Sepuluh Bulan Jadi Bupati Inhu, Janji Kampanye Terealisasi
Rengat, katakabar.com - Kinerja pemerintahan Ade Agus Hartanto bersama H. Hendrizal selama sepuluh bulan jadi Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu, Riau berjalan ke arah positif. Program yang dijanjikan semasa kampanye pemilihan kepala daearah (Pilkada) 2024 sudah terlaksana. Salah satu dari sederet janji kampanye Ade Agus Hartanto-H Hendrizal, yakni umrah gratis bagi pelaku sosial keagamaan. Pada 10 Desember 2025, jemaah calon umroh (JCU) sebanyak 100 orang diberangkatkan dari Halaman Kantor Bupati Indragiri Hulu. Rinciannya, mereka total 58 orang Imam Masjid, 9 orang petugas penggali kubur, 26 orang petugas penyelenggara Jenazah, dan 7 orang sebagai Marbot atau Grarim, petugas kebersihan mesjid. Selain itu, diberangkatkan 1 orang Juara MTQ Tingkat Kabupaten, dan 2 orang pendamping sehingga total yang diberangkatkan sebanyak 103 orang. Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, mengatakan pelaksanaan program umrah gratis perdana ini adalah bentuk penghargaan pemerintah diberikan kepada orang-orang terpilih yang telah memberikan dedikasi terhadap masyarakat Indragiri Hulu. "Dengan mengucapkan bismillahirohmanirrohim jamaah calon umrah program Umrah Gratis pemerintah daerah Indragiri Hulu tahun 2025, secara resmi kita lepas keberangkatannya,” ucapnya. Pelaksanaan umrah gratis itu, sebutnya, program bupati dan wakil bupati sebagai wujud pemberian penghargaan kepada masyarakat sebagai pelaku sosial keagamaan. Sebab, lanjutnya, apa yang dilakukan masyarakat sebagai pelaku sosial keagamaan sangat bermanfaat untuk orang banyak. "Jasa bapak ibu selama ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga kami rela menggelontorkan anggaran Rp3,5 miliar untuk umroh gratis ini," jelasnya. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan prosesi Tepuk Tepung Tawar kepada 14 orang calon jemaah Umrah secara simbolis oleh Bupati Inhu, Wakil Bupati Inhu, dan unsur Forkopimda Inhu dengan diiringi Pembacaan Talbiyah.
Terkendala Izin Jalur Pacu, Gubri Janji Bandara Tuanku Tambusai Bisa Beroperasi
Pasir pengaraian, katakabar.com- Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, M.Si kunjungan kerja rangkaian dari safari ramadhan 1446 hijiriah tahun 2025 masehi, Minggu (9/3). Di safari ramadhan ke Kabupaten Rokan Hulu, Gubernur Riau, H. Abdul Wahid tinjau Bandara Tuanku Tambusai yang terletak di Kecamatan Rambah Samo. Ia didampingi Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, dan Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM. Di Kunker itu, Gubri menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali operasional Bandara Tuanku Tambusai dengan membuka rute penerbangan Pekanbaru-Pasir Pengaraian dan Pasir Pengaraian-Medan, Sumatera Utara.
Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Selesai Langkat Blokade
Binjai, Katakabar.com - Warga Lingkungan XI Rambung Putih, Kelurahan Pekan Selesai, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, melakukan aksi blokade jalan tepat...
Usulkan Pemutihan Pajak dan Pengurangan PBB, Masrul Kasmy Dinilai Janji Populis
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Calon Bupati Kepulauan Meranti, H Masrul Kasmy usul kebijakan pemutihan pajak kendaraan dan pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) saat kampanye terbuka. Ketua Laskar Cendikiawan Melayu Cendikiawan Muda (LMCM), Jefrizal kepada wartawan, Sabtu (9/11) menyatakan, kebijakan usulan pemutihan pajak dan pengurangan PBB tidak menyentuh akar masalah, dan dinilai sebatas janji populis.
Lihat Asrama Mahasiswa Meranti di Yogyakarta, Plt Bupati Janji Rehabilitasi Pada 2024 Ini
Yogyakarta, katakabar.com - Pelaksana Tuga (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar lihat kondisi Asrama mahasiswa Tanah Jantan, di Condongcatur, Yogyakarta, pada Rabu kemarin. Orang Nomor Satu di 'Negeri Sagu' nama lain dari Kepulauan Meranti ke Yogyakarta sikapi aspirasi mahasiswa asal Kepulauan Meranti di Yogyakarta. Sebelumnya, asrama yang ditempati mahasiswa asal Kepulauan Meranti beberapa waktu lalu dilaporkan kondisi rusak dan kurang layak huni. Di lapangan, beberapa bagian gedung asrama terlihat rusak sedang hingga berat. Kondisi itu akibatkan seluruh mahasiswa yang menempati asrama merasa kurang nyaman. "Kami sudah hampir setahun ini kesulitan air Pak. Air diambil dari musholla terdekat untuk keperluan sehari-hari, atapnya bocor di mana-mana, sering terjadi korsleting listrik, dan ada beberapa bagian yang lapuk dan roboh," ujar salah satu mahasiwa yang tempati asrama. Plt Bupati Kepulauan Merantu menyebutkan, kunjungan ini selain melihat kondisi asrama mahasiswa, melakukan penertiban dan pengamanan aset milik Pemkab Kepulauan Meranti di Yogyakarta. "Asrama ini kondisinya sebagian sudah rusak, di mana ada permasalahan air dan listrik. Ini menjadi perhatian kita bersama, dan saya sudah instruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk rehabilitasi segera agar anak-anak merasa nyaman tinggal dan menuntut ilmu di Yogyakarta," janji Asmar. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Irmansyah menimpali, rehabilitasi Asrama Tanah Jantan Yogyakarta telah dianggarkan pad 2024ini. "Asrama ini tercatat sebagai aset Pemda dari 2014 silam, dan belum pernah dilakukan pemeliharaan gedung. Untuk anggaran rehabilitasi sudah dialokasikan tahun ini, tinggal nanti di eksekusi perangkat daerah sesuai arahan Pak Bupati," jelas Irmansyah. Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Tarmizi menyatakan, pihaknya segera tindaklanjuti rehabilitasi asrama. "Sesuai arahan Bupati, kita segera rehabilitasi. Saat ini kita sedang melakukan penghitungan kerusakan gedung. Tadi ada permintaan sumur bor dari mahasiswa, kita buatkan dan mudah-mudahan dapat terlaksana dengan baik dan lancar," harapnya. Ketua Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta Komisariat Kepulauan Meranti, Nurul Wahyu sampaikan terima kasih atas perhatian Plt Bupati dan jajaran Pemkab Kepulauan Meranti terhadap permasalahan mahasiswa di Yogyakarta. "Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan jajarannya telah mengunjungi kami. Kami berharap agar asrama ini segera direnovasi dan terealisasi apa yang telah direncanakan," ucapnya. Plt Bupati Kepulauan Meranti, Asmar saat berkunjung didampingi Ketua TP PKK Kepulauan Meranti, Ismiatun, Kepala BPKAD, Irmansyah, Kabag Umum, Tarmizi, Kabid Aset, Istiqomah, dan Kabid IKP Diskominfotik, Dody Hamdani.
Angka 8 Yang Bertuah
Oleh: Agung Marsudi Duri Institute katakabar.com - Tak ada yang kebetulan di dunia politik. Jika kebetulan anda membolak-balik visi misi para Capres-Cawapres 2024. Ada kesamaan yang tidak kebetulan. Sama-sama memilih angka 8. Anies memilih Misi 8 Jalan Perubahan, Prabowo memilih 8 Misi Asta Cita, Ganjar memilih Misi 8 Gerak Cepat. Kenapa mereka memilih angka 8. Apakah dengan 8 Misi itu mampu mengantarkan bangsa ini kembali menjadi negeri yang "tata tentrem, gemah ripah, loh jinawi". Banyak orang setuju bahwa angka memiliki arti bahkan doa. Konon, angka 8 mencerminkan kekuatan, kelimpahan dan kesuksesan. Angka 8 juga dianggap lambang atau angka yang tak pernah berakhir (infinity). Politik dan angka, seperti sejoli, dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan. Untuk menang, politik butuh uang. Butuh "angka-angka". Angka 8 menggambarkan bahwa pencapaian harus direncanakan. Angka 8 bertuah! Jadi ingat, 8 Jalur Pemerataan era Pak Harto: (1) Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak, khususnya pangan, sandang dan papan (perumahan). (2) Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan. (3) Pemerataan pembagian pendapatan. (4) Pemerataan kesempatan kerja. (5) Pemerataan kesempatan berusaha. (6) Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan kaum wanita. (7) Pemerataan penyebaran pembangunan di wilayah tanah air. (8) Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan. Program pembangunan era Pak Harto yang dituangkan dalam bahasa sederhana, bisa dimengerti siapa saja. Setiap warga negara. Bandingkan dengan 8 Jalan Perubahan, 8 Misi Asta Cita, 8 Misi Gerak Cepat. Butir-butir harapan yang begitu tinggi, yang boleh jadi susah "membumi". 8 misi, 8 janji yang tak boleh diingkari.
Kampanye di Riau, Capres Nomor 2 Janji Bikin Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
Jakarta, katakabar.com - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut Dua, Prabowo Subianto berjanji membangun pabrik hilirisasi yang menghasilkan produk turunan kelapa sawit, bila nanti menang di Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024. Itu disampaikan mantan Danjen Kopasus saat kampanye di Gedung Olahraga Sudirman di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa kemarin, dilansir dari laman tempo.co, pada Rabu (10/1). "Kita tidak ingin hasil kekayaan alam kita dijual dengan harga murah. Kita akan hilirisasi kekayaan alam kita. Hasil tambang, mineral, kepala sawit. Di Indonesia khususnya Riau penghasil kelapa sawit, kita bangun pabrik pengelolaan kelapa sawit," kata Capres Nomor Urut 2 di hadapan ribuan pendukungnya. Capres Nomor 2 ini sayangkan selama ini Indonesia hanya ekspor bahan baku kelapa sawit dengan harga murah. Itu sebabnya, pabrik hilirisasi perlu dibangun agar produk-produk turunan bahan baku kelapa sawit nanti punya nilai jual yang lebih tinggi. Kita optimis program hilirisasi mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan menyasar masyarakat secara luas. "Kita harus berpihak kepada rakyat, terutama di lapisan paling lemah, para petani harus kita bantu, kemiskinan harus kita hilangkan dari Indonesia ini," jelasnya. Ketua Dewan Pembina Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apakasindo), Moeldoko di suatu kesempatan pernah menjabarkan penyebab hilirisasi kelapa sawit saat ini masih rendah baru berkisar 20 hingga 30 persen dari potensi yang ada. "Untuk dapat memaksimalkan pengembangan industri sawit ke depan, ada tiga tantangan yang harus dapat kita jawab bersama-sama," ucap Moeldoko dalam Dialog Menata Masa Depan Kelapa Sawit Indonesia secara daring di Jakarta, di paruh November 2023 lalu. Pertama, Moeldoko mengulas soal rendahnya produktivitas kelapa sawit rakyat. Berikutnya, untuk menggenjot hilirisasi sawit, terkait dengan status lahan petani yang banyak masuk kawasan hutan. Ketiga, soal keberlanjutan usaha. Saat ini, Moeldoko mencatat tandan buah segar (TBS) sawit rakyat masih berkisar 0,6 ton hingga 1,2 ton per hektar per bulan dengan kandungan CPO 2,8 ton hingga 3,4 ton per hektar per tahun. Angka itu sangat jauh bila dibandingkan dengan TBS kebun korporasi yang mencapai 4,2 ton sampai 4,5 ton CPO per hektar per tahun. Menurut Kepala Staf Kepresidenan (KSP) ini, hilirisasi industri berbasis kelapa sawit Indonesia masih berada di level medium untuk minyak olahan atau refined oil. Sedang, untuk hilirisasi lanjutan seperti biodiesel masih terbatas, apalagi yang berkaitan dengan oleochemical. Padahal, sebut Meldoko, luas perkebunan sawit Indonesia mencapai 16,4 juta hektar yang 42 persen di antaranya atau 6,87 juta hektar usaha perkebunan rakyat yang melibatkan 16 juta petani. "Kalau dilihat dari sisi ekspor, mayoritas atau sebanyak 73,8 persen ekspor produk pertanian pada 2022 disumbang oleh industri kelapa sawit," tandasnya saat itu.
Tagih Janji Bupati Bengkulu Selatan Bikin Pabrik CPO Mini
Bengkulu, katakabar.com - Para petani kelapa sawit mulai gerah lihat situasi pabrik Crude Palm Oil (CPO) di daerahnya. Soalnya, hingga saat ini baru dua pabrik berdiri di daerah Bengkulu Selatan. Sebelumnya, Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi pernah berjanji bakal membikin sejumlah pabrik CPO mini. Tapi, hingga saat ini janji itu belum ditepati hingga akhirnya ditagih para petani. Janji ditagih bukan tanpa dasar, sebab harga Tandan Buah Segar (TBS) kelap sawit di Bengkulu Selatan saat ini tidak menentu. Bahkan, belum lama ini harganya turun drastis hingga mencapai Rp1 ribu per kilogram. "Kalau ada pabrik sawit mini harga TBS kelapa sawit kemungkinan bisa di atas Rp2 ribu per kilogram," ujar Budi Putra 45 tahun, salah seorang petani kelapa sawit di Bengkulu Selatan, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (18/12). Untuk itu, harap Budi, bupati dapat penuhi janjinya mendirikan pabrik CPO mini yang digadang-gadang mampu mensejahterakan petani. "Kami ingin pabrik CPO mini yang dijanjikan Pak Bupati, kalau tidak ada kami minta harga TBS kelapa sawit bertahan di angka Rp2.500 per kilogram," kata Budi. Petani kelapa sawit lainnya, Didi 52 tahun aminkan Budi. Harapannya di bawah kepemimpinan Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan dan Rifai pabrik CPO mini terbangun di Bengkulu Selatan. "Kita merasa perlu mendapatkan kepastian terkait janji-janji mereka untuk meningkatkan kesejahteraan petani," jelasnya.
Terus Diboikot, Prabowo S: Saya Janji Gunakan Sawit Jadi Solar Untuk Rakyat
Jakarta, katakabar.com - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sentil produk kelapa sawit Indonesia yang dilakukan negara-negara barat terus diboikot. Jika rakyat mengamanatkan dirinya jadi Presiden RI pada Pemilihan Presiden nanti, Ia berjanji bakal mengolah sawit jadi solar. "Mereka mau boikot kita punya sawit. Terimakasih lo boikot, gue pakai kelapa sawit untuk bikin solar untuk rakyat, nggak usah impor energi," tegas Prabowo saat pidato politik di acara deklarasi dukungan Partai Gelora di Djakarta Theater, Jakarta, pada Sabtu (2/9) lalu dilansir elaeis.co, pada Senin (4/9). Prabowo menekankan, kita mesti menjaga energi kita. Jangan khawatir, kita bisa hasilkan energi dari dalam negeri. Indonesia kaya sumber daya terutama energi yang bisa didapat dari tanaman nabati, seperti kelapa sawit dan singkong. "Ada dari singkong, sawit, aren, tebu, dan sagu, kita bisa hasilkan diesel solar. Banyak jenis nabati yang tumbuh subur di tanah air bisa diolah jadi bahan bakar yang ramah lingkungan. Takkan ada habisnya," tandasnya.