Karlahut

Sorotan terbaru dari Tag # Karlahut

Polres Bengkalis Tetapkan 2 Tersangka dan Alih Status Pengelola Lahan Hukrim
Hukrim
Sabtu, 09 Agustus 2025 | 13:49 WIB

Polres Bengkalis Tetapkan 2 Tersangka dan Alih Status Pengelola Lahan

Bengkalis, katakabar.com - Kepolisian Resor atau Polres Bengkalis terus melakukan penyelidikan terhadap siapa saja yang terlibat sebabkan kebakaran lahan seluas 100 hektar di Kelurahan Pergam, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, meski sudah ada tersangka ditetapkan. "Meski sudah ada tersangka ditetapkan, hingga kini penyelidikan masih berlangsung terhadap siapa saja yang terlibat yang sebabkan lahan terbakar seluas 100 hektar," ujar Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, diteruskan Kasatreskrim Polres Bengkalis, Iptu Yohn Mabel melalui Kanit Reskrim Polres Bengkalis, Ipda Fachri Mursid kepada wartawan lewat siaran persnya, Sabtu (9/8) siang. Hal itu, kata Ipda Fachri, Polres Bengkalis sesuai dengan direktif yang disampaikan Kapolda Riau, akan selalu berkomitmen untuk melakukan upaya baik pencegahan hingga penegakkan hukum terkait kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polres Bengkalis. "Kami juga memberikan efek jera kepada para pelaku yang membuka lahan di kawasan hutan selama ini menjadi penyebab kebakaran hutan ini," tegasnya. Diceritakannya, pengungkapan kasus dugaan tindak pidana melakukan kegiatan perkebunan di dalam kawasan hutan tanpa izin hasil pengembangan dari perkara Karhutla tempat kejadian perkara atau TKP Areal Kawasan Hutan Produksi Konversi atau HPK, di Kelurahan Pergam, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Jumat (1/8) sekitar pukul 08.30 WIB lalu. "Sebanyak dua tersangka telah ditetapkan pada perkara tersebut, yakni inisial MS dan IJ. Di mana barang bukti turut diamankan, berupa Robin, Selang, Parang, Excavator merk CAT, Ember Kuning, dan Kayu Pemancang," jelasnya. Pengungkapan kasus ini, ulas Ipda Fachri, berawal kami dapat informasi dari Bhabinkamtibmas Pergam telah terjadi kebakaran lahan atau hutan di daerah tersebut, Jumat (1/8) sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah kami cek DLK, dan verifikasi di Lapangan memang benar terjadinya kebakaran di lahan yang dikelola MS. Lalu, tim Satreskrim Polres bengkalis mendatangi TKP untuk cek kondisi di TKP dan tim Satreskrim Polres Bengkalis jumpulkan baket baket untuk tahap penyelidikan, dan membawa saksi saksi yang berada di TKP tersebut. "Benar, lahan yang terbakar tersebut adalah lahan yang di kelola MS, dan atas kejadian tersebut tim melakukan pemriksaan terhadap saksi saksi yang mengetahui Kejadian tersebut," ucapnya. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi di TKP, terang Ipda Fachri, dapat disimpulkan secara singkat penyebab kebakaran ini disebabkan adanya orang yang baru saja membuka lahan yang berstatus HPK tersebut. Dari kesaksian saksi-saksi dan berdasarkan pantauan satelit dari Ahli Kebakaran, api pertama kali muncul dari lahan yang di kelola MS Berdasarkan penyelidikan yang bekerja dan yang membuka lahan di TKP kebakaran ada IJ dan MS, di mana kedua tersangka tersebut sempat mendatangi TKP saat kebakaran, dan mencoba melarikan diri dari pulau Rupat sebelum menghadiri panggilan dari penyidik.

Safari Ramadan ke Rangsang Pesisir, Plt Bupati Ingatkan Bahaya Karlahut Riau
Riau
Senin, 25 Maret 2024 | 17:13 WIB

Safari Ramadan ke Rangsang Pesisir, Plt Bupati Ingatkan Bahaya Karlahut

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar mengingatkan bahaya Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) kepada masyarakat. Untuk itu, kata Plt Bupati Kepulauan Meranti, penting berhati-hati dan menghindari segala bentuk potensi yang dapat sebabkan Karlahut, saat safari ramadan 1455 hijiriah di masjid Al Jihad Desa Bungur Kecamatan Rangsang Pesisir, pada Ahad (24/3) kemarin. "Kami imbau masyarakat untuk mencegah dan mengurangi risiko kebakaran. Apalagi saat ini musim kemarau sangat rawan terjadi kebakaran," tegas Asmar. Diminta kepada masyarakat, teramg Asmar, menjaga lingkungan masing-masing, terutama di wilayah-wilayah tanah gambut yang sangat mudah terbakar dan menjadi bencana Karlahut. "Jangan lagi membersihkan lahan dengan cara membakar. Mari bersama kita jaga," serunya. Di momen safari ramadan itu, Asmar turut mengajak masyarakat meningkatkan amal ibadah dan mendoakan roda pemerintahan di Kepulauan Meranti berjalan dengan baik. "Kegiatan ini bertujuan agar kita saling bersilaturahmi dan mendengarkan aspirasi dari masyarakat," jelasnya. Sebelumnya, Plt Camat Rangsang Pesisir Safrizal Ahmadi menyatakan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran untuk seluruh kepala desa untuk disampaikan kepada masyarakat. "Kita minta agar tidak membersihkan sampah dan lahan dengan cara dibakar dan harus waspada terhadap hal-hal yang akan sebabkan kebakaran," imbaunya. Di momen itu, Plt Bupati Asmar menyerahkan santunan bagi kaum dhuafa dan memberikan bantuan pembangunan untuk masjid Al Jihad.

Gandeng Forpimcam, Kapolsek Dumai Barat Taja Penyuluhan Karlahut Hukrim
Hukrim
Sabtu, 09 September 2023 | 08:39 WIB

Gandeng Forpimcam, Kapolsek Dumai Barat Taja Penyuluhan Karlahut

Dumai, katakabar.com - Kepala Kepolisiam Sektor (Polsek) Kecamatan Dumai Barat gandeng stakeholder dan masyarakat gelar penyuluhan Kebakaran Lahan dan Hutan (Kakarlahut) di Aula Kantor Camat Dumai Selatan Jalan Bukit Datuk Lama Kelurahan Bukit Datuk, pada Jumat (8/9). Penyuluhan Karlahut yang diikuti 30 orang sasaran petani fokus pada larangan membuka lahan dengan cara membakar hutan. Kapolsek Dumai Barat, AKP Syahrizal menjelaskan, kita laksanakan penyuluhan tentang pencegahan Karhutla di Kecamatan Dumai Selatan, lantaran beberapa bulan yang lalu Kota Dumai terjadi kebakaran hutan dan lahan di Wilayah hukum Polsek Dumai Barat khususnya di Kecamatan Dumai Selatan. "Kebakaran yang terjadi baru-baru ini berhasil dipadamkan berkat kerja sama antar stakeholder di wilayah hukum Kecamatan Dumai Selatan," ujarnya. Terima kasih kata AKP Syahrizal, kepada semua pihak yang ikut bergulat memadamkan api dan khususnya kepada Masyarakat Pemadam Api (MPA), masyarakat yang selalu aktif dan saling membahu dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan dengan cepat, tanggap dan sigap," imbaunya. Dumai Selatan, Iptu A Sihite mengajak mengajak masyarakat, khusus masyarakat di Kecamatan Dumai Selatan saling membahu bila terjadi Karhutla di kelurahan masing-masing. "Ingat, jangan membuka lahan dengan cara membakar, bisa dipidana dan masuk penjara. Bagi masyarakat yang bakar sampah jangan ditinggalkan dapat jadi pemicu terjadi kebakaran," tegasnya. Lihat, kebakaran yang terjadi pada Selasa (2/5) sekitar pukul 13.15 WIB lalu di bilangan Jalan Gunung Selamat RT 01 Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Dumai Selatan. Ini disebabkan bakar sampah lalu ditinggalkan, ujar Kanit Reskrim Polsek Dumai Barat, AKP M. Sodikin. Kepada MPA terus sosialisaikan dan mengajak masyarakat agar tidak melakukan membakar lahan dengan cara membakar. Selain itu, membuat pemetaan daerah - daerah rawan terjadinya kebakaran lahan, seperti sumber air dan lainnya terkait dengan Karlahut, ujar Perwakilan Manggal Agni, Rahmad. " Untuk seeluruh petugas yang pegang peran agar saling sinergi, baik saat bekerja maupun pemeliharaan, perawatan terhadap perlengkapan dan perawatan pemadam Karlahut, serta embung yang sudah ada," tambah Kapolsek Dumai Barat. Sekcam Dumai Selatan, Fahmi Abdullah, Sekcam Medang Kampai, Zulfikar S.Sos,Wadan Ramil 01, Kapten Inf Syuar Hendri, Manggala Agni Kota Dumai, Kasi Trantib Kecamatan Dumai Selatan, Babinsa, Ketua RT di kecamatan Dumai Selatan, MPA Di Kecamatan Dumai Selatan, dan peserta 30 orang.