Indragiri Hulu, kata kabar.com - Masyarakat Desa Talang Tujuh Buah Tangga, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, tuding PT Bukit Batabuh Sei Indah rusak jalan akses ke lahan perkebunan sawit milik masyarakat.
Menurut Jhon Sigiro, warga setempat, pihak perusahaan di bidang perkayuan menggunakan jalan keluar masuk untuk melakukan pekerjaan pengambilan kayu, sehingga ruas jalan masih terbuat tanah kuning, dan merembes tanaman kelapa sawit masyarakat ikut rusak.
"Pihak perusahaan tidak mengindahkan Komisi II DPRD Indragiri Hulu telah memberi peringatan kepada pihak perusahaan agar tidak melakukan kegiatan sebelum dilaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) segera digelar di Kantor DPRD Indragiri Hulu," ujar Jhon kepada katakabar.com, Kamis (23/1).
Warga setempat lainnya, Sonta Nainggolan mengatakan, masyarakat sangat menyayangkan aktivitas perusahaan di lahan kelompok tani.
"PT BBSI seolah-olah tuli tidak dapat mendengar apa yang di sampaikan Ketua Komisi II DPRD Indragiri Hulu saat pertemuan di Kantor PT BBSI belum lama," tegas Sonta.
Peristiwa pengrusakan tanaman kelapa sawit dan akses jalan oleh pihak perusahaan, kata Sonta, di lahan bapak Jhon Sigiro. Padahal PT BBSI belum memiliki SK tata batas dan SK definitif tapi tetap melakukan aktivitas.
"PT BBSI mestinya memiliki SK tata batas dan SK definitif dulu baru melakukan aktivitas," jelasnya.
Masih Sonta, perusahan menjalankan aktivitas mengerahkan 4 unit excavator bergerak melawati jalan masyarakat akibatnya jalan tersebut rusak. Apalagi saat itu ruas jalan masih basah. Begitu yang terjadi setiap harinya mereka merusak jalan masyarakat, dengan melewati jalan masyarakat saat mau melakukan kegiatan.
Demikian pula setelah selesai kegiatan tetap lewat jalan masyarakat. Bisa jadi ini gaya perusahaan membunuh masyarakat, sehingga saat ini masyarakat tidak bisa memanen kelapa sawit mereka akibat jalan dirusak.
:Masyarakat sudah marah besar terhadap ulah mafia tanah (PT BBSI)" tegasnya.
Masyarakat Tuding PT BBSI Rusak Jalan ke Lahan Poktan Sawit Desa Talang Tujuh Buah Tangga
Diskusi pembaca untuk berita ini