Deposit

Sorotan terbaru dari Tag # Deposit

Pasar Kripto Melemah, Tokocrypto Perkuat Akses Deposit Lewat Nobu Bank Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:30 WIB

Pasar Kripto Melemah, Tokocrypto Perkuat Akses Deposit Lewat Nobu Bank

Jakarta, katakabar.com - Pasar aset kripto global bergerak dalam tekanan setelah Bitcoin turun ke bawah level US$70.000 pada awal Juni 2026. Pelemahan ini membuat pelaku pasar semakin berhati-hati, terutama investor ritel yang masih mencermati arah pergerakan harga dan menunggu momentum yang lebih jelas untuk kembali bertransaksi. Tekanan terhadap Bitcoin dipicu sejumlah sentimen negatif di pasar global. Salah satunya adalah perpindahan sekitar 10.422 BTC senilai sekitar US$739 juta dari dompet Mt. Gox ke alamat baru. Meski belum terlihat adanya deposit besar ke bursa maupun aksi jual langsung, pergerakan tersebut tetap memicu kekhawatiran pasar karena berkaitan dengan proses distribusi kreditur Mt. Gox yang masih berlangsung. Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh aksi jual 32 BTC oleh Strategy pada periode 26 hingga 31 Mei 2026 untuk mendanai distribusi saham preferen. Walaupun jumlah tersebut relatif kecil dibandingkan total kepemilikan Bitcoin perusahaan, aksi tersebut tetap menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi pasar yang rapuh dan likuiditas yang cenderung tipis. Di Indonesia, aktivitas transaksi aset kripto juga menunjukkan perlambatan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto pada Maret 2026 tercatat sebesar Rp22,24 triliun, turun dibandingkan Februari 2026 yang berada di kisaran Rp24,31 triliun–Rp24,33 triliun. Sementara, jumlah akun konsumen aset kripto tetap meningkat menjadi 21,37 juta per Maret 2026. Minat Investor Tetap Terjaga CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap aset kripto masih terjaga, meskipun aktivitas transaksi bergerak lebih selektif.  “Dengan tekanan pasar yang berlanjut dan sikap investor yang cenderung wait and see, transaksi aset kripto pada April 2026 berpotensi kembali bergerak terbatas apabila sentimen global belum menunjukkan perbaikan signifikan,” jelasnya. Di tengah kondisi pasar tersebut, Tokocrypto memperkuat kemudahan akses transaksi bagi investor Indonesia melalui pembukaan channel deposit baru bekerja sama dengan Nobu Bank. Melalui kanal ini, pengguna dapat melakukan deposit rupiah dengan lebih mudah, aman, dan nyaman. Tokocrypto juga menghadirkan program cashback deposit sebesar Rp50.000 bagi pengguna yang melakukan deposit melalui Nobu Bank sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, Tokocrypto menyesuaikan minimum deposit menjadi mulai dari Rp10.000 untuk seluruh channel deposit, baik melalui bank maupun e-wallet. Calvin menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga akses investasi aset kripto tetap inklusif, terutama ketika pasar sedang berada dalam fase koreksi dan investor cenderung menunggu kepastian arah harga. “Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, banyak investor mengambil posisi wait and see. Karena itu, kami terus berupaya memberikan kemudahan akses transaksi, termasuk melalui pembukaan channel deposit Nobu Bank dan penyesuaian minimum deposit mulai dari Rp10.000 di seluruh channel. Kami ingin memastikan investor Indonesia tetap memiliki fleksibilitas untuk masuk ke pasar sesuai strategi dan profil risikonya,” ujar Calvin. Calvin menambahkan, kerja sama dengan Nobu Bank serta program cashback deposit Rp50.000 diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna sekaligus mendorong aktivitas transaksi secara bertahap di tengah pasar yang masih bergerak hati-hati. Ruang Pertumbuhan “Kolaborasi dengan Nobu Bank menjadi salah satu upaya kami memperluas opsi pembayaran yang aman dan nyaman. Dengan adanya cashback deposit Rp50.000, kami berharap pengguna dapat semakin mudah memanfaatkan momentum pasar, baik untuk akumulasi bertahap maupun diversifikasi aset,” tambahnya. Ke depan, Calvin memandang prospek aset kripto di Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar. Peningkatan jumlah akun konsumen menunjukkan bahwa aset kripto tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat, meskipun nilai transaksi dapat berfluktuasi mengikuti dinamika pasar global. Menurutnya fase koreksi pasar dapat menjadi momentum bagi investor untuk memperkuat literasi, mengevaluasi strategi investasi, dan menerapkan manajemen risiko yang lebih disiplin. Investor juga dinilai perlu menghindari keputusan impulsif dan memahami bahwa aset kripto memiliki volatilitas tinggi. “Kami melihat minat masyarakat terhadap aset kripto masih kuat. Tantangannya adalah bagaimana industri dapat terus membangun kepercayaan, meningkatkan edukasi, dan menyediakan akses yang mudah serta aman. Kami akan terus berfokus pada pengembangan layanan yang mendukung investor mengambil keputusan secara lebih bijak, terutama dalam menghadapi kondisi pasar yang dinamis,” sebut Calvin.

Tokocrypto Buka Deposit QRIS Mudahkan Transaksi Kripto di Indonesia Default
Default
Selasa, 10 Maret 2026 | 09:10 WIB

Tokocrypto Buka Deposit QRIS Mudahkan Transaksi Kripto di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Nilai transaksi aset kripto di Indonesia awal tahun 2026 mengalami penurunan seiring melemahnya harga kripto global. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto selama Januari 2026 sebesar Rp29,24 triliun atau turun secara bulanan. Total transaksi kripto sepanjang Januari 2026 tersebut melemah 10,53 persen dibandingkan Desember 2025 yang tercatat senilai Rp32,68 triliun. Meski mengalami penurunan nilai transaksi, OJK menyatakan kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital, termasuk aset kripto, masih terjaga dengan baik. Data OJK juga menunjukkan jumlah konsumen pedagang aset keuangan digital mencapai 20,70 juta pengguna pada Januari 2026. Angka ini tumbuh 2,56 persen dibandingkan Desember 2025 yang tercatat sebanyak 20,19 juta konsumen. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan penurunan nilai transaksi kripto di awal tahun merupakan hal yang wajar di tengah kondisi pasar global yang sedang mengalami koreksi harga. “Pergerakan transaksi kripto sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar global. Ketika harga aset kripto mengalami koreksi, biasanya aktivitas trading juga ikut melambat karena investor cenderung menunggu momentum yang lebih stabil. Tetapi secara fundamental, minat masyarakat terhadap kripto di Indonesia masih terus bertumbuh, terlihat dari jumlah pengguna yang terus meningkat,” ujar Calvin. Menurut Calvin, perkembangan ekosistem digital di Indonesia juga menjadi faktor penting yang akan mendorong pertumbuhan industri kripto ke depan. Kemajuan sistem pembayaran digital membuat akses terhadap layanan keuangan, termasuk investasi aset kripto, semakin mudah. Bank Indonesia mencatat kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital pada 2025 didukung oleh sistem pembayaran yang aman dan lancar seperti QRIS, BI-FAST, dan berbagai metode pembayaran digital lainnya. Indonesia bahkan menjadi salah satu negara dengan adopsi pembayaran digital yang sangat cepat. Dalam Laporan Perekonomian Indonesia 2025, Bank Indonesia mencatat QRIS sebagai sistem pembayaran dengan pertumbuhan volume transaksi tertinggi. Volume transaksi QRIS tumbuh sebesar 139,9 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan jumlah pengguna mencapai 59,53 juta dan merchant sebanyak 42,75 juta. Kemudahan Deposit QRIS Melihat perkembangan pembayaran digital yang terus meningkat, Tokocrypto memperkuat kemudahan akses bagi pengguna dalam bertransaksi aset kripto melalui berbagai metode deposit yang cepat dan praktis, termasuk QRIS. Langkah ini sejalan dengan tren penggunaan QRIS yang terus tumbuh di Indonesia. Berdasarkan data Bank Indonesia, QRIS menjadi sistem pembayaran dengan pertumbuhan volume transaksi tertinggi pada 2025, yakni mencapai 139,9 persen secara tahunan, dengan jumlah pengguna 59,53 juta dan merchant 42,75 juta. Bahkan, pada 2026 pertumbuhan QRIS diproyeksikan tetap kuat di level 109,2 persen. Calvin menilai pertumbuhan QRIS yang sangat pesat menunjukkan semakin tingginya penerimaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital yang cepat, mudah, dan efisien. Menurutnya, tren ini dapat menjadi momentum positif bagi industri kripto untuk menjangkau lebih banyak pengguna melalui akses transaksi yang lebih sederhana. “Melalui fitur deposit menggunakan QRIS, pengguna dapat melakukan top up saldo secara instan hanya dengan memindai kode QR dari berbagai aplikasi pembayaran digital. Melihat pertumbuhan QRIS yang sangat signifikan di Indonesia, kami berharap kehadiran metode deposit ini dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan transaksi kripto di Tokocrypto, sekaligus memperluas akses masyarakat untuk masuk ke ekosistem aset digital dengan lebih mudah dan nyaman,” jelas Calvin. Selain QRIS, Tokocrypto juga menyediakan sejumlah metode deposit lain seperti virtual account melalui BCA dan Permata, serta pembayaran melalui e-wallet. Kehadiran beragam pilihan kanal pembayaran ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pengguna, sekaligus menciptakan pengalaman transaksi yang lebih praktis dan efisien. Ke depan, Calvin optimistis industri kripto di Indonesia akan terus berkembang seiring percepatan transformasi digital, meningkatnya literasi masyarakat terhadap aset kripto, serta dukungan infrastruktur sistem pembayaran yang semakin kuat. "Kombinasi antara inovasi teknologi dan ekosistem pembayaran digital yang kian matang akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan industri kripto nasional," tambahnya.

Bittime Hadir dengan Kemudahan Deposit, Wujud Harapan 55 Persen Investor Aset Kripto Indonesia Nasional
Nasional
Sabtu, 24 Januari 2026 | 19:30 WIB

Bittime Hadir dengan Kemudahan Deposit, Wujud Harapan 55 Persen Investor Aset Kripto Indonesia

yang tinggi, yang memungkinkan investor mendapatkan penghasilan pasif secara berkelanjutan hanya dengan menyimpan aset mereka di dalam aplikasi. Tentu perlu dipahami, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.