Jawa Barat
Sorotan terbaru dari Tag # Jawa Barat
Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026
Garut, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah pengguna jasa kereta api dari Stasiun Garut selama periode Angkutan Lebaran 2026. Kenaikan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu untuk perjalanan mudik maupun balik. Stasiun Garut sebagai salah satu stasiun penting di wilayah selatan Jawa Barat terus menunjukkan peran strategisnya dalam melayani mobilitas masyarakat. Terlebih pada momen Angkutan Lebaran, volume penumpang mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Berdasarkan data yang dihimpun, pada periode hari biasa rata-rata harian penumpang yang naik kereta api jarak jauh (KA JJ) dan KA Lokal (Commuter Line) mencapai 1.337 pelanggan per hari. Dengan rincian rata-rata jumlah penumpang KA Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Garut sebanyak 590 pelanggan dan KA Lokal Commuter Line, mencapai 747 pelanggan. Pada periode Angkutan Lebaran 2026 data sampai dengan Jumat (27/3), terjadi peningkatan yang cukup signifikan sebesar 48 persen dari hari biasanya di Stasiun Garut. Rata-rata jumlah penumpang KA Jarak Jauh dan KA Lokal Commuter Line mencapai 1.976 pelanggan per hari. Jumlah penumpang KA Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Garut meningkat menjadi 704 pelanggan, sedangkan KA Lokal Commuter Line melonjak menjadi 1.272 pelanggan. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan peningkatan ini merupakan indikasi kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan kereta api, khususnya di wilayah Garut dan sekitarnya. “Peningkatan jumlah pelanggan dari Stasiun Garut selama Angkutan Lebaran ini menunjukkan bahwa kereta api menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian. Selain faktor kenyamanan dan ketepatan waktu, kami juga terus meningkatkan kualitas pelayanan agar pelanggan merasa aman dan terlayani dengan baik,” ujar Kuswardojo. Kuswardojo menambahkan Stasiun Garut saat ini melayani berbagai perjalanan kereta api, baik jarak jauh maupun lokal, yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam memilih jadwal perjalanan. Dari Stasiun Garut, pelanggan dapat menikmati layanan 2 KA Jarak Jauh yaitu KA Cikuray dan KA Papandayan, yang menghubungkan Garut dengan berbagai kota tujuan. Selain itu, tersedia pula 2 layanan KA Lokal Commuter Line yang melayani mobilitas harian masyarakat di wilayah Daop 2 Bandung. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan, terutama di masa Angkutan Lebaran yang identik dengan lonjakan penumpang. Berbagai upaya dilakukan mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana hingga penambahan petugas pelayanan di stasiun, termasuk adanya posko Komunitas Pencinta Kereta Api dari Garut Railfans. Dengan adanya peningkatan ini, KAI Daop 2 Bandung mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku demi kelancaran dan kenyamanan bersama selama perjalanan menggunakan kereta api.
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih 94 Ribu Pelanggan Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat menggunakan KA Jarak Jauh selama dua hari Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi. Tercatat sebanyak 47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh untuk keberangkatan dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung, sementara 46.663 pelanggan tercatat tiba di berbagai stasiun tujuan di wilayah yang sama. Di hari pertama Idul Fitri (21/3), jumlah pelanggan yang berangkat mencapai 20.743 orang, sedangkan pelanggan yang datang tercatat sebanyak 19.419 orang. Angka ini menunjukkan meskipun hari raya identik dengan momen berkumpul bersama keluarga, pergerakan masyarakat tetap tinggi, baik untuk perjalanan silaturahmi maupun arus balik awal. Memasuki hari kedua Idul Fitri Minggu (22/3), terjadi peningkatan signifikan pada jumlah pelanggan. Sebanyak 27.064 pelanggan tercatat berangkat menggunakan kereta api dari wilayah Daop 2 Bandung, sementara pelanggan yang datang mencapai 27.244 orang. Lonjakan ini mencerminkan mulai bergesernya mobilitas masyarakat, baik untuk melanjutkan perjalanan maupun kembali ke kota asal. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan tingginya angka pelanggan pada dua hari Lebaran ini merupakan indikasi kuat bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan selama masa libur Idul Fitri. “Kami melihat adanya peningkatan mobilitas yang cukup signifikan pada hari kedua Idul Fitri. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu, terutama di momen penting seperti Lebaran,” terang Kuswardojo. Dari update data KA Jarak Jauh per Senin, 23 Maret 2026 (update siang), jumlah pelanggan pada hari ini juga menunjukkan pergerakan yang tinggi. Untuk keberangkatan, tercatat sebanyak 24.253 pelanggan berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung, dengan rincian 6.725 pelanggan dari Stasiun Bandung dan 4.348 pelanggan dari Stasiun Kiaracondong. Sementara, untuk kedatangan, total pelanggan yang tiba mencapai 24.305 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.588 pelanggan tiba di Stasiun Bandung dan 4.514 pelanggan tiba di Stasiun Kiaracondong. Angka ini menunjukkan arus kedatangan yang mulai meningkat seiring dengan berlangsungnya masa arus balik Lebaran. Dari sisi penjualan tiket, KAI Daop 2 Bandung mencatat hingga saat ini sebanyak 335.658 tiket telah terjual untuk periode Angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026. Jumlah tersebut setara dengan tingkat okupansi sebesar 97 persen dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan. KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api selama masa Lebaran berjalan dengan lancar. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menjaga kelancaran tersebut, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan petugas, hingga pengawasan intensif terhadap perjalanan kereta api. Selain itu, KAI juga menghadirkan petugas tambahan baik di stasiun maupun di dalam kereta untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal. Kehadiran petugas ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan yang melakukan perjalanan. Dari sisi keselamatan, KAI Daop 2 Bandung terus mengedepankan aspek keamanan perjalanan dengan melakukan pemeriksaan rutin terhadap jalur rel, jembatan, serta perangkat operasional lainnya. Hal ini menjadi prioritas utama guna memastikan perjalanan kereta api tetap selamat hingga tujuan. KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap memperhatikan jadwal keberangkatan dan datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean, terutama di masa arus balik yang diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Dengan tingginya angka mobilitas selama dua hari Idul Fitri serta update pergerakan pelanggan pada hari ini, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, serta mendukung kelancaran transportasi masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah.
Emas Hijau Berkembang Pesat di Jabar Tapi Bukan Kelapa Sawit Rakyat
Suka Bumi, katakabar.com - Perkebunan kelapa sawit dengan sebutan lain 'Emas Hijau' di Provinsi Jawa Barat (Jabar) berkembang pesat, di mana luasnya sudah mencapai sekitar 15.681 hektar. Di antara kabupaten yang menjadi sentra kelapa sawit di provinsi yang dinakhodai KDM (Dedi Mulyadi) ini, yakni Kabupaten Suka Bumi. Sejak 2022 kebun sawit di Sukabumi mencapai 9.892 hektare dengan produksi 84.936 ton. Lalu, meningkat jadi 11.255 hektare dengan produksi melonjak hingga 139.839 ton. Tetapi, hamparan perkebunan tersebut perkebunan perusahaan milik negara yakni PTPN. Sebagian lagi milik perusahaan swasta tetapi luasnya tidak mencapai 100 hektar. "Setahu saya di sana belum ada petani atau sawit rakyat. Yang ada milik PTPN," ujar Ketua Aspek-Pir Banten, M Nur dilansir dari laman elaeis.co, Selasa sore. Bukan hanya kebun plasma yang bermitra dengan petani, kebun milik petani mandiri menurutnya belum ada terutama di Suka Bumi. Jika ada, setidaknya pihaknya tahu TBS kelapa sawit harus dijual di PKS yang ada di Banten. Sesungguhnya, ini yang disayangkan M Nur, padahal lahan kosong di wilayah Suka Bumi cukup potensial untuk pengembangan kelapa sawit. Kendalanya, petani tidak memiliki modal untuk membangun kebun kelapa sawit tersebut. "Harapan kita ada bantuan dari pemerintah kabupaten atau provinsi. Kemudian juga alokasi dana dari BPDP. Saya rasa tidak rumit untuk bangun kebun sawit di Suka Bumi karena tidak perlu repot chiping, sebab lahan kosong," terangnya.
LindungiHutan Buka Lima Lokasi Penanaman Baru, Pangalengan Jadi Titik Penting Reforestasi Jabar
Bandung, katakabar.com - LindungiHutan perluas jangkauan aksinya pelestarian alam melalui program penanaman pohon berbasis kolaborasi masyarakat. Organisasi ini resmi membuka lima lokasi penanaman baru di Indonesia, salah satunya berlokasi di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, wilayah yang dikenal subur sekaligus rentan terhadap degradasi lahan akibat tekanan produksi dan perubahan tata guna lahan. Pangalengan menjadi titik penting dalam upaya reforestasi karena wilayah ini berada di daerah tangkapan air yang vital bagi kawasan Bandung Raya. Tetapu, tekanan terhadap lahan akibat aktivitas pertanian intensif dan alih fungsi hutan menyebabkan meningkatnya risiko erosi, sedimentasi, dan penurunan kualitas lingkungan. ata Badan Pusat Statistik (BPS) dan KLHK (2023) menunjukkan, Jawa Barat kehilangan lebih dari 17 ribu hektare tutupan hutan dalam satu dekade terakhir, sebagian besar di wilayah hulu seperti Pangalengan. Melalui kolaborasi dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Mulya Sejahtera, LindungiHutan mengembangkan model agroforestri, sistem yang mengintegrasikan tanaman kehutanan dengan pertanian. Penanaman pohon kayu dan tanaman keras di lahan non-produksi diharapkan dapat mengurangi laju deforestasi, menahan erosi, serta memulihkan fungsi ekologis hutan. Program ini tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekitar. “Pangalengan bukan sekadar lokasi hijau, tapi benteng ekologis yang menopang kehidupan ribuan orang di bawahnya. Reforestasi di sini berarti menjaga sumber air, mencegah longsor, dan memastikan lahan tetap subur untuk generasi mendatang,” ujar perwakilan LindungiHutan dalam keterangannya. Selain di Pangalengan, empat lokasi baru lainnya yang dibuka LindungiHutan tersebar di berbagai wilayah pesisir dan hulu Indonesia, sebagai bentuk komitmen terhadap konservasi ekosistem dari laut hingga darat. Setiap lokasi memiliki karakteristik dan urgensi yang berbeda, mulai dari pemulihan mangrove di kawasan pesisir, hingga restorasi hutan rakyat di pedalaman. Inisiatif ini menjadi bagian dari visi LindungiHutan untuk membangun jejaring konservasi partisipatif yang melibatkan masyarakat, komunitas, dan korporasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Melalui platform lindungihutan.com, publik dapat berpartisipasi langsung dalam pendanaan, penanaman, hingga pemantauan pertumbuhan pohon secara transparan dan terukur. “Kami percaya setiap pohon yang tumbuh adalah harapan. Dengan membuka lokasi-lokasi baru ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi publik untuk ikut beraksi menjaga bumi mulai dari satu bibit di Pangalengan,” tambahnya.
Lawan Institute Minta APH Usut Tuntas Proyek Patung Kura kura Raksasa Terindikasi Korupsi
Pengamat Sosial Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN) Institute Abdul Rahim meminta aparat penegak hukum, Kepolisian, Kejaksaan dan KPK untuk mengusut tuntas proyek patung atau tugu kura-kura raksasa yang terletak di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gado Bangkong, Pelabuhan ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
Diskusi Ekonomi Kemenkeu RI, Dirut BPDP: Ini Bisa Jadi Panduan Hadapi Persepsi Negatif
Jawa Barat, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kelapa sawit mengikuti diskusi bahas penguatan sinergi di Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan (Pusdiklat AP), yang dihadiri seluruh jajaran pimpinan Kementerian Keuangan RI, di Gadog Mega Mendung Jawa Barat, Kamis (16/1) lalu. Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani pimpin acara yang mengawali tahun 2025 tersebut. Ia menekankan pentingnya integritas, leadership, disiplin, dan kerja keras kunci untuk membangun soliditas di dalam organisasi. Di kegiatan itu, Menkeu RI undang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir untuk berbagi pengalaman tentang bagaimana membangun team work sepanjang kiprah beliau menjabat sebagai Ketua Umum PSSI. Di mana, suatu tantangan yang tidak mudah dengan situasi dunia sepak bola yang begitu kompleks.
Dukung UMKM Maju, Sejumlah Kepala Daerah di Jabar Apresiasi Sampoerna dan INOTEK
Jawa Barat, katakabar.com - PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dapat apresiasi dari para Kepala Daerah di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Karawang, Kota Cirebon, dan Kabupaten Bogor, atas upaya nyata pembinaan dan pendampingan UMKM di wilayah tersebut. Melalui Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) di bawah Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia”, Sampoerna bekerja sama dengan Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, baru-baru ini meluncurkan Program UMKM Untuk Indonesia untuk Transformasi Digital 2024 secara serentak di empat lokasi secara hybrid yakni di Bandung, Karawang, Bogor dan Cirebon, pada Kamis, memasuki pekan keempat Februari lalu. UMKM Untuk Indonesia untuk Transformasi Digital 2024 program pendampingan, inkubasi, dan akselerasi UMKM khususnya dalam hal transformasi digital, dan menyasar sekitar 1.000 UMKM di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh menyatakan, Pemkab Karawang memiliki komitmen kuat untuk mendorong UMKM naik tingkat. Sejumlah pendampingan dari Dinas Koperasi dan UKM sejak 2021-2023 telah membantu UMKM di Karawang untuk naik tingkat. Saat ini, kata Aep, produk UMKM asal Karawang sudah tersedia di minimarket di wilayah Karawang, Subang, Purwakarta dan Bekasi. Kolaborasi dengan Sampoerna melalui program UMKM Untuk Indonesia untuk Transformasi Digital 2024 akan disinergikan dengan UMKM di Karawang. “Sampoerna salah satu pelopor Pojok Lokal untuk UMKM. Kolaborasi ini kita padukan dengan yang berada di wilayah kita. Sampoerna telah mendampingi pengembangan destinasi wisata Jatidipala Tempuran sehingga sangat luar biasa,” ujarnya saat Launching Program UMKM Untuk Indonesia 2024. Diketahui, Pojok Lokal salah satu fasilitas yang tersedia di jaringan toko kelontong tradisional yang didampingi Sampoerna melalui program Sampoerna Retail Community (SRC). Di Pojok Lokal, UMKM di sekitar toko SRC dapat menitipkan produknya untuk dipasarkan. Kolaborasi dengan Sampoerna untuk mendampingi UMKM, harap Aep, terus berlanjut. Apalagi Pemkab Karawang telah menjalin komunikasi dengan perusahaan di Karawang agar di setiap koperasi perusahaan menyediakan produk UMKM. “Saat ini, kita tidak bisa lepas dari era digitalisasi. Kalau ingin maju, kita harus bisa mengikuti (digitalitasi). Melalui Dinas Koperasi dan UKM akan terus mendampingi para pelaku UMKM,” tegasnya. Staf Ahli Wali Kota Cirebon Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Agung Sedijono menuturkan, UMKM asal Cirebon punya potensi besar untuk tumbuh dan berkembang. Kolaborasi dengan Sampoerna dan Yayasan INOTEK bakal membantu UMKM untuk naik kelas dan bisa memenangkan pasar pada era digital. "UMKM tidak hanya singkatan dari Usaha Mikro Kecil Menengah tapi juga Usaha Maju Kian Makmur yang merupakan salah satu sasaran yang hendak dicapai melalui program UMKM Untuk Indonesia 2024," ulasnya. Dukungan Sampoerna dan Yayasan INOTEK, ucap Agung, memberikan dasar yang baik untuk pengembangan UMKM. Sampoerna, misalnya, telah memikirkan dan memiliki SETC sejak 2007 lalu, yang manfaatnya dirasakan saat ini. Di era digital, jelas Agung, saat semua orang berbelanja secara daring (online), UMKM juga harus mampu memasarkan produknya secara online melalui sejumlah lokapasar atau marketplace. "Era digital tidak bisa dilawan, siapa yang tidak mengikuti akan ketinggalan zaman. Di Cirebon ada ribuan UMKM, kami berharap meski bertahap semua bisa digarap Sampoerna untuk menjadikan Cirebon sebagai kota perdagangan yang maju menuju Indonesia Emas," terangnya. Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Imam Wahyu Budiana wakili Pj Bupati Bogor menekankan, Pemkab Bogor mengapresiasi dan sambut baik inisiatif Sampoerna. Pemkab Bogor, lanjutnya, terus memberikan dukungan dan pendampingan bagi UMKM agar mampu meningkatkan level bisnisnya melalui fasilitasi, pendampingan, perizinan, pelatihan digital, produksi, sertifikasi dan lainnya. "Saya minta UMKM agar terus meningkatkan kualitas produk, manajemen, dan pemasaran serta memperluas jaringan dengan stakeholder dan sesama UMKM," harapnya. Komitmen Sampoerna Dukung UMKM Kepala Urusan Eksternal Sampoerna, Ishak Danuningrat menimpali, program UMKM Untuk Indonesia untuk Transformasi Digital 2024 membuka kesempatan bagi 1.000 UMKM dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat dan DKI Jakarta untuk akselerasi kegiatan wirausaha. Setelah peluncuran di Jawa Barat, sebutnya, secara terpisah dilangsungkan peluncuran program UMKM Untuk Indonesia di DKI Jakarta. "Nantinya 10 peserta terbaik turut berkompetisi pada acara puncak, yaitu IDEAL (Inovasi dan Digitalisasi Entrepreneur untuk Akselerasi Lanjutan) yang direncanakan akan digelar di bulan Agustus, di mana para peserta terbaik ini akan mendapatkan manfaat berupa pendampingan untuk peningkatan kapasitas produksi oleh BRIN," bebernya. UMKM, kata Ishak, tulang punggung ekonomi nasional yang membutuhkan dukungan semua pihak. Untuk itu, kolaborasi dengan semua pihak sangat penting guna membantu UMKM lebih maju. Salah satu tantangan pengembangan UMKM ialah akses pasar. Sampoerna dan INOTEK berusaha menjawab tantangan itu melalui berbagai macam pelatihan dan workshop, termasuk digitalisasi, legalitas usaha, manajemen usaha dan lainnya. "Kami percaya digitalisasi dan pendampingan adalah kunci mendukung UMKM agar semakin berdaya dan dapat menjadi bagian dari rantai pasok global. Jadi tidak hanya lokal, kami berharap sampai ke global," katanya. Sampoerna, tegas Ishak, pada 2024 telah beroperasi di Indonesia selama 111 tahun ini konsisten berkomitmen untuk mengembangan UMKM Indonesia. Melalui program keberlanjutan Sampoerna Untuk Indonesia, Sampoerna memiliki dua program untuk UMKM. Pertama, program SETC yang sudah hadir sejak 2007. SETC adalah program kewirausahaan terintegrasi meliputi pelatihan hingga pendampingan UMKM berbagai bidang termasuk hard dan soft skill hingga networking antarpelaku usaha. Program SETC ditunjang oleh pusat pelatihan seluas 27 hektar berlokasi di Pasuruan, Jawa Timur. Hingga saat ini, SETC telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 70.000 peserta dari seluruh Indonesia. Kedua, program SRC yang hadir sejak 2008. SRC bertujuan membina toko kelontong tradisional lebih modern dan mendapatkan akses digital. Saat ini ekosistem SRC telah terkoneksi dengan sekitar 250.000 toko kelontong di seluruh Indonesia. Toko SRC memiliki Pojok Lokal di mana para pelaku UMKM di sekitar SRC dapat menitipkan produk mereka di toko tersebut. Adapun, mayoritas pelaku UMKM binaan program SETC dan SRC ialah perempuan. "Ini sama dengan yang disampaikan oleh Presiden RI beberapa waktu lalu, bahwa tulang punggung dari UMKM adalah para perempuan. Melalui SETC dan SRC kami berharap UMKM Indonesia dapat menjadi lebih produktif, mandiri dan berdaya saing," tandasnya.
Blak-Blakan Soal Hilirisasi Kelapa Sawit, Ini Kata Mantan Menperin
Blak-Blakan Soal Hilirisasi Kelapa Sawit, Ini Kata Mantan Menperin
STDB Sawit Rakyat Masuk OPT Penyusunan RKA-KL Kementan RI 2024
Bogor, katakabar.com - Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) Sawit Rakyat masuk area penanganan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Ditjen Perkebunan mengadakan Kegiatan Penyusunan RKA-KL Tahun Anggaran 2024 mendatang, untuk Satuan Kerja (Satker) daerah dan Pusat lingkup Direktorat Jenderal Perkebunan, persiapan pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2024. “Target pengembangan komoditas perkebunan yang menjadi prioritas nasional ini telah ditetapkan dalam Trilateral Meeting antara Kementerian Pertanian-Kementerian Keuangan-Bappenas sehingga menjadi acuan dalam penyusunan RKAKL," ujar Andi Nur Alam Syah, Direktur Jenderal Perkebunan, Andi Nur Alam Syah saat memberikan arahan di Bogor Jawa Barat, dilansir dari laman ditjenbun.pertanian.go.id di pekan kedua Juli 2023. Kata Andi, untuk kegiatan-kegiatan non-prioritas nasional targetnya disesuaikan agar target prioritas nasional Kementerian Pertanian dapat terpenuhi. "Saya minta agar semua pihak terkait dapat terus menindaklanjuti upaya penajaman kegiatan sub sektor perkebunan, baik melalui pertemuan maupun verifikasi ke lapangan untuk memperbaiki kualitas perencanaan yang telah disusun,” serunya. Selain STDB sawit rakyat ulas Andi, kegiatan Ditjen Perkebunan difokuskan kepada pembangunan komoditas perkebunan yang menjadi prioritas nasional, yakni kawasan Kopi, Kakao, Karet, Kelapa, Sagu, Jambu Mete, Pinang, Desa Pertanian Organik berbasis Komoditas Perkebunan 50 Desa. Sementara Area Penanganan Dampak Perubahan Iklim dan Pencegahan Kebakaran Lahan dan Kebun, Area Penanganan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Tanaman Perkebunan, Lada, Pala, Cengkeh, Tebu, Vanili, Penanganan Gangguan dan Konflik Usaha Perkebunan, Sarana Pascapanen, Sarana Pengolahan, Prasarana Pascapanen dan Pengolahan Tanaman Perkebunan, serta Kebun Sumber Benih Bahan Tanam Komoditas Perkebunan dan Nursery. Untuk itu, kegiatan Penyusunan RKA-KL Tahun Anggaran 2024 perlu diperhatikan beberapa hal, yakni dipetakan kondisi eksisting perkebunan di provinsi masing-masing, sehingga mempunyai benang merah dengan pencapaian target jangka menengah dan jangka panjang dengan tetap mengacu pada koridor perencanaan nasional. Kemudian kegiatan yang diusulkan harus melalui e-proposal. "Fokus kegiatan diprioritaskan di Kawasan Perkebunan dengan skala yang masif (lebih dari 500 hektar per lokasi kegiatan). Ada kontribusi APBD di setiap kegiatan APBN tahun anggaran 2024," jelasnya. Lantaran itu, perlu perhitungan dengan cermat satuan biaya untuk setiap komponen kegiatan yang disusun. Tidak hanya itu, perlu dipetakan ketersediaan dan distribusi input produksi (benih, pupuk, pestisida, alsintan, dan lainnya) sehingga dapat diperhitungan kemampuan masing-masing daerah dalam pencapaian target kegiatan yang telah ditetapkan, bebernya.
Rancangan Peraturan Kearsipan Tahap Uji Publik
Jakarta, katakabar.com - Rancangan peraturan mengenai penyelenggaraan kearsipan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, sudah masuk pada tahap uji publik. Tahapan ini satu langkah yang mesti dilewati sebelum rancangan ditetapkan menjadi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Republik Indonesia. Kepala Biro Umum Kemendikbud, Moch. Wiwin Darwina, mengatakan, uji publik peraturan dilakukan menjaring masukan dari pemangku kepentingan di Kemendikbud RI, seperti PTN, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), dan Unit Pelaksana Teknis (UPT), soal rancangan peraturan yang sudah disusun. “Saya berharap kepada peserta dapat berperan aktif untuk memberikan buah pemikirannya, dan mengikuti dengan seksama hingga kelar kegiatan sosialisasi uji publik peraturan kearsipan ini.” kata Wiwin, pada pembukaan kegiatan uji publik tentang Penyelenggaraan Kearsipan, di Bogor, pekan keempat Oktober 2020, seperti dikutip dari Situs Resmi Kemendikbud RI. Uji publik kearsipan digelar selama dua hari dari 26 hingga 28 Oktober 2020 lalu. Perwakilan dari unit utama Kemendikbud, PTN, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III DKI Jakarta dan beberapa UPT turut di sana. Pembahasan pasal per pasal dalam peraturan Penyelenggaraan Kearsipan ini dipimpin perwakilan dari Biro Hukum Kemendikbud, Indri Harlina Suwandy, Penyusun Rancangan Peraturan Perundang-undangan, dan perwakilan bidang kearsipan Biro Umum Kemendikbud, serta perwakilan dari Unit utama, PTN, dan UPT. Setiap masukan yang disampaikan dalam kegiatan diharapkan dapat menyempurnakan rancangan peraturan kearsipan. Apalagi jegiatan uji publik peraturan kearsipan rangkaian kegiatan Gerakan Nasional Sadar dan Tertib Arsip (GNSTA) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesi, ujarnya.