Pelalawan, katakabar.com - Kecalakan lalu lintas melibatkan truk colt diesel BM 9927 Bu dengan Kendaraan Grand max bernopol BM 8243 GD membuat Kemacetan puluhan kilometer terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) kilometer 37 Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Senin (22/12), persisnya jalan tikungan kekanan dari arah Pangkalan Kerinci menuju Pekanbaru.
Beruntung kemacetan puluhan kilometer ini disebabkan oleh kecelakaan antara truk colt diesel dan Grand max cepat teratasi oleh Polisi lalu lintas Polres Pelalawan .
Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Rizkyan Tatit Hanafi, menjelaskan insiden tersebut melibatkan sebuah truk colt diesel bermuatan brondolan kelapa sawit dengan pengedara Grand Max diduga kelalaian dari pengemudi truk colt diesel.
“Truk tersebut diduga bergerak kekanan jalan terdapat marka jalan utuh, sehingga menabrak dari arah berlawanan," ujar Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Rizkya Tatit Hanafi, kepada katakabar.com.
Akibat tabrakan tersebut, kata AKP Rizkya, truk pengangkut sawit terguling dan melintang di badan jalan, menyebabkan muatan brondolan sawit berserakan dan menutup hampir seluruh akses jalan. Peristiwa ini menjadi penyebab utama tersendatnya arus lalu lintas dari dua arah, baik dari Pekanbaru maupun dari arah Pangkalan Kerinci.
"Kecelakaan terjadi sejak pagi hari dan langsung ditangani oleh petugas kepolisian, di kilometer 37 melibatkan dua kendaraan dan menjadi penyebab utama kemacetan. Sejak pagi kejadian tersebut langsung kami tangani dan pegemudi grand max mengalami luka patah kaki kanan sedangkan pegemudi truk colt diesel luka memar di dada, untuk kedua pengemudi selamat tidak ada korban jiwa telah dilarikan ke rumah sakit Pekanbaru,” sebut AKP Rizkyan.
Untuk mengurai kemacetan, personel Satlantas Polres Pelalawan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengatur arus lalu lintas. Sebagian personel juga difokuskan untuk proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan agar arus lalu lintas dapat kembali berjalan normal.
Setelah truk yang terguling berhasil dievakuasi dan digeser ke tepi jalan, petugas sempat memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas. Secara bertahap, kondisi lalu lintas mulai berangsur pulih dan penumpukan kendaraan perlahan terurai.
AKP Rizkyan Tatit Hanafi juga mengimbau kepada para pengendara untuk tetap bersabar dan mematuhi aturan berlalu lintas.
“Kami mengimbau pengendara agar membudayakan antre dan tidak saling serobot. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali,” tandasnya.
Lakalantas di Pelalawan Truk Brondolan vs Grand Max Satu Pengemudi Patah Tulang
Diskusi pembaca untuk berita ini