WSD 2025: LindungiHutan Ajak Publik Pulihkan Tanah Lewat Aksi Penanaman Pohon Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 06 Desember 2025 | 12:33 WIB

WSD 2025: LindungiHutan Ajak Publik Pulihkan Tanah Lewat Aksi Penanaman Pohon

Semarang, katakabar.com - Setiap tahun pada 5 Desember, dunia memperingati World Soil Day, sebuah momentum global untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya tanah sebagai penopang kehidupan. Tanah fondasi dari 95 persen pangan dunia, rumah bagi seperempat keanekaragaman hayati, sekaligus penyerap karbon alami yang dapat membantu menahan laju perubahan iklim. Tetapi, kondisi tanah di berbagai wilayah Indonesia kini berada dalam titik kritis akibat erosi, abrasi pesisir, deforestasi, hingga pencemaran. Menanggapi tantangan tersebut, LindungiHutan, platform crowdfunding dan kolaborasi penghijauan berbasis teknologi, mendorong keterlibatan publik dan korporasi untuk berkontribusi pada upaya pemulihan kesehatan tanah melalui program penanaman pohon dan restorasi ekosistem. Melalui ribuan kampanye yang tersebar dari pesisir hingga pegunungan, LindungiHutan telah memberdayakan masyarakat lokal untuk menanam dan merawat berbagai jenis pohon yang terbukti membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan, dan mencegah erosi. “Tanah yang sehat adalah syarat utama bagi keberlanjutan pangan, air, dan kehidupan. Pemulihan tanah tidak bisa dilakukan tanpa tindakan kolektif. Melalui penanaman pohon, terutama mangrove di wilayah pesisir, kami melihat dampak nyata, termasuk abrasi berkurang, tanah kembali stabil, dan mata pencaharian warga membaik,” ujar Ben, CEO LindungiHutan. Isu kerusakan tanah memang bukan sekadar ancaman ekologis, namun juga sosial. FAO memperkirakan dunia kehilangan hingga 24 miliar ton tanah subur setiap tahun, sementara setengah dari lahan pertanian global mengalami degradasi. Di Indonesia, kawasan pesisir menjadi titik paling rentan akibat abrasi dan intrusi air laut. Akar mangrove berperan penting menahan sedimen, sehingga menjadi salah satu solusi restorasi tanah yang paling efektif. Melalui kemitraan dengan komunitas, relawan, dan perusahaan, LindungiHutan menyediakan layanan penanaman pohon, penilaian dampak lingkungan, monitoring berbasis foto, serta pendampingan jangka panjang kepada petani bibit dan warga setempat. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap pohon yang ditanam tidak hanya tumbuh, tetapi memberikan manfaat ekologis yang terukur, mulai dari peningkatan kualitas tanah hingga penyerapan karbon. Peringatan World Soil Day (WSD) 2025 menjadi ajakan terbuka bagi publik untuk kembali melihat tanah sebagai aset vital yang harus dijaga. Pemulihan tanah adalah investasi jangka panjang, dan setiap pohon yang ditanam hari ini akan menentukan kualitas kehidupan generasi yang akan datang. Melalui kolaborasi dengan LindungiHutan, siapa pun dapat mengambil bagian dalam upaya memulihkan tanah Indonesia dari akar hingga kanopi.

Gerakan Pramuka SMPN 11 Pekanbaru Wujudkan Empati Lewat Aksi Kemanusiaan Riau
Riau
Sabtu, 29 November 2025 | 15:42 WIB

Gerakan Pramuka SMPN 11 Pekanbaru Wujudkan Empati Lewat Aksi Kemanusiaan

Pekanbaru, katakabar.com - Gerakan Pramuka SMPN 11 Pekanbaru kembali menunjukkan komitmen menanamkan nilai kepedulian dan empati kepada sesama. Melalui kegiatan Aksi Kemanusiaan Peduli Bencana Alam, para anggota Pramuka Penggalang turun langsung melakukan penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi dari Dasa Dharma Pramuka, khususnya poin “Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia”. Para peserta didik terlibat langsung dalam penggalangan dana di berbagai titik strategis di Kota Pekanbaru, dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab. Pembina Pramuka SMPN 11 Pekanbaru, Dhimas Sriagung Mulya S, menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar penggalangan dana, tetapi juga proses pendidikan karakter bagi peserta didik. “Kami ingin membentuk generasi muda yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Melalui kegiatan ini, para siswa belajar tentang empati, solidaritas, dan pentingnya bergerak bersama untuk membantu mereka yang sedang mengalami musibah. Inilah wujud nyata pendidikan karakter dalam Gerakan Pramuka,” ujarnya. Ia menegaskan keikutsertaan peserta didik dalam aksi kemanusiaan ini merupakan pengalaman berharga yang akan membentuk kepribadian mereka sebagai calon pemimpin masa depan. “Semoga bantuan yang dikumpulkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, dan semoga semangat peduli ini terus tumbuh dalam diri seluruh anggota Pramuka,” tambahnya. Kepala SMPN 11 Pekanbaru turut memberikan apresiasi atas gerakan positif ini. Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan visi sekolah untuk mencetak generasi yang berakhlak mulia, berdisiplin, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Melalui aksi ini, Gerakan Pramuka SMPN 11 Pekanbaru menegaskan perannya sebagai wadah pembentukan karakter yang aktif, responsif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.

LindungiHutan Dorong Aksi Komunitas di Pantai Bahagia Bekasi Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 22 November 2025 | 13:11 WIB

LindungiHutan Dorong Aksi Komunitas di Pantai Bahagia Bekasi

Bekasi, katakabar.com - Di ujung pesisir Bekasi, di mana Sungai Cisadane bermuara ke Laut Jawa, terdapat kawasan yang tidak hanya menghadapi ancaman ekologis, tetapi menyimpan potensi pemberdayaan masyarakat lokal. Pantai Bahagia, yang menjadi lokasi penanaman mangrove oleh LindungiHutan, kini berkembang bukan hanya sebagai lahan konservasi, tetapi sebagai pusat community development, tempat warga dan relawan berkolaborasi untuk membangun masa depan yang hijau dan berkelanjutan. Urgensi memperkuat ekosistem di Pantai Bahagia sangat besar. Abrasi pantai di kawasan ini menciptakan kerentanan serius terhadap intrusi air laut dan sedimentasi, bila dibiarkan dapat mengikis lahan pesisir dan merusak kehidupan masyarakat pesisir. Tanpa tindakan nyata, kapasitas alam untuk menyerap goncangan iklim akan melemah, sementara risiko terhadap pemukiman lokal terus bertambah. LindungiHutan telah menanam lebih dari 108.895 pohon mangrove di Pantai Bahagia, pilihan jenis Rhizophora sp. sangat strategis, akarnya yang kuat membantu menahan sedimen laut, memperlambat laju abrasi, dan menjaga stabilitas garis pantai. Lebih dari sekadar menanam pohon, program di lokasi ini dirancang untuk memberikan dampak sosial yang berkelanjutan melalui keterlibatan komunitas lokal. Warga setempat dan peserta program bisa berpartisipasi dalam workshop kreatif yang mengolah hasil mangrove menjadi produk turunan seperti kripik mangrove, sirup, hingga batik ramah lingkungan. Pelatihan-pelatihan ekonomi kreatif berbasis lingkungan ini tidak hanya memberikan nilai tambah ekonomi, tetapi juga menguatkan hubungan antara masyarakat dan ekosistem mangrove yang mereka jaga. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa konservasi tidak hanya bermanfaat untuk alam, tetapi juga untuk kesejahteraan manusia. Dari sisi ekologi, mangrove yang tumbuh dengan sehat di Pantai Bahagia memberi manfaat besar: menjaga keanekaragaman hayati pesisir, menjadi habitat berbagai spesies, dan menyerap karbon secara signifikan. Dari sisi sosial, program community development membuka ruang bagi warga untuk meningkatkan keterampilan, membangun usaha berbasis alam, dan merasakan manfaat langsung dari pelestarian ekosistem. "Menanam pohon di sini bukan sekadar menjaga alam; ini soal menjaga masa depan kami dan anak cucu," ujar salah satu warga aktif dalam program. Pendekatan partisipatif seperti ini memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap hutan bakau, sekaligus memperkokoh semangat kolektif untuk menjaga pesisir Bekasi tetap stabil dan produktif. LindungiHutan mengajak masyarakat, komunitas, serta perusahaan untuk ikut dalam gerakan hijau di Pantai Bahagia. Aksi menanam, belajar bersama warga lokal, dan mendukung produk ramah lingkungan bukan hanya investasi ekologis, tetapi juga investasi sosial. Melalui keterlibatan kolektif, kita dapat memastikan hutan mangrove di Bekasi tidak hanya tumbuh, tetapi juga menjadi sumber kehidupan dan harapan jangka panjang.

LindungiHutan Ajak Semua Pihak Tingkatkan Aksi Karbon Nyata di Hari Nol Emisi Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 26 September 2025 | 13:35 WIB

LindungiHutan Ajak Semua Pihak Tingkatkan Aksi Karbon Nyata di Hari Nol Emisi

Semarang, katakabar.com - Peringatan Zero Emissions Day atau Hari Nol Emisi setiap 21 November jadi sebuah momentum penting untuk mendorong pengurangan emisi gas rumah kaca secara nyata. Indonesia telah menetapkan target net zero emissions pada 2060, tapi data terbaru menunjukkan bahwa jalan menuju sasaran ini masih panjang dan penuh tantangan. Menurut laporan An Energy Sector Roadmap to Net Zero Emissions in Indonesia oleh IEA dan Kementerian Energi, sektor energi menjadi penyumbang terbesar emisi CO₂ di Indonesia. Sekalipun elektrifikasi dan efisiensi energi digadang-gadang sebagai solusi utama, lebih dari 70 persen pembangkit listrik di Indonesia masih berasal dari bahan bakar fosil. Untuk mencapai net zero di tahun 2060, roadmap menyebut bahwa pembangkit fosil harus dikurangi drastis, dengan porsi energi terbarukan yang terus ditingkatkan. Menurut data terbaru EDGAR mencatat emisi gas rumah kaca global tahun 2023 mencapai 53,0 gigaton CO₂-eq, naik sekitar 1,9% dibanding tahun sebelumnya. Sedang, data Climate Change Tracker menunjukkan, emisi gas rumah kaca di Indonesia per kapita mencapai hampir 6,9 ton CO₂-eq per orang per tahun, yang dikategorikan sebagai “tinggi”, terutama karena ketergantungan pada batu bara dan emisi lahan gambut/lahan penggunaan lahan lainnya. LindungiHutan menyikapi Hari Nol Emisi ini dengan mengajak masyarakat, brand, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat aksi penghijauan dan konservasi alam sebagai salah satu cara paling efektif untuk menyerap karbon dan memperkuat daya dukung lingkungan. Program penghijauan yang melibatkan penanaman pohon di hulu sungai dan wilayah pesisir, mangrove, serta restorasi ekosistem alam menjadi bagian dari solusi nyata. “Zero Emissions Day bukan sekadar simbol. Ini adalah panggilan tindakan. Setiap pohon yang ditanam, setiap hektar hutan yang direstorasi, adalah bagian dari solusi untuk memutus rantai emisi yang terus meningkat. LindungiHutan berkomitmen untuk memperluas kerja sama agar aksi karbon ini bukan milik sedikit orang, tetapi tanggung jawab kolektif,” kata Siktiyana, Head Content and Marketing LindungiHutan. Di sisi kebijakan, Indonesia juga memperkuat regulasi, termasuk Peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Sistem Registri Nasional atau SRN, serta dukungan terhadap skema perdagangan karbon domestik dan sertifikasi emisi. Meski demikian, keterbatasan pemantauan, transparansi data, dan kapasitas lokal masih menjadi hambatan yang perlu segera diatasi. LindungiHutan mengajak publik untuk ikut ambil bagian melalui program seperti penanaman bibit pohon, restorasi mangrove, dan pemanfaatan fitur, seperti carbon offset dan Sustainabilitree.

PKC PMII Apresiasi Aksi Cepat Tanggap Kapolda Riau Tangani Karhutla Riau
Riau
Senin, 21 Juli 2025 | 15:08 WIB

PKC PMII Apresiasi Aksi Cepat Tanggap Kapolda Riau Tangani Karhutla

Pekanbaru, katakabar.com - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PKC PMII Riau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, atas kesigapan, dan komitmen menangani kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Provinsi Riau. Wakil Ketua II Bidang Eksternal PKC PMII Riau, Rachdinal mengatakan, respon cepat Kapolda Riau yang maju ke garis depan untuk memadamkan api Karhutla bentuk nyata dari kebijakan “Green Policing”. “Kapolda Riau harus bertungkus lumus berada di garis depan saat memadamkan api karhutla. Ini adalah bentuk keberpihakan luar biasa terhadap lingkungan hidup sesuai dengan kebijakan Green Policing yang beliau gagas,” ujar Rachdinal, Jumat (19/7). Menurutnya, mengendalikan api bukanlah hal yang mudah di tengah musim kemarau saat ini, lantas aksi nyata Kapolda Riau dalam menangani Karhutla di 'Bumi Lancang Kuning' tentunya perlu didukung semua pihak. “Berkat gerak cepat Kapolda Riau bersama tim ke lokasi kejadian karhutla di Rohil maka bisa dikatakan kebakaran tidak menjadi lebih luas,” ujarnya. Rachdinal menambahkan, upaya pencegahan dan penanggulangan agar bisa lebih dioptimalkan sehingga ke depan kejadian karhutla bisa ditekan atau dihentikan. Sebab, Karhutla tidak hanya berdampak terhadap keselamatan manusia tetapi juga mengancam makhluk hidup lainnya. PKC PMII Riau juga dukung langkah-langkah tegas Kapolda Riau untuk menindak pelaku pembakaran lahan di Riau. “Kami mendukung statemen Kapolda Riau untuk menindak tegas semua pelaku pembakaran lahan, apalagi tidak pandang bulu termasuk mafia lingkungan bahkan perusahaan,”

Aksi Tanam Pohon 2025, LindungiHutan Rilis Data CSR Teraktif Lingkungan
Lingkungan
Senin, 07 Juli 2025 | 18:10 WIB

Aksi Tanam Pohon 2025, LindungiHutan Rilis Data CSR Teraktif

Semarang, katakabar.com - Sempena memperingati komitmen kolektif pelestarian lingkungan, LindungiHutan merilis data terbaru mengenai perusahaan-perusahaan yang paling aktif dukung kegiatan penghijauan melalui program Corporate Social Responsibility atau CSR. Di antara perusahaan paling menonjol tahun ini adalah PT Bussan Auto Finance atau BAF, melalui inisiatif BAF ECO Move, telah melakukan penanaman mangrove secara konsisten dari tahun 2023 di berbagai wilayah pesisir. Melalui kerja sama dengan LindungiHutan, BAF telah merealisasikan aksi tanam pohon di tiga lokasi strategis sepanjang Mei 2025, yakni Pantai Mangunharjo di Semarang, Pantai Indah Kapuk di Jakarta Utara, dan Pantai Kartika Jaya di Kendal. Lokasi-lokasi ini dipilih lantaran mengalami tekanan lingkungan cukup tinggi, seperti abrasi pantai, dan degradasi ekosistem pesisir, sehingga membutuhkan intervensi ekologis yang cepat dan berkelanjutan. Selain itu, ketiga lokasi kawasan pesisir yang rentan terhadap abrasi dan penurunan kualitas lingkungan akibat aktivitas manusia dan perubahan iklim. Di masing-masing wilayah, penanaman mangrove menjadi fokus utama sebagai solusi alami dalam menahan laju abrasi, meningkatkan kualitas air, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis fauna pesisir. "Keterlibatan korporasi seperti BAF dukung program pemulihan lingkungan menunjukkan bahwa sektor bisnis dapat berperan aktif dalam menjaga keseimbangan ekosistem," ujar Miftachur "Ben" Robani, CEO LindungiHutan. Menurut data LindungiHutan, kata Ben, kontribusi CSR dari sektor swasta alami peningkatan pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Program BAF ECO Move 2025 menjadi salah satu contoh implementasi CSR yang berorientasi pada dampak jangka panjang. Selain aksi tanam pohon, kegiatan ini melibatkan edukasi lingkungan bagi komunitas lokal dan pemberdayaan petani penggerak yang menjadi ujung tombak pemulihan ekosistem. "Kami mencatat adanya peningkatan partisipasi dari sektor swasta, tidak hanya dalam bentuk pendanaan, tetapi juga dalam keterlibatan langsung karyawan mereka di lapangan," ucap Aminul Ichsan, Ketua Yayasan LindungiHutan. Menurut Global Mangrove Alliance (2023), Indonesia memiliki sekitar 20 persen hutan mangrove dunia, namun ekosistem ini terus terancam alih fungsi lahan. Di tengah tekanan tersebut, aksi seperti penanaman mangrove bersama BAF menjadi langkah penting. Riset pun menunjukkan lonjakan minat terhadap konservasi mangrove, menandai urgensi pemulihan ekosistem pesisir secara kolaboratif

Dukung Aksi Konservasi, Brand Kini Bisa Pilih Skema CSR Bersama LindungiHutan Lingkungan
Lingkungan
Senin, 12 Mei 2025 | 11:17 WIB

Dukung Aksi Konservasi, Brand Kini Bisa Pilih Skema CSR Bersama LindungiHutan

Semarang, katakabar.com - Di tengah meningkatnya tekanan lingkungan, dan ekspektasi konsumen terhadap keberlanjutan, brand kini didorong untuk tidak sekadar menjual, tapi berkontribusi. Melalui program Collaboratree, LindungiHutan memberikan jalan bagi perusahaan untuk terlibat langsung dalam konservasi lingkungan melalui tiga skema kolaborasi, yakni Product Bundling, Service Bundling, dan Project Partner. Bentuk kolaborasi ini memberi fleksibilitas pada perusahaan untuk memilih keterlibatan sesuai lini bisnis mereka. Ini termasuk pilihan menggabungkan produk dengan aksi tanam pohon, menyisipkan kontribusi konservasi dalam layanan digital, atau membangun proyek jangka panjang di lokasi terdampak krisis iklim. Hingga awal Mei 2025, LindungiHutan telah menanam lebih dari 1 juta pohon di 40+ lokasi dari pesisir, hutan adat, hingga taman nasional, dengan lebih dari 400 ton CO₂eq terserap secara kolektif. Salah satu brand lokal mengadopsi Product Bundling dengan setiap produk yang dibeli mewakili satu pohon tertanam. Konsumen pun dapat melihat laporan digital perkembangan pohonnya, mulai dari lokasi tanam, jenis spesies, hingga dampak karbon yang dihasilkan. Sedang, perusahaan teknologi finansial menggandeng LindungiHutan lewat Service Bundling, di mana tiap transaksi layanan tertentu mendanai kegiatan penghijauan di area yang telah mengalami abrasi parah. Bagi perusahaan yang ingin memberi dampak jangka panjang, skema Project Partner menjadi pilihan strategis. Pada kerja sama ini, perusahaan tidak hanya mendanai, tapi mendesain proyek konservasi berbasis komunitas bersama LindungiHutan, termasuk perencanaan lokasi, jenis vegetasi, dan pelibatan petani lokal sebagai penggerak lapangan. “Brand kini melihat keberlanjutan bukan sekadar citra, tapi bagian dari sistem nilai. Collaboratree membantu menjembatani niat baik itu dengan aksi nyata di lapangan,” ujar Miftachur “Ben” Robani, CEO LindungiHutan.

Cegah Aksi Premanisme, Polres Kepulauan Meranti Operasi Pekat LK 2025 Riau
Riau
Minggu, 11 Mei 2025 | 12:43 WIB

Cegah Aksi Premanisme, Polres Kepulauan Meranti Operasi Pekat LK 2025

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Guna mendukung Operasi Pekat Lancang kuning 2025, Polres Kepulauan Meranti gelar giat patroli dan razia di sejumlah titik rawan, Sabtu (10/5) malam. Langkah ini dilakukan untuk mencegah aksi premanisme, serta penyakit masyarakat lainnya yang meresahkan warga. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kasat Intelkam, Iptu Roly Irvan mengatakan, kegiatan ini bagian dari rangkaian Ops Pekat atau Penyakit Masyarakat lancang kuning 2025. "Patroli difokuskan pada lokasi yang dinilai rawan tindak kriminalitas, seperti aksi premanisme, C3 maupun gangguan Kamtibmas lainnya," ujarnya. Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan tindakan yang mengarah pada premanisme atau tindak kejahatan lainnya. “Kami tidak akan mentolerir segala bentuk aksi premanisme yang mengganggu kenyamanan masyarakat. Kepolisian hadir untuk memberikan rasa aman, dan kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan masing-masing," jelasnya.

Kilas Balik Aksi Solidaritas Masa Pandemi dan Sambut Kampanye #HidraSea di World Water Day 2025 Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 23 Maret 2025 | 06:00 WIB

Kilas Balik Aksi Solidaritas Masa Pandemi dan Sambut Kampanye #HidraSea di World Water Day 2025

Jakarta, katakabar.com - WateryNation kenang aksi solidaritas di masa pandemi melalui kilas balik Ramadhan Project 3.0 bersama Yayasan Teruntuk Jejak Kebaikan, di mana bantuan senilai Rp14.615.600 berhasil disalurkan ke 6 kota di Indonesia. Bantuan tersebut mencakup paket berbuka puasa, sembako, masker kain, APD, sabun antibakteri, hingga tempat cuci tangan. Momentum ini menjadi pengantar bagi kampanye baru #HidraSea yang akan diluncurkan pada World Water Day 2025. Kampanye ini mengajak anak muda memahami hubungan antara air bersih, kelestarian laut, dan potensi Blue Economy, di mana perlindungan sumber daya air bisa sejalan dengan peluang ekonomi berkelanjutan. WateryNation mendorong generasi muda menjadi pelopor bisnis ramah lingkungan berbasis air dan laut, menjadikan air bukan hanya kebutuhan dasar, tapi aset masa depan. Sambut bulan ramadhan tahun ini, WateryNation mengingatkan lagi semangat solidaritas dan kepedulian yang pernah dibangun bersama di masa pandemi. Melalui Ramadhan Project 3.0, WateryNation bersama Yayasan Teruntuk Jejak Kebaikan dan organisasi yang tergabung berhasil menyalurkan bantuan senilai Rp14.615.600 berupa paket berbuka puasa, sembako, perlengkapan kesehatan, hingga APD yang menjangkau 6 kota di Indonesia. Seluruh pencapaian ini terwujud berkat dukungan 36 donatur yang turut berpartisipasi.

Pemkab Solsel Susun Rencana Aksi Libatkan Pemangku Kepentingan Sawit Sawit
Sawit
Minggu, 17 November 2024 | 16:21 WIB

Pemkab Solsel Susun Rencana Aksi Libatkan Pemangku Kepentingan Sawit

Padang Aro, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) gelar Fokus Group Discusion (FGD) Identifikasi dan Pendataan Program Kegiatan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB). Penyusunan dokumen RAD-KSB melibatkan pemangku kepentingan kelapa sawit ini bertujuan meningkatkan produktifitas perkebunan sawit yang berkelanjutan.