Wuih! Pertama dalam Sejarah PLN Operasikan BioCNG dari Limbah Sawit Sawit
Sawit
Jumat, 12 September 2025 | 15:00 WIB

Wuih! Pertama dalam Sejarah PLN Operasikan BioCNG dari Limbah Sawit

Sumatera Utara, katakabar.com - Kali perdana dalam sejarah, PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) operasikan co-firing Bio Compressed Natural Gas atau BioCNG berbahan baku limbah kelapa sawit di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap atau PLTGU Belawan, Sumatera Utara. Inovasi energi bersih ini sekaligus jadi kado spesial pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke 80 Republik Indonesia. Penggunaan perdana energi terbarukan ini menjadi tonggak penting diversifikasi sumber energi ramah lingkungan, sekaligus memperkuat komitmen PLN menuju Net Zero Emissions atau NZE pada 2060 atau lebih cepat. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi atau EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM, Eniya Listiani Dewi hadir di peresmian itu memberikan apresiasi langkah PLN menghadirkan inovasi BioCNG pertama di Indonesia. “Saya sangat mengapresiasi co-firing BioCNG pertama di Indonesia ini sebagai upaya membangun energi baru terbarukan atau EBT di sektor pembangkitan. Ini bakal menambah bauran EBT khususnya yang berada di Sumatera Utara,” kata Eniya Kamis kemarin, dilansir dari laman manodopost.id, Jumat (12/9). Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan PLN akan terus mengoptimalkan potensi lokal untuk menghadirkan solusi energi bersih. “Melalui pemanfaatan energi baru dan terbarukan ini, kami tidak hanya menghadirkan listrik yang ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat kedaulatan energi dan di saat yang bersamaan menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja baru, dan membantu mengentaskan kemiskinan,” ucap Darmawan.

Selamat Hari Jadi ke 68 Riau, Penggerak GSM: Ini Momentum Perjalanan Sejarah Riau
Riau
Minggu, 10 Agustus 2025 | 09:05 WIB

Selamat Hari Jadi ke 68 Riau, Penggerak GSM: Ini Momentum Perjalanan Sejarah

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Seorang pemuda Kepulauan Meranti yang aktif menggerakkan kegiatan sosial di tengah masyarakat, Khairul Sholeh Spd, "Penggerak Gerakan Sosial Masyarakat atau GSM Kabupaten Kepulauan Meranti" ucapkan Selamat Hari Jadi ke 68 Provinsi Riau 9 Agustus 2025. Khairul Sholeh memandang Hari Jadi ke 68 Provinsi Riau sebagai momentum penting untuk merefleksi,kan perjalanan sejarah, menjaga jati diri, dan menumbuhkan semangat kebersamaan. "Enam puluh Delapan Tahun silam, para Pendahulu kita merintis jalan panjang untuk membangun Riau hingga seperti sekarang Ini," ujar Khairul. Menurutnya, provinsi yang kaya sumber daya, berbudaya nelayu yang luhur, dan memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Semangat juang dan Pengorbanan Mereka Menjadi Inspuras bagi generasi eaat ini untuk terus berkarya dan berkontribusi yang byata. Peringatan ini tidak hanya sekadar mengenang masa-masa lalu, tapi juga menjadi ajakan menatap masa depan. Dengan semangat Riau unggul dan berdaya saing, mari kita satukan langkah, perkuat gotong royong, dan wujudkan pembangunan yang adil, berkelanjutan, serta sejahterakan seluruh lapisan masyarakat. Sebagai pemuda Kepulauan Meranti yang peduli terhadap kemajuan daerah, Khairul Sholeh mengajak seluruh generasi muda untuk terlibat aktif menjaga nilai-nilai adat, pemperkuat persatuan, dan menjadi pelopor perubahan positif.

KAI Daop 4 Semarang Ajak Komunitas Napak Tilas Telusuri Jejak Sejarah Perkeretaapian di Kota Kudus Nasional
Nasional
Minggu, 22 Juni 2025 | 20:38 WIB

KAI Daop 4 Semarang Ajak Komunitas Napak Tilas Telusuri Jejak Sejarah Perkeretaapian di Kota Kudus

Semarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang bersama komunitas pecinta kereta api Indonesian Railways Preservation Society atau IRPS,, Kereta Anak Bangsa atau KAB, Komunitas Cerita Kudus Kota, dan Lelana Walking Tour melaksanakan kegiatan usung tema "Telusuri Jejak Kereta Api di Kudus", Minggu (22/6). Kegiatan ini diikuti lebih dari 60 peserta dari berbagai kalangan yang antusias menelusuri sisa-sisa sejarah kejayaan perkeretaapian di Kota Kudus, Jawa Tengah. Pada napak tilas ini, para peserta menyusuri rute sejauh 2 kilometer dari kawasan eks Stasiun Kliwon (stasiun kereta api pertama di Kudus) menuju eks Stasiun Kudus di kawasan Wergu. Sepanjang perjalanan, peserta diajak saksikan langsung sisa-sisa peninggalan bersejarah seperti jalur rel lama, bangunan-bangunan bekas operasional kereta api, perangkat persinyalan, serta jembatan besi peninggalan masa kolonial yang hingga kini masih berdiri kokoh. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengungkapkan, kegiatan ini bagian dari komitmen KAI untuk menggali, melestarikan, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai sejarah panjang perkeretaapian di Tanah Air, khususnya di Kota Kudus. "Banyak generasi muda maupun warga Kudus sendiri yang belum mengetahui bahwa daerah ini dulu memiliki jaringan kereta api trem yang cukup maju dan bahkan memiliki stasiun besar yang menjadi denyut transportasi dan perekonomian wilayah ini. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka kembali ingatan sejarah itu agar tidak hilang ditelan zaman," ujar Franoto. Mengenal Sekilas Sejarah Perkeretaapian di Kudus Jejak perkeretaapian di Kudus tak lepas dari kehadiran perusahaan trem swasta Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij atau SJS yang mengembangkan jaringan trem di wilayah ini sejak akhir abad ke 19. Jalur pertama dibangun dari Semarang menuju Joana, melintasi Demak, Kudus, dan Pati, sepanjang total 87,2 kilometer. Stasiun Kudus diresmikan bersamaan dengan pembukaan lintas Demak-Kudus pada 15 Maret 1884 lampau. Menariknya, stasiun pertama di Kudus, dikenal sebagai Stasiun Kliwon yang dibangun dari kayu sederhana, berdekatan dengan Alun-Alun, dan Pabrik Gula Rendeng sebagai bagian dari strategi SJS untuk menghubungkan pusat produksi gula dengan pelabuhan ekspor.

Torehkan Sejarah Baru, 100 Hari Open Network: Pi Network Pacu Adopsi Kripto lewat Serangkaian Inovasi Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 22 Juni 2025 | 16:00 WIB

Torehkan Sejarah Baru, 100 Hari Open Network: Pi Network Pacu Adopsi Kripto lewat Serangkaian Inovasi

PiFest yang diadakan bertepatan dengan peringatan Pi Day 2025 menjadi momen penting dalam mendorong pemanfaatan Pi di sektor perdagangan lokal. Selama seminggu pelaksanaan, lebih dari 125.000 merchant mendaftar dan sekitar 58.000 merchant aktif bertransaksi. Penggunaan Map of Pi aplikasi komunitas untuk menemukan merchant menyentuh lebih dari 1,8 juta pengguna, menandakan antusiasme tinggi terhadap Pi di aktivitas ekonomi sehari-hari.

Senggau Torehkan Sejarah Baru, Prototype Mesin Pengolah TBS Sawit Jadi Migor Berhasil Diuji Coba Sawit
Sawit
Selasa, 17 September 2024 | 21:11 WIB

Senggau Torehkan Sejarah Baru, Prototype Mesin Pengolah TBS Sawit Jadi Migor Berhasil Diuji Coba

Sanggau, katakabar.com - Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, torehkan sejarah baru terkait pengolahan kelapa sawit. Era baru itu buah kerja sama Pemerintah Kabupaten Sanggau dan Universitas Muhammadiyah Pontianak sukses bikin prototype mesin pengolah Tandan Buah Segar (TBS) sawit menjadi minyak goreng. Tak tanggung-tanggung, uji coba yang dilakukan terhadap mesin ini memberikan hasil yang memuaskan. Menurut Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman menilai penemuan ini sangat luar biasa.