Bincang

Sorotan terbaru dari Tag # Bincang

Inovasi Produk Podcast 'Bincang di Roemah UMKM Perkebunan' BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas Sawit
Sawit
7 jam yang lalu

Inovasi Produk Podcast 'Bincang di Roemah UMKM Perkebunan' BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas

Jakarta, katakabar.com  - Sebagai upaya memperkuat ekosistem usaha dan mewujudkan UMKM Perkebunan Naik Kelas, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai BLU Kemenkeu gelar kegiatan podcast bertajuk “Bincang UMKM Perkebunan di Roemah” di Roemah UMKM BPDP @ SMESCO Indonesia, Jakarta. Kegiatan ini usung tema “Strategi UMKM Naik Kelas melalui Inovasi Produk Berbasis Komoditas Perkebunan” sebagai sarana edukasi bagi pelaku usaha di sektor perkebunan nasional. Kegiatan yang berlangsung Kamis (18/6) lalu ini menghadirkan narasumber dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan pelaku usaha, meliputi Helmi Muhansah selaku Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, serta Afdhal Aliasar selaku Founder Minang Kakao. Diskusi edukatif ini dipandu oleh Brigita Agustina sebagai pembawa acara. Podcast ini menyoroti pentingnya peran UMKM berbasis komoditas perkebunan seperti kelapa sawit, kelapa, dan kakao, dalam menciptakan nilai tambah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pada sesi diskusi, dipaparkan perjalanan inspiratif Minang Kakao dalam membangun usaha berbasis kakao, mulai dari tantangan dalam menjaga kualitas hingga strategi melakukan inovasi produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menyampaikan kegiatan podcast ini diharapkan dapat menjadi media promosi sekaligus edukasi bagi masyarakat terkait potensi usaha berbasis perkebunan. “Podcast ini menjadi sarana promosi bagi UMKM perkebunan dan diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk berwirausaha berbasis perkebunan. Melalui berbagai cerita dan pengalaman yang dibagikan, kami berharap semakin banyak masyarakat yang melihat peluang besar pengembangan usaha dari komoditas perkebunan Indonesia,” ujar Helmi. Selain berbagi pengalaman bisnis, podcast ini memaparkan berbagai dukungan BPDP untuk membantu pelaku usaha naik kelas melalui penguatan ekosistem, sinergi pemerintah-pelaku usaha, peningkatan informasi pasar, serta perluasan promosi produk perkebunan melalui kanal digital. Melalui aktivasi Roemah UMKM BPDP di SMESCO Indonesia, pelaku usaha juga didorong untuk terus meningkatkan kapasitas dalam menghasilkan produk turunan yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi bagian penting dari upaya   memastikan UMKM Perkebunan Naik Kelas dengan memanfaatkan potensi kekayaan perkebunan Indonesia. Seluruh rangkaian diskusi ini akan ditayangkan melalui kanal YouTube dan media sosial resmi BPDP untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan serta motivasi bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk berkualitas yang memiliki nilai tambah tinggi agar mampu naik kelas secara konsisten

Soal Apa Nih! Kapolres Inhu Bincang Hangat dengan WBP Rutan Rengat Hukrim
Hukrim
Selasa, 06 Mei 2025 | 11:03 WIB

Soal Apa Nih! Kapolres Inhu Bincang Hangat dengan WBP Rutan Rengat

Indragiri Hulu, katakabar.com - Pihak Rutan Kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu, Riau terima kunjungan persahabatan sesama instansi penegak hukum, yakni AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kapolres Indragiri Hulu, Senin (5/5). Menurut Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan atau Ka KPR, Wan Rezwanda, beliau datang tidak sekadar 'silahturahmi' tapi memberikan arahan Kamtibmas kepada saudara warga binaan pemasyarakatan atau WBP. “Sedang menjalani pembinaan atas hukuman putusan pengadilan tetap jaga Kamtibmas dan kondusifitas supaya menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya,” jelas Wan Rezwanda meneruskan pesan orang nomor satu di Kepolisian Indragiri Hulu itu. Kata Wan Rezwanda, beliau sempat lakukan pengecekan sel tahanan sebagai kamar hunian yang didampingi oleh beberapa pejabat utama di Polres Inhu dan Kepala Rutan Rengat, Ridar Firdaus Ginting, diikuti Kasubsi Pengelolaan, David Soroz dan pejabat utama dari Rutan Rengat melakukan perbincangan dengan beberapa WBP di sana. “Bagi kami kunjungan Kamtibmas kali ini menunjukkan Polri dan lembaga Kemenkumham bersatu padu dalam menjaga kondusifitas baik dari luar hingga di dalam lembaga Rutan itu sendiri,” imbuhnya. Dengan adanya kunjungan ini, pihaknya berharap dapat semakin memacu kesadaran WBP tentang pentingnya menjaga kondusifitas di dalam Rutan. "Saya berharap dan meyakini atas kunjungan ini memicu kesadaran WBP dalam menjaga keamanan, sehingga terjauhkan dari segala macam tindak pidana, karena tujuan akhir setelah menjalani masa tahanan akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi saat hadir di tengah-tengah masyarakat itu sendiri," paparnya.

Sokong Akselerasi Pasar UMKM, Sampoerna Taja Bincang Wirausaha Nasional di Jakarta Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 01 Mei 2024 | 17:12 WIB

Sokong Akselerasi Pasar UMKM, Sampoerna Taja Bincang Wirausaha Nasional di Jakarta

Jakarta, katakabar.com - PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), melalui program pemberdayaan UMKM “Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC)” di bawah payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia", taja Bincang Wirausaha Nasional di Auditorium Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Selasa di penghujung April 2024 lalu. Acara yang disiarkan secara daring di tiga 6 provinsi lainnya, Daerah Khusus Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Bali ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terkait komunitas dan jejaring dalam mendukung akselerasi pasar wirausaha, sekaligus menyampaikan inisiatif yang akan digelar melalui program “SMEs Market Acceleration & Global Access Tap-in (SEMANGAT).” Program SEMANGATbekerja sama dengan Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) ini berjalan hingga Oktober 2024 dengan target penerima manfaat sekitar 2.000 peserta UMKM di Indonesia. Yayasan INOTEK sendiri sebuah inkubator bisnis yang didirikan pada 17 Januari 2008 untuk mendukung pengembangan usaha pemula, kecil dan menengah yang berbasis teknologi tepat guna. Selama mengikuti program, para penerima manfaat dibekali dengan berbagai materi pengembangan kapasitas usaha, khususnya yang terkait dengan strategi perluasan akses pasar. Hal ini sejalan dengan usaha mencapai visi Indonesia 2045 yang ingin menjadi negara maju dan salah satu dari lima kekuatan ekonomi dunia dengan kualitas manusia yang unggul serta menguasai Ilmu pengetahuan dan teknologi, kesejahteraan rakyat yang jauh lebih baik dan merata, serta ketahanan nasional dan tata kelola kepemerintahan yang kuat dan berwibawa. Dalam pelaksanaan Program SEMANGAT, SETC dan INOTEK menggandeng beberapa mitra strategis, di antaranya adalah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Provinsi Bali. Dengan kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini, target peserta yang hadir baik secara daring maupun luring diharapkan mencapai 300 orang. Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha, Kementerian Koperasi dan UKM, Christina Agustin yang hadir di kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas kegiatan Bincang Wirausaha Nasional dan inisiasi Program SMEs Market Acceleration & Global Access Tap-in ini. “Upaya seperti ini harus berjalan secara konsisten dan beriringan dengan upaya pemerintah. Tahun lalu Kemenkop memiliki banyak program kemitraan yang mempertemukan UKM domestik dan perusahaan multinasional dimana perusahaan berkontribusi untuk memberikan bimbingan kepada pelaku usaha agar sesuai dengan kebutuhan industri," kata Christina. Kepala Urusan Eksternal Sampoerna, Ishak Danuningrat menimpali, Sampoerna berkomitmen untuk berperan aktif dalam pertumbuhan kewirausahaan, khususnya melalui pengembangan komunitas binaan SETC. “Melalui Payung Program Keberlanjutan Sampoerna Untuk Indonesia, kami senantiasa berperan aktif dalam sektor kewirausahan untuk terus bertumbuh sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional,” ujar Ishak. Sekretaris Dewan Pengurus Yayasan INOTEK, Indra Uno menuturkan, pengembangan komunitas wirausaha bukanlah semata-mata tentang menciptakan kesempatan bisnis baru, tetapi juga tentang membangun ekosistem yang mendukung, menginspirasi, dan membimbing satu sama lain. "UMKM boleh bergabung di beberapa komunitas untuk membesarkan jaringannya dan memperluas rantai distibusinya, dan di dalam komunitas semua ini dapat difasilitasi," ajaknya. Di tengah tantangan dan dinamika yang kita hadapi, ucap Indra, kolaborasi dan semangat gotong-royong menjadi kunci keberhasilan. Kontak: Narahubung Media Dewi Suryani General Manager INOTEK Foundation Email : [email protected]