Agam, katakabar.com - Total 4.133 orang tenaga kerja yang bekerja di sektor perkebunan sawi senang dapat perlindungan sosial di Agam.

"Pada 2024 ini Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Kabupaten Agam telah melaksanakan perlindungan sosial ketenagakerjaan terhadap 4.133 orang tenaga kerja yang bekerja di sektor perkebunan sawit, yang bukan pekerja atau karyawan perusahaan,” ujar Asisten II Pembangunan dan Perekonomian Kabupaten Agam, Hamdi saat membuka rapat evaluasi pelaksanaan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja perkebunan sawit melalui alokasi dana bagi hasil atau DBH. perkebunan sawit tahun 2024.

Tenaga kerja tersebut, kata Hamdi, tersebar di empat kecamatan sentra perkebunan kelapa sawit.

“Data terakhir, kita telah memberikan santunan kepada tujuh orang peserta. Lima orang meninggal dunia dan dua orang mengalami kecelakaan kerja, dengan jumlah santunan sebesar Rp238 juta,” jelasnya.

Pemkab Agam ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat mulai dari tingkat masyarakat, jorong, nagari dan kecamatan, serta dinas terkait yang membantu sehingga kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan tepat sasaran.

“Semoga untuk tahun berikutnya pemberian jaminan sosial masih bisa kita laksanakan, karena manfaatnya langsung bisa dirasakan oleh masyarakat,” harapnya.

Menurut Hamdi, penting perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di sektor perkebunan sawit.

“Dana bagi hasil (DBH) perkebunan sawit tahun 2024 ini diberikan oleh pemerintah pusat ke daerah dengan tujuan untuk mengurangi ketimpangan fiskal antara pemerintah pusat dan daerah,” sebutnya melalui keterangan resmi Diskominfo Agam, dilansir dari laman EMG, Selasa (24/12).

Sumber dana DBH Sawit berasal dari presentase atas pendapatan dari bea keluar dan pungutan ekspor atas kelapa sawit, minyak kelapa sawit mentah, dan produk turunannya.

Di kegiatan itu hadir peserta dari OPD terkait dalam pelaksanaan kegiatan DBH perkebunan sawit, camat, walinagari dan walijorong dari Kecamatan Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Ampek Nagari, dan Palembayan.