Sidak
Sorotan terbaru dari Tag # Sidak
Pj Sekdako Binjai Pimpin Apel dan Sidak ASN Pasca Libur Tahun Baru
Pj Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, memimpin apel pagi di lingkungan Sekretariat Pemko Binjai
Polres Kepulauan Meranti Bersama Disperindag dan DKPP Sinergi Sidak Stok dan Harga Beras
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti melalui Kasatreskrim bersama Dinas Perindustrian, dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan inspeksi mendadak (Sidak) stok, dan harga beras di sejumlah distributor, dan ritel modern di wilayah setempat, Sabtu (15/11). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan ketersediaan beras tetap aman serta harga jual di pasaran masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu, Sidak bertujuan mencegah potensi kecurangan, seperti penimbunan dan pengoplosan beras yang dapat merugikan masyarakat. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH SIK MH, melalui Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Roemin Putra SH MH pimpin kegiatan. Ia menyampaikan pihaknya bersama OPD terkait berkomitmen menjaga stabilitas pangan dan mengawasi distribusi beras di seluruh wilayah Kepulauan Meranti. “Kami ingin memastikan tidak ada permainan harga maupun penimbunan. Semua proses distribusi harus berjalan sesuai aturan agar masyarakat tidak dirugikan,” ujar AKP Roemin Putra Kata AKP Roemin, pada Sidak ini tim melakukan pengecekan langsung ke produsen dan pelaku usaha beras untuk memastikan takaran, kualitas, serta kemasan sesuai standar yang berlaku. Sejauh ini, sebut AKP Roemin, hasil monitoring menunjukkan harga bahan pokok, khususnya beras, masih kondisi stabil. Sedang, stok beras dan kebutuhan pangan lainnya di wilayah Selatpanjang dilaporkan cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dapat Laporan! Satreskrim Polres Bengkalis Sidak SPBU Hang Tuah
Bengkalis, katakabar.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).Polres Bengkalis melalui Unit Tipidter melakukan inspeksi mendadak (Sidak), dengan terjunkan anggota ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di bilangan Jalan Hang Tuah, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Ahad (19/10) kemarin. Anggota Unit Tipidter Polres Bengkalis turun ke SPBU tersebut terkait adanya laporan yang menyebutkan salah seorang oknum anggota polisi disapa akrab Ajo melakukan dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar beesubsidi di SPBU Hang Tuah, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Di sana anggota untuk melakukan pengecekkan kebenaran laporan, ternyata seterlah dicek sama sekali tidak benar. Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, SIK, MIK melalui Kasat Reskrim Polres Bengkalis Iptu Yohn Mabel, S.Tr.K., S.I.K., M.H, Senin (20/10), menjelaskan sebelum ada laporan ke Polres Bengkalis yang menyebutkan ada salah seorang diduga anggota polisi dengan nama panggilan Ajo diduga melakukan pelansiran atau penyelewengan BBM jenis bio solar. "Setelah kita lakukan pengecekkan langsung ke SPBU di Jalan Hang Tuah itu sama sekali tidak benar. Kita sudah melakukan interogasi kepada pengawas SPBU di Jalan Hangtuah, tidak ada nama Ajo diduga anggota Polres Bengkalis yang dilaporkan," terang Kasat Reskrim, Iptu Yohn Mabel, S.Tr.K., S.I.K., M.H. Sejauh ini sesuai laporan pihak pengawas SPBU Jalan Hang Tuah tidak memperbolehkan mobil yang mengambil BBM subsidi jenis solar lebih dari 1 kali sehari.
Ulah Cangkang Sawit Berserakan di Jalan Wali Kota Dumai Tegur Tiga Perusahaan
Dumai, katakabar.com - Ulah cangkang kelapa sawit berserakan di Jalan Wali Kota Dumai, H Paisal tegur tiga perusahaan. Berawal dari banyaknya laporan masyarakat soal cangkang sawit berserakan di bilangam Jalan Soekarno-Hatta, dan Jalan Putri Tujuh, Wali Kota Dumai H. Paisal, melaksanakan inspeksi mendadak atau Sidak. Ketika Sidak, Ia tak sendiriam tapi didampingi Dandim 0320 Dumai, Letkol Arh Hermansyah Tarigan, Plt Kadishub, Said Effendi, SE, Kepala Satpol PP Dumai, Yuda Pratama Putra, S.STP, dan Kepala DLH Dumai, Hj. Dameria, dilakukan di tiga perusahaan pengepul cangkang sawit yang beroperasi di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kota Dumai, di penghujung Agustus 2025 lalu. Di mana tiga perusahaan cangkang yang disidak, yakni PT Jatim Propertindo Jaya, PT New Energy Developmen Dumai dan PT Komodo. Saat Sidak, Wali Kota Dumai bertemu langsung dengan masing-masing pengelola cangkang sembari mengingatkan agar tidak ada lagi cangkang berserakan di sepanjang jalan. Menurut Wali Kota Dumai, cangkang sawit yang berserakan sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, dan merusak keindahan kota. "Saya minta kepada pengusaha angkutan cangkang agar memberi alas di bak mobilnya, dan menutup lobang yang ada agar cangkang tidak berceceran di sepanjang jalan," tegasnya, dilansir dari lamam website resmi Pemko Dumai, Kamis (4/9) sore. Di salah satu perusahaan cangkang, H Paisal, periksa salah satu truk pengangkut cangkang yang dinilai melebihi kapasitas bak. Melihat itu, H Paisal meminta sopir untuk membuka terpal mobil dan mendapati muatan cangkang melebihi kapasitas. Ia meminta sopir untuk merapikan muatan, dan menutup bak mobil truk dengan terpal agar cangkang tidak berserakan di jalan. Kepada Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, H Paisal meminta, agar menindak tegas perusahaan yang memuat cangkang melebihi tonase. "Nanti tolong ditindak tegas, perusahaan yang mengangkut cangkang melebihi tonase," terangnya. Masih Wali Kota Dumai, semua perusahaan cangkang sudah disurati. Mulai September 2022 kita tidak mau lagi melihat cangkang berserakan di jalan. "Setelah disurati, bila ada angkutan cangkang yang melebihi tonase membuat cangkang berserakan di jalan, mobil truk kita tahan, dan meminta mereka membongkar kelebihan muatannya lalu meratakan cangkang sesuai ketinggian bak," ucapnya.
Wabup Kepulauan Meranti dan Komisi II DPRD Sidak Pasar, Cek Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Idul Fitri
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Hari raya Idul Fitri 1446 hijiriah tahun 2025 masehi sudah di depan mata. Lantaran kurang dari sepekan lagi umat muslim di seluruh Nusantara, termasuk umat muslim di 'Kota Sagu' nama lain dari Kepulauan Meranti bakal rahakan hari nan fitri. Nah terkait hal itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin SM MM, bersama Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Antoni Sidharta dan sejumlah Anggota DPRD Komisi II, tinjau sejumlah gudang distributor, dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna memastikan ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kepulauan Meranti stabil, Senin (24/3/). Saat peninjauan tersebut, Wabup Kepulauan Meranti beserta rombongan DPRD kunjungi gudang distributor bahan pokok yang berada di jalan Tebing Tinggi, di bilangan Jalan Kartini dan Jalan Imam Bonjol Selatpanjang.
Beberapa Fasilitas Pendukung di RSUD Djoelham Rusak, Jiji : Jangan buang badan
Binjai, Katakabar.com - Buruknya pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djoelham Kota Binjai yang menjadi sorotan publik belakangan ini menarik perh...
Masyarakat Keluhkan Pelayanan, Bupati Inhu Sidak RSUD Indrasari
Indragiri Hulu, katakabar.com - Masyarakat belakangan ini keluhkan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat, Indragiri Hulu, Riau, tergolong sangat jauh dari harapan calon pasien maupun keluarga pasien saat berobat. Mereka berharap pemimpin baru yang menjalankan pemerintah untuk lebih serius menata PTSP tersebut demi kenyamanan pelayanan kesehatan. Rupanya, persoalan tersebut viral dan terdengar oleh Bupati Inhu yang baru, Ade Agus Hartanto. Mendengar ada warga mengadu tentang lambatnya penanganan antrean berobat yang cukup panjang. Ia setelah pimpin apel perdana di Halama Kantor Bupati Inhu, Senin (3/3), langsung tancap gas bekerja dengan mengunjungi RSUD Indrasari Rengat, Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat. "Ya.., benar saya tadi sesudah apel Senin langsung ke RSUD memastikan kondisi antrean yang dipersoalkan, kita cek ketersedian obat serta Alkes," terangnya kepada katakabar.com selesai gadiri rapat paripurna DPRD Inhu penyampaian pidato pertamanya sebagai Bupati tahun 2025.
Sidak, Bupati Kuansing Ancam Perusahaan Sawit Kedapatan Olah TBS dalam Hutan Lindung
Kuantan Singingi, katakabar.com - Bupati Kuantan Singingi atau Kuansing, Riau, Dr H. Suhardiman Amby inspeksi mendadak atau Sidak ke PT Gemilang Sawit Lestari (GSL) di Desa Lebuh Lurus, Kecamatan Inuman, Selasa (7/1) kemarin. Sidak awal tahun ini langkah awal dari pemerintah daerah untuk melakukan proses penerapan dan penegakan aturan berinvestasi, sehingga ke depan tidak ada lagi perusahaan yang melanggar hukum atau beroperasi secara ilegal. Sidak ini dilakukan untuk menindaklanjuti adanya dugaan menerima tandan buah segar atau TBS sawit yang berasal dari kawasan hutan lindung.
Pantau Harga dan Ketersediaan Beras, Disperindag ESDM Sumut Sidak Pasar Sukaramai
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) harga bahan pangan ke Pasar Sukaramai, Medan. Salah satu yang menjadi fokus Disperindag adalah harga dan ketersediaan beras di pasar ini.
DPRD Pelalawan Sidak PT PHI di Kemang Ditemukan Sejumlah Dugaan Pelanggaran
Pelalawan, katakabar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan Inspeksi Mendadak (Sidak) PT Permata Hijau Indonesia (PHI) Unit Langgam di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan Riau, pada Selasa (4/7) lalu. Para legislator 'Negeri Seiya Sekata' temukan dugaan pelanggaran yang dilakukan perusahaan di sektor perkebunan kelapa sawit itu, pas Sidak ke pabrik kelapa sawit, dan cek mulai dari perizinan, pengelolaan limbah industri, hingga timbangan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dan Crude Palm Oil (CPO). Wakil Ketua I DPRD Pelalawan, H Syafrizal, dan Wakil Ketua II, Faizal, yang pimpin Sidak didampingi Ketua Komisi II, Sukardi dan Ketua Komisi III, Carles, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Sidak dibagi dua tim, dan temukan sejumlah dugaan pelanggan, yakni PT PHI belum melengkapi perizinan meski sudah beroperasi. Terus, perusahaan diduga membuang air limbah industri pabrik sawit secara ilegal. Padahal perusahaan ini masih dalam penyegelan tapi proses produksi tetap berjalan. Tidak cuma itu, ada perbedaan antara timbangan Tandan Buah Segar (TBS) dan timbangan Crude Palm Oil (CPO). Parahnya lagi, ditemukan penggunaan air bawah tanah tidak sesuai ketentuan. "Saat dicek ada perbedaan antara timbangan TBS dan CPO, ada selisih lebih kurang 30 kilogram dengan angkutan yang sama. Di mana Lebih tinggi CPO timbangannya," ujar Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pelalawan, Faizal dilansir dari laman goriau.com. Kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, pemerintah dirugikan dengan adanya dugaan penyalah gunaan air bawah tanah. "Merkajelas-jelas tidak ada tera. Meski pajaknya di provinsi tapi bagi hasilnya ada. Segelnya itu jelas-jelas tidak ada," tegasnya. Sidak dilakukan pada pengelolan air limbah industri pabrik kelapa sawit. Dugaan pelanggaran menguat, ada indikasi air limbah dibuang secara diam-diam. Padahal PT PHI masih disegel tapi proses produksi tetap berjalan. "Hingga kini segel masih dipasang dengan baik. Perusahaan tetap berproses produksi, artinya mereka menghasilkan air limbah. Ada indikasi air limbah dibuang secara diam-diam," kata Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Pelalawan, Herizaldi didampingi Deli Fitriandi. Terkait itu, DLH Pelalawan bakal melakukan evaluasi air limbah perusahaan. Tapi, pihak perusahaan berdalih terjadi penguapan dan resapan, sehingga limbah tidak dibuang secara ilegal. "Kami minta data produksinya berapa sehari, dalam 1 bulan mulai dari Januari hingga Juni. Kalau hitungan kita, penguapan dan resapan tidak lebih dari 5 persen dari air limbah yang dihasilkan," ulas Heri. Wakil Ketua I DPRD Pelalawan, H Syafrizal menegaskan, hasil temuan Sidak nanti bakal dibawa ke DPRD untuk dilakukan pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan "Hasil temuan Sidak ini, kita bahas bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan untuk menentukan nasib perusahaan. Nanti seperti apa kesimpulanya, ditunggu," sebut politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) ini.