Wini Lestari
Penulis

Wini Lestari

Berita dipublish
15
Terakhir update
Minggu, 31 Mei 2026
Resmikan Klub Domino ORADO Swiss Zone di Pekanbaru, Arif Eka Saputra: Siap Cetak Atlet Berprestasi Olahraga
Olahraga
Minggu, 31 Mei 2026 | 21:19 WIB

Resmikan Klub Domino ORADO Swiss Zone di Pekanbaru, Arif Eka Saputra: Siap Cetak Atlet Berprestasi

Pekanbaru, katakabar.com -  Perkembangan olahraga domino di Provinsi Riau terus menunjukkan tren positif. Hal itu ditandai dengan peresmian Klub Domino ORADO Swiss Zone oleh Arif Eka Saputra di Kota Pekanbaru, Minggu (31/5). Klub yang berlokasi di Jalan Garuda Sakti, Gang Puskesmas Pembantu, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru tersebut diharapkan menjadi pusat pembinaan sekaligus pengembangan atlet domino yang mampu bersaing di tingkat daerah hingga nasional. Peresmian klub berlangsung meriah, dan dihadiri para pecinta? serta atlet domino dari berbagai kabupaten dan kota di Riau. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan turnamen domino yang diikuti 52 pasangan peserta yang memperebutkan hadiah jutaan rupiah. Hadiah turnamen disiapkan oleh Arif Eka Saputra bersama Sekretaris ORADO Kota Pekanbaru, Yudi Tarigan. Selain itu, Ketua Klub Domino ORADO Swiss Zone, H. Syafri Simalinyang, turut menambah hadiah khusus bagi para pemenang. Arif Eka Saputra, sekaligus menjabat sebagai Dewan Pembina ORADO Provinsi Riau mengaku bangga melihat perkembangan komunitas domino di Riau yang semakin pesat. Menurutnya, keberadaan klub-klub domino menjadi faktor penting cetak atlet yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama daerah. “Saya sangat bangga dengan semakin banyaknya klub domino yang berdiri di Riau. Apalagi saat ini ORADO atau Federasi Olahraga Domino telah resmi menjadi salah satu cabang olahraga di bawah KONI Indonesia. Semakin banyak klub dan turnamen yang digelar, maka semakin tinggi jam terbang para atlet domino yang lahir dari kompetisi-kompetisi tersebut,” ujar Arif. Ia menambahkan, klub domino tidak hanya menjadi tempat berlatih, tetapi juga sarana efektif untuk meningkatkan kualitas permainan serta memperkuat ekosistem olahraga domino yang kini semakin mendapat tempat di tengah masyarakat. Sementara, Yudi Tarigan menyambut positif berdirinya Klub Domino ORADO Swiss Zone. Ia menilai kehadiran klub baru akan semakin menghidupkan aktivitas organisasi sekaligus memperluas ruang pembinaan bagi atlet-atlet domino di Kota Pekanbaru. “Hadirnya klub-klub domino seperti Swiss Zone ini akan membuat ORADO semakin hidup dan berkembang. Kami dari pengurus ORADO Kota Pekanbaru, mewakili Ketua Andri, siap mendukung setiap klub yang berdiri demi kemajuan olahraga domino di daerah,” ucapnya. Di sisi lain, H. Syafri Simalinyang, mengungkapkan ORADO merupakan wadah yang sangat positif bagi masyarakat yang memiliki hobi bermain domino. Atas dasar itu, dirinya berinisiatif mendirikan Klub Domino Swiss Zone sebagai tempat berkumpul, berlatih, sekaligus meningkatkan kemampuan para pemain. “Saya sangat senang dengan hadirnya Federasi Olahraga Domino ini karena menjadi wadah resmi bagi para pecinta domino. Klub Swiss Zone kami dirikan sebagai tempat latihan sekaligus ajang silaturahmi bagi para pemain. Kami ingin melahirkan atlet-atlet domino yang berprestasi dari klub ini,” tutur Syafri. Syafri yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia Provinsi Riau itu mengajak masyarakat, khususnya para pecinta domino, untuk bergabung dan bersama-sama mengembangkan olahraga tersebut. “Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung. Mari bersama-sama memajukan olahraga domino melalui Klub Domino Swiss Zone,” imbuhnya. Dengan hadirnya Klub Domino ORADO Swiss Zone, pembinaan atlet domino di Riau diharapkan semakin terarah dan berkelanjutan. Keberadaan klub tersebut juga menjadi bukti olahraga domino kini semakin berkembang sebagai cabang olahraga prestasi yang mendapat perhatian luas dari masyarakat maupun para pemangku kepentingan olahraga di Indonesia.

Legowo! Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:33 WIB

Legowo! Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau

Kepulauan Meranti, katakabar.com -  Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari menyatakan hormati kebijakan pemerintah terkait penertiban aktivitas panglong arang bakau di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk menghormati terhadap upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove yang memiliki peran penting menjaga keseimbangan alam serta melindungi wilayah pesisir dari abrasi. Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pekerja dan pelaku usaha panglong arang bakau, agar tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh informasi yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. "Kami mengajak seluruh pekerja panglong arang bakau untuk tetap menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban. Mari bersama-sama menghormati langkah pemerintah dalam melindungi dan melestarikan ekosistem mangrove di Kabupaten Kepulauan Meranti," ujar pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari. Menurutnya, perlindungan kawasan mangrove tanggung jawab bersama karena keberadaannya sangat penting bagi keberlangsungan lingkungan, habitat berbagai biota, serta sumber kehidupan masyarakat pesisir dalam jangka panjang. Dengan adanya penertiban tersebut, diharapkan seluruh pihak dapat kedepankan komunikasi yang baik, mematuhi ketentuan yang berlaku, dan bersama-sama mendukung pembangunan yang berkelanjutan demi masa depan Kabupaten Kepulauan Meranti berjuluk 'Tanah Jantan' yang lebih baik.

Polsek Merbau Perkuat Ketapang Lewat Pendampingan Perternak dan Nelayan Hukrim
Hukrim
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polsek Merbau Perkuat Ketapang Lewat Pendampingan Perternak dan Nelayan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Merbau, Polres Kepulauan Meranti, dan jajajaran dukung program Ketahanan Pangan (Ketapang) dan Swasembada Pangan Nasional. Ini dibuktikan dengan hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pembinaan. Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre SH MH, melalui Bhabinkamtibmas Desa Mekar Sari, Bripka Hartono SH, melaksanakan kegiatan sambang peternak kambing di Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau, Kamis (28/5). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap sektor peternakan masyarakat yang menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional. Di kegiatan itu, Bripka Hartono juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan tindakan kriminalitas di wilayahnya. “Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam meningkatkan sektor pangan dan perekonomian warga,” ujar Bripka Hartono mewakili Kapolsek Merbau. Selain kegiatan sambang peternak, personel Polsek Merbau lainnya, Brigpol Andre Jonanda, turut membantu masyarakat dalam proses penjemuran ikan asin di Kecamatan Tasik Putri Puyu. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menunjukkan kepedulian nyata Polri terhadap aktivitas ekonomi warga pesisir yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan masyarakat. “Kami membantu masyarakat dalam penjemuran ikan asin sebagai bentuk dukungan terhadap program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan Nasional,” jelasnya. Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre SH MH, menegaskan pihaknya akan terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk aktif turun langsung ke tengah masyarakat, baik dalam menjaga situasi keamanan maupun mendukung kegiatan produktif masyarakat. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila terjadi tindak kejahatan melalui Polsek Merbau maupun Call Center Polres Kepulauan Meranti di layanan 110. “Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” terangnya.

H Asmar Tinjau Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Buat Warga Kepulauan Meranti Riau
Riau
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:14 WIB

H Asmar Tinjau Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Buat Warga Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar tinjau sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, di Desa Gogok, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Jumat (22/5). Sapi kurban bantuan Presiden RI tersebut memiliki bobot mencapai 903 kilogram dan menjadi salah satu hewan kurban terbesar yang disiapkan untuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti di hari raya Idul Adha tahun ini. Saat peninjauan itu, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar pastikan kondisi kesehatan dan kelayakan hewan kurban sebelum nantinya diserahkan kepada masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kepulauan Meranti. “Alhamdulillah hari ini kita tinjau langsung sapi kurban bantuan dari Bapak Presiden Republik Indonesia untuk masyarakat Kepulauan Meranti. Kondisi sapi dalam keadaan sehat dan sangat layak untuk dijadikan hewan kurban,” ujar Asmar. Ia menambahkan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat daerah, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan sapi kurban ini. Semoga membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima,” jelasnya. Selain melakukan peninjauan, Bupati juga meminta kepada pihak terkait agar memastikan proses perawatan hingga pendistribusian hewan kurban berjalan dengan baik, aman, dan sesuai ketentuan kesehatan hewan. Peninjauan tersebut turut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memastikan seluruh bantuan yang diberikan pemerintah pusat dapat diterima masyarakat dengan baik dan tepat sasaran menjelang hari raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Penanaman Jagung Pipil Berlanjut, Polsek Rangsang Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan Nasional Hukrim
Hukrim
Selasa, 19 Mei 2026 | 14:05 WIB

Penanaman Jagung Pipil Berlanjut, Polsek Rangsang Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Rangsang, katakabar.com - Kepolisiain Sektor (Polsek) Rangsang kembali melaksanakan penanaman jagung pipil di Desa Tanjungsamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (22/4). Kegiatan itu menjadi penanaman ketiga yang dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Penanaman dilakukan di lahan seluas 0,5 hektare milik warga, Wasis, di Jalan Roesman Dusun III. Kegiatan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan dipimpin langsung Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan. Sejumlah unsur turut terlibat pada kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Desa Tanjungsamak, Ahmad Afandi, Bhabinkamtibmas, Desa Dwi Tunggal, Brigadir Josman Siboro, Bhabinkamtibmas Desa Tanjungsamak, Brigadir Yoki Prasetya, Kepala Dusun Rio, serta masyarakat setempat. Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, mengatakan, keterlibatan Polri dalam program penanaman jagung pipil merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah. “Program ini kami laksanakan secara berkelanjutan. Bukan hanya menanam, tetapi juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan produktif yang tersedia,” jelas AKP Gunawan. Ia menyebut, ketahanan pangan menjadi isu penting yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk institusi kepolisian melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. “Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, salah satunya di sektor pangan,” ucapnya. Kegiatan penanaman berakhir sekitar pukul 16.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Bupati Minta DPR RI Turun Tangan Cari Solusi Penutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti Politik
Politik
Senin, 18 Mei 2026 | 15:19 WIB

Bupati Minta DPR RI Turun Tangan Cari Solusi Penutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti, karakabar.com  - Penutupan sejumlah panglong arang di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, meminta DPR RI ikut turun tangan mencarikan solusi agar masyarakat tetap bisa bekerja tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan. Permintaan itu disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar saat menerima audiensi Anggota DPR RI Dapil Riau Fraksi PKB, Iyet Bustami, di Ruang Rapat Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (18/5). Di pertemuan tersebut, H Asmar, menjelaskan penutupan panglong arang telah berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas pencarian kayu bakau, pengolahan arang, hingga distribusi dan perdagangan hasil produksi. “Banyak warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas pencarian bakau, pengolahan arang, hingga aktivitas distribusi dan perdagangan, kini kehilangan mata pencaharian,” ujar Asmar. Sebagai langkah penanganan awal, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak, termasuk Bantuan Pangan Non Tunai bekerja sama dengan Bulog. Tetapi, menurut H Asmar, bantuan tersebut hanya bersifat sementara. “Yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini adalah solusi jangka panjang yang mampu menjaga keberlangsungan ekonomi rakyat tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan,” jelasnya. Ia menegaskan, pemerintah daerah memahami bahwa langkah penertiban dilakukan dalam rangka penegakan hukum dan perlindungan kawasan mangrove serta kehutanan. Meski begitu, kondisi masyarakat pesisir yang telah bertahun-tahun menggantungkan hidup dari sektor arang juga perlu menjadi perhatian serius. “Lantaran itu, kami berharap melalui audiensi ini dapat terbangun komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, DPR RI, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga lahir solusi yang bijaksana, manusiawi, dan berkeadilan,” tegasnya. H Asmar meminta dukungan DPR RI untuk memperjuangkan regulasi dan kebijakan yang memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, termasuk mendorong tata kelola mangrove berkelanjutan, pembinaan usaha rakyat, hingga penyediaan alternatif lapangan pekerjaan bagi warga terdampak. Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Khalid Ali, menimpali persoalan perizinan panglong arang memang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Menurutnya, solusi tetap harus dicari agar keseimbangan antara penegakan hukum, kelestarian lingkungan, dan ekonomi masyarakat tetap terjaga. Sementara, Iyet Bustami, menyebut kedatangannya ke Kepulauan Meranti untuk mendengar langsung kondisi masyarakat terdampak penutupan panglong arang. “Barangkali ini bisa menjadi informasi yang akurat untuk saya sampaikan ke pusat,” ucapnya. Ia juga menegaskan penindakan terhadap aktivitas yang merusak lingkungan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2025. Namun demikian, aspek sosial dan ekonomi masyarakat tetap harus menjadi perhatian pemerintah. “Insya Allah, sambil menunggu data, saya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan di Komisi IV DPR RI untuk melakukan audiensi bersama Kementerian Kehutanan dan kementerian terkait lainnya guna mencari solusi agar masyarakat bisa kembali bekerja,” terangnya. Lepas audiensi, rombongan meninjau langsung panglong arang di Desa Batin Suir, Kecamatan Tebingtinggi Timur. Dalam kesempatan tersebut, turut disalurkan sebanyak 100 paket sembako kepada para pekerja yang terdampak penutupan panglong arang.

Hadiri Pelantikan PC PMII Kepulauan Meranti Masa Khidmat 2025-2026, Ini Petuah Staf Ahli Bupati Riau
Riau
Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:35 WIB

Hadiri Pelantikan PC PMII Kepulauan Meranti Masa Khidmat 2025-2026, Ini Petuah Staf Ahli Bupati

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Staf Ahli Bupati Kepulauan Meranti, Febriyadi, S.Si., Apt., menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Kepulauan Meranti masa khidmat 2025-2026, yang digelar di Gedung Kuning Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jumat (15/5) kemarin. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus PMII tingkat cabang dan wilayah, alumni, serta sejumlah tokoh mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Pelantikan turut dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) PMII ke 66 dan Forum Group Discussion (FGD) angkat tema “Peran Mahasiswa sebagai Penengah dalam Mencari Solusi Berkeadilan atas Penutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti.” Ketua PC PMII Kepulauan Meranti yang baru dilantik, Amri Sukarles, menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepada dirinya dan jajaran pengurus untuk melanjutkan roda organisasi. Menurutnya, amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan loyalitas, pengabdian, dan semangat kaderisasi. “PMII harus hadir sebagai ruang kaderisasi yang mampu melahirkan generasi intelektual yang kritis, progresif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Kami juga ingin PMII menjadi mitra strategis dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ucap Amri. Sementara, Ketua Umum PC PMII Kepulauan Meranti periode 2024-2025, Afir Darmawan, berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan inovasi organisasi di tengah perkembangan zaman. Ketua IKA PMII Meranti, Syukron Darsyah, M.Pd.I., menilai keberadaan PMII di Kepulauan Meranti membutuhkan semangat kolektif seluruh elemen untuk mempertahankan dan membesarkan organisasi. Ketua Umum PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, juga memberikan apresiasi kepada pengurus baru yang dilantik dan berharap mampu membawa PMII menjadi organisasi yang lebih maju. Perwakilan PB PMII, Syamsudin, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kader PMII dan Korps PMII Putri (Kopri) dalam pembangunan daerah serta mendorong mahasiswa hadir sebagai kekuatan intelektual yang mampu menawarkan solusi atas persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. Di kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Kepulauan Meranti, Febriyadi, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PC PMII yang baru dilantik. “Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PC PMII Kabupaten Kepulauan Meranti yang baru dilantik. Jadikan pelantikan ini sebagai awal untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan daerah,” jelasnya. Ia menegaskan PMII memiliki sejarah panjang sebagai wadah kaderisasi intelektual muda Islam yang menjunjung tinggi nilai kebangsaan dan keislaman. Menurutnya, mahasiswa di Kepulauan Meranti harus menjadi generasi yang tidak hanya kritis, tetapi juga mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan daerah. “Saya berharap PC PMII Kepulauan Meranti mampu melahirkan program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga penguatan nilai keagamaan dan kebudayaan,” tuturnya. Melalui momentum pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap PMII dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan daerah, menciptakan generasi muda yang berkualitas, serta memperkuat nilai kebangsaan dan keislaman di tengah masyarakat.

Ketua MUI Kepulauan Meranti Seru Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Informasi Provokatif Riau
Riau
Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Ketua MUI Kepulauan Meranti Seru Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Informasi Provokatif

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr Imam Ghozali M Pdi, imbau seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, Minggu (26/4). Dr Imam Ghozali, M Pdi menegaskan persatuan, dan kerukunan fondasi utama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat punya tanggung jawab bersama untuk pererat tali silaturahmi, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai di tengah keberagaman yang ada. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menerima, dan sebarluaskan informasi, khususnya yang beredar melalui media sosial. Masyarakat, harap Ketua MUI Tanah Jantan nama lain dari Kepulauan Meranti, tidak mudah percaya terhadap berita yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta menolak segala bentuk informasi yang bersifat provokatif, menyesatkan, dan berpotensi memecah belah persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat. “Persatuan adalah kekuatan utama dalam menjaga kedamaian. Mari kita terus mempererat silaturahmi, saling menjaga kerukunan, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah kebersamaan kita,” terang Dr Imam Ghozali M Pdi Melalui imbauan ini, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dapat terus menjaga persatuan, memperkokoh kebersamaan, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai dan kondusif

Tokoh Pemuda Rantau Kopar Desak Penanganan Serius Pasca Penggerebekan Narkoba Riau
Riau
Minggu, 10 Mei 2026 | 15:30 WIB

Tokoh Pemuda Rantau Kopar Desak Penanganan Serius Pasca Penggerebekan Narkoba

Rokan Hilir, katakabar.com - Tokoh Pemuda Rantau Kopar, sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Harian Himpunan Pemuda Mahasiswa Melayu (HPMM) Rokan Hilir, M. Ilham Ali, menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadinya penggerebekan terkait dugaan aktivitas narkoba di Kecamatan Rantau Kopar. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi alarm serius bagi masyarakat bahwa ancaman peredaran narkoba di wilayah Rantau Kopar sudah sangat meresahkan, dan berpotensi merusak masa depan generasi muda. “Kami menilai persoalan narkoba ini bukan lagi persoalan biasa. Ini adalah ancaman nyata yang harus ditangani secara serius, cepat, dan menyeluruh oleh aparat penegak hukum,” ujar M. Ilham Ali melalui keterangannya, Minggu (10/5). Ia juga mendesak aparat kepolisian agar segera melakukan tindakan tegas terhadap seluruh jaringan narkoba yang diduga beroperasi di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, khususnya di Kecamatan Rantau Kopar. “Kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap seluruh bandar narkoba di Rokan Hilir, khususnya di Kecamatan Rantau Kopar. Jangan sampai wilayah ini menjadi tempat tumbuh suburnya peredaran narkotika,” tegasnya. Selain itu, M. Ilham Ali meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Kepolisian Sektor Rantau Kopar terkait dugaan adanya oknum yang dinilai tidak serius dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut. “Kami meminta Kapolda Riau untuk mencopot Kapolsek Rantau Kopar beserta jajaran yang terbukti terlibat ataupun membekingi aktivitas peredaran narkoba di Kecamatan Rantau Kopar. Segera dicopot dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Jika ada dugaan keterlibatan oknum aparat, maka harus diusut secara transparan dan profesional demi menjaga kepercayaan masyarakat,” jelasnya. Ia menegaskan pernyataan tersebut merupakan bentuk dorongan agar aparat penegak hukum melakukan pembenahan internal serta memastikan tidak ada pihak yang melindungi jaringan peredaran narkoba di tengah masyarakat. Ketua DPH HPMM Rokan Hilir uga mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mengambil langkah-langkah yang melanggar hukum dalam menyikapi persoalan tersebut. “Kami memahami keresahan masyarakat terhadap maraknya narkoba. Tetapi, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menahan diri, menjaga ketertiban, dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Mari bersama-sama mengawal persoalan ini secara bijak dan tetap mempercayakan proses penegakan hukum kepada pihak berwenang,” serunya. Ia juga mengajak tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan pemerintah setempat untuk bersama-sama memperkuat pengawasan lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap bahaya narkoba. Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh lapisan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika. “HPMM Rokan Hilir bersama masyarakat akan terus mendukung langkah pemberantasan narkoba demi menyelamatkan generasi muda dan menjaga marwah daerah,” sebutnya.

Gercep Ungkap Kasus Rumbai: PKC PMII Riau Apresiasi dan Sorot Atensi Kapolda Riau Riau
Riau
Senin, 04 Mei 2026 | 20:15 WIB

Gercep Ungkap Kasus Rumbai: PKC PMII Riau Apresiasi dan Sorot Atensi Kapolda Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Kasus pembunuhan seorang lansia di Rumbai sempat gegerkan masyarakat Kota Pekanbaru, Riau. Peristiwa tersebut bermula saat korban ditemukan meninggal dunia di kediamannya, dengan dugaan kuat sebagai korban perampokan disertai kekerasan. Dari hasil penyelidikan, aparat kepolisian mengungkap pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan memiliki keterkaitan dengan korban, hingga akhirnya seluruh pelaku berhasil diamankan dalam waktu relatif singkat. Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Riau, Ghulam Zaky, menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, S.T.K., S.I.K., M.M., terkait pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, langkah cepat, tepat, dan profesional yang ditunjukkan oleh AKP Anggi Rian Diansyah beserta jajaran menjadi kunci utama dalam pengungkapan kasus hingga para pelaku dapat diamankan. “Kami mengapresiasi gerak cepat Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, yang telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam menangani kasus ini. Ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan keadilan di tengah masyarakat,” ujar Ghulam. Ia menyampaikan penghargaan atas atensi dan perhatian penuh dari Kapolda Riau, Herry Heryawan, yang dinilai turut mendorong percepatan pengungkapan kasus. Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Riau, Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua, S.I.K., M.Si., yang dinilai berperan penting dalam mengoordinasikan penanganan perkara hingga berjalan efektif dan profesional. “Kami ucapkan terima kasih kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan serta Dirkrimum Polda Riau Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua atas atensi dan komitmennya dalam mengawal kasus ini hingga dapat diungkap dengan cepat dan tuntas,” tambahnya. PKC PMII Riau berharap, keberhasilan ini dapat menjadi cerminan penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan, serta proses hukum terhadap para pelaku dapat terus berjalan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga situasi yang kondusif serta mendukung upaya aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban.