Bukit Batu, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, dan Kesejahteraan Rakyat, Andris Wasono, sambut kedatangan Kunjungan Kerja atau Kunker Gubernur Riau, Abdul Wahid beserta rombongan di kawasan Industri Desa Buruk Bakul, Jumat (21/3) kemarin.
Kunjungan Orang Nomor Satu di 'Bumi Lancang Kuning' nama lain dari Provinsi Riau langsung ketitik lokasi Kawasan Industri tersebut, didampingi Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Eri Ikhsan, Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Riau, Boby dan Dinas Perizinan Satu Pintu, Helmi.
"Riau letaknya sangat strategis, kita harus mencari titik-titik yang harus kita dorong untuk industrialisasi tumbuh dan berkembang, salah satunya lokusnya kawasan industri Bukit Batu," ujar Gubri, dilansir dari laman resmi Diskominfotik Bengkalis, Sabtu (22/3).
Menurut Abdul Wahid, dirinya tidak hanya menerima laporan tapi langsung lihat kelapangan kawasan industri Desa Buruk Bakul ini tempatnya memang sangat strategis tidak jauh dari akses tol Dumai-Pekanbaru sejauh 60 kilometer. Sehingga potensi seperti ini bisa menjadi pilihan kita untuk mengembangkan industri baru.
Untuk menarik para investor, jelasnya, kita akan memberi kemudahan bagi calon investor, salah satunya kita mengusulkan kepada Pemerintah Pusat atau Pempus soal Proyek Strategis Nasional (PSN), kalau sudah masuk PSN skala fasilitas berinvestasi itu disiapkan.
"Kami telah berunding dengan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bengkalis bersama Pemerintah Provinsi atau Pemprov Riau bagaimana membuat Badan Usaha Bersama (BUB), sehingga tidak ada lagi yang mengelola pemerintahan tapi dikelola oleh perusahaan daerah, sehingga dari perjanjian dan pola kerjanya bisnis to bisnis dan perusahaan ini lebih luas dan lebih lincah," imbuhnya.
Beberapa bulan lalu, cerita Gubri, sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat atau Pempus melalui Badan Investasi Nasional, Rosan dan Menko, Erlangga, menceritakan kondisi Riau yang butuh perhatian yang serius untuk ditangani, sebab Riau ini punya potensi sumber daya alam dan letak geografisnya yang luar biasa," terangnya.
Asisten I,.Andris Wasono menyatakan sangat bersyukur dengan adanya kunjungan langsungGubernur Riau di kawasan industri Desa Buruk Bakul ini, dan berharap semoga ini dapat terealisasi dan pastinya berdampak bagi ekonomi masyarakat sekitarnya.
"Alhamdulillah, kita sangat bersyukur sekali Pak Gubernur meninjau langsung kawasan industri yang direncana, awalnya ini bernama Kawasan Industri Desa Buruk Bakul (KIDBB) tapi Pak Gubernur telah memberi nama baru, yakni Kawasan Industri Bukit Batu (KIBB), sebab lokasinya di Kecamatan Bukit Batu, ulas Andris Wasono.
Sedang, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Asep Setiawan selaku perwakilan dari masyarakat Kecamatan Bukit Batu menimpali, semoga kunjungan Gubri ini menjadi langkah awal untuk merealisasikan pembangunan, dan langkah awal keberkahan, serta berharap semoga Kabupaten Bengkalis menjadi prioritas pembangunan Provinsi Riau ke depan.
"Kami berharap selain Kawasan Industri Bukit Batu ini, jalan poros merupakan kewenangan Provinsi yakni dari Siak Kecil tembus ke Dumai yang sudah rusak sehingga sering terjadi kecelakaan dan tindakan kriminal agar juga dapat diprioritaskan," beber Asep Setiawan.
Di kunjungan kerja tersebut hadir Kepala Bappeda Bengkalis, Rinto, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Irmi Syakip Arsalan dan Asep Setiawan, Dishub Kabupaten Bengkalis, Adi, Camat Bukit Batu, Acil, Camat Siak Kecil, Syahnan, Kapolsek Bukit Batu, Rohani, Pj Kades Buruk Bakul, Hasanuddin, Babinkantibmas Desa Buruk Bakul, Iwan dan masyarakat Desa Buruk Bakul. (Infotorial)
Bupati Bengkalis Sambut Gubri Kunker di Kawasan Industri Desa Buruk Bakul
Diskusi pembaca untuk berita ini