Berhasil

Sorotan terbaru dari Tag # Berhasil

Evakuasi Berhasil, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku di Yahukimo Nusantara
Nusantara
Minggu, 12 Juli 2026 | 15:04 WIB

Evakuasi Berhasil, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku di Yahukimo

Yahukimo, katakabar.com - Koops TNI Habema bergerak cepat mengevakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY, Nicholas F. Goselin, yang menjadi korban penembakan di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Jumat (3/7) lalu. Di saat yang sama, tim patroli juga diterjunkan untuk melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku penembakan pilot serta pembakaran pesawat. Operasi evakuasi dilaksanakan dengan mengedepankan kecepatan, ketelitian, dan faktor keamanan mengingat lokasi kejadian berada di wilayah pegunungan yang sulit dijangkau. Total 10 personel Koops TNI Habema diterjunkan dengan dukungan dua helikopter Caracal sehingga proses evakuasi dapat berjalan secara aman dan terkoordinasi. Berkat operasi yang berjalan lancar, jenazah Nicholas F. Goselin berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian dan diterbangkan menuju Timika menggunakan dukungan udara Koops TNI Habema. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak yang berwenang untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku. Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M.Wirya Arthadiguna , S.H, M.Si, menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pilot PT AMA Air sekaligus menegaskan komitmen Koops TNI Habema dalam menjaga keamanan wilayah. "Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya pilot PT AMA Air. Koops TNI Habema berkomitmen mendukung proses evakuasi, menjaga keamanan wilayah, serta membantu penegakan hukum. Tim patroli juga terus melaksanakan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait agar keamanan masyarakat dan pelayanan penerbangan perintis di Papua tetap terjaga," ujarnya. Sejalan dengan komitmen tersebut, kata Wirya, tim patroli Koops TNI Habema terus bergerak melakukan penyisiran dan pengejaran bersama unsur terkait. "Langkah ini dilakukan untuk mendukung proses penegakan hukum sekaligus memastikan situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo tetap kondusif," jelasnya. Selain operasi pengejaran, lanjutnya, Koops TNI Habema bersama unsur terkait memperkuat pengamanan di sekitar lokasi kejadian guna mendukung proses penyelidikan. Pengamanan juga dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga kelancaran penerbangan perintis yang menjadi jalur penting bagi wilayah pedalaman Papua. "Bagi masyarakat Papua Pegunungan, penerbangan perintis memiliki peran yang sangat vital. Moda transportasi ini menjadi penghubung distribusi logistik, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga kebutuhan masyarakat di daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat," ucapnya. Koops TNI Habema memastikan koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait akan terus diperkuat. Pengamanan wilayah, pendalaman kronologi kejadian, hingga operasi pengejaran terhadap para pelaku akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan di Yahukimo dan wilayah sekitarnya. Keberhasilan operasi evakuasi ini menjadi bukti bahwa di tengah tantangan medan Papua yang berat, keselamatan dan kemanusiaan tetap menjadi prioritas. Bersamaan dengan itu, Koops TNI Habema akan terus hadir menjaga keamanan, mendukung penegakan hukum, serta memastikan masyarakat Papua dapat beraktivitas dengan tenang dan pelayanan penerbangan perintis tetap berjalan demi menghubungkan harapan di setiap pelosok negeri.

Karhutla di Kepeluan Meranti Berhasil Dikendalikan Kini Tahap Pendinginan Riau
Riau
Sabtu, 26 Juli 2025 | 16:10 WIB

Karhutla di Kepeluan Meranti Berhasil Dikendalikan Kini Tahap Pendinginan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla yang melanda Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, akhirnya berhasil dikendalikan setelah upaya intensif selama tujuh hari lamanya oleh tim gabungan. Saat ini, proses pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada api yang kembali menyala. Tim gabungan meliputi TNI, Polri, BPBD, dan relawan masih berjaga di lokasi untuk melakukan tahap pendinginan guna mencegah kebakaran susulan. Kapolsek Tebingtinggi Barat, Iptu Iskandar menyampaikan, salah satu kendala terbesar yang dihadapi di awal proses pemadaman adalah kekurangan sumber air. "Awalnya kita kesulitan air, tapi sekarang bantuan 19 embung dari pihak swasta sangat membantu. Alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat penanganan," ujarnya. Ia menyebutkan, setidaknya terdapat 11 titik api dengan estimasi luas lahan terbakar mencapai puluhan hektar. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi imbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Ia menegaskan tindakan tersebut selain membahayakan lingkungan, juga dapat dikenai sanksi hukum. “Penanganan Karhutla membutuhkan kewaspadaan dan sinergi semua pihak. Langkah pencegahan tetap menjadi kunci utama untuk menghindari bencana yang dapat berdampak luas,” tegas Kapolres.

Berkah Program PSR, Petani Aceh Tamiang: Sawit Kami Bak Punya Perusahaan Nasional
Nasional
Senin, 16 Oktober 2023 | 20:17 WIB

Berkah Program PSR, Petani Aceh Tamiang: Sawit Kami Bak Punya Perusahaan

Kuala Simpang, katakabar.com - Ratusan pekebun kelapa sawit, peserta program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, tersenyum merekah, senang dan bahagia. Soalnya, kerja keras dan kesabaran bertahun lamanya saat ini berbuah manis. Di mana kelapa sawit hasil direplanting tahun 2018 lalu sudah berbuah. Apalagi, selama ini banyak petani tidak mampu untuk meremajakan tanaman kelapa sawit miliknya disebabkan tidak ada modal. Tapi, dengan program PSR sangat membantu dan menguntungkan masyarakat bisa memiliki kebun kelapa sawit yang produktif. Produksi Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit diperkirakan bakal meningkat dengan menggunakan bibit unggul (bersertifikat). Hadirnya PSR seluruh proses replanting mulai pembersihan lahan, pengadaan bibit, tanam hingga beberapa kali pemupukan gratis biaya ditanggung pemerintah lewat Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). “Saya sudah delapan kali panen hingga bulan ini. Ceritanya sudah menikmati jual buah sawit hasil PSR ini,” ujar petani sawit di Desa Seunebok Baru, Kecamatan Manyak Payed, Suprapto 52 tahun, dilansir dari laman website resmi, pada Senin (16/10). Luas kebun kelapa sawit, kata Suprapto, direplanting melalui program PSR seluas 1,5 hektar. Bibit ditanam sekitar awal 2020 lalu. Artinya, umur 4 tahun kelapa sawit program PSR sudah berbuah. "Pertumbuhan batang dan daun kelapa sawit cukup bagus, seperti standar perusahaan. Bobot TBS masih buah pasir tapi sudah laku dijual ke agen. Di mana awal panen rata-rata janjangan dijadikan berondolan dulu harga lebih tinggi,” jelasnya. Ayah empat orang anak ini sangat bersyukur bisa ikut program PSR melalui lembaga koperasi. Saya sadari kalau melakukan replanting secara mandiri tidak mungkin mampu lantaran membutuhkan biaya besar. Selama empat tahun penantian, kini sudah bisa rutin menjual hasil panen TBS kelapa sawit ke agen pengumpul di tingkat kampung. Dia merasa puas melihat pertumbuhan pohon kelapa sawit PSR beda dengan kebun sawit kampung (pribadi) umumnya. “Saya panen satu bulan dua kali, hasilnya lumayan bisa untuk tambahan beli pupuk supaya bobot buahnya makin berat,” jelasnya. Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (Ditanakbun) Kabupaten Aceh Tamiang mencatat luasan peremajaan kelapa sawit rakyat dari 2018 hingga 2023 sudah terealisasi masuk Rekomendasi Teknis (Rekomtek) Ditjenbun RI sekitar 10.300 hektar. Di mana luasan ini menembus target yang ditetapkan Distanakbun. “Target Aceh Tamiang hingga 2022 seluas 10 ribu hektar. Alhamdulillah, sekarang target sudah terlampaui,” cerita Kabid Perkebunan Distanakbun, Edwar Fadli Yukti. Sementara itu pihaknya memastikan tanaman tahun perdana PSR (2018-2019) yang tersebar di 11 kecamatan kecuali Kota Kuala Simpang sudah berproduksi. Dari 3.947 hektar realisasi luasan tanam, 1.092 hektar diantaranya luas panen yang sudah dihimpun dari hasil laporan di lapangan. "Areal ini milik petani swadaya yang tergabung dalam tujuh koperasi sebagai pelaksana PSR," ucapnya. Alhamdulillah, terangnya Edwar, program penanaman tahun 2019 sudah berproduksi dengan BJR (berat janjang rata-rata) 2 hingga 5 kilogram per janjang. "Untuk data produksinya belum lengkap, tapi data dan dokumentasi hasil penanaman 2019 ada di kantor bisa jadi referensinsi,” sebutnya.

Koperasi KPSLJ Akhirnya Dapat DBH Kebun Plasma Perusahaan Sawit
Sawit
Senin, 16 Oktober 2023 | 18:56 WIB

Koperasi KPSLJ Akhirnya Dapat DBH Kebun Plasma Perusahaan

Kolonodale, katakabar.com - Koperasi Konsumen Petani Sawit Lembo Jaya (KPSLJ akhirnya jadi operator kebun plasma perusahaan demi meningkatkan kesejahteraan anggota. Untuk dipercaya jadi operator kebun plasma perusahaan tidak mudah, pengurus koperasi butuh perjuangan cukup panjang terus berusaha meyakinkan PT Kirana Sinar Gemilang (KSG). Kerja keras tidak menghianati hasil, keberhasilan pengurus koperasi disambut senang dan gembira peserta Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi yang digelar di Desa Kumpi, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali Utara, Yarid F. Marande SE, pimpinan PT. Kirana Sinar Gemilang, Binsar Sirait, serta ratusan anggota koperasi, turut hadir di RAT. Koperasi KPSLJ punya anggota 434 orang tersebar di tiga desa, yakni Desa Po'ona, Kumpi, dan Uluanso. Mereka pemilik tanah ulayat di mana perusahaan sawit beroperasi di wilayah Lembo Raya. Pada RAT itu, Ketua Lembo Jaya, Guslan Tomboelu MAP, membacakan laporan tahunan dan menguraikan pencapaian dan rencana program ke depan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. Di dalam laporan itu dijelaskan pengurus koperasi terus berupaya mengumpulkan data-data hasil kebun plasma, melakukan pengawasan, dan kajian atas hasil kinerja jajaran PT KSG. Nah, dari hasil kajian atas dukungan Bupati Morut, pada 18 Agustus 2023 kemitraan Koperasi Konsumen Petani Sawit Lembo Jaya dengan PT KSG memasuki babak baru dengan lahirnya enam poin kesepakatan bersama. Salah satu poin penting dari kesepakatan, yakni kalau selama ini anggota koperasi menerima kompensasi dana talangan sebesar Rp70.000 dalam bentuk utang. Tapi, dari Oktober 2023 berubah menjadi Dana Bagi Hasil (DBH) bagi petani plasma sebesar Rp500.000 per hektar bukan utang lagi. "Ini kesepakatan strategis dan sejarah baru bagi koperasi kami. Di tempat lain masih menggunakan sistem dana talangan," ujar Guslan lewat keterangan resmi Pemkab Morut, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (16/10). Pengelolaan lahan perkebunan ini, kata Guslan, menguntungkan anggota koperasi. Kalau di tempat lain komposisi pengelolaan dibagi 80 persen inti (perusahaan) - 20 persen petani, di Lembo Jaya pembagiannya 65 persen inti dan 35 persen petani. "Jajaran pengurus koperasi terus berupaya melakukan langkah-langkah konstruktif dan berkoordinasi dengan pemerintah Desa Kumpi, Desa Po'ona dan Desa Uluanso, serta lembaga-lembaga terkait lainnya untuk memperjuangkan kepentingan anggota koperasi," jelasnya. Masih rapat anggota tahunan, forum rapat menerima laporan pengurus koperasi dan setujui 14 program kerja tahun 2023 sebagai dasar kegiatan pengurus koperasi. Dari 14 program kerja diantaranya pengurus koperasi mengupayakan usaha koperasi berupa angkutan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit plasma. Selain itu, mengupayakan usaha lainnya dengan memanfaatkan dana CSR (Corporate Social Responsibility) dan bantuan Pemda Morut. "Kita mengarahkan Desa Uluanso sebagai sentra pengembangan bibit sawit, Po'ona sebagai sentra ayam petelur, dan Kumpi sebagai sentra jahit-menjahit untuk pakaian pekerja di perusahaan," beber Guslan. Yarid F. Marande sambut baik pelaksanaan RAT ini. "Koperasi Konsumen Petani Sawit Lembo Jaya saat ini termasuk koperasi yang paling sehat di Morut," terangnya. Di rangkaian pelaksanaan RAT dilaksanakan pula aksi sosial donor darah dengan melibatkan karyawan PT KSG dan anggota Koperasi Konsumen Petani Sawit Lembo Jaya.