Bathin Solapan, katakabar.com - Masyarakat Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Duri, Kabupaten Bengkalis geger, dengan ditemukan sesosok mayat laki-laki diduga korban penganiayaan, di kawasan Jalan Lintas Duri-Dumai kilometer 13 RT 01 RW 02 Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (19/9) sekitar 23.57 WIB.
Usut punya usut, diketahui belakangan sesosok mayat laki-laki teesebut bernama Amrul Hasibuan. Korban warga , Jalan Sakobotik kilometer 16 RT 05 RW 05, Desa Boncah Mahang, Kecamtan Bathin Solapan, Kab. Bengkalis ini sebelum ditemukan tewas diduga dianiaya oknum tak kenal.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandau, Kompol Hairul Hidayat kepada wartawan lewat siaran pers, Jumat (20/9) menyatakan, berawal adanya informasi penemuan mayat dari warga sekitar di tepi Jalan Lintas Duri-Dumai kilometer 13 RT 01 RW 02, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kamis malam.
"Sebelumnya Saksi I mendapatkan kabar dari para pemuda yang melintas di sekitar tempat kejadian perkara mencium bau busuk. Setelah mendapatkan info tersebut Saksi I kabari Saksi II dan Saksi III terkait hal tersebut," ujar Kompol Hairul.
Lalu, kata Kapolsek Mandau, para Saksi menuju ke lokasi dan mencoba mencari asal bau busuk tersebut. Ternyata benar bau busuk tersebut berasal dari mayat seorang laki-laki, dan begitu memastikan penemuan mayat tersebut Saksi I menghubungi Polsek Mandau.
"Saksi I mengetahui mayat tersebut bernama Amrul Hasibuan dari tanda-tanda pakaian yang melekat di tubuh Mayat, sebab sebelumnya korban dinyatakan hilang setelah terjadi penganiayaan pada diri Korban," ucapnya.
Terkait penganiayaan yang terjadi pada krban sebelumnya, ulas mantan Kasatlantas Polres Bengkalis ini, pihak keluarga (Saksi IV) selaku adik kandung korban telah membuat laporan
Polisi ke Polsek Mandau.
"Setelah melihat kondisi mayat di lokasi, adik korban selaku Saksi IV membenarkan mayat yang ditemukan abang kandungnya berdasarkan postur dan tanda-tanda pakaian yang digunakan korban terakhir kali saat terjadi aksi penganiayaan terhadap dirinya berupa baju lengan panjang merah dan kain sarung bermotif kotak, tuturnya.
Nah, lanjut Kapolsek Mandau, sekitar pukul 00.30 WIB Piket SPKT, Reskrim dan Intel beserta Bhabinkamtibmas Desa Sebangar tiba di TKP dan mengamankan lokasi serta melakukan cek TKP di sekitar lokasi kejadian.
"Dari hasil cek TKP tersebut dijumpai
Mayat korban posisi telungkup berjarak tiga neter dari jalan raya. Kondisi mayat korban yang telah membusuk, membengkak dan dipenuhi dengan belatung. Korban menggunakan pakaian baju lengan panjang merah, celana jeans dan kain sarung motif kotak-kotak," jelasnya.
Selepas itu, terang Kapolsek Mandau satu unit Ambulance dan Petugas Kamar Jenazah RSUD Kecamatan Mandau tiba di TKP sekitar pukul 01.36l7 WIB untuk mengevakuasi korban, dan sekitar pukul 01.51 WIB korban dievakuasi dengan menggunakan Ambulance ke RSUD Kecamatan Mandau dikawal Mobil Patroli Polsek Mandau menuju Kamar Jenazah RSUD Kecamatan Mandau.
"Jenazah korban tiba di Ruang Jenazah RSUD Kecamatan Mandau sekitar pukul 02.05 WIB, dan selanjutnya menunggu pelaksanaan visum yang dilaksanakan Petugas Kamar Jenazah RSUD Kecamatan Mandau dipimpin oleh dr. Gunung Nasution," cerita Kompol Hairul.
Di Kamar Jenazah, sambungnya, Saksi IV (Selaku Adik Kandung Korban) kembali meminta izin untuk mengecek dan memastikan kembali mayat yang ditemukan tersebut Abang Kandungnya bernama Amrul Hasibuan didampingi Petugas Kamar Jenazah RSUD Kecamatan Mandau dan Petugas Kepolisian Polsek Mandau.
"Saksi IV memastikan Mayat tersebut benar abang kandungnya bernama Amrul Hasibuan," kata Kapolsek Mandau.
Unit Reskrim Polsek Mandau berencana mengajukan permohonan autopsi ke Bid Dokkes Polda Riau terkait penemuan mayat bernama Amrul Hasibuan untuk memastikan penyebab kematian korban.
Sesosok Mayat Laki-laki Ditemukan Tewas di Tepi Jalan Ditutupi Pelepah Sawit Korban Penganiayaan
Diskusi pembaca untuk berita ini