Langkat, Katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Langkat berkomitmen dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2025. 

Hal ini disampaikan Bupati Langkat, Syah Afandin melalui Wakil Bupati, Tiorita Br Surbakti saat menggelar forum komunikasi implementasi strategi pelaksanaan UHC tahun 2025 di ruang Pola Kantor Bupati Langkat. 

Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, menegaskan bahwa penerapan UHC merupakan prioritas utama dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Langkat. 

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mencapai target tersebut.

“Untuk mencapai seluruh peserta 98 persen Pemerintah Kabupaten Langkat akan mendaftarkan tambahan 19.593 jiwa yang belum terdaftar dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Anggaran untuk kebutuhan ini akan dimasukkan atau ditambahkan dalam Perubahan APBD Tahun 2025,” kata Tiorita, Selasa (18/3/2025). 

Tiorita juga menekankan bahwa keberhasilan penerapan UHC di Kabupaten Langkat memerlukan komitmen dan kolaborasi dari semua pihak. 

“Kami berharap forum ini dapat menyusun strategi yang lebih efektif. Sehingga masyarakat Langkat dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih baik dan merata, hanya menggunakan KTP saja,” kata Tiorita. 

Sedangkan Kepala BPJS Kesehatan Langkat, Thomas Hamanongan Simarmata, menyebutkan bahwa saat ini cakupan peserta UHC di Kabupaten Langkat telah mencapai 96,23 persen, dengan angka peserta aktif sebesar 71,77 persen. 

“Untuk mencapai status UHC, cakupan peserta harus mencapai 98 persen dari total penduduk Langkat, dengan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen,” tegas Thomas.