INS Sunayna Tiba di Jakarta, Misi 'One Ocean, One Mission' Perkuat Sinergi Maritim Indonesia-India Internasional
Internasional
Minggu, 26 April 2026 | 08:30 WIB

INS Sunayna Tiba di Jakarta, Misi 'One Ocean, One Mission' Perkuat Sinergi Maritim Indonesia-India

Jakarta, katakabar.com - Kapal patroli lepas pantai milik Indian Navy, INS Sunayna (P57), tiba di Dermaga IKT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (21/4) lalu. Kedatangan kapal ini menjadi bagian dari misi “One Ocean, One Mission” menekankan kolaborasi internasional dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan kawasan maritim. Penyambutan dilakukan jajaran TNI Angkatan Laut dari Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) III. Komandan Kodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, diwakili oleh Asisten Operasi (Asops), Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, yang hadir langsung di lokasi penyambutan. Selain itu, sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Laksamana Madya TNI (Purn) Dadi Hartanto serta Atase Pertahanan India Captain (N) Shiv Kumar. Kehadiran para pejabat ini mencerminkan pentingnya kunjungan tersebut dalam konteks hubungan bilateral kedua negara. Perkuat Kerja Sama Maritim Dalam pernyataannya, Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel , menekankan bahwa kunjungan ini memiliki makna strategis bagi kedua negara. “Kehadiran INS Sunayna menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan maritim, khususnya di wilayah Indo-Pasifik dalam menghadapi berbagai tantangan di laut,” ujarnya. Ia menambahkan momentum ini diharapkan dapat memperluas kerjasama operasional antara kedua angkatan laut. “Dengan adanya acara ini diharapkan semakin memperkuat hubungan bilateral kedua angkatan laut dalam bidang operasi, latihan bersama serta pertukaran informasi,” jelasnya. Misi Multinasional di Samudra Hindia INS Sunayna datang ke Jakarta sebagai bagian dari inisiatif IOS SAGAR (Security and Growth for All in the Region), yang merupakan implementasi visi maritim India untuk memperkuat keamanan dan kerja sama di kawasan. Kapal ini membawa awak multinasional dari berbagai negara sahabat, termasuk Komoro, Kenya, Maladewa, serta Indonesia. Kehadiran awak lintas negara ini menunjukkan bahwa keamanan maritim menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya satu negara. Sebelum tiba di Jakarta, kapal ini telah melintasi Selat Malaka dan Selat Singapura, dua jalur pelayaran strategis dunia, dengan menunjukkan standar navigasi dan interoperabilitas yang tinggi. Selama berada di Jakarta, INS Sunayna dijadwalkan mengikuti berbagai kegiatan bersama TNI AL. Agenda tersebut mencakup interaksi profesional, pertandingan olahraga persahabatan, kegiatan sosial seperti makan malam resmi, hingga open ship bagi para undangan. Selain itu, juga direncanakan pelaksanaan Passage Exercise (PASSEX) saat kapal meninggalkan perairan Indonesia, sebagai bentuk latihan bersama untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapan operasional kedua angkatan laut. Simbol Diplomasi dan Stabilitas Kawasan Kunjungan INS Sunayna ke Jakarta menegaskan komitmen India dan Indonesia dalam menjaga kawasan Indo-Pasifik yang aman, terbuka, dan inklusif. Melalui misi “One Ocean, One Mission”, kedua negara menunjukkan kerja sama maritim menjadi elemen kunci dalam menghadapi tantangan global di laut.

Dosen Politeknik Aceh Magang di Perusahaan Sawit, Ini Misinya Sawit
Sawit
Sabtu, 21 Desember 2024 | 15:58 WIB

Dosen Politeknik Aceh Magang di Perusahaan Sawit, Ini Misinya

Banda Aceh, katakabar.com - Dosen Politeknik Program Studi Diploma III Mekatronika, Diploma III Elektronika, dan Diploma III Akuntansi, Politeknik Aceh, mengikuti magang industri di pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) PT Agro Sinergi Nusantara (ASN) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, dua hari lamanya mulai pada 18 hingga 21 Desember 2024. Magang ini rangkaian kegiatan kolaborasi Politeknik Aceh dengan mitra industri strategis di bidang kelapa sawit yang sudah terbangun sejak tahun 2022. Magang industri ini berisikan kegiatan penguatan kurikulum berbasis industri. Sedang dosen yang mengikuti program magang dosen yang mengajar mata kuliah yang berhubungan dengan pengolahan kelapa sawit.

Misi Diplomasi ke Eropa Demi Wajah Perburuhan Sawit Indonesia Sawit
Sawit
Selasa, 03 Desember 2024 | 15:27 WIB

Misi Diplomasi ke Eropa Demi Wajah Perburuhan Sawit Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI jalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk serikat buruh nasional dan internasional, untuk membangun dialog yang konstruktif sejak 2019 lalu. Langkah proaktif GAPKI ini merespons isu perburuhan tujuannya untuk menunjukkan wajah perburuhan sawit Indonesia yang lebih terbuka. Sebagai upaya membangun dialog itu, pada 18 hingga 22 November 2024 delegasi Bipartit buruh dan pengusaha sawit Indonesia melakukan kunjungan strategis ke Eropa. Delegasi itu dipimpin Ketua Bidang Pengembangan GAPKI, Sumarjono Saragih.

Debat Publik, H Asmar-Muzamil Siap Wujudkan Kepulauan Meranti Unggul, Agamis dan Sejahtera Riau
Riau
Rabu, 06 November 2024 | 10:48 WIB

Debat Publik, H Asmar-Muzamil Siap Wujudkan Kepulauan Meranti Unggul, Agamis dan Sejahtera

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Debat Publik Pasangan Calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar-Muzamil Baharudin SM MM resmi digelar. Debat Publik yang disiarkan di TV Swasta lokal, media daring Facebook KPU Kabupaten Kepulauan Meranti, dan YouTube KPU Kepulauan Meranti yang di Ballroom Grand Meranti Hotel, Selatpanjang, Senin (4/11) malam. Kegiatan debat publik dikawal ketat oleh pihak keamanan oleh Polres Kepulauan Meranti bersama TNI. Acara diawali sambutan Ketua KPU Meranti, debat publik perdana ini usung "Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Meranti yang Madani".

Kampanye Dialogis di Desa Banglas, Asmar-Muzamil Paparkan Visi Misi Riau
Riau
Minggu, 03 November 2024 | 14:46 WIB

Kampanye Dialogis di Desa Banglas, Asmar-Muzamil Paparkan Visi Misi

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pasangan Calon atau Paslon Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar-Muzamil Baharudin gelar kampanye dialogis oleh Relawan Seripuan Berazam di kawasan Jalan Banglas Gang Antara, RT 02 RW 01 Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis (1/11) lalu. Salah satu tim kampanye Berazam, Ajis sampaikan berbagai program ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Meranti, termasuk dukungan kepada UMKM.

Menjalankan Misi Sejahterakan Petani Kelapa Sawit di Kalimantan Nasional
Nasional
Senin, 16 Oktober 2023 | 15:01 WIB

Menjalankan Misi Sejahterakan Petani Kelapa Sawit di Kalimantan

Banjarmasin, katakabar.com - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Kalimantan Selatan menjalankan misi sejahterakan petani kelapa sawit, lewat program pengembangan produk-produk turunan kelapa sawit bernilai jual. Program itu yang mengemuka di Workshop Promosi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) Sawit Kalimantan Selatan 2023 digelar pada 15 hingga 16 Oktober, yang digelar di Mahakam Room, Hotel Aria Barito, tadi malam. Petani kelapa sawit yang tergabung dalam ke lembagaan, baik dari kelompok atau pun koperasi tani yang ada di Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Barito Kuala sebagai lokus hadir sebanyak seratus orang di workshop yang diinisiasi Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Kalimantan Selatan. Event ini digelar untuk mengenalkan sekaligus mengembangkan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) berbasis kelapa sawit, salah satu komoditas unggulan daerah. Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah menjelaskan, program ini bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan petani akan produk-produk turunan dari kelapa sawit, lewat workshop dengan narasumber berkompeten. “Ini langkah kita untuk men-deliver kebaikan-kebaikan dari kelapa sawit yang tidak banyak orang ketahui,” ujarnya dilansir dari laman radarbanjarmasin.jawapos.com, pada Senin (16/10). Helmi mengapresiasi langkah Aspekpir Kalimantan Selatan. Program ini hendaknya tak terhenti di sini saja tapi berkelanjutan. "Bagi peserta, manfaatkan kesempatan ini,” serunya. Ketua Aspekpir Kalimantan Selatan, Jayadi menekankan, program ini bertujuan untuk meningkatkan khasanah pengetahun petani kelapa sawit. Apalagi komoditas ini dapat diolah menjadi produk turunan, seperti minyak sawit merah, sabun mandi, deterjen dan lainnya. Selain tu, tutur Jayadi, workshop ini untuk mengembangkan sawit berkelanjutan. Jadi, tidak hanya mengolah produk, tapi membuatnya bernilai jual. Ke depan, harap Jayadi, program serupa terus mendapat dukungan dari BPDPKS agar pengembangan hilirisasi kelapa sawit di semakin maju di Kalimantan Selatan. “Dengan berkembangnya hilirisasi, petani-petani sawit kita pun mendapat nilai tambah,” jelasnya. Untuk informasi, event sama berlanjut di Hotel Novotel, Banjarbaru, pada 17 hingga 18 Oktober 2023 ini. Diikuti 100 peserta dari Kabupaten Tapin, Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.

CPOPC Bangun Kolaborasi Dengan India Pastikan Jalur Pasar Minyak Sawit Nusantara
Nusantara
Kamis, 28 September 2023 | 21:40 WIB

CPOPC Bangun Kolaborasi Dengan India Pastikan Jalur Pasar Minyak Sawit

Jakarta, katakabar.com - Wakil Menteri Perdagan (Wamendag) Republik, Jerry Sambuaga pimpin delegasi Indonesia dalam misi bersama Dewan Negara-negara Produsen Minyak Kelapa Sawit (Council of Palm Oil Producing Countries/CPOPC) ke India pada 27 hingga 29 September 2023. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menerangkan, "Negara-negara produsen minyak kelapa sawit membangun komunikasi dan kolaborasi dengan India guna pastikan akses pasar yang berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan konsumen. Ini upaya untuk mempertahankan permintaan yang kuat produk minyak kelapa sawit," ujar Wamendag RI, dilansir dari laman elaeis.co, pada Kamis (28/9). CPOPC kata Jerry, berupaya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan India. Keterlibatan proaktif dengan negara konsumen minyak nabati terbesar di dunia, seperti India sebagai upaya untuk mempertahankan kehadiran pasar yang kuat di Asia Selatan. Selain itu, ulasnya melalaui keterangan resminya, menjaga stabilitas permintaan minyak kelapa sawit dan memenuhi kebutuhan konsumen, sekaligus berkontribusi menjaga keamanan pangan global dan memenuhi permintaan energi dari sumber nabati. Misi ini, tegas Wamendag RI, bertujuan untuk memberikan informasi faktual tentang praktik sawit yang berkelanjutan dan menjelaskan kontribusi industri sawit terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (sustainable development goals). Hal itu penting untuk meluruskan kampanye negatif yang ditujukan kepada industri kelapa sawit lantaran seringkali dinilai penyebab deforestasi dan degradasi yang mengakibatkan perusakan lingkungan. Belum lama ini, kebijakan European Union Deforestation-free Regulation (EUDR) yang diterapkan Uni Eropa berpotensi menghambat ekspor produk sawit Indonesia ke pasar Eropa. "Untuk itu, kami sambut baik pembentukan Satuan Tugas Bersama (Joint Task Force) antara Indonesia, Malaysia, dan Uni Eropa, dalam memperkuat kerja sama terkait implementasi EUDR. Satgas ini mudah-mudahan dapat membantu menyelesaikan permasalahan komoditas secara inklusif, transparan, objektif dan adil," sebutnya. Di pertemuan ke 2 SVOC adalah Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Musdhalifah Machmud, Direktur Jenderal Industri Pertanian Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, Sekretaris Jenderal CPOPC, Rizal Affandi Lukman, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Edy Martono, serta perwakilan negara anggota CPOPC dari Malaysia. Nilai ekspor produk kelapa sawit Indonesia ke India pada 2022 sebesar USD 34,94 miliar atau 39,65 juta ton. Nilai tersebut meningkat sebesar 5,76 persen bila dibandingkan pada 2021. India negara tujuan ekspor terbesar Indonesia untuk produk kelapa sawit dengan nilai mencapai USD 5,65 miliar, diikuti Tiongkok USD 4,91 miliar, Uni Eropa USD 4,36 miliar, Pakistan USD 3,14 miliar, dan Amerika Serikat USD 2,37 miliar. Data Oil World 2023 menunjukkan, India mengimpor minyak nabati sebesar 16,5 juta ton. Sebanyak 9,9 juta ton diantaranya adalah minyak kelapa sawit yang utamanya diimpor dari Indonesia dan Malaysia, masing-masing mencapai 5,2 juta ton (51,04 persen) dan 2,86 juta ton (28,46 persen).