Binjai | Katakabar.com
Seorang wanita berinisial NW (18), dipukuli, dijambak dan diseret oleh seorang pria. Tidak sampai disitu, warga Dusun l Sei Skala, Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, juga dihantam dengan menggunakan sebatang besi pipa pada bagian kepalanya.
Aksi keganasan pria yang diketahui berinisial FF, yang merupakan suami korban sempat viral dimedia sosial (Medsos) Facebook. Kasus inipun sudah ditangani pihak kepolisian Polsek Selesai dan berhasil mengamankan pelaku.
Kapolsek Selesai AKP Ferryawan melalui Kanit Reskrim Iptu H Sibuea mengutarakan, aksi penganiayaan yang dilakoni FF berawal pertengkaran antara keduanya yang sama-sama membawa anak. "Korban dan pelaku suami istri dan masing-masing membawa anak pada pernikahan kedua mereka ini," jelas dia.
Karena tidak ada keharmonisan dalam rumah tangga. Sehingga keduanya terlibat pertengkaran dan didasari oleh persoalan anak mereka masing-masing. "Mereka selisih paham, karena permasalahan anak masing-masing. Puncaknya, pertengkaran dan penganiayaan itu terjadi dikediaman mereka," papar dia.
Penangkapan pelaku, jelas dia, berawal saat petugas mendapat informasi dari masyarakat. Bahwa yang bersangkutan diketahui keberadaanya tengah disuatu tempat dekat Mesjid Raya Selesai, Lingkungan IV, Kelurahan Pekan Selesai, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
"Saat hendak kita amankan, pelaku melihat kedatangan petugas kita. Lalu dia (pelaku), mencoba melarikan diri menghindari kita saat akan diamankan. Bahkan, pelaku juga sempat bersembunyi dikandang ayam warga sebelum berhasil kita amankan," jelas dia.
Usai diamankan, pelaku mengakui segala perbuatannya. Aksi keji yang dilakukan diakui gegara tidak sanggup lagi menahan emosi permasalahan anak. Pelakupun langsung dibawa ke Mapolsek Selesai guna mempertanggung jawabkan perbuatannya untuk diproses hukum lebih lanjut.
"Kepada pelaku, disangkakan pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara," tegas dia.
Viral Istri Dijambak Dipukuli Lalu Diseret
Diskusi pembaca untuk berita ini