Rantau Kopar, katakabar.com - Emak-emak berjumlah puluhan orang gelar aksi di halaman Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Rantau Kopar Kabupaten Rokan Hilir, pada Jumat (9/9).

Usut punya usut, emak-emak gelar aksi disebabkan maraknya kasus pencurian sudah sangat meresahkan di wilayah hukum Polsek Rantau Kopar.

"Kami, masyarakat Rantau Kopar sudah sangat resah dengan berbagai kejadian pencurian baik di malam maupun di siang hari. Pencurian itu mulai dari hilang buah sawit hingga ikan salai. Usaha kami tidak bersisa disikat maling-maling yang berkeliaran di Rantau Kopar ini," ujar  seorang emak bernama Ro umur 36 tahundidampingi emak lainnya Ni umur 43 tahun kepada wartawan.

Kata Ro, kami mau Polsek Rantau Kopar segera ambil tindakan tegas maraknya pencurian jangan diam cuma mendengar keluhan warga saja, tegasnya.

Kapolsek Rantau Kopar, IPDA Yopi Ferdian membenarkan adanya laporan masyarakat terkait pencurian buah kelapa sawit.

"Kami sudah bertindak dan memanggil kedua belah pihak baik pelaku maupun korban. Dari hasil keterangan para pihak mereka mau selesaikan sendiri secara kekeluargaan. Kita masih menunggu hasil penyelesaian mereka dari kedua belah pihak," ulas IPDA Yopi.

Untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) ke depan sambung IPDA Yopu, kami dari pihak Polsek Rantau Kopar sudah sampaikan kepada instansi terkait secara resmi.

Kami surati pihak kecamatan hingga kelurahan serta desa untuk mengaktifkan pos-pos ronda dan pos-pos kamling di lingkungan masing-masing untuk menjaga keamanan di tengah-tengah masyarakat. Soalnya, personel Polsek Rantau Kopar sangat terbatas dan tidak mungkin setiap detik selama 24 jam kami harus di lapangan untuk memantaunya.

"Kami juga sangat berharap kerja sama masyarakat bersama-sama menjaga kampung masing-masing. Bersama kita bisa, mari bersama-sama jaga kampung dari orang-orang yang tidak bertaanggung jawab," imbaunya.