Penilaian
Sorotan terbaru dari Tag # Penilaian
Sucofindo Perkuat Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Diganjar Platinum Greenship Neighborhood
Denpasar, katakabar.com - PT Suconfindo (Persero) kembali menegaskan perannya sebagai lembaga independen penilai kesesuaian dalam mendukung penerapan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Melalui proses penilaian dan verifikasi yang dilakukan sesuai standar Green Building Council Indonesia (GBCI), Kawasan Politeknik International Bali (PIB College) resmi meraih predikat Platinum dalam Sertifikasi Greenship kategori Neighborhood versi 1.1 untuk bangunan non-office. Sertifikasi Greenship merupakan sistem penilaian bangunan hijau yang menilai perencanaan dan pengelolaan kawasan secara komprehensif, meliputi aspek efisiensi energi dan air, pengelolaan lingkungan, hingga dampak sosial dan ekonomi. Dalam skema ini, PT Sucofindo berperan sebagai lembaga penilai dan verifikator independen yang memastikan seluruh kriteria keberlanjutan diterapkan secara objektif dan terukur. Kepala PT Suconfindo (Persero) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng, menyampaikan bahwa pencapaian predikat Platinum ini menunjukkan keberhasilan penerapan prinsip keberlanjutan kawasan yang dinilai secara menyeluruh dan konsisten melalui proses sertifikasi yang kredibel. “Sebagai Lembaga Pemeriksa Kesesuaian, Sucofindo berkomitmen mendampingi berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan, dalam memastikan penerapan prinsip keberlanjutan berjalan sesuai standar nasional dan internasional. Sertifikasi ini menjadi bukti pengelolaan kawasan pendidikan dapat memberikan nilai tambah lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berimbang,” ujar Rusdi Palureng. Dalam proses penilaian yang dilakukan oleh PT Sucofindo, Kawasan PIB College menunjukkan kinerja unggul pada sejumlah kategori utama, antara lain Innovation and Future Development (IFD), Land Ecological Enhancement (LEE) melalui penyediaan ruang terbuka hijau, Water Management and Conservation (WMC) melalui sistem pengelolaan air terintegrasi, serta Solid Waste Management (SWM) melalui penerapan pengelolaan daur hidup sampah dan upaya pengurangan sampah berkelanjutan. Selain itu, pada aspek sosial dan budaya, PT Sucofindo menilai penerapan Community Wellbeing Strategy (CWS) di Kawasan PIB College melalui peningkatan kepedulian sivitas akademika terhadap konsep keberlanjutan serta pelestarian dan penguatan budaya lokal. Sementara pada kategori Building and Energy (BAE), penerapan bangunan hijau tercermin dari efisiensi dan konservasi energi, pemanfaatan energi terbarukan, serta upaya pengurangan polusi cahaya dan kebisingan. “Nilai tertinggi diperoleh pada kategori Movement and Connectivity (MAC) dengan penerapan universal movement, seperti prioritas fasilitas pejalan kaki dan pesepeda yang ramah difabel, serta keterhubungan kawasan dengan moda transportasi umum. Hal ini menunjukkan bahwa keberlanjutan kawasan juga harus menjawab aspek mobilitas dan inklusivitas,” timpal Rusdi Palureng. Direktur PIB College, Anastasia Sulistyawati, mengapresiasi peran PT Sucofindo dalam proses sertifikasi kawasan kampus tersebut. Menurutnya, penilaian yang dilakukan secara profesional menjadi faktor penting dalam mewujudkan kawasan pendidikan berkelanjutan. “Diraihnya sertifikasi Greenship Platinum ini tidak terlepas dari peran Sucofindo sebagai mitra independen yang memastikan setiap tahapan pengelolaan kawasan kami selaras dengan prinsip keberlanjutan. Capaian ini memperkuat komitmen kami untuk terus mengembangkan kawasan pendidikan yang berkelanjutan, tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kami percaya bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mendorong praktik keberlanjutan di masa depan,” tutur Anastasia Sulistyawati. Lebih lanjut, Rusdi Palureng, menegaskan pencapaian ini sejalan dengan komitmen Sucofindo dalam mendukung agenda Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) melalui layanan sertifikasi, verifikasi, dan assurance yang andal.
Cegah Maladministrasi, Ombudsman RI Bertandang ke Rutan Rengat Inhu
Rengat, katakabar.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu (Inhu), terima kunjungan kerja pihak Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Riau, Selasa (4/11) kemarin. Ombudsman kunjungan kerja untuk melakukan penilaian terhadap potensi maladministrasi penyelenggaraan pelayanan publik. Selain itu, memastikan seluruh layanan Rutan Rengat telah berjalan sesuai dengan asas transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap standar pelayanan publik. Kepala Rutan Kelas IIB Rengat, Dedy Irawan, menyampaikan tim Ombudsman melakukan observasi langsung ke berbagai fasilitas pelayanan publik, termasuk area layanan kunjungan, meja pengaduan masyarakat, serta ruang informasi publik. Lalu, dilakukan sesi wawancara dengan Kasubsi Pelayanan Tahanan, Kepala KPR, dan staf pelaksana terkait mekanisme pemberian layanan, sistem pengaduan, serta kendala yang dihadapi dalam proses pelayanan kepada masyarakat maupun warga binaan. Di kegiatan tersebut tim Ombudsman turut meninjau sejumlah dokumen pendukung, seperti standar pelayanan, maklumat pelayanan, serta data tindak lanjut pengaduan masyarakat. “Suasana kegiatan berlangsung terbuka dan komunikatif, dengan berbagai masukan konstruktif yang disampaikan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik di Rutan Rengat,” ujarnya. Pihaknya mengatakan hal ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik di lingkungan Rutan Rengat.
Tim Penilai Green Policing Award dari Polda Riau Kunjungi Polres Kepulauan Meranti
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Tim Polda Riau melakukan penilaian program Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, yakni Green Policing yang sudah dilaksanaka Polres Kepulauan Meranti, di Aula Mapolres Kepulauan Meranti, Senin (22/9) Di pelaksanaan penilaian itu, hadir Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika SH, MH, Kasat Binmas Polres Kepulauan Meranti, Gunawan SH, serta lima personel Bhabinkamtibmas Polsek jajaran Polres Kepulauan Meranti. Direktur Binmas Polda Riau, Kombes Pol Eko Budhi Purwono, SIK, melalui Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Riau, AKBP Razif, SH., selaku Ketua Tim Penilai Green Policing Award 2025, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Kepualauan Meranti, yang terlibat aktif menjaga kelestarian lingkungan serta menerapkan budaya hijau di tengah masyarakat. Di penilaian ini, kata AKBP Razif, tim akan melakukan verifikasi, dan evaluasi terhadap lima aspek utama, yakni Itwasda Sistem Manajemen Kinerja Bhabinkamtibmas, Manajemen Kompetensi SDM, Pembinaan dari Bimas, Integritas dari Propam, serta Humas mengenai publikasi melalui media sosial dan media online. Program Green Policing ini bukan sekadar menanam pohon, ulas AKBP Razif, melainkan sebuah budaya yang harus kita tanamkan di kehidupan sehari-hari. "Tugas kita sebagai Bhabinkamtibmas adalah mengedukasi dan mengajak masyarakat tentang pentingnya menanam pohon, menjaga kelestarian lingkungan, mencegah pembakaran lahan, dan memelihara tanaman yang sudah ditanam," jelasnya. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai dengan kriteria dan inovasi yang diharapkan, serta berkelanjutan. Budaya Green Policing dapat menjadi kebiasaan sehari-hari yang memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Pemkab Rohul Undang KPKNL Pekanbaru Beri Penilaian Kerja Sama Pengembangan Wisata Hapanasan
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus tunjukkan komitmen bidang pengembangan sektor pariwisata, salah satunya melalui proyek Objek Wisata Hapanasan yang bekerja sama dengan pihak ketiga, PT Hutahean. Guna perkuat pengelolaan, dan pemanfaatan aset daerah, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM terima kunjungan kerja dari Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang atau KPKNL Pekanbaru di Rumah Dinas Bupati, Rabu (16/7). Kunjungan tersebut dipimpin Kepala KPKNL Pekanbaru, Maulina Fahmilita, didampingi Kasi Penilaian, Din Nurdin dan Kasi Hukum dan Informasi, Zulfa Asria Nafiati. Mereka disambut Bupati Rokan Hulu, Anton didampingi Sekda Rokan Hulu, serta sejumlah Kepala OPD. Di pertemuan itu, Bupati Rokan Hulu, Anton memaparkan berbagai bentuk kerja sama yang telah disepakati dengan PT Hutahean, khususnya pengembangan kawasan wisata Hapanasan. Ia meminta arahan dari pihak KPKNL terkait langkah-langkah strategis pemanfaatan dan penataan barang milik daerah yang mendukung kelanjutan program tersebut.
Bandar Laksamana Wakili Bengkalis Penilaian EKK, Asa Bupati Bengkalis Jadi Terbaik di Riau
Bandar Laksamana, katakabar.com - Kecamatan Bandar Laksamana wakili Kabupaten Bengkalis di Penilaian Evaluasi Kinerja Kecamatan atau EKK. Bupari Bengkalis, Kasmarni berharap Kecamatan Bandar Laksamana bisa jadi yang terbaik, dan jadi percontohan di Riau, sebagai Kantor Kecamatan berorientasi pelayanan profesional, transparan, akuntabel, partisipatif, kreatif dan inovatif. "Kita berharap Kecamatan Bandar Laksamana bisa jadi yang terbaik, dan jadi percontohan di Riau, sebagai Kantor Kecamatan berorientasi pelayanan profesional, transparan, akuntabel, partisipatif, kreatif dan inovatif," kata Bupati Bengkalis lewat sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bengkalis, Andris Wasono saat menerima kedatangan Tim Penilai EKK Provinsi Riau, di Aula Pertemuan Kantor Kecamatan Bandar Laksamana, Selasa (20/8).
Komitmen Bupati Bengkalis Penilaian KP3 2023 Dipuji Ombudsman RI
Pekanbaru, katakabar.com - Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau, Bambang Pratama apresiasi Bupati Bengkalis, Kasmarni komitmen mendukung pelaksanaan Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik. "Apresiasi yang luar biasa saya sampaikan kepada Bupati Bengkalis yang mengutus perwakilannya untuk hadir di acara ini. Apalahi yang diutus jajaran level pimpinan, ini menunjukkan komitmen beliau terhadap Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (KP3) bakal kami lakukan," ujarnya. Di lingkungan Pemerintah Kabupaten dan Kota se Provinsi Riau. Bupati Bengkalis yang mengutus perwakilannya setingkat Asisten, yakni hal ini Asisten Administrasi Umum, Aulia untuk mengikuti Sosialisasi Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2023, pada Jumat (14/7). Kegiatan yang digelar Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Riau ini dibuka secara resmi Anggota Ombudsman RI, Hery susanto. Anggota Ombudsman RI, Hery susanto menimpali, Ombudsman RI senantiasa mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk pemenuhan standar pelayanan, sarana prasarana, kompetensi penyelenggara dan pengelolaan pengaduan. "Latar belakang kegiatan penilaian ini sebagai upaya pencegahan maladministrasi dengan menilai kondisi penyelenggara pelayanan publik secara komprehensif yang menghasilkan opini pengawasan pelayanan publik yang merupakan latar belakang kegiatan penilaian ini," jelasnya. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau, Bambang Pratama menjabarkan, pada 24 Juli 2023 nanti tim survei Ombudsman turun ke kabupaten dan kota, artinya Perangkat Daerah terkait memiliki waktu persiapan seminggu untuk menyiapkan berbagai untuk memenuhi indikator penilaian. "Perlu kami tekankan dalam dimensi penilaian kami menitikberatkan kepada komitmen kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga pewawancara bisa berkomunikasi dengan kepala OPD. jika tidak bisa bakal mempengaruhi nilai yang bersangkutan, sebab memang komitmen pimpinan OPD itu cukup penting memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegas Bambang. Asisten Administrasi Umum, Aulia didampingi Inspektur Daerah Kabupaten Bengkalis, H. Radius Akima, Kepala DPMPTSP, Basuki Rakhmad, Kadis Dukcapil, H. Ismail, Kadisdik, Hadi Prasetyo, Sekretaris Diskominfotik, H. Adisutrisno turut di sana. (Inf)