Duri, katakabar.com - Praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak atau BBM subsidi jenis Bio Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU yang terletak di bilangan Jalan Rangau kilometer 7, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau telah menjadi ladang bisnis bagi oknum tidak bertanggung jawab.
Mereka para oknum menghisap hak rakyat hingga merugikan negara meraup cuan guna memperkaya diri bertopeng media, LSM, berseragam melakukan praktik penyelewengan BBM jenis Bio Solar.
Modus yang beragam, mulai dari penimbunan, pengoplosan, hingga penjualan ke sektor industri, membuat negara merugi miliaran dan bisa jadi triliunan rupiah setiap tahunnya.
Akibatnya, ketersediaan BBM subsidi untuk masyarakat yang berhak menjadi terbatas dan harga di pasaran ikut melonjak. Selain merugikan negara, praktik ini merugikan masyarakat luas, terutama kelompok ekonomi lemah yang sangat bergantung pada BBM subsidi.
Duri, daerah yang berada di jalur lintas utara saat ini meliputi empat kecamatan yakni, Mandau, Pinggir, Bathin Solapan, dan Talang Muandau, yang masuk ke dalam Kabupaten Bengkalis beribukota nun jauh di pulau seberang, Bengkalis ini jadi ladang empuk bagi oknum-oknum tidak bertangggung jawab melakukan praktik penyalahgunaan BBM subsidi jenis Bio Solar.
Oknum-oknum tidak bertanggung jawab tersebut makin tajir melintir meraup cuan dari hasil praktik penyalahgunaan BBM, dengan pangsa pasar jelas dengan beroperasinya ratusan perusahaan Sub Kontraktor atau Subkon PT Pertamina Hulu Rokan di daerah 'petro dolar' nama lain dari Duri penghasil Minyak dan Gas (Migas) salah satu terbesar di republik ini.
Dari pengamatan katakabar.com di lapangan, terdapat delapan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) besar beroperasi tersebar di daerah Duri atau Dampak Uang Rusak Iman. Lemahnya pengawasan seperti ada pembiaran dari pihak terkait, baik Pertamina, Patra Niaga dan lainnya jadi pendorong semangat para oknum mafia BBM subsidi jenis Bio Solar berjaya.
Kuat dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar di SPBU-SPBU yang menyebar di daerah Duri, Kabupaten Bengkalis yang dilakukan para oknum secara berjamaah bak jaringan setan kelak jadi penghuni netaka jahanam.
Sebenarnya, kalau pihat terkait dan aparat penegak hukum atau APH mau dan punya niat untuk melakukan langkah-langkah hukum kepada para oknum mafia BBM subsidi jenis Bio Solar gampang. Lantaran pemain-pemain tersebut bisa dilihat dengan mata telanjang, dan untuk membuktikan mereka terlibat di lingkaran mafia BBM subsidi jenis solat tinggal buka CCTV di area masing-masiny SPBU yang beroperasi.
Tapi, kalau para oknum APH ikut terlibat di lingkaran penyelewengan BBM subsidi jenis Bio Solar tersebut hingga hari kiamat pun dugaan kasus penyelewengan BBM subsidi tersebut takkan pernah diusut.
Jadi, hati nurani APH dipertaruhkan di jaringan setan penyelewengan BBM subsidi jenis Bio Solar sudah menjadi rahasia umum di 'Kota Texas' julukan baru daerah Duri tempat berjayanya para mafia meraup cuan dari praktik berbagai jenis bisnis ilegal.
Seperti diberitakan katakabar com sebelumnya terkait dugaan penyelewengan BBM subsidi jenis Bio Sola berjudul,
- Ups.., SPBU Km 7 Rangau Diduga Jual BBM Subsidi ke Perusahaan Subkon SKK Migas
- DPC KAI Bengkalis Minta SKK Migas PT PHR Tindak Tegas Perusahaan Membandel
- Berani Bermain BBM Subsidi! Kita Stop Penyaluran BBM Subsidi dan Dilaporkan ke Pidana
- Dicek Isi Kontraknya, Sanusi: Itu Sudah Langgar UU Nomor 22 Tahun 2001
Dari berita-berita yang sudah terbit tersebut mestinya dapat membuat melek mata APH untuk membongkar dugaan praktik penyelewengan BBM subsidi jenis Bio Solar yang dijual ke beberapa perusahaan mitra kerja PT PHR.
Itu tadi, bila oknum-oknum Pihak Terkait, APH masih aktif, dan telah Pensiun terlibat di lingkaran mafia BBM subsidi jenis Bio Solar sampai hari kiamat pun kasus tersebut takkan dibongkar. Akhirnya berharap kepada seleksi alam, semoga para oknum mafia penyelewengan BBM subsidi jenis Bio Solar telah menghisap rakyat dan merugikan negara kembali ke jalan yang benar.
Andai mereka tidak kembali ke jalan yang benar, semoga ragam penyakit berat menggerogoti tubuh para oknum mafia agar kekayaan mereka yang ambil lewat praktik bisnis curang itu habis sehabis-sehabisnya.
Soalnya, di zaman yang serba canggih saat ini, sangat sulit berharap kepada Pihak Terkait dan APH untuk melakukan langkah-langkah penegakan hukum.
Lantaran itu, harapan cuma satu, yakni berharap kepada Sang Penguasa Alam Raya untuk melakukan seleksi alam kepada para mafia BBM subsidi jenis Bio solar yang begitu sombong, dan serakah melangkah mendongakkan kepala.
Tapi perlu diingat sejarah lalu dengan terang menceritakan kepada umat manusia, Firaun dan Qorun tak abadi. Jadi, harapannya teruslah sombong, dan serakah kawan! semoga bisnis curangmu yang menghisap hak rakyat dan merugikan negara terus berjaya hingga malaikat Izrail datang menjemput.
Meraup Cuan Praktik Curang Bisnis BBM Subsidi di Duri Rugikan Negara dan Hisap Hak Rakyat
Diskusi pembaca untuk berita ini