Selain membahas bantuan sosial, Pemkab Langkat bersama Kemensos dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) turut membahas percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir di lahan PTPN II Regional I, termasuk proses pembebasan lahan dan tahapan rehabilitasi pascabencana.

Upaya jemput bola yang dilakukan Pemkab Langkat mendapat respons positif dari warga terdampak. Said Abdullah, warga Kecamatan Tanjung Pura, menilai langkah Bupati menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan bantuan banjir.

"Kami puas karena pemerintah daerah bergerak cepat mencari solusi langsung ke pusat," katanya.

Senada, Sauli Lubis, warga Besitang, berharap hasil koordinasi tersebut segera direalisasikan sehingga bantuan dapat dirasakan seluruh masyarakat terdampak tanpa terkecuali.

Pemkab Langkat menegaskan akan terus mengawal proses penyaluran bantuan, rehabilitasi, rekonstruksi, hingga penyediaan hunian tetap agar pemulihan pascabanjir berjalan cepat dan menyeluruh.