Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Raudhatut Tauhid, Marwan Syahputra, menjelaskan masjid tersebut berawal dari mushala yang dibangun pada 2020 di atas tanah wakaf seluas dua rante. Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, bangunan itu kemudian dikembangkan menjadi masjid berukuran 13 x 15 meter.

Menurut Marwan, pembangunan masjid terwujud berkat dukungan dan kebersamaan masyarakat serta berbagai pihak. Ia berharap Masjid Raudhatut Tauhid dapat terus dimakmurkan melalui kegiatan ibadah, pendidikan Islam, dan pembinaan generasi muda.

Sementara itu, Camat Gebang Syofian Tarigan menyampaikan harapannya agar masjid tersebut menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Dogang dan sekitarnya.

Peresmian berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama. Warga berharap Masjid Raudhatut Tauhid dapat menjadi pusat syiar Islam, mempererat ukhuwah, serta melahirkan generasi muda yang berakhlak dan religius.