Menukik
Sorotan terbaru dari Tag # Menukik
Tekanan Bearish Masih Bayangi Pasar Bikin Harga Emas Menukik
Jakarta, katakabar.com - Harga emas (XAU/USD) melemah lagi ke sekitar US$3.970 per ounce, ditekan oleh penguatan Dolar AS. Tren bearish masih dominan, dengan potensi turun ke $3.818. Harga emas (XAU/USD) kembali mengalami pelemahan pada perdagangan Kamis (6/11), setelah sebelumnya sempat mencatat kenaikan lebih dari 1 persen di sesi Rabu. Saat ini, logam mulia tersebut diperdagangkan di sekitar $3.970 per ounce, turun dari posisi tertinggi harian di US$3.980. Pelemahan ini dipicu oleh penguatan Dolar AS yang menekan harga emas, meski ketidakpastian politik di Amerika Serikat (AS) masih menjaga minat investor terhadap aset safe haven. Menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Futures Indonesia, kondisi teknikal emas menunjukkan kecenderungan bearish yang semakin kuat. Dari hasil kombinasi analisis pola candlestick dan Moving Average, momentum penurunan harga masih dominan. “Jika tekanan bearish berlanjut, maka harga emas berpotensi turun hingga ke level $3.818. Namun, bila harga gagal menembus area tersebut dan terjadi koreksi teknikal, maka peluang kenaikan terdekat berada di sekitar $3.996,” jelas Andy. Dari sisi fundamental, pasar tengah merespons sejumlah data ekonomi AS yang menunjukkan hasil positif. Laporan ketenagakerjaan sektor swasta versi Automatic Data Processing (ADP) mencatat peningkatan sebesar 42.000 pada Oktober, berbalik dari penurunan 29.000 di bulan sebelumnya. Angka ini menandakan adanya stabilisasi di pasar tenaga kerja setelah melemah selama dua bulan berturut-turut. Kinerja tenaga kerja yang solid tersebut memperkuat posisi Dolar AS dan menjadi faktor utama pelemahan emas. Karena emas tidak memberikan imbal hasil, penguatan dolar membuat harga logam mulia ini lebih mahal bagi pembeli di luar negeri sehingga permintaannya berkurang. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun sebesar enam basis poin menjadi 4,15 persen, serta imbal hasil riil yang meningkat hingga 1,86 persen, turut memperlemah daya tarik emas. Tekanan tambahan juga datang dari sikap hawkish sejumlah pejabat Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan memberikan pernyataan publik hari ini, seperti Michael Barr, John Williams, Christopher Waller, dan Alberto Musalem. Meskipun The Fed telah memangkas suku bunga dua kali berturut-turut, Ketua Jerome Powell menegaskan bahwa pemangkasan berikutnya pada Desember belum tentu dilakukan. Sikap ini menahan ekspektasi pasar terhadap pelonggaran moneter yang lebih cepat, yang biasanya menjadi faktor pendukung harga emas. Tetapi, ketidakpastian politik akibat penutupan pemerintahan federal AS yang terus berlangsung dapat memberikan sedikit dukungan bagi emas. Penundaan pembahasan undang-undang pembukaan kembali pemerintahan menambah kekhawatiran investor, sehingga mendorong minat terhadap aset aman seperti emas. Secara umum, arah pergerakan emas hari ini akan sangat dipengaruhi oleh sentimen terhadap kebijakan moneter AS dan kondisi geopolitik global. Dupoin Futures Indonesia menilai bahwa volatilitas pasar emas kemungkinan masih tinggi menjelang akhir pekan. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dengan memperhatikan area support dan resistance, sebagai panduan untuk mengantisipasi pergerakan harga berikutnya.
Harga Sawit Plasma Riau Menukik ke Rp36,30 per Kg, Ini Faktornya
Pekanbaru, katakabar.com - Harga kelapa sawit mitra plasma di Riau menukik ke Rp36,30 per kilogram periode ini, dari hasil penetapan di Dinas Perkebunan Riau. Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Defris Hatmaja penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur tanam 9 tahun. Jadi, harga kelapa sawit plasma sepekan ke depan ini dibanderol Rp3.677,84 per kilogram "Harga TBS mitra plasma sepekan ini turun 0,98 perse dari harga sepekan lalu. Penurunan harga ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel," jelasnya, dilansir dari laman media center Riau, Rabu (22/10). Menurut Defris, untuk harga CPO pekan ini turun Rp150,90 per kilogram. Sedang harga kernel minggu ini turun sebesar Rp 416,10 per kilogram. Dengan penurunan itu Crude Palm Oil (CPO) dibeli Rp14.600,28 per kilogram, dan untuk harga kernel Rp13.232,54 per kilogram. Lalu, untuk harga cangkang dibandrol Rp18,30 per kilogram, serta indeks K 93,09 persen. Ini penetapan harga TBS kelapa sawit kemitraan plasma Provinsi Riau periode 22 hingga 28 Oktober 2O25, yakni umur 3 tahum Rp2.837,24 per kilogram, umur 4 tahum Rp3.214,07 per kilogram, umur 5 tahun Rp3.405,67 per kilogram, umur 6 tahun Rp3.553,65 per kilogram, umur 7 tahun Rp3.630,44 per kilogram, umur 8 tahun Rp3.673,30 per kilogram.
Bung! Harga Kelapa Sawit Plasma Menukik di Sumut Periode Ini Rp3.649.38 per Kilogram
Medan, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma menukik di Provinsi Sumatera Utara, Bung! Pekan ini harga belinya Rp3.649.38 per kilogram. Dinas Perkebunan (Disbun) Sumatera Utara (Sumut) yang menetapakan harga TBS kelapa sawit mitra plasma menukik tipis. Kalau dibandingkan periode lalu, harga komoditi berjuluk 'Emas Hijau' ini mengalami penurunan sebesar Rp15,79 per kilogram. Di mana harga pekan lalu dibandrol Rp3.665.17 per kilogram. Ketua Apkasindo Provinsi Sumatera Utara, Gus Dalhari, mengutarakan penurunan ini dampak dari anjloknya harga Crude Palm Oil (CPO). Untuk harga CPO periode ini dibeli Rp14.528,55 per kilogram. "Jika harga CPO turun maka dampaknya harga TBS kelapa sawit dalam negeri ikut mengalami penurunan. Harga CPO periode lalu masih Rp14.571,16 per kilogram," ulasnya, dilansir dari laman EMG, Rabu (15/10). Tidak hanya haga CPO turun, harga kernel pun turun periode ini. Jika periode lalu sebesar Rp13.609,74 per kilogram kini hanya Rp13.461,62 per kilogram, dan indeks K 93,03.persen. Ini rincian harga TBS kelapa sawit mitra plasma di Sumatera Utara periode ini, yakni umur 3 tahun Rp2.824.89 per kilogram, umur 4 tahun Rp3.094.70 per kilogram, umur 5 tahun Rp3.282.32 per kilogram, umur 6 tahun Rp3.375.44 per kilogram, umur 7 tahun Rp3.404.42 per kilogram, umur 8 tahun Rp3.496.75 per kilogram
Ups! Harga TBS Mitra Plasma Sumut Menukik Periode 17 Hingga 23 September 2025
Medan, katakabar.com - Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan atau PPHP Dinas Perkebunan atau Disbun Provinsi Sumatera Utara mencatat harga Tandan Buah Segar atau TBS petani mitra plasma rata-rata terjadi penurunan mulai Rp12,61 hingga Rp15,86 per kilogram pada periode 17 hingga 23 September 2025 nanti. Penurunan itu tergantung dari umur tanam TBS. Misalnya, untuk TBS dari umur tanam 10 hingga 20 tahun kategori premium tercatat mengalami penurunan sebesar Rp15,86 per kilogram. Dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Kamis (18/9) sore, situasi ini membuat harga TBS tersebut turun menjadi Rp3.638,30 per kilogram dari pekan sebelumnya tercatat sebesar Rp3.654,16 per kilogram. Begitu pun yang terjadi pada TBS dari umur tanam lainnya, termasuk dari umur tanam 3 tahun yang masih berkutat di kisaran Rp2.810 per kilogram. Di saat yang sama diketahui kalau harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil atau CPO mengalami penurunan sebanyak Rp93,10 sehingga melemah menjadi sebesar Rp14.425,43 per kilogram. Tapi harga penjualan inti sawit atau palm kernel atau PK justru mengalami peningkatan, meski tidak terlalu banyak, yakni sekitar Rp74,19, dan membuatnya semakin kuat menjadi Rp13.775 per kilogram dari periode sebelumnya yang ditetapkan sebesar Rp13.700,81 per kilogram. Ini daftar harga TBS produksi petani sawit mitra plasma Sumut untuk periode 17 hingga 23 September 2025, yakni umur 3 tahun Rp2.815,47 per kilogram, umur 4 tahun Rp3.084,79 per kilogram, umur 5 tahun Rp3.273,03 per kilogram, umur 6 tahun Rp3.365,95 per kilogram, umur 7 tahun Rp3.394,46 per kilogram, umur 8 tahun Rp3.486,90 per kilogram. Terus, umur 9 tahun Rp 3.551,18 per kilogram, Umur 10-20 tahun Rp3.638,30 per kilogram sebelumnya Rp3.654,16 per kilogram turun Rp15,86, umur 21 tahun Rp3.631,48 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.584,57 per kilogram, umur 23 tahun Rp3.549,72 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.434,44 per kilogram, umum 25 tahun Rp3.331,23 per kilogram.
Harga CPO dan PK Menukik Berimbas ke TBS Mitra Plasma Jambi Periode 5 Hingga 11 September 2025
Jambi, katakabar.com - Lantaram harga jual minyak sawit mentah atau crude palm oil atai CPO dan inti sawit atau palm kernel atau PK menukik berdampak pada herga tandan buah segar atau TBS produksi para petani kelapa sawit mitra plasma Provinsi Jambi pada periode 5 hingga 11 September 2025. Di mana, harga pembelian TBS mitra plasma mengalam penurunan di berbagai pabrik kelapa sawit atau PKS untuk periode yang sama seperti penetapan dari pihak Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan Strategis atau PPHPS Dinas Perkebunan atau Disbun Provinsi Jambi. Dari berbagai informasi yang dirangkum katakabar.com Jumat (5/9) harga TBS dari usia tanam 10-0 tahun yang kategori premium turun tipis sebanyak Rp14,49 menjadi Rp3.624,93 per kilogram. Tapi harga TBS sejauh ini tetap kuat, dan mayoritas berada di kisaran Rp3.000 per kilogram, terkecuali harga TBS dari usia tanam 3 tahun yang masih berkutat di level 2.800 per kilogram. Sedang, harga penjualan CPO tercatat turun sebanyak Rp42,04 per kilogram, harga penjualan PK melorot lumayan dalam kisaran Rp115,29, sehingga membuatnya menjauh dari upaya menembus level harga Rp13.500 per kilogram.
Dipangkas Pempus, Jatah DBH Sawit Kepahiang Menukik Tahun 2025
Kepahiang, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Kepahiang, Provinsi Bengkulu, telah menerima kabar berkurangnya alokasi dana bagi hasil atau DBH Sawit tahun 2025. Sekretaris Daerah (Sekda) Kepahiang, Dr Hartono menyebutkan, tahun depan alokasi DBH Sawit dari pemerintah pusat untuk Pemkab Kepahiang cuma sebesar Rp1,7 miliar. Padahal tahun ini Pemkab Kepahiang mendapatkan DBH Sawit mencapai Rp5,1 miliar dan tahun 2023 lalu sebesar Rp5,7 miliar. Artinya, besaran DBH sawit bakal diterima Pemkab Kepahiang pada tahun 2025 turun drastis hingga lebih Rp3,4 miliar dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Awal Tahun baru, Harga TBS Sawit Menukik Rp21,04 Per Kilogram di Sumut
Medan, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit menukik sebesar Rp21,04 per kilogram di awal tahun 2024 di Provinsi Sumatera Utara. Jadi, periode sepekan ke depan harga TBS kelapa sawit dibeli sebesar Rp2.518,25 per kilogram menukik dibanding periode lalu dibandrol Rp2.533,13 per kilogram. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Sumatara Utara, Gus Dalhari Harahap menjelaskan, harga TBS kelapa sawit turun disebabkan menukiknya harga Crude Palm Oil (CPO) periode ini. Di mana harga CPO hasil lelang periode ini sebesar Rp11.172,92 per kilogram. "Harga CPO periode lalu masih Rp11.241,07 per kilogram. Di periode ini turun akibatnya berdampak kepada harga TBS kelapa sawit petani," ujar Gus Dalhari, dilansir dari laman elaeis.co, pada Rabu (3/1). Untuk harga kernel lokal saat ini, kata Gus dibandrol Rp5.351,00 per kilogram, dan indeks K sebesar 91,07 persen. Ini harga TBS kelapa sawit di Provinsi Sumatera Uatara berlaku sepekan ke depan, yakni umur 3 tahun Rp1.959,50 per kilogram, umur 4 tahun Rp2.141,67 per kilogram, umur 5 tahun Rp2.256,95 per kilogram, umur 6 tahun Rp2.320,22 per kilogram, umur 7 tahun Rp2.344,77 per kilogram. Selanjutnya, umur 8 tahun Rp2.452,12 per kilogram, umur 9 tahun Rp2.472,75 per kilogram, umur 10 hingga 20 tahun Rp2.518,25 per kilogram, umur 21 tahun Rp2.512,11 per kilogram, umur 22 tahun Rp2.476,49 per kilogram, umur 23 tahun Rp2.450,04 per kilogram, umur 24 tahun Rp2.362,53 per kilogram, dan umur 25 tahun Rp2.284,18 per kilogram.