Pekanbaru, Katakabar.com - Mendapatkan cacian setelah tak sanggup berikan uang yang diminta, AA (30) habisi Maria Leliyana Br Silaen di sebuah kebun karet di Desa Batu Gajah, Kec Pasir Penyu, Kab Inhu. Korban tewas setelah mendapatkan tusukan yang dilakukan Pelaku menggunakan sebilah pisau.

PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, menjelaskan kasus pembunuhan ini terjadi pada Senin (09/11) lalu. Sementara pelaku menyerahkan diri pada Kamis (12/11).

"Motifnya, korban sakit hati karena dicaci maki oleh korban," terangnya, Jumat (13/11).

Rinci Misran, pada Senin itu, korban berkunjung ke rumah orang tua pelaku di Gang Telaga Indah  Desa Batu Gajah Kec.Pasir Penyu. Tak lama pelaku mengajak korban ke kebun karet yang berada di Belakang rumah pelaku. Kemudian keduanya melakukan hubungan badan.

Selesai melakukan hal itu, korban lantas meminta uang kepada pelaku. Namun pelaku tak memiliki uang sehingga membuat korban marah dan mencaci maki pelaku.

"Pelaku marah dan menusuk perut korban menggunakan sebilah pisau sebanyak 3 kali. Kemudian pelaku kabur ke Kabupaten Tanah Datar, Lintau, Sumbar," terangnya.

Masih kata Misran, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Pasir Penyu. Ia menceritakan kejadian itu kepada petugas. Kemudian petugas melakukan tindak lanjut dengan mendatangi lokasi kejadian. Benar saja, petugas temukan sesosok mayat yang tergeletak di kebun karet tadi.

Sejumlah alat bukti juga telah diamankan pihak kepolisian. Seperti sebilah pisau, 1 unit handphone nokia warna biru (milik pelaku), sebuah baju kaos warna hitam (milik korban), sebuah jaket bahan jeans (milik korban), sebuah celana jeans warna biru (milik korban), sebuah celana jeans warna hitam (milik pelaku), sebuah baju kaos warna abu-abu (milik pelaku), satu unit handphone merk vivo warna merah (milik korban) dan selembar uang 1 ringgit malaysia (milik korban). Sementara, kini pelaku harus merasakan dinginnya jeruji besi akibat tindakannya tersebut.