Pasaman Barat

Sorotan terbaru dari Tag # Pasaman Barat

DBH Sawit Danai Ribuan Pekerja Rentan Jadi Pemanfaat Jamsostek di Pasbar Sawit
Sawit
Senin, 25 November 2024 | 09:30 WIB

DBH Sawit Danai Ribuan Pekerja Rentan Jadi Pemanfaat Jamsostek di Pasbar

Simpang Empat, katakabar.com - Dana Bagi Hasil atau DBH sawit danai ribuan pekerja rentan di Pasaman Bara jadi pemanfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau Jamsostek. Itu diketahui saat Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Pasaman Barat melalui Dinas Tenaga Kerja bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Sumatera Barat taja Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau Jamsostek bagi pekerja perkebunan sawit dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit, di Aula Kantor Camat Kinali. Apalagi di kegiatan itu dilakukan penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja rentan di perkebunan sawit dengan total penerima sebanyak 7.764 orang. Sekretaris Disnaker Pasaman Barat, Edy Murdani yang buka kegiatan, dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasaman Barat, Ana Rizqi Toyyibah, dan wali nagari se Kecamatan Kinali, serta peserta BPJS Ketenagakerjaan.

SPTI Pasaman Barat Sebut Pembatasan Muatan di 1.121 Ruas Jalan Ancam Perekonomian Petani Sawit Sawit
Sawit
Selasa, 03 September 2024 | 19:16 WIB

SPTI Pasaman Barat Sebut Pembatasan Muatan di 1.121 Ruas Jalan Ancam Perekonomian Petani Sawit

Simpang Empat, katakabar.com - Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (F SPTI)-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menilai penetapan status ruas jalan kelas IIIC sebanyak 1.121 ruas jalan di daerah bisa berdampak terganggunya perekonomian masyarakat petani kelapa sawit. Ketua FSPTI-KSPSI Kabupaten Pasaman Barat, Namlis Lubis di Simpang Empat, Selasa (3/9) mempertanyakan adanya Surat Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.3/869/BUP.PASBAR/2023 tentang penetapan status ruas jalan menurut fungsi dan statusnya sebagai jalan kabupaten.

Sekdaprov Sumbar Berharap Pasbar Bisa Produksi Migor dari Kelapa Sawit Sawit
Sawit
Senin, 08 Januari 2024 | 15:26 WIB

Sekdaprov Sumbar Berharap Pasbar Bisa Produksi Migor dari Kelapa Sawit

Pasaman Barat, katakabar.com - Gubernur Provinsi Sumatera Barat, H . Mahyeldi Ansharullah diwakili Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Sumatera Barat, Hansastri berharap Kabupaten Pasaman Barat bisa memproduksi, dan mengolah Minyak Goreng (Migor) dari kelapa sawit. "Dengan memproduksi dan mengolah Minyak Goreng (Migor) dari kelapa sawit, hilirisasi baka jelas," kata Sekdaprov Sumbar Hansastri saat mewakili Gubernur Provinsi Sumatera Barat saat memberikan sambutan di HUT Pasaman Barat ke 20 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat, kemarin, dilansir dari laman sumbarsatu.com, pada Senin (8/1). Diketahui, Hari jadi Kabupaten Pasaman Barat ke 20 dikemas dalam sidang paripurna istimewa DPRD Kabupaten Pasaman Barat. Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Erianto didampingi para Wakil Ketua, Daliyus, Endra Yama Putra, Forkopimda, tokoh masyarakat, mantan bupati, dan perwakilan walikota dan bupati se Provinsi Sumatera Barat. Gubernur Provinsi Sumatera Barat diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Barat, Hansastri apresiasi prestasi Pemkab Pasaman Barat beberapa tahun belakangan. "Selamat kepada Kabupaten Pasaman Barat yang telah berhasil melakukan pembangunan dan pelayanan untuk masyarakat," kata Hansastri. Momen istimewa ini, ucap Hansastri, selain silaturahim dengan tokoh yang berjasa bagi Kabupaten Pasaman Barat untuk membahas capai yang telah diperoleh Pasaman Barat. "Salah satu capaian luar biasa tentang pemekaran nagari menjadi 90 nagari yang sebelumnya 19 nagari. Pengawasan tetap harus dilakukan untuk pemekaran nagari ini, agar pelayanan kepada masyarakat tetap terwujud," jelasnya. Sekdaprov Provinsi Sumatera Barat ini meminta kepada Bupati dan jajaran agar kreatif dan inovatif melakukan pembangunan di berbagai sektor. "Sektor pertanian dan perikanan bagus di Kabupaten Pasaman Barat, hal ini menjadi peluang bagi kita," sebutnya.

Sukses di Muaro Jambi, Giliran Sawit Rakyat di Pasbar Direplanting PTPN VI Nasional
Nasional
Rabu, 08 November 2023 | 21:14 WIB

Sukses di Muaro Jambi, Giliran Sawit Rakyat di Pasbar Direplanting PTPN VI

Pasaman Barat, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara VI melakukan replating atau Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) seluas 226 hektar di Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Kegiatan PSR itu dilakukan setelah sukses melakukan replanting di Sungai Bahar, Kabupaten Muaro, Provinsi Jambi. Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Program Strategi Nasional (PSN) Pemerintah Presiden RI, Jokowi, yang direalisasikan dan diwujudkan PTPN VI. Total seluas 192 hektar dari rencana 226 hektar kebun sawit rakyat tergabung di Gabungan Kelompok Tani dan Koperasi Unit Desa (KUD) Damai Sejahtera, Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat, mulai diremajakan, pada Selasa (7/11). "Alhamdulillah, impian kami bisa meremajakan kebun sawit jadi kenyataan. PTPN VI merealisasikan ini, padahal baru dua bulan mengajukan jadi mitra PSR," ujar Sutan Kamenan, Ketua Gabungan Kelompok Tani dan KUD Damai Sejahtera, Pasaman Barat, Sutan Kamenan, dilansir dari laman metrojambi.com, pada Rabu (8/11). Diceritakan Sutan, kebun kelapa sawit milik rakyat yang mau diremajakan luasnya mencapai 226 hektar. Saat ini baru direalisasikan sekitar 192 hektar dan sisanya 35 hektar pada 2024 mendatang. "Sekarang baru 192 hektar luasnya bakal diproses land clearing, sisanya 35 hektar pada 2024 mendatang. Saya mewakili petani dan anggota KUD, sekali lagi ucapkan terima kasih kepada PTPN 6VI," ucapnya. Kabag Perencanaan dan Sustainibility, Tuti Indriani mengatakan, program PSR ini Program Strategis Nasional (PSN) Pemerintah Pusat sejalan dengan PTPN VI. Di mana PTPN VI mendorong dan mendukung perkembangan kebun kelapa sawit rakyat untuk terus dan meningkatkan produksi kelapa sawit. "PSR yang tengah dilakukan bagian dari upaya kami untuk memperbaharui kebun kelapa sawit rakyat dan meningkatkan kualitas tanaman," jelasnya. Menurut Tuti, umumnya kebun rakyat sudah tidak produktif lantaran umur tanam yang sudah maksimal. Itu sebabnya, PTPN VI membantu petani mulai teknis pengolahan lahan, bibit, pupuk, dan dukungan finansial. "Harapannya petani dapat meningkatkan hasil panen dan pendapatan mereka," tuturnya. Petani, sebut Tuti, bakal menerima pelatihan mengenai praktik perkebunan terbaik, manajemen kebun, dan pemeliharaan sawit yang efisien. Tujuannya, produktivitas dan kualitas buah kelapa sawit meningkat, dan pendapatan atau ekonomi petani bakal alami peningkatan.