Duri, katakabar.com - Masyarakat Duri Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis dikejutkan adanya penemuan bayi laki-laki diperkirakan baru umur 1 hari di belakang rumah warga Jalan Sejahtera Gang Arjuna-Gang Pandawa RT 01 RW 27 Kelurahan Air Jamban, Kamis (15/8) sekitar pukul 06.00 WIB, pagi.
Kepala Kepolisian Sektor atau Kapolsek Kecamatan Mandau, Kompol Hairul Hidayat kepada wartawan lewat siaran persnya, Kamis siang menerangkan, penemuan bayi laki-laki berdasarkan keterangan Saksi IV, anak pemilik rumah tempat ditemukan bayi laki-laki pas di belakang rumahnya, sekitar pukul 06.00 WIB.
"Saat itu, Saksi IV hendak ke kamar kecil, saat itu mendengar tangisan bayi yang berasal dari belakang rumah," ujar Kapolsek Mandau.
Terus, kata Kompol Hairul, Saksi IV panggil Saksi I dan Saksi II menyatakan, ada suara tangisan bayi di belakang rumah. Mereka bersama-sama pergi melihat ke belakang rumah, dan mendapati seorang bayi yang menangis posisi telungkup.
"Lantaran takut, Saksi I memanggil Saksi V tetangga persis di sebelah rumahnya, dan bersama-sama melihat ke lokasi tempat ditemukannya bayi tersebut," ulas Kompol Hairul.
Saksi V, terang Kompol Hairul, kemudian mengambil selimut untuk bayi yang ditemukan tersebut, sebab saat ditemukan bayi tidak memakai pakaian atau tidak memakai alas apapun.
"Setelah itu tetangga, dan warga sekitar ramai mendatangi lokasi untuk melihat bayi yang ditemukan. Lalu, warga menghubungi pihak kepolisian atas kejadian penemuan bayi tersebut," ucapnya.
Menurut keterangan dari Para Saksi dan Warga, tutur Kapolsek Mandau, belum ada mencurigai siapa pelaku pembuangan bayi laki-laki tersebut. Piket Polsek Mandau dan Bhabinkamtibmas Air Jamban serta Babinsa tiba di lokasi penemuan bayi sekitar pukul 07.30 WIB. Dari lokasi didapatkan informasi, Bayi ditemukan di belakang rumah Saksi I keadaan telungkup dengan tali pusar masih terpasang, tanpa alas, dan tidak menggunakan pakaian.
"Bayi yang ditemukan berkelamin laki-laki diperkirakan berumur 1 hari," jelasnya.
Saat di lokasi, cerita Kapolsek Mandau, dilakukan pemotongan tali pusar bayi oleh seorang bidan, Ida warga sekitar lokasi saat kejadian dijemput oleh warga sekitar untuk melakukan pertolongan pertama kepada bayi yang ditemukan.
"Di lokasi ditemukan bercak darah pada dinding kamar mandi atau WC yang berbahan seng, diperkirakan bayi dilempar ke arah dinding seng oleh seseorang yang membuang bayi laki-laki tersebut," imbuhnya.
Nah, sambung Kompol Hairul, sekitar pukul 08.15 WIB Piket Polsek Mandau bersama warga membawa bayi laki-laki ke Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Mandau dengan menggunakan Mobil Patroli Polsek Mandau.
"Dari hasil pemeriksaan Tim Medis IGD Kebidanan RSUD Mandau didapatkan hasilnya, Bayi datang dalam keadaan kotor penuh dengan rumput, dilakukan pembersihan terhadap bayi petugas medis, terdapat luka lecet pada lengan sebelah kanan, Bayi berkelamin laki-laki diperkirakan umur kelahiran 1 hari atau umur kehamilan diperkirakan 37 minggu perhitungan waktu kelahiran termasuk waktu yang normal," terangnya.
Dokter Jaga IGD Kebidanan RSUD Mandau, dr. Jaro Syafi'i menjelaskan, saat ini kondisi bayi keadaan menurun karena saturasi atau kandungan oksigen dalam tubuh sekitar 67 persen yang seharusnya minimal pada bayi di atas 95 persen, untuk berat badan 2,1 kilogram.
"Untuk keadaan kaki dan tangan keadaannya membiru disebabkan karena kekurangan oksigen tersebut," bebernya.
Selanjutnya bayi dirujuk ke dokter spesialis anak RSUD Kecamatan Mandau. Saat ini untuk yang menjamin perawatan bayi di RSUD Kecamatan Mandau, yakni Saksi VI, Sabaruddin 46 tahun.
Diduga Dibuang Masyarakat Mandau Dikejutkan Penemuan Bayi Laki-laki di Belakang Rumah Warga
Diskusi pembaca untuk berita ini