Rombongan meninjau sejumlah fasilitas dan layanan di Rutan Kelas I Medan, mulai dari Klinik Pratama Semar yang memberikan layanan kesehatan bagi warga binaan dan masyarakat, layanan kunjungan, hingga Dapur Sehat yang memastikan penyediaan makanan bergizi dan memenuhi standar higiene.
Selain itu, tim juga meninjau program pembinaan kemandirian melalui Bimbingan Kegiatan Kerja (Bimker), seperti produksi tahu dan tempe, pembuatan roti, galeri produk UMKM hasil karya warga binaan, serta pelatihan konveksi yang memproduksi sandal hotel, tas, dan berbagai kerajinan tangan.
Program-program tersebut tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan kerja, tetapi juga menjadi sarana pengembangan usaha yang bernilai ekonomi untuk mendukung reintegrasi sosial setelah bebas.
Staf Ahli Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum, Dr. Iwan Santoso, mengapresiasi berbagai inovasi pelayanan dan pembinaan yang telah dijalankan Rutan Kelas I Medan.
Menurutnya, peningkatan pelayanan publik harus sejalan dengan penguatan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
Melalui kunjungan kerja ini, Kemenimipas berharap Rutan Kelas I Medan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola organisasi, serta mengoptimalkan program pembinaan guna mendukung transformasi pemasyarakatan yang profesional dan humanis.
Kemenimipas Tinjau Klinik, Dapur Sehat dan Program Pembinaan di Rutan Kelas I Medan
Diskusi pembaca untuk berita ini