Selatpanjang, katakabar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti gelar rapat paripurna Pandangan Umum atau Pandum Fraksi-fraksi Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2025-2029.

Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H Khalid Ali, SE yang pimpin paripurna diikuti sejumlah anggota DPRD lainnya, di Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti, Jalan Terpadu Selatpanjang, Senin (4/8) kemarin siang.

Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H Khalid Ali menyatakan, rapat paripurna dilaksanakan atas Keputusan Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Nomor 12/Kpts-DPRD/Kbm/VIII/2025, Tentang Penetapan Perubahan Jadwal Kegiatan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Telah kita maklumi bersama, pada pagi tadi, saudara bupati telah menyampaikan pidatonya, ataels RPJMD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025-2029. Setelah dipelajari dan dicermati secara seksama pidato tersebut oleh seluruh Anggota DPRD, dan kemudian dibahas secara bersama di masing-masing Fraksi di DPRD, guna dirumuskan ke dalam pandangan umum fraksi," ujarnya.

Pandum fraksi dimulai dari Fraksi PDI-Perjuangan menunjuk juru bicara Nina Surya Fitri, SH MKn. Kami sampaikan catatan dan rekomendasi:

1. Detail Program dan Anggaran:

Fraksi PDI Perjuangan meminta agar Raperda RPJMD lebih detail menjelaskan program-program akan dijalankan untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan. Uraian program perlu dilengkapi dengan rencana anggaran yang jelas dan terukur. Transparansi anggaran sangat penting untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas penggunaan dana pembangunan.

2. Kolaborasi dan Sinergi : 

Penting kolaborasi dan sinergi antar OPD serta melibatkan seluruh stakeholder, termasuk masyarakat, swasta, dan lembaga-lembaga terkait dalam implementasi RPJMD. Kerja sama ini krusial untuk keberhasilan pembangunan.

3. Evaluasi dan Monitoring :

Fraksi PDI Perjuangan menyarankan agar Ranperda RPJMD memuat mekanisme evaluasi dan monitoring yang efektif dan berkala. Evaluasi berkala memungkinkan adanya penyesuaian program, dan anggaran jika diperlukan, guna memastikan pembangunan tetap berjalan sesuai dengan rencana dan mencapai target yang telah ditetapkan.

4. Pengukuran Capaian:

Fraksi PDI Perjuangan merekomendasikan agar mekanisme pengukuran capaian indikator makro pembangunan daerah dijelaskan secara detail.  Hal ini penting untuk memastikan bahwa proses pengukuran dilakukan secara obyektif, transparan, dan akuntabel.

5. Khusus Sektor Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan:

Melihat potensi Kabupaten Kepulauan Meranti di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan, Fraksi PDI Perjuangan berharap agar RPJMD ini memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan sektor tersebut dengan strategi yang komprehensif, mencakup peningkatan produktivitas, akses pasar, serta teknologi tepat guna. Terus, perlu ada program khusus untuk nelayan dan petani sagu agar memiliki nilai tambah.

6. Pembangunan Infrastruktur yang merata :

Sebagai Wilayah Kepulauan, Kabupaten Kepulauan Meranti membutuhkan percepatan Pembangunan Infrastruktur transportasi laut, jalan darat, dan konektifitas digital untuk mengurangi kesenjangan antar pulau. Fraksi PDI Perjuangan mendorong agar RPJMD memprioritaskan proyek strategis seperti pelabuhan, jembatan antar pulau, jaringan listrik dan air bersih yang berkelanjutan.

7. Pendidikan dan Kesehatan yang Berkualitas :

RPJMD harus menjamin peningkatan anggaran pendidikan dan Kesehatan, termasuk pembangunan fasilitas kesehatan di daerah terpencil serta program beasiswa bagi anak-anak kurang mampu.  Fraksi PDI Perjuangan juga mendorong penguatan Meranti Cerdas dan Meranti Sehat sebagai bagian dari investasi SDM jangka panjang.

"Fraksi PDI Perjuangan secara umum mendukung Raperda RPJMD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025-2029.  Namun, kami berharap agar beberapa catatan dan rekomendasi di atas dapat dipertimbangkan untuk penyempurnaan Ranperda. Fraksi PDI Perjuangan berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam pembahasan Raperda ini demi terwujudnya Kabupaten Kepulauan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera," papar Nina Surya Fitri.