Dimanfaatkan

Sorotan terbaru dari Tag # Dimanfaatkan

Uji Coba LRT Jabodebek, KLB: Mulai Dimanfaatkan Pengguna Jam Sibuk Pagi Nasional
Nasional
2 jam yang lalu

Uji Coba LRT Jabodebek, KLB: Mulai Dimanfaatkan Pengguna Jam Sibuk Pagi

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) evaluasi pengoperasian KLB uji coba LRT Jabodebek di jam sibuk pagi 8–12 Juni 2026. KLB relasi Jati Mulya–Dukuh Atas BSI pukul 07.14 WIB melayani 950 pengguna pada Senin (8/6) dan 914 pengguna Selasa (9/6) kemarin. KLB Harjamukti–Dukuh Atas BSI pukul 07.22 WIB yang baru jalan Selasa (9/6) melayani 328 pengguna. Data tap in 05.00–08.00 WIB menunjukkan Harjamukti tertinggi 9.365 pengguna, disusul Cikunir 1 4.486, Jati Mulya 4.299, Bekasi Barat 3.419, Cikoko 3.404, dan Kampung Rambutan 2.020. KAI menyebut KLB sebagai langkah adaptif untuk distribusi penumpang agar perjalanan lebih nyaman, sambil tetap jaga keselamatan dan keandalan layanan. KAI mulai evaluasi respons pengguna terhadap pengoperasian Kereta Luar Biasa (KLB) uji coba LRT Jabodebek yang dijalankan pada jam sibuk pagi sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan perjalanan pengguna. Pengoperasian KLB ini dilakukan pada lintas Jati Mulya - Dukuh Atas BSI dan Harjamukti - Dukuh Atas BSI untuk mendukung distribusi pengguna LRT Jabodebek pada sejumlah perjalanan pagi yang memiliki intensitas mobilitas tinggi menuju pusat aktivitas di Jakarta. Dari data pada Selasa (9/6) pukul 12.00 WIB, KLB uji coba lintas Jati Mulya - Dukuh Atas BSI pada Senin (8/6) tercatat melayani 950 pengguna, sementara pada Selasa (9/6) melayani 914 pengguna. Adapun KLB lintas Harjamukti - Dukuh Atas BSI yang mulai dioperasikan pada Selasa (9/6), telah melayani 328 pengguna. KLB uji coba tersebut beroperasi mulai 8 Juni hingga 12 Juni 2026 dengan jadwal keberangkatan lintas Jati Mulya - Dukuh Atas BSI pukul 07.14 WIB dan lintas Harjamukti - Dukuh Atas BSI pukul 07.22 WIB. Masih dengan data yang sama, berdasarkan pantauan antara pukul 05.00–08.00 WIB, terdapat sejumlah stasiun dengan volume tap in tertinggi, yakni : Stasiun Harjamukti : 9.365 pengguna, Stasiun Cikunir 1 : 4.486 pengguna, Stasiun Jati Mulya : 4.299 pengguna, Stasiun Bekasi Barat : 3.419 pengguna, Stasiun Cikoko : 3.404 pengguna, dan Stasiun Kampung Rambutan : 2.020 pengguna. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan pengoperasian KLB uji coba merupakan langkah adaptif KAI evaluasi pola perjalanan pengguna pada jam dengan volume tertinggi di pagi hari. “KAI melakukan uji coba penambahan frekuensi perjalanan pada pagi hari untuk mendukung distribusi pengguna agar perjalanan dapat lebih nyaman, khususnya pada lintas dengan mobilitas tinggi menuju pusat aktivitas,” ujarnya. Di balik pelaksanaan KLB uji coba tersebut, KAI terus melakukan berbagai penyesuaian operasional untuk memastikan penambahan perjalanan dapat berjalan selaras dengan pola operasi reguler tanpa mengurangi aspek keselamatan dan keandalan layanan. Persiapan dilakukan mulai dari kesiapan sarana, pengaturan pola operasi perjalanan, hingga koordinasi antar petugas operasional dan stasiun guna menjaga kelancaran layanan pada jam sibuk pagi. KAI akan terus melakukan evaluasi terhadap pengoperasian KLB uji coba ini dengan tetap mengedepankan keselamatan, keandalan layanan, serta kenyamanan pengguna LRT Jabodebek

Limbah Sawit Bila Dimanfaatkan Punya Potensi Besar Jadi Produk Nilai Tambah Ekonomi Sawit
Sawit
Minggu, 22 Maret 2026 | 18:00 WIB

Limbah Sawit Bila Dimanfaatkan Punya Potensi Besar Jadi Produk Nilai Tambah Ekonomi

Jakarta, katakabar.com - Limbah kelapa sawit punya potensi besar menjadi produk bernilai tambah ekonomi bila dimanfaatkan. Untuk itu, pemerintah disarankan mulai mengelola limbah kelapa kelapa sawit dari sekarang. Soalnya, saat ini produk akhir itu masih bisa memberikan keuntungan. “Limbah kelapa sawit memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah ekonomi,” ucap Guru Besar Fakultas Kehutanan IPB University Yanto Santosa melalui keterangan tertulis, dilansir dari laman metroTVnews.com, Minggu (22/3 sore. Yanto menjelaskan, sudah ada penerapan teknologi untuk mengelola limbah kelapa sawit menjadi beberapa produk. Apalagi pengolahan limbah kelapa sawit juga bisa menyelesaikan masalah lingkungan yang berkelanjutan. Indonesia dinilai bisa cuan banyak bila mengelola limbah kelapa sawit. Terbilang, Indonesia merupakan negara yang mengelola kelapa sawit dengan jumlah besar per tahunnya. “Pemanfaatan limbah sawit memberikan banyak manfaat penting,” terang Yanto. Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung, menimpali pengelolaan limbah kelapa sawit penting untuk mendorong gerakan zero waste. Dia meyakini pengelolaan yang benar bisa menguntungkan negara. “Selain itu, perhitungan emisi (carbon footprint) produk dari sawit akan semakin rendah (low carbon) sehingga industri sawit secara keseluruhan merupakan produk low carbon yang renewable,” sebut Tungkot.