Workshop di Riau, Samade dan BPDP Gaet Gen Z Jadi Admin Pengusul Program Strategis Sawit
Pekanbaru, katakabar.com - Ketua Sawitku Masa Depanku (Samade) Kabupaten Bengkalis, sekaligus Ketua pelaksana workshop, Sukanto, menjelaskan workshop ini sangat penting lantaran banyak pengurus kelompok tani (Poktan) saat ini sudah berusia lanjut sehingga kurang menguasai sistem aplikasi pengusulan terbaru. Workshop Gen Z Sawit didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), guna siapkan tenaga admin dan operator kompeten dalam proses pengusulan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), serta Sarana dan Prasarana (Sarpras). Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi kendala teknologi dan administrasi selama ini menghambat pencapaian target percepatan peremajaan sawit rakyat di wilayah Riau. "Workshop ini diikuti 100 peserta meliputi 45 mahasiswa penerima beasiswa sawit BPDPKS dan 55 pemuda perwakilan lembaga pekebun se Provinsi Riau. Kami ingin menggaet anak muda dari lingkungan poktan agar bisa membantu proses pengajuan PSR dan Sarpras secara digital. Dengan Riau sebagai wilayah sawit terluas, keterlibatan Gen Z sangat krusial agar target dari Ditjenbun bisa tercapai," terang Sukanto, dilansir dari laman resmi BPDP, Sabtu pagi. Kepala Divisi Kerja Sama dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Dirinya menekankan seperti yang disampaikan Presiden RI, H Prabowo Subianto saat Rakornas Pemda di Sentul Jawa Barat, bahwa sawit adalah miracle crop yang berkontribusi besar terhadap devisa negara. Berdasarkan data BPS, nilai ekspor CPO dan turunannya terus meningkat dengan nilai US24,2 miliar pada 2025, atau setara kurang lebih Rp404 triliun. "Gen Z harus ambil peran perputaran ekonomi ini. Itu sebabnya, kami tidak hanya ingin kegiatan ini menjadi seremoni, tapi harus ada hasil nyata berupa peningkatan Rekomendasi Teknis (Rekomtek) PSR dalam satu bulan ke depan. Selain itu, kami mendorong anak muda Riau untuk kreatif menciptakan produk turunan sawit seperti yang sudah dilakukan alumni LPDP dengan produk batik menggunakan malam dari sawit," tegas Helmi. Sementara, Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, Vera Virgianti, menimpali realisasi PSR di Riau saat ini baru mencapai 40-50% dari target tahunan 10.000 hektare. Dari total 3,7 juta hektare lahan sawit di Riau, sekitar 60% kebun rakyat yang memerlukan peremajaan. "Sejak 2017 silam, Riau sudah merealisasikan 47.897 hektare dengan kucuran dana mencapai Rp1,5 triliun. Namun, kendala utama di lapangan adalah kurangnya penguasaan teknologi aplikasi oleh lembaga pekebun dalam mengunggah dokumen persyaratan," jelas Vera. Dia berharap kehadiran para admin dari kalangan Gen Z ini dapat mempercepat proses verifikasi di tingkat kabupaten, mulai dari pengunggahan legalitas kelembagaan hingga pemahaman regulasi lahan. "Legalitas lahan tidak harus SHM, bisa SKT atau SKGR selama di luar kawasan hutan. Aturan-aturan terbaru ini yang harus dipahami dan dibantu oleh anak muda agar proses di aplikasi tidak mandek," imbuhnya. Melalui kolaborasi antara Samade, BPDP, dan Disbun Riau ini, diharapkan kendala teknis pengusulan program pemerintah dapat teratasi sehingga kesejahteraan petani kelapa sawit rakyat di Riau terus meningkat di masa datang.
BPDP Perkuat SDM Sawit Lewat Workshop Pengembangan Kurikulum Berbasis SKKNI
Yogyakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) taja Workshop Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi Sawit Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di Yogyakarta pada 22 hingga 23 Januari 2026 lalu. Kegiatan ini bertujuan selaraskan kurikulum pendidikan tinggi sawit dengan kebutuhan industri perkebunan agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja. Workshop ini diikuti 37 perguruan tinggi dengan 86 peserta yang terdiri dari akademisi, praktisi industri, asosiasi pendidikan, serta pemangku kebijakan. Kegiatan diselenggarakan oleh BPDP bekerja sama dengan Asosiasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perkebunan. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, menyampaikan pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci peningkatan produktivitas dan keberlanjutan industri sawit. Ia menegaskan kurikulum pendidikan tinggi harus berbasis kompetensi agar lulusan siap kerja dan memiliki daya saing. “Melalui workshop ini, kami berharap kurikulum yang disusun benar-benar link dengan kebutuhan industri dan menjadi acuan bersama bagi perguruan tinggi,” ujarnya. Kegiatan ini dihadiri Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Baginda Siagian, perwakilan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Komite Pengembangan SDM Perkebunan, serta pengurus ALPENBUN. Sedang narasumber berasal dari unsur industri dan perguruan tinggi, termasuk perwakilan PT Bumitama Gunajaya Agro, PT Cargill Indonesia, AKPY, Politeknik LPP, dan Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi. Selama workshop, peserta membahas penyusunan dan penyelarasan kurikulum berbasis SKKNI melalui diskusi kelompok. Peserta dibagi ke dalam empat bidang, yakni kebun atau agronomi, pabrik atau pengolahan, manajemen, serta teknologi dan informasi, untuk memetakan unit kompetensi ke dalam mata kuliah dan capaian pembelajaran lulusan. Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Baginda Siagian, menilai workshop ini sebagai langkah penting memperkuat keterkaitan antara pendidikan dan industri. Ia berharap kurikulum berbasis kompetensi mampu menghasilkan tenaga kerja perkebunan yang siap pakai dan berkontribusi langsung terhadap peningkatan produktivitas. Melalui kegiatan ini, BPDP menargetkan tersusunnya kerangka kurikulum pendidikan tinggi sawit berbasis SKKNI yang terstandar, aplikatif, dan relevan. BPDP berharap kurikulum tersebut dapat diterapkan secara konsisten oleh perguruan tinggi sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten, tersertifikasi, dan mampu mendukung keberlanjutan industri perkebunan nasional.
Lewat Workshop Persiapan Dunia Kerja, Telkom AI Center of Excellence Tingkatkan Literasi AI Mahasiswa
Jakarta, katakabar.com - Telkom AI Center of Excellence (AI Center) Jakarta melalui Pilar AI Connect telah sukses taja workshop persiapan karir yang mengintegrasikan AI untuk para pelajar dan mahasiswa, Kamis (11/22) lalu secara daring. Workshop ini memiliki tujuan untuk meningkatkan awareness para pelajar atau mahasiswa sistem rekrutmen di dunia kerja profesional saat ini sudah mengintegrasikan AI di dalam prosesnya sehingga penting sekali bagi pelajar atau mahasiswa memanfaatkan AI dalam mempersiapkan dokumen seperti CV atau Resume (AI-Powered CV/Resume) dan menyusun strategi interview. Melalui workshop ini, AI Center Jakarta menyediakan sesi interaktif untuk pelajar dan mahasiswa dalam menyusun dan membentuk dokumen persiapan kerja yang lebih relevan dan sesuai dengan minat dan pengalaman yang dimiliki oleh para pelajar dan mahasiswa. Career Preparation Workshop dihadiri sebanyak 141 peserta dari sekolah dan universitas yang beragam, seperti Telkom University, Bina Nusantara University, Universitas Islam Indonesia, dan masih banyak lagi. Acara ini terbentuk karena adanya kolaborasi strategis dari berbagai mitra, yaitu Jobhun, Binar Academy, Intelligo ID, Developer Student Club Sampoerna University, Edukasi.Ind, Google Developer Group Universitas Islam Indonesia, Google Developer Group Binus University Online, Google Developer Group UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Google Developer Group Binus University Bandung, Google Developer Group Depok, dan Google Developer Group Online Campus Telkom University. Career Preparation Workshop diawali dengan penyampaian opening speech oleh Farida Dian yang akrab dipanggil Fida selaku Business & Community Lead Telkom AI Connect Jakarta yang membahas pentingnya peran AI dalam membantu persiapan karir dan kerja di tengah era transformasi digital saat ini. “Career Preparation Workshop ini hadir untuk teman-teman yang sedang menghadapi job market yang mengharuskan kita untuk menjadi kreatif di tengah tren AI saat ini, baik dalam menyusun CV yang lebih terkustomisasi dan personalized maupun komunikasi yang terstruktur dalam mempersiapkan interview. Pada akhirnya, penggunaan AI akan bergantung pada input-nya, yaitu prompting yang dimana akan kita pelajari bersama pembicara di sesi workshop hari ini," ujar Fida. Pentingnya Adopsi AI Bantu Persiapan Karir Saat Ini Career Preparation Workshop dibawakan oleh Akmal Muzakki selaku AI Engineer di AICO yang merupakan sesi praktikal dengan pembahasan seputar pembuatan CV dan penyusunan strategi interview dengan bantuan AI dan terintegrasi oleh AI. Akmal Muzakki mengajak para peserta untuk mempelajari cara menetapkan peran dari AI dan menyusun prompting yang sesuai dalam pembuatan CV sehingga kata kunci yang tercantum dalam CV akan sangat relevan dengan job market yang diinginkan atau dituju atau dikenal sebagai keyword extraction dan mempelajari aplikasi metode interview yang efektif menggunakan STAR (Situation, Task, Action, and Result). Selaku pembicara di Career Preparation Workshop, Akmal Muzakki juga memberikan rekomendasi tools AI yang dapat digunakan oleh para peserta untuk berlatih di luar sesi workshop. Tools AI tersebut meliputi ChatGPT dan Gemini sebagai Content Assistant, Job Scan dan Resume Runner sebagai optimasi ATS dan kata kunci, dan masih banyak lagi seperti Resume.io, Grammarly, Interview Warmup, dan Intervyou dengan fungsi masing-masing yang beragam. “AI bukan sekadar alat tunggal, melainkan ekosistem yang digunakan secara kombinatif. Hal terpenting yaitu bagaimana cara kita memberikan perintah kepada AI secara benar dan deskriptif sehingga kita harus memahami prompt engineering atau juga dikenal sebagai senjata intelijen karena prompt engineering merupakan salah satu otak dari LLM (Large Language Model)," jelas Akmal. Terlaksanakannya Career Preparation Workshop merupakan bentuk kepedulian AI Center Jakarta terhadap para pelajar dan mahasiswa untuk terus bersaing di pasar kerja (job market) yang sangat kompetitif saat ini baik nasional, maupun global. Melalui Career Preparation Workshop, AI Center Jakarta memberikan wadah pengembangan skill bagi pelajar dan mahasiswa terhadap penggunaan AI dan meningkatkan awareness para pelajar dan mahasiswa untuk menjadi lebih paham dalam penggunaan tools AI yang dapat membantu persiapan karir. Telkom AI Connect memiliki harapan dengan berlangsungnya Career Preparation Workshop dapat membimbing para pelajar dan mahasiswa untuk mencapai karir yang telah diimpikan dan mendapat pekerjaan sesuai dengan skills, baik soft skills maupun hard skills, yang dibutuhkan di era transformasi digital sehingga dapat meningkatkan talenta digital yang mumpuni untuk Indonesia.
CC Ethics and How to Avoid Plagiarism Workshop with Priska Sahanaya dan BCF di SMA Almasih
Jakarta, katakabar.com - SMA Almasih hadirkan Priska Sahanaya dalam seminar “Content Creation Ethics and How to Avoid Plagiarism”. Dengan latar belakang komunikasi, editorial planning, dan sertifikasi profesional di bidang NLP dan coaching, beliau memahami pentingnya etika dalam dunia kreatif. Seminar ini membahas etika dalam pembuatan konten, termasuk cara menghindari plagiarisme, menyitir sumber, memahami copyright, serta menghormati karya orang lain. Peserta akan belajar bagaimana mengolah ide referensi tanpa sekadar menyalin, serta teknik melakukan parafrase kreatif yang tetap original. Seminar ini juga membekali peserta kesadaran profesional tentang integritas creator. Di akhir sesi, peserta diharapkan lebih berani berkarya dengan standar etika yang tinggi dan penuh tanggung jawab. Di sesi beauty class ini, peserta diberikan kesempatan untuk mempelajari teknik makeup dasar menggunakan dua produk unggulan Fanbo: Fanbo Love Letter Eyeshadow Palette dan Fanbo Eyebrow Pencil. Kedua produk ini telah terdaftar resmi di BPOM dan dikenal memiliki banyak ulasan positif dari pengguna remaja hingga dewasa. Fanbo Love Letter Eyeshadow Palette menawarkan pilihan warna yang dirancang untuk tampilan natural. Teksturnya lembut, mudah dibaurkan, dan tidak mudah menggumpal di kelopak mata. Formulanya yang ringan membuat produk ini nyaman dipakai seharian. Banyak pengguna memuji shimmer di palet ini karena memberikan efek glowing yang halus dan tidak berlebihan. Kombinasi warna matte-nya juga ideal untuk membuat struktur mata, sehingga siswa dapat belajar membuat riasan transisi yang rapi. Untuk alis, Fanbo Eyebrow Pencil menjadi alat bantu utama. Pensil ini terkenal karena kemampuannya memberikan hasil yang lembut dan tidak terlalu mencolok. Teksturnya tidak membuat alis tampak menggumpal atau terlalu keras. Selain itu, warnanya yang natural cocok untuk berbagai tone kulit remaja. Banyak testimoni menyebutkan produk ini tahan lama dan tetap rapi meski digunakan dalam aktivitas sekolah yang padat. Pensil alis Fanbo juga mudah diasah sehingga peserta dapat terus menghasilkan goresan yang presisi. Melalui beauty class ini, siswa dapat mengenal kelebihan setiap produk sekaligus belajar menciptakan tampilan natural yang rapi dan aman untuk kegiatan sehari-hari. Priska Sahanaya, Sosok Visioner di Balik Dunia Event dan Edukasi Priska Sahanaya adalah pendiri dan CEO PT Priska Sahanaya Grup, perusahaan yang fokus pada layanan training, event organizer, dan advertising. Perjalanan akademisnya luar biasa ia menempuh S1 dan S2 dengan beasiswa penuh dari Scranton Korea, serta mengikuti program pertukaran budaya dan bisnis di Tiongkok. Priska juga dikenal luas sebagai pembicara publik dengan berbagai sertifikasi seperti CP.NLP, CHt, C.PS, dan CECS. Ia telah berbicara di ratusan panggung dan menjadi figur yang ditulis lebih dari 7.500 artikel media. Kekuatan utamanya adalah menyampaikan materi dengan cara yang menginspirasi, sistematis, dan mudah dipahami.
BPDP dan Apkasindo Perjuangan Taja Workshop Pemanfaatan Limbah Replanting Sawit
Sulawesi Selatan, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berkolaborasi dengan Apkasindo Perjuangan taja workshop Budidaya Jamur Tiram dengan media tanam tandan kosong kelapa sawit dan limbah replanting sawit, selama tiga hari dari 29 hingga 31 Oktober 2025 bertempat di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Kegiatan Workshop diikuti perwakilan petani sawit dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Gorontalo. Peserta mendapatkan pengetahuan dan praktek secara langsung proses budidaya jamur. Mulai dari proses persiapan media tanam, pembungkusan baglog dan sterilisasi,pendinginan serta inokulasi dan inkubasi, serta termasuk pengenalan hasil olahan dari jamur. Sekjen Apkasindo Perjuangan, Sulaeman Andi, menyatakan Apkasindo Perjuangan akan terus terdepan dalam meningkatkan citra kelapa sawit termasuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kelapa sawit. Pembuatan jamur sawit diharapkan bisa menjadi bagian dari promosi sawit. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menjelaskan BPDP menjalin kolaborasi dengan berbagai organisasi termasuk Asosiasi Petani Sawit sebagai salah satu stakeholders dalam mempromosikan kebaikan-kebaikan sawit. "Melalui workshop ini menunjukkan bahwa sawit adalah tanaman yang istimewa semua bagian dapat dimanfaatkan. Budidaya Jamur dengan limbah replanting sawit diharapkan dapat dipraktekkan dan menjadi altenatif pengembangan usaha untuk UKM Petani Sawit“ ucap Helmi Dengan kegiatan ini, ujar Helmi, menunjukkan sawit bukan hanya bermanfaat bagi petani sawit dari hasil penjualan Tandan Buah Segar namun terdapat banyak alternatif yang bisa menjadi stream untuk meningkatkan pendapatan bagi pekebun sawit. "Budidaya jamur sawit dengan memanfaatkan limbah hasil replanting menjadi salah satu solusi untuk pemanfaatan batang hasil replanting dengan nilai tambah yang lebih tinggi," jelasnya.
Kolaborasi Promosi Inovasi UKM Sawit Lewat Workshop di Serpong dan Gunung Putri
Bogor, katakabar.com -Workshop Jurnalis Promosi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Sawit digelar selama dua hari mulaj Kamis (23/10) hingga Jumat (24/10) lalu, di Serpong, Banten, dan Gunung Putri, Bogor, usung tema 'Kolaborasi Media dan UKM Sawit untuk Indonesia Emas 2045'. Majalah Sawit Indonesia didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang melaksanakan workshop hadirkan narasumber, meliputi Puspo Edi Giriwono, Ph.D, Director of SEAFAST CenterLRI PGK IPB), Bachtiar Priyambodo, S.STP., M.Si, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangerang Selatan, Mochamad Husni, Media Relations GAPKI, dan Shandyka Yudha Pratama, General Manager PT Ratu Bio Indonesia, yang dimoderatori Hamzirwan Hamid, Head of Editorial Collaboration Harian Kompas. Asisten Deputi Produksi Dan Digitalisasi Usaha Menengah Kementerian UMKM RI, Metty Kusmayantie, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan. “Kami apresiasi kolaborasi ini. Ini bentuk nyata sinergi antara UKM, media, pemerintah, industri, asosiasi, dan lembaga pembiayaan. Sektor sawit komoditas unggulan pada 2023 lalu berkontribusi sekitar 60 persen, dan menyerap 67 persen tenaga kerja nasional. Hal ini tentu jadi pondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar Metty. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, saat diskusi sesi Field Trip Pabrik UKM Sawit, menjelaskan BPDP menjalin kolaborasi dengan berbagai organisasi,termasuk media guna perkuat dan menciptakan wirausaha di sektor UKM mendukung Asta Cita Presiden RI, H Prabowo dorong kewirausahaan. "Ke depan, program BPDP di sektor UKM mengarah kepada praktik, dan tidak lagi sebatas teori untuk menunjukkan dampak positif programBPDP kepada masyarakat," jelasnya. Ketua Pelaksana Acara Workshop Jurnalis Promosi UKM Sawit, Qayum Amri, menjelaskan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memiliki peran strategis dukung pengembangan UKM sawit. Selain itu, ia menyebutkan BPDP telah menginisiasi katalog berisi100 produk sawit dari UKM di berbagai daerah.
Dukung Pengembangan Perkebunan Kelapa di Pati Lewat Peremajaan dan Mekanisasi
Pati, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP bersama Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Pati, akademisi dan praktisi perkebunan gelar Workshop Penguatan Kelembagaan dalam Rangka Persiapan Program Peremajaan Kelapa Rakyat dan Program Sarana dan Prasarana di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kelembagaan pekebun, mendorong penggunaan benih unggul, dan menyiapkan strategi pengembangan Perkebunan keapa, yaitu program peremajaan dan program sarana prasarana Perkebunan kelapa. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu Perkebunan BPDP, Normansyah Hidayat Syahruddin, yang hadir secara daring menyampaikan, BPDP hadir untuk memastikan pengelolaan dana perkebunan dapat meningkatkan kesejahteraan pekebun, termasuk melalui program peremajaan, sarana dan prasarana, hingga dukungan sumber daya manusia. “Dengan penguatan kelembagaan, kita ingin petani lebih mandiri, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global,” tegasnya, dilansir dari laman website resmi BPDP, Kamis (25/9) sore. Workshop yang berlangsung pada 24 September 2025 ini menghadirkan berbagai narasumber, di antaranya perwakilan Ditjen Perkebunan yang membahas kebijakan dan regulasi kelembagaan pekebun, akademisi Universitas Gadjah Mada dan INSTIPER Yogyakarta yang memaparkan teknik pembibitan kelapa kopyor melalui kultur jaringan dan embrio, serta Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati yang menekankan pentingnya koperasi dalam mendukung akses pembiayaan, pasar, dan tata kelola usaha.
Solusi Produksi Modern di Workshop Fabrikasi Profesional
gearbox 3. Jasa pengelasan industri: Termasuk welding baja karbon, stainless, hingga aluminium 4. Pembuatan jig dan fixture: Untuk mendukung efisiensi proses perakitan di pabrik klien 5. Modifikasi dan redesign sistem mekanikal: Menyesuaikan kebutuhan pabrikasi ulang atau upgrade sistem 6. Balancing dan inspeksi presisi: Setiap produk diuji sebelum dikirim ke lokasi Workshop Triagri dilengkapi dengan: • Mesin CNC turning dan milling • Peralatan cutting dan bending presisi • Alat ukur digital, balancing system, dan welding station • Area perakitan dan finishing yang memenuhi standar K3 • Tim teknisi tersertifikasi, dengan pengalaman menangani proyek berskala nasional dan multinasional
Kementerian BUMN Kunjungan Lapangan ke Proyek PTPP di Kaltim
Balikpapan, katakabar.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN taja Workshop Komunikasi dan Optimasi AI pada 17 hingga 18 Juli 2025 lalu, di Swiss-Belhotel, Balikpapan. Kegiatan itu diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai BUMN, meliputi praktisi komunikasi perusahaan, dan pimpinan wilayah. Workshop ini bertujuan untuk memperkuat fungsi komunikasi korporat dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelegent atau AI penyebaran informasi positif yang kredibel, strategis, dan berdampak luas di era digital. Narasumber pembuka, juru bicara Kementerian BUMN, Putri Violla, menyampaikan, komunikasi di era keterbukaan informasi menuntut pendekatan yang adaptif dan kolaboratif, tidak hanya dari institusi, tetapi juga dari individu di dalam perusahaan. Menurutnya, karyawan memiliki potensi besar untuk menjadi duta perusahaan dalam menyuarakan pencapaian dan kontribusi BUMN kepada publik secara lebih humanis dan relevan. “Di tengah derasnya informasi saat ini, kekuatan komunikasi tidak hanya terletak pada strategi institusi, tapi juga pada kekuatan individu. Karyawan adalah wajah BUMN yang paling autentik. Dengan keterampilan komunikasi digital dan pemanfaatan teknologi seperti AI, mereka mampu menjadi penyambung pesan kebaikan yang berdampak luas di masyarakat,” ujar Putri.
Perusahaan Grup TD, TDI Taja Workshop NDT dengan Teknologi Drone di Kuwait
Tokyo, katakabar.com - Acara Workshop Advanced Non-Destructive Testing (NDT) dengan teknologi drone jadi langkah strategis dorong adopsi drone untuk inspeksi industri di Timur Tengah, sejalan dengan inisiatif Kuwait Vision 2035. Terra Drone Corporation, penyedia layanan drone terkemuka, umumkan anak perusahaannya, Terra Drone Indonesia, telah sukses taja Workshop Advanced Non-Destructive Testing (NDT) dengan memanfaatkan teknologi drone di Kuwait. Acara ini digelar bekerja sama dengan International Inspection Centre Co. W.L.L. (INTREX), penyedia layanan inspeksi NDT terbesar di Kuwait. Di workshop ini, Terra Drone Indonesia atau TDI memberikan pemaparan mengenai bagaimana teknologi inspeksi canggih berbasis drone dapat meningkatkan efisiensi operasional dan keselamatan di sektor minyak dan gas. Acara ini dihadiri para pelaku utama industri energi di Timur Tengah dan menampilkan demonstrasi langsung penggunaan drone. Terra Drone Indonesia atau TDI berkomitmen untuk terus mendorong adopsi serta pengembangan teknologi inspeksi berbasis drone di Kuwait dan kawasan Timur Tengah secara lebih luas. Di bawah inisiatif Kuwait Vision 2035, Kuwait tengah berupaya melakukan diversifikasi ekonomi dan transisi menuju masyarakat berbasis energi terbarukan, dengan mengurangi ketergantungan pada sektor minyak dan gas. Untuk mendukung transformasi ini, Kuwait menginvestasikan sumber daya dalam pengembangan infrastruktur energi baru serta renovasi fasilitas yang sudah ada. Hal ini mendorong meningkatnya kebutuhan akan solusi inspeksi dan pemeliharaan yang lebih efisien. Melihat peluang tersebut, Terra Drone Indonesia telah menjalin kolaborasi dengan cabang NDT Corrosion Control Services Co. (NDTCCS) di Uni Emirat Arab (UAE). NDTCCS perusahaan induk dari INTREX, penyedia layanan inspeksi NDT terbesar di Timur Tengah. Workshop ini menjadi langkah strategis dalam memperluas penerapan teknologi inspeksi berbasis drone di kawasan tersebut. Workshop ini dihadiri sekitar 50 peserta dari 18 perusahaan terkemuka di sektor energi, termasuk KOC Insp. & Corrosion, perusahaan minyak milik negara Kuwait, serta Schlumberger, salah satu perusahaan jasa ladang minyak terbesar di dunia. Ray Ozma, Chief Technical and Technology Officer (CTTO) dari Terra Drone Indonesia, memberikan pemaparan mengenai: - Transformasi Inspeksi Industri melalui Teknologi Drone - Inspeksi Ruang Terbatas dan Pemodelan 3D Menggunakan Drone Di sesi ini, peserta mendapatkan wawasan mendalam mengenai teknologi NDT berbasis drone, termasuk penerapan drone ultrasonik (Ultrasonic Testing/UT) untuk inspeksi internal dan eksternal serta solusi optimalisasi survei industri. Workshop ini menampilkan demonstrasi langsung penerbangan drone, memungkinkan peserta untuk melihat secara langsung bagaimana teknologi ini diterapkan dalam inspeksi NDT.