Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga berencana gelar Rembuk Stunting Aksi III Tahun 2024.

Kegiatan itu dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kepulauan Meranti, Bambang Supriyanto, di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, pada Kamis (28/3).

Menurut Bambang Supriyanto, percepatan penurunan stunting program nasional dan menjadi mandatori bagi pemerintah daerah yang tertuang di dalam RPJMN 2020-2024. 

"Implementasi dari Peraturan
Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting tersebut adalah telah disusunnya rencana Aksi Nasional Pasti (RAN-PASTI) sebagai pedoman dan panduan bagi pemerintah Pusat, daerah hingga level desa dalam melaksanakan program penurunan stunting," ujarnya saat sampaikan sambutan.

Ditegaskan Bambang, kepada seluruh yang hadir terutama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi pengampu stunting untuk benar-benar serius dan menjaga konsentrasi dalam melaksanakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kepulauan Meranti agar target 14 persen tahun 2024 ini bisa tercapai sesuai dengan target nasional.

"Mari kepada seluruhnya, terutama kepada perangkat daerah, dan seluruh pihak terkait untuk menjaga konsentrasi, berpartisipasi dan berkontribusi dalam program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). Program ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk intervensi kepada sasaran intervensi stunting, baik anak stunting maupun keluarga beresiko stunting dan sasaran intervensi lainnya," seru Bambang.

Selain itu, kata Bambang lagi, soal peran posyandu dalam percepatan penurunan stunting. Peran posyandu tidak hanya untuk menimbang dan memberi susu kepada bayi atau anak yang datang untuk imunisasi, tapi berikan pengetahuan kepada ibu hamil atau ibu menyusui tentang pola hidup sehat, sebab ini sangat penting dimana kesehatan ibu hamil dan menyusui berpengaruh kepada pertumbuhan anak.

"Saya minta posyandu-posyandu lebih aktif dalam memebrikan pelayanan dan pengetahuan kepad ibu-ibu. Nanti kita akan upayakan untuk melengkapi seluruh peralatan yang ada di posyandu seperti timbangan dan lainnya agar program penurunan stunting ini benar-benar tercapai," imbuhnya.

Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Dody Zulkarnain Hasibuan, Kasi Intel Kejari, Tiyan Andesta, Kepala Kantor Kemenag, Drs. H. Sulman, Ketua Pengadilan Agama Selatpanjang, H. Khairul Huda, Kepala OPD, Camat Se Kabupaten Kepulauan Meranti, Sekretaris PKK Kepulauan Meranti, Siti Rukijah, dan Kepala Desa se Kabupaten Kepulauan Meranti turut hadir.