. "Setiap keluarga menerima 20 kilogram beras untuk periode Juni dan Juli, dengan distribusi yang dilakukan berdasarkan data penerima dari Dinas Sosial," jelas Kepala DKPP Kepulauan Meranti itu. Ditegaskan Ikhwandi, bantuan pangan gratis tersebut berbeda dengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP yang dijual murah oleh Bulog, yaitu seharga Rp13.000 per kilogram atau Rp65.000 per kemasan 5 kilogram. "Beras SPHP dimaksudkan untuk menstabilkan pasokan dan harga di pasaran, sementara bantuan pangan gratis sepenuhnya diberikan tanpa biaya kepada masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat," bebernya. Menurutnya, langkah-langkah ini wujud kehadiran pemerintah menjawab keresahan warga di tengah kelangkaan beras yang terjadi di pasaran. Ia berharap upaya terpadu antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan Bulog dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga hingga kondisi kembali normal.

Penerapan Biodiesel B40 Mesti Diawasi Tim Khusus Untuk Jamin Kualitas Sawit
Sawit
Jumat, 31 Januari 2025 | 21:12 WIB

Penerapan Biodiesel B40 Mesti Diawasi Tim Khusus Untuk Jamin Kualitas

Jakarta, katakabar.com - Penerapan biodiesel B40 baka diawasi tim khusus bentukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Biodiesel B40 adalah campuran 40 persen bahan bakar nabati dari minyak kelapa sawit dengan 60 persen bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eniya Listiani Dewi mengutarakan, tim khusus tersebut bertugas mengawasi penyaluran B40 di beberapa wilayah di Indonesia.

Jamin Integritas Bisnis, Peran Penting Layanan Kepatuhan atau Compliance Perusahaan Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 18 Mei 2024 | 15:20 WIB

Jamin Integritas Bisnis, Peran Penting Layanan Kepatuhan atau Compliance Perusahaan

katakabar.com - Lanskap bisnis kontemporer yang dinamis dan terus berubah, layanan kepatuhan perusahaan menjadi pelindung utama keberlanjutan operasional, dan integritas organisasi. Kepatuhan sangat penting karena pemerintah dan organisasi pengawas akan terus menerapkan undang-undang dan norma yang semakin ketat. Aturan-aturan ini bertujuan untuk melindungi tanggung jawab, keterbukaan, dan integritas perusahaan sambil menciptakan iklim yang mendorong perilaku etis dan persaingan yang adil. Ketidakpatuhan terhadap peraturan ini dapat mengakibatkan konsekuensi yang parah, termasuk kerugian finansial, gangguan operasional, kerusakan reputasi, dan implikasi hukum. Layanan kepatuhan perusahaan pada dasarnya adalah landasan di mana perusahaan membangun reputasi mereka dan menumbuhkan kepercayaan para pemangku kepentingan. Organisasi menunjukkan dedikasi mereka terhadap perilaku moral, tata kelola yang bertanggung jawab, dan keberlanjutan jangka panjang dengan mematuhi hukum, aturan, kebijakan, dan standar yang telah ditetapkan. Akibatnya, pentingnya layanan kepatuhan perusahaan terletak pada pemeliharaan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang mendukung perilaku bisnis yang bermoral di zaman modern, selain menjamin kesesuaian hukum. Kepatuhan atau Compliance Perusahaan, Apa Itu? Salah satu hal terpenting dalam lingkungan perusahaan modern adalah kepatuhan. Pemerintah dan organisasi pengawas semakin sering menerapkan aturan dan standar yang lebih ketat dalam upaya untuk menjaga keberlanjutan operasional, integritas, dan keterbukaan bisnis. Ketidakpatuhan terhadap peraturan dapat memiliki konsekuensi serius bagi perusahaan, seperti kerusakan merek, dampak hukum, kerugian finansial, dan bahkan penghentian operasi. Kepatuhan mengacu pada ketaatan terhadap undang-undang, aturan, kebijakan, dan standar yang telah ditetapkan. Di ranah bisnis, kepatuhan menunjukkan kesesuaian organisasi terhadap standar etika yang relevan, norma internal, hukum pemerintah, dan kewajiban hukum. Dalam era globalisasi dan digitalisasi saat ini, perusahaan menghadapi kompleksitas yang semakin besar dalam mempertahankan kepatuhan terhadap regulasi. Kebijakan dan peraturan dapat berbeda antara negara, industri, dan bahkan pemerintah daerah. Setiap aturan yang berlaku, termasuk yang berkaitan dengan keuangan, lingkungan, kesehatan dan keselamatan, privasi data, dan area lainnya, harus dipahami dan dipatuhi oleh perusahaan. Ketidakpatuhan dapat memiliki banyak dampak merugikan dan dapat menyebabkan kerugian signifikan bagi bisnis. Dampak yang paling sering terjadi adalah kerusakan reputasi. Pelanggan, mitra bisnis, dan masyarakat luas mungkin menjadi curiga terhadap isu kepatuhan yang dipublikasikan. Penurunan penjualan, kerugian finansial, dan bahkan hilangnya peluang bisnis penting adalah hasil yang mungkin terjadi dari situasi ini. Menurut Buntoro, seorang Inspektur pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia, kepatuhan mendorong kerja sama di antara para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan inisiatif kepatuhan perusahaan selain membantu perusahaan memenuhi persyaratan kepatuhan internal. Ini berarti kolaborasi antara bisnis dan jaringan pasokannya sekarang akan bergantung pada kepatuhan. Definisi Sistem Manajemen Kepatuhan atau Compliance Sistem Manajemen Kepatuhan (CMS) adalah pendekatan yang terencana dan sistematis untuk mengelola kepatuhan terhadap standar, peraturan internal, dan hukum yang relevan di dalam suatu organisasi. Pendekatan ini bertujuan untuk membantu bisnis memahami, menerapkan, dan mematuhi semua regulasi yang berlaku terkait dengan operasi mereka. Tujuan utama dari sistem manajemen kepatuhan adalah untuk membentuk kerangka kerja yang terorganisir dan transparan yang menjamin bisnis mematuhi semua aturan dan regulasi yang relevan. Sistem ini tidak hanya mencakup pertimbangan hukum tetapi juga prinsip-prinsip tata kelola perusahaan, standar industri, etika komersial, dan norma-norma internal perusahaan. Mengurangi kemungkinan pelanggaran dan potensi konsekuensi dari ketidakpatuhan adalah salah satu tujuan utama dari sistem manajemen kepatuhan. Dengan memiliki sistem yang kuat, bisnis dapat mengenali, memahami, dan mengendalikan masalah kepatuhan yang ada. Selain itu, solusi ini membantu bisnis untuk memperkuat dan meningkatkan inisiatif kepatuhan mereka dari waktu ke waktu. Secara umum, sistem manajemen kepatuhan memastikan peran dan tanggung jawab ditetapkan dengan jelas, bahwa perusahaan memiliki pemantauan yang sering, pelaporan yang transparan, tindakan korektif diambil jika diperlukan, dan kerangka kerja yang jelas telah diterapkan. Dengan menerapkan pendekatan ini, bisnis dapat mengurangi risiko pelanggaran, melindungi reputasi mereka, dan memastikan kegiatan mereka sesuai dengan hukum dan pedoman yang berlaku. Elemen Penting Program Kepatuhan yang Sukses 1. Menentukan Toleransi Risiko Anda Program kepatuhan harus sejalan dengan ukuran perusahaan, lokasi layanan, penawaran produk, dan toleransi risiko. Kita bisa melihat volume dan kompleksitas operasi bisnis perusahaan untuk menentukan seberapa banyak risiko kepatuhan yang bisa ditoleransi. Pastikan juga untuk melihat area layanan pasar, distribusi produk, dan metode pengiriman. 2. Menentukan Faktor Risiko Program manajemen risiko kepatuhan perusahaan harus lebih komprehensif semakin tinggi tingkat risikonya. Memastikan semua proses terkendali dan mampu mengurangi risiko inheren yang terkait dengan aktivitas tersebut sangat penting. Penilaian risiko harus mencakup risiko inheren dan residual serta dihitung. Risiko inheren adalah tingkat risiko sebelum penerapan pengendalian kualitas, sedangkan risiko residual adalah tingkat risiko yang tersisa setelah pengendalian kualitas diterapkan. Eksposur, jumlah atau probabilitas, dan kualitas risiko terhadap organisasi harus semuanya diperhitungkan dalam kalkulasi. Manajemen risiko kepatuhan di dalam organisasi harus mengidentifikasi, mengurutkan, dan mengalokasikan tanggung jawab untuk menangani setiap risiko hukum dan ketidakpatuhan yang dapat menyebabkan denda, penalti, kerusakan reputasi perusahaan, atau bahkan kebangkrutan. 3. Mengintegrasikan Aturan Peraturan sering kali mengalami revisi, baik itu peraturan baru maupun yang sudah ada. Tapi, sebagai badan pengawas, pemerintah mengharapkan bisnis selalu mengikuti aturan dan pedoman yang relevan. Jika hal ini tidak dilakukan, pelanggan sering kali mengalami kerugian besar, dan bisnis menghadapi konsekuensi operasional, finansial, hukum, dan reputasi. 4. Pembaruan Konstan Beberapa prosedur membentuk penilaian risiko, dan mereka harus dimodifikasi sebagai respons terhadap perubahan di pasar, hukum, produk, dan preferensi manajemen. Risiko harus dievaluasi dari sudut pandang profil risiko perusahaan serta perspektif saat ini. Pendekatan "retrospektif" terhadap penilaian risiko dari era sebelumnya perlu dipertimbangkan. Hal ini dapat dilakukan dalam situasi di mana pembatasan yang baru diinterpretasikan menjadi jelas dan dianggap sebagai ancaman terhadap posisi saat ini perusahaan. Bisnis dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja keuangan melalui manajemen risiko kepatuhan yang efisien. Selain itu, sambil menekankan pentingnya membuat keputusan operasional terbaik, manajemen risiko kepatuhan yang efisien juga mengurangi kesalahan bisnis. Keuntungan Mematuhi Kepatuhan Bagi sebuah organisasi, penerapan Kepatuhan yang berhasil menawarkan sejumlah keuntungan yang patut diperhatikan. Sistem kepatuhan yang kuat dapat menjadi keuntungan taktis di tengah lanskap regulasi yang rumit dan iklim komersial. Berikut adalah beberapa keuntungan utama dari penerapan sistem kepatuhan yang berhasil: 1. Keuntungan Bisnis yang Didapat Sistem manajemen kepatuhan yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan kinerja korporat secara keseluruhan, yang merupakan salah satu keuntungan terbesarnya. Perusahaan dapat membangun reputasi yang solid dan dapat diandalkan di mata klien, mitra, dan masyarakat umum dengan mematuhi hukum dan panduan yang relevan. 2. Meningkatkan Kepercayaan Klien Kepercayaan dari pelanggan adalah aset besar bagi setiap bisnis. Sistem manajemen kepatuhan yang efisien memungkinkan perusahaan untuk menunjukkan mereka berkomitmen terhadap keamanan, keandalan, dan integritas produk dan layanan yang mereka sediakan. 3. Meminimalkan Denda Keuangan dan Risiko Hukum Perusahaan yang gagal mematuhi dapat menghadapi konsekuensi hukum yang serius. Sebuah sistem manajemen kepatuhan membantu bisnis dalam mengenali, menghindari, dan mengurangi risiko yang terkait dengan pelanggaran. 4. Meningkatkan Efisiensi dalam Operasi Sebuah sistem manajemen kepatuhan yang efektif juga dapat meningkatkan efektivitas operasional bisnis. Bisnis dapat mengurangi birokrasi yang tidak perlu, mencegah kesalahan, dan meningkatkan manajemen risiko secara keseluruhan dengan memahami dan menerapkan prosedur yang tepat. 5. Meningkatkan Akses Pasar Global Akses ke pasar asing menjadi semakin bergantung pada keberhasilan implementasi sistem manajemen kepatuhan dalam lingkungan bisnis global yang semakin terhubung. Beberapa negara dan organisasi internasional memberlakukan aturan ketat tentang kepatuhan dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk beroperasi di pasar mereka. Kontak: Linda Consultant at CPT Corporate +62 811-1508-628 linda@cptcorporate.com

Pemerintah Mesti Jamin Kepastian Hukum Lahan Sawit Biar Investor Aman Nasional
Nasional
Jumat, 27 Oktober 2023 | 15:09 WIB

Pemerintah Mesti Jamin Kepastian Hukum Lahan Sawit Biar Investor Aman

Jakarta, katakabar.com - Pemerintah harus mengoptimalkan komunikasi dengan cermat kepada pelaku industri kelapa sawit nasional guna memberikan jaminan kepastian hukum kepada investasi yang sudah dilakukan. Soalnya, sengketa lahan kelapa sawit terjadi disebabkan penambahan beleid baru di dalam Undang-Undang (UU) Cipta Kerja terkait perizinan usaha kelapa sawit, secara spesifik di Pasal 110 A dan 110 B. Persoalannya aturan baru itu bertabrakan antara Hak Guna Usaha (HGU) yang puluhan tahun dimiliki baik itu perusahaan maupun masyarakat, dengan penunjukkan kawasan hutan oleh pemerintah. Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia, Bustanul arifin menjelaskan, saat ini periode krusial yang berisiko mengancam eksistensi industri kelapa sawit. "Sekarang mungkin adalah titik krusial yang genting. Lantaran kita adalah produsen terbesar dan terdampak tidak hanya pabrik besar tapi skala kecil dari hulu hingga hilir," ujarnya, dilansir dari laman medcom.id, pada Jumat (27/10). Dijelaskan Bustanul, opsi denda administratif bila lahan yang telah mendapatkan HGU namun oleh pemerintah dimasukkan ke kawasan hutan penuh dengan problematika dan multitafsir. Ini kemudian yang perlu didiskusikan ulang, sebut Bustanul, biar tidak terjadi perbedaan persepsi dan membantu upaya penciptaan iklim berusaha yang kondusif. "Komunikasi publik dan partisipasi masyarakat sangat penting. Sedang, teman-teman di sawit ingin itu legal. Perkebunan perlu mendapatkan perlindungan hukum atas investasinya," tandasnya.