Agency

Sorotan terbaru dari Tag # Agency

Dari C-Suite ke FPA: Kenapa Makin Banyak Eksekutif Senior Pilih Bangun Agency Sendiri di Umur Produktif? Ekonomi
Ekonomi
15 jam yang lalu

Dari C-Suite ke FPA: Kenapa Makin Banyak Eksekutif Senior Pilih Bangun Agency Sendiri di Umur Produktif?

Jakarta, katakabar.com - Di ruangan yang nyaman, jabatan yang tertulis jelas di kartu nama, dan gaji yang masuk otomatis setiap tanggal satu lalu bertanya: seberapa lama saya mau terus begini? Pertanyaan itu bukan muncul karena tidak bahagia. Justru sebaliknya saya sedang di titik terbaik karier korporat saya. Chief Sales & Marketing Officer, empat tahun lebih di sebuah perusahaan mediaa & agency, memimpin tim sales, digital strategy, social media, dan influencer marketing. Semua angka tumbuh. Semua orang bilang karier saya bagus. Tapi ada sesuatu yang tidak bisa saya abaikan: saya tahu persis apa yang hilang dari industri ini, dan saya tahu cara mengisinya. Ini Bukan Soal Kabur Ini Soal Kalkulasi Ada kesalahpahaman besar tentang eksekutif yang memilih keluar dari korporat untuk membangun sesuatu sendiri. Banyak yang menganggap ini keputusan emosional burnout, konflik internal, atau sekadar bosan rutinitas. Kenyataannya, setidaknya untuk saya dan banyak eksekutif yang saya kenal, ini adalah keputusan yang sangat kalkulatif. Setelah lebih dari satu dekade di industri digital dari Suara Merdeka, Kompas Gramedia, RWE Digital Agency, Okezone, kumparan, hingga Urbanasia saya punya sesuatu yang tidak ternilai: peta lengkap ekosistemnya. Saya tahu cara kerja media nasional dan lokal dari dalam. Saya tahu apa yang benar-benar dibutuhkan brand tapi tidak bisa mereka minta secara eksplisit. Saya tahu mana strategi yang kelihatan bagus di pitch deck tapi gagal di eksekusi. Di titik itu, pertanyaannya bukan lagi "berani tidak?" tapi "kenapa tidak sekarang?" Gap Tidak Ada Mengisi Saya mendirikan Posthinks pada tahun 2019 bukan karena ingin punya perusahaan sendiri sebagai tujuan tapi karena saya melihat gap yang nyata. Brand-brand besar di Indonesia punya anggaran marketing yang besar. Tapi mereka sering kali berjalan dengan strategi yang terfragmentasi: satu vendor untuk influencer, satu lagi untuk media placement, satu lagi untuk SEO, satu lagi untuk data. Hasilnya? Tidak ada yang terintegrasi. Tidak ada yang bisa diaudit secara menyeluruh. Posthinks lahir sebagai jawaban atas itu: satu ekosistem yang menggabungkan big data, 100.000+ talent dan buzzer, 500+ content clipper, 10.000+ media network, SEO, dan media buying semuanya terkoneksi dan terukur. Hasilnya bukan teori. Dalam waktu satu setengah tahun, kami sudah menangani kampanye untuk Pertamina, Shopee, Telkom, OCBC, Unilever, BRI dan menghasilkan angka yang bisa dipertanggungjawabkan: 3 juta unique visitors per bulan untuk OCBC. Tren Sedang Kita Saksikan Bersama Saya bukan satu-satunya. Dalam lima tahun terakhir, semakin banyak eksekutif senior VP, C-level, GM yang memilih keluar dari korporat di usia produktif untuk membangun sesuatu sendiri. Ini bukan krisis identitas. Ini adalah pergeseran yang logis. Ada tiga hal yang membuat momen ini berbeda dari generasi sebelumnya: Pertama, ekosistem pendukung semakin matang. Talenta freelance berkualitas, platform teknologi yang powerful, dan akses ke jaringan yang dulu hanya dimiliki korporat besar sekarang bisa dibangun oleh tim kecil yang tepat. Kedua, klien semakin sophisticated. Mereka tidak lagi mencari vendor terbesar mereka mencari yang paling paham industri mereka. Dan tidak ada yang lebih paham industri daripada orang yang sudah bertahun-tahun bergerak di dalamnya dari level strategis. Ketiga, window of opportunity tidak menunggu. Di industri yang bergerak secepat digital marketing, mereka yang punya network, insight, dan track record punya keunggulan yang sangat konkret tapi keunggulan itu memiliki shelf life. Semakin lama ditunda, semakin tipis keunggulan itu. Pertanyaan Harusnya Ditanyakan Kalau Anda seorang eksekutif senior yang pernah sekilas memikirkan hal yang sama, izinkan saya balik bertanya: Apa yang sudah Anda ketahui dari dalam industri yang belum bisa dilakukan oleh orang lain dengan benar? Dan berapa lama lagi Anda akan menyimpan pengetahuan itu untuk organisasi orang lain? Saya tidak sedang bilang semua orang harus jadi founder. Tapi saya sedang bilang: usia produktif adalah aset dan pilihan terbaik untuk aset itu bukan selalu berada di dalam struktur yang sudah ada. Kadang, keputusan terbaik adalah membangun meja Anda sendiri.

Doxadigital Masuk CLM 2026 Kategori Digital MA dan SEO Agency di Indonesi Nasional
Nasional
Senin, 05 Januari 2026 | 21:02 WIB

Doxadigital Masuk CLM 2026 Kategori Digital MA dan SEO Agency di Indonesi

Jakarta, katakabar.com - Memasuki awal tahun 2026, Doxadigital, salah satu dari Digital Agency Indonesia, mencatat pencapaian penting dengan masuk ke dalam dua kategori prestisius Clutch Leaders Matrix, yaitu Digital Marketing Agency dan SEO Agency. Pengakuan ini menempatkan Doxadigital di jajaran agensi dengan performa terbaik, di antara ratusan digital agency dan SEO firm yang beroperasi di Indonesia. Clutch Leaders Matrix merupakan kerangka evaluasi independen yang memberikan gambaran menyeluruh tentang perusahaan-perusahaan dengan kinerja paling menonjol dalam layanan tertentu atau wilayah tertentu. Setiap perusahaan yang masuk dalam Leaders Matrix dinilai berdasarkan dua dimensi utama, yaitu Focus dan Ability to Deliver. Dengan menggunakan verified reviews, detail layanan yang terkurasi, serta data proyek nyata, Clutch Leaders Matrix menyoroti perusahaan yang tidak hanya terlihat unggul secara positioning, tetapi terbukti mampu memberikan hasil secara konsisten. Ukuran lingkaran pada matriks merepresentasikan skala perusahaan, sementara posisinya mencerminkan keseimbangan antara fokus layanan dan kemampuan eksekusi. Masuknya Doxadigital dalam dua kategori sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya memiliki spesialisasi yang jelas dalam digital marketing dan SEO, tetapi juga mampu mengeksekusi strategi secara berkelanjutan dan berdampak bagi klien lintas industri. “Pengakuan dari Clutch ini menjadi suntikan semangat besar bagi seluruh tim Doxadigital,” ujar Viktor Iwan, CEO Doxadigital. “Kami bersyukur karena Doxadigital terpilih di antara ratusan digital agency dan SEO firm di Indonesia. Validasi ini memperkuat komitmen kami untuk terus membangun strategi digital yang relevan, terukur, dan berorientasi pada hasil jangka panjang bagi klien,” tuturnya. Bagi Doxadigital, pencapaian ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga penanda arah ke depan. Di tengah percepatan adopsi AI, perubahan perilaku pencarian, dan meningkatnya tuntutan bisnis terhadap akuntabilitas digital marketing, Doxadigital menegaskan posisinya sebagai salah satu top digital marketing agency di Indonesia sekaligus mitra strategis yang fokus pada kejelasan strategi, eksekusi berbasis data, dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. Referensi: Digital Marketing Agency Indonesia: https://clutch.co/id/agencies/digital-marketing#leaders-matrix SEO Firm Indonesia: https://clutch.co/id/seo-firms#leaders-matrix Tentang Clutch Clutch adalah platform global terkemuka yang menyediakan riset dan ulasan B2B, membantu perusahaan dalam memilih service provider yang tepat. Clutch dikenal luas karena metodologi penilaiannya yang ketat, berbasis wawancara langsung dengan klien, analisis data proyek, serta evaluasi mendalam terhadap fokus layanan dan kemampuan delivery perusahaan. Bagi banyak decision maker, Clutch menjadi referensi utama dalam proses pemilihan partner digital yang kredibel dan berpengalaman.

Siswa SMKN 4 Malang Belajar Digital Marketing di Uraga Digital Agency Pendidikan
Pendidikan
Kamis, 06 Juni 2024 | 19:53 WIB

Siswa SMKN 4 Malang Belajar Digital Marketing di Uraga Digital Agency

Malang, katakabar.com - Siswa Sekokah Menengah Kejuruan Negeri atau SMKN 4 Malang belajar digital marketing dari Teori ke praktek di Uraga Digital Agency. Total 38 siswa jurusan Desain Komunikasi Visual dari SMK N 4 Malang melakukan kunjungan edukatif ke Uraga Digital Agency, sebuah agensi digital terkemuka di Kota Malang. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai dunia digital marketing kepada para siswa. Di kunjungan di kantor Uraga Digital Agency di Jalan Terusan Dieng Nomor 46, Malang, Jawa Timur, para siswa disambut Muhammad Dirga Ismansyah Putra, CEO dan founder Uraga Digital Agency. Dirga, telah berpengalaman selama bertahun-tahun dalam industri digital, memberikan wawasan tentang berbagai aspek digital marketing; mulai dari pembuatan konten, optimasi media sosial, hingga manajemen iklan di platform seperti Facebook, Instagram, dan Google. "Kami sangat senang bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan para siswa. Harapan kami, kunjungan ini bisa memberikan gambaran nyata tentang industri digital marketing dan menginspirasi mereka untuk memoles skill, serta berkarya dengan baik di bidang ini," kata Dirga. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk mendengar langsung bagaimana tim Uraga bekerja dalam masing-masing divisi, serta melihat bagaimana konten kreatif diproduksi dan dioptimalkan untuk berbagai platform media sosial. Menjelang akhir sesi, Dirga menjelaskan framework "Brandformance" dalam mengelola media sosial yang menjadi kiblat dari seluruh super-team Uraga. Brandformance adalah strategi pemasaran yang menggabungkan tujuan pembangunan merek (branding) dengan tujuan kinerja penjualan atau konversi (performance). Tujuan utama dari pendekatan ini adalah untuk menciptakan kesadaran merek yang kuat sambil menghasilkan hasil yang dapat diukur, seperti penjualan, lalu lintas web, atau lead. Dengan mengintegrasikan branding dan performance, perusahaan dapat memastikan upaya pemasaran mereka tidak hanya memperkuat identitas merek tapi mendorong hasil bisnis yang nyata dan terukur karena konten dan iklan berjalan beriringan. Uraga Digital Agency makin dikenal sebagai pusat pembuatan konten di Malang yang menyediakan layanan one-stop service untuk pengelolaan sosial media; mulai dari copywriting, desain, pembuatan video, hingga manajemen iklan digital. Dengan pengalaman selama bertahun-tahun, Uraga telah menjadi panutan di industri digital marketing Malang, khususnya bagi UMKM yang ingin meningkatkan branding dan penjualan melalui media sosial. Agensi ini telah membantu banyak bisnis kecil dan menengah untuk tumbuh,dan berkembang dengan strategi digital efektif dan inovatif yang dapat diakses melalui situs web jasakonten.com Sejarah Uraga Digital Agency dimulai beberapa tahun lalu, saat Dirga Isman mendirikan agensi ini dengan tujuan membantu UMKM di Indonesia dalam meningkatkan kehadiran digital mereka. Sejak berdiri, Uraga telah mengalami pertumbuhan pesat dan berhasil membangun reputasi sebagai agensi yang inovatif dan berdedikasi dalam mencetak sumber daya manusia yang mahir di dunia digital marketing. Melalui berbagai pelatihan, internship, dan workshop, Uraga tidak hanya memberikan pengetahuan teknis tentang digital marketing, tapi membekali peserta dengan keterampilan praktis yang diperlukan untuk menjadi handal di industri ini. Kunjungan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana siswa bebas bertanya tentang berbagai hal terkait dunia digital marketing dan peluang karier di industri ini. Dirga dan tim dengan antusias menjawab setiap pertanyaan, memberikan wawasan dan tips praktis bagi para siswa. Uraga Digital Agency sendiri dikenal sebagai salah satu agensi terbesar yang inovatif dan kreatif di Kota Malang, yang tidak hanya memberikan layanan pemasaran digital tetapi juga terus berkontribusi dalam edukasi dan pengembangan bakat-bakat muda di bidang ini. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan para siswa SMK N 4 Malang dapat termotivasi dan mendapatkan bekal pengetahuan yang cukup untuk menghadapi tantangan di dunia kerja, khususnya dalam industri digital yang terus berkembang pesat.