Gerbang Rusak dan Sampah Penuhi Trbun Penonton Saksi Bisu Atlet Sepak Bola Dini dan Warga Jogging di Stadion Mini Duri Riau
Riau
Selasa, 22 September 2026 | 11:03 WIB

Gerbang Rusak dan Sampah Penuhi Trbun Penonton Saksi Bisu Atlet Sepak Bola Dini dan Warga Jogging di Stadion Mini Duri

Duri, katakabar.com - Sore itu, di akhir pekan ketiga September 2026 , kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih terasa menusuk hidung. Cahaya matahari senja redup. Ia melangkah gontai menuji ufuk barat sambil menyaksikan prilaku penguasa yang sombong dan serakah di kolong langit. Memasuki Stadion Mini Duri tampak gerbang terbuat dari besi rusak menganga bak ular python siap memangsa, ragam sampah mulai plastik, kertas bekas bungkus nasi, dan lainnya menumpuk di dalam keranjang terbuat dari bambu terletak di pojok kiri bersandar di dinding penghalang dekat tangga ditutup pagar seng di lantai dua trubun penonton. Di pelataran ukuran 100 meter x 100 meter meski rumput lapangan sudah mulai berganti tanah puluhan hingga ratusan orang tunas-tunas muda atlet sepak bola mengikuti latihan rutin guna mempersiapkan berbagai turnamen sepanjang tahun. Warga jogging dan jalan santai secara berkelompok mengelilingi lapangan setelah bekerja seharian mengejar kebutuhan dunia, seakan menjadi pagar betis. Begitulah pemandangan dan potret Stadion Mini di lingkungan gedung LAM R, yang terletak di Jalan Hang Tuah Duri, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, sudah berlangsung bertahun lamanya minim perbaikan, dan perawatan. Stadion Mini Duri dibangun di era Bupati Bengkalis, Drs. Syamsurizal, hingga kini baru sekali dapat perhatian sekitar beberapa tahun lalu. Itupun rehab kecil senilai Rp200 juta dari Pokok Pikiran (Pokir) Dewan masa itu. Setelah itu, Stadion Mini Duri satu-satunya pusat fasilitas olahraga bagi masyarakat Kecamatan Mandau masih berinduk ke ibu kota Kabupaten Bengkalis, nun jauh di pulau seberang, Bengkalis, bak pungguk merindukan bulan dihukum oleh keadaan luput dari perhatian. Padahal, kalau kita bicara sepak bola sudah dua orang atlet sepak bola dari Duri pernah tercatat namanya di Tim Nasional Senior dan Tim Nasional U-19. Mereka meniti karir mulai dari Stadion Mini Duri hingga memakai jersey Timnas yang diimpikan setiap atlet-atlet sepak bola berbakat dan bertalenta. Tetapi itu tadi, prestasi mentereng dari dua atlet sepak bola asal Duri tidak mampu mencuri perhatian para penguasa di negeri ini setidaknya peduli sehingga memperbaiki, dan membangun stadion sepak bola yang layak bagi talenta-talenta sepak bola di daerah berjuluk 'Emas Hitam' yang kaya dengan sumber daya alam. Fasilitas Tak Layak Bukan Jadi Penghalang Bagi para pelatih, dan atlet-atlet sepak bola usia dini, serta warga jogging memanfaatkan Stadion Mini Duri dengan kondisi tak layak bukan menjadi penghalang. Kondisi Stadion Mini Duri cukup memprihatinkan menjadi pelecut semangat mereka untuk terus tapaki karir dan menjaga kesehatan fisik agar tetap bugar. Mereka justru bersyukur Duri, Kecamatan Mandau masih memiliki Stadion Mini untuk tempat berolahraga meski kondisinya telah mengkhawatirkan. "Kita bersyukur, Stadioan Mini untuk kegiatan berolahraga di Duri, Kecamatan Mandau meski keadaannya, ya memprihatinkan," ujar seorang warga paruh baya tak mau ditulis namanya, kepada katakabar.com di suatu perbicangan. Setiap hari jogging! "Enggak juga Pak, palingan tiga kali dalam sepekan saat waktu longgar atau tidak begitu sibuk," ucap pria itu sambil berlari-lari kecil di pinggir lapangan. Stadion Mini Bukan Stadion Biasa Stadion Mini Duri bukan stadion biasa, sebab stadion ini selain melahirkan atlet-atlet sepak bola usi dini. Stadion merupakan homebase PS Duri tim sepak bola yang sangat disegani di Provinsi Riau, dan Sumatera Bagian Utara. Bahkan, Stadion Mini pernah menjadi tempat acara dan perhelatan pemerintah, konser musik, serta acara berskala besar lainnya, seperti upacara HUT Kemerdakan RI, kampanye akbar hingga konser musik group-group band papan atas nasional. Tetapi, semua itu tinggal cerita menjadi kenangan indah tak terlupakan. Sebab, beda penguasa beda pula ego, dan ambisi. Penguasa datang dan pergi silih berganti ada yang hobi olahraga ada pula yang hobi pencitraan untuk melanggengkan kekuasaaan hingga tujuh turunan. Stadion Mini Duri salah satu fasilitas cabang olahraga di jantung Kecamatan Mandau, bisa jadi dinilai tidak prioritas sehingga membiarkannya sekarat adalah sebuah pilihan buat apa diperbaiki dan dibenahi. Apalagi secara matematika ekonomi dan politik kurang menguntungkan bagi para oknum-oknum penguasa. Akhirnya, masyarakat mesti menerima kenyataan dan menelan pil pahit  melihat fakta Stadion Mini Duri sekarat dihukum keadaan imbas dari salah pilih pemimpin hasil dari perhelatan politik pragmatis.

Beli Handphone Curian, Pemilik Toko Diringkus Polsek Mandau di Simpang Telkom Duri Hukrim
Hukrim
Kamis, 03 September 2026 | 08:03 WIB

Beli Handphone Curian, Pemilik Toko Diringkus Polsek Mandau di Simpang Telkom Duri

Mandau, katakabar.com -  Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mandau ringkus penadah handphone curian belakangan diketahui bernama HJ 29 tahun warga Kelurahan Balik Alam, di kawasan Simpang Telkom, Jalan Hang Tuah, Duri, Kecamatan Mandau, Rabu (2/9) sekitar pukul 20.30 WIB kemarin. Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran persnya, Rabu malam, mengatakan penangkapan penadah tersebut sewaktu pelaku MI menjual hasil pencurian satu unit handphone kepada pemilik Toko yang bernama HJ, Jumat (31/7) sekitar pukul 13.30 WIB lalu. "HJ membeli satu unit handphone tersebut seharga Rp800 ribu tanpa surat," ujarnya. Berdasarkan dari Laporan tentang Pencurian pasal 476 KUHPidana dan dikembangkan penadahan pasal 591 KUHPidana, Tim Opsnal  Polsek Mandau mendapat informasi pelaku Penadahan tersebut berada di tokonya di Jalan  Hangtuah Simpang Telkom Kelurahan Balai Alam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. "Setelah mendapat informasi Tim langsung menuju ketoko pelaku di Jalan Hangtuah Simpang Telkom. Tiba di tempat Tim mengamankan HJ, dan setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya," tegasnya. Pelaku kemudian dibawa ke Mako Polsek Mandau guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, tambahnya.

Laka Maut di Jalan Tegal Sari Pengendara NMAX Terpental ke Arah Mobil Akhirnya Meninggal Hukrim
Hukrim
Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Laka Maut di Jalan Tegal Sari Pengendara NMAX Terpental ke Arah Mobil Akhirnya Meninggal

Mandau, katakabar.com - Kecelakaan  maut dua unit sepeda motor terjadi di kawasan Jalan Tegal Sari, Kelurahn Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Selasa (18/8) sekitar pukul 22.17 WIB, korban terpental ke arah mobil akhirnya meninggal dunia. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, kepada wartawan lewat siaran pers, Rabu (19/8) siang, mengatakan peristiwa laka maut terjari bermula satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ datang dari arah Jalan Tegal Sari luar menuju ke arah Jalan Tegal Sari dalam. Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata AKP Shandra, satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ  mendahului satu unit mobil (dalam lidik) yang berada di depannya, saat bersamaan dari arah berlawanan datang satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BM 3107 DAJ disebabkan jarak yang sudah terlalu dekat terjadilah tabrakan antara satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ dengan satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BM 3107 DAJ. "Di mana saat terjadi benturan tersebut mengakibatkan korban terpental ke arah satu unit mobil (dalam lidik) tersebut. Akibatnya pengendara satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BM 3107 DAJ mengalami luka-luka dan meninggal dunia. Sedang, pengendara dan penumpang satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Dukung P4GN: Polsek Mandau Sikat Dua Terduga Penyalahgunaan Ekstasi Hukrim
Hukrim
Selasa, 21 Juli 2026 | 20:19 WIB

Dukung P4GN: Polsek Mandau Sikat Dua Terduga Penyalahgunaan Ekstasi

Mandau, katakabar.com - Kepolisiam Sektor (Polsek) Kecanatan Mandau, Polres Bengkalis komitmen dukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dukungan terhadap P4GN tersebut dibuktikan jajaran Polsek Kecamatan Mandau, melalui tim opsnal berhasil menangkap dua orang terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi saat operasi yang dilakukan Selasa (21/7) dini hari di wilayah Kelurahan Balik Alam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., diteruskan Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya dugaan penyalahgunaan narkotika di kawasan Jalan Seroja, Kelurahn Balik Alam. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim opsnal Reskrim Polsek Mandau segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial W.A.A.. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua butir narkotika yang diduga jenis ekstasi yang disimpan di dalam kotak rokok. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas polisi melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan seorang terduga lainnya berinisial D.M.P. di sebuah rumah di Jalan Kenanga, Kelurhan Balik Alam. Selain dua butir diduga narkotika jenis ekstasi, petugas polisi mengamankan barang bukti berupa dua unit telepon genggam, uang tunai sebesar Rp205 ribu, satu kotak rokok, serta satu unit sepeda motor Honda Beat. Saat ini kedua terduga beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kapolsek Mandau, AKP I Made, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika sebagai bentuk dukungan terhadap Program P4GN serta menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba. Polres Bengkalis mengimbau masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkotika maupun gangguan kamtibmas lainnya. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 110, yang siap melayani pengaduan masyarakat selama 24 jam.

BMS PHR Tumbuhkan Asa Generasi Bangsa Lewat Zakat Pekerja Zona Rokan Rp120 Juta untuk Ratusan Siswa Riau
Riau
Senin, 20 Juli 2026 | 13:10 WIB

BMS PHR Tumbuhkan Asa Generasi Bangsa Lewat Zakat Pekerja Zona Rokan Rp120 Juta untuk Ratusan Siswa

Bengkalis, katakabar.com -  Langkah anak-anak sekolah di Duri kini terasa lebih ringan menyambut tahun ajaran baru 2026-2027. Di balik riuh dan senyum ceria generasi penerus bangsa tersebut, ada harapan baru yang tumbuh. Melalui program Bantuan Masuk Sekolah, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Pengurus Badan Kesejahteraan (BK) Masjid Agung Ushuluddin (MAU) dan Masjid Raya Makarimul Akhlak (MASRA) berkolaborasi dengan Energi Kebaikan Rokan salurkan dana zakat senilai Rp120 juta untuk memastikan 181 anak dari tingkat SD hingga SMA dapat terus mengenyam mimpi di bangku sekolah. Dana bantuan yang bersumber dari zakat jamaah kedua masjid tersebut berhasil menjaring 205 pendaftar, hingga akhirnya ditetapkan 181 anak yang berhak menerima manfaat. Bantuan ini didistribusikan secara merata untuk jenjang SMA sebanyak 101 anak, jenjang SMP 70 anak, dan jenjang SD sebanyak 10 anak. Zakat tersebut disalurkan lewat LAZ Energi Kebaikan Rokan ke sekitar wilayah Operasi PHR. Manager Relations Zona Rokan PHR, Rudi Arief, menyampaikan kolaborasi ini bentuk nyata kepedulian pekerja PHR dan jamaah masjid yang mayoritas adalah Perwira PHR terhadap keberlanjutan masa depan generasi muda di sekitar wilayah operasi. "Kami percaya pendidikan adalah kunci menggapai kesuksesan. Melalui kolaborasi bersama pengurus masjid, kami ingin memastikan anak-anak kita tidak terkendala biaya saat memasuki gerbang sekolah baru. Semoga bantuan ini memicu semangat mereka untuk belajar lebih giat dan berprestasi," kata Rudi Arief. Wakil ketua BK Masjid Agung Ushuluddin, Eko Januardi, mengutarakan rasa syukurnya atas penyaluran zakat jamaah yang tepat sasaran dan produktif ini. "Alhamdulillah, amanah penyerahan zakat dari jamaah telah kami salurkan kepada anak-anak yang berhak. Kemitraan bersama PHR membuat jangkauan program ini menjadi lebih terstruktur dan menyentuh mereka yang benar-benar membutuhkan bantuan untuk perlengkapan sekolah," timpalnya. Wakil Direktur Energi Kebaikan Rokan, Hengky Darma Satria, aminkan Januardi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi. "Kami berterima kasih kepada seluruh Jamaah MAU dan MASRA karena sudah dipercaya untuk menyalurkan zakat nya melalui Energi Kebaikan Rokan, melalui kolaborasi ini tentu nya banyak yang mendapatkan manfaat dan mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi Jamaah Masjid dan Komunitas lain nya untuk peduli dengan kondisi lingkungan sekitar," jelasnya. Acara penyerahan yang berlangsung khidmat di SMAN 4 Mandau ini ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis bantuan kepada perwakilan siswa di tingkat SMA. Penyerahan bantuan ini bukan sekadar akhir dari sebuah seremonial, melainkan awal dari perjalanan panjang anak-anak sekolah untuk menjemput impian mereka. Melalui tetesan Energi Kebaikan ini, terselip doa dan harapan besar agar kelak, para penerima manfaat hari ini akan tumbuh menjadi generasi penerus yang mandiri, berakhlak mulia, dan siap berganti peran menjadi pemberi manfaat bagi sesama di masa depan. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Lewat Lahan Jagung Polsek Mandau Bangun Budaya Goro dan Kepedulian Ketapang di Bathin Betuah Hukrim
Hukrim
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:05 WIB

Lewat Lahan Jagung Polsek Mandau Bangun Budaya Goro dan Kepedulian Ketapang di Bathin Betuah

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau, Polres Bengkalis, melalui Bhabinkamtibmas, bangun budaya Gotong Royong (Goro) dan kepedulian pada Ketahanan Pangan Nasional (Ketapangnas) di Desa Bathin Betuah, Kecamatana Mandau, Kabupaten Bengkalis, lewat pengelolaan lahan penanaman jagung pipil. Menumbuhkan semangat Goro dan kepedulian Ketapangnas tersebut, ujar Kapolsek Mandau, AKP I Made, lewat Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada katakabar.com, Rabu siang, Bhabinkamtibmas Polsek Mandau Desa Bathin Betuah bersinergi dengan kelompok masyarakat, Badan Usaha Milik Desa (BumDes), pemilik lahan di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, mengelola lahan jagung pipil. Menurut Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kegiatan tersebut untuk terus mendukung program Swasembada Pangan Nasional.   "Kegiatan ini bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan, dengan memanfaatkan lahan secara produktif dan berkelanjutan," jelasnya. Dengan penanaman jagung pipil, harap Kasi Humas Polsek Mandau, dapat mendukung ketersediaan pangan, meningkatkan kemandirian pangan di tengah masyarakat. "Selain terus mendukung program Ketapang Nasional, kegiatan ini juga bukti nyata Polri mewujudkan program 100 Hari Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto," terangnya.

Warga Jalan Gajah Mada Sebanga Dicokok Polsek Mandau Lantaran Edarkan Sabu Hukrim
Hukrim
Selasa, 07 Juli 2026 | 15:05 WIB

Warga Jalan Gajah Mada Sebanga Dicokok Polsek Mandau Lantaran Edarkan Sabu

Mandau, katakabar.com - Seorang laki-laki 47 tahun, belakangan diketahui bernama DC alias D sehari-hari buruh, warga Jalan Gajah Mada kilometer 2 Sebanga, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, harus berurusan dengan tim opsnal Polsek Mandau lantaran nyambi mengedarkan narkotika jenis sabu. " Terduga pelaku ditangkap tim opsnal Polsek Mandau di kawasan Jalan Gajah Mada kilometer 2 Kelurahan Talang Mandi, Senin (6/7) sekitar pukul 22.00 WIB, kemarin," ujar Kapolsek Mandau, AKP I Made, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan, Selasa siang. Menurut Kasi Humas Polsek Mandau, tim opsnal Polsek Mandau berhasil  mengungkap peredaran gelap sabu di kawasan Jalan Gajah Mada bermula laporan dari masyarakat terkait peredaran sabu di daerah Sebanga sekitarnya. Menindaklanjuti laporan tersebut tim opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap satu orang tersangka mengaku bernama DC alias D, beserta barang bukti satu paket narkotika jenis sabu. "Tersangka mengakui narkotika jenis sabu tersebut dari Andre (DPO). Atas kejadian tersebut pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Mandau guna di lakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," jelasnya. Untuk sementara, lanjut Betty, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 609 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2026 tentang tentang penyesuaian pidana. "Kepada masyarakat bila membutuhkan kehadiran petugas polisi seger hubungi Call Center 110. Polres Bengkalis, Polsek Mandau berkomitmen untuk melakukan penegakan hukum secara cepat, tegas, profesional, dan tuntas," sebutnya.

Garden Party Silaturahmi Terakhir, Kapoolsek Mandau: Terima Kasih Rekan-rekan Wartawan Serba Serbi
Serba Serbi
Senin, 29 Juni 2026 | 11:07 WIB

Garden Party Silaturahmi Terakhir, Kapoolsek Mandau: Terima Kasih Rekan-rekan Wartawan

Mandau, katakabar.com -  Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandau, Kompol Primadona C  melakukan sulaturahmi terakhir bersama rekan-rekan wartawan di Duri, Kecamatan Mandau, dan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, di Mapolsek Mandau persisnya di kebun merupakan lokasi green policing, Senin (29/6) pagi hingga jelang siang. Kegiatan itu dikemas dengan garden party dan sederhana, yakni sarapan bersama, humanis, dan penuh suasana kekeluargaan alami di tengah kebun durian, dan kolam ikan. Suasana begitu cair antara Kapolsek Mandau dan jajaran, serta rekan-rekan wartawan penuh keakraban bak keluarga besar bukti nyata solidnya kemitraan antara Polri dan wartawan. Kapolsek Mandau didampingi Kanit Binmas Polsek Mandau, AKP Indra Varenal, Kasium Polsek Mandau, Kasi Humas Polsek Mandau, sejumlah Bhabinkamtibmas, dan beberapa orang personel Polsek Mandau. Sedang, dari rekan-rekan wartawan hadir, belasan wartawan meliputi Johnson, Yusrizal, Hendra Setiawan, Siboroto, Soleh Al Batani, serta rekan-rekan wartawan lainnya. Kapolsek Mandau, Kompiol Primadona C, menyampaikan terima kasih kepada seluruh wartawan atas kemintaraan dan kontribusi pemberitaan berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan selama dirinya menjabat 1,5 tahun di Polsek Mandau. "Terima kasih rekan-rekan wartawan atas kontribusi pemberitaan selama saya menjabat sebagai Kapolsek di Polsek Mandau. Saya selalui berusaha positif terkait kritikan dari rekan-rekan. Saya sangat paham, kita punya peran masing-masing di mana rekan-rekan bertugas untuk memberitakan, dan kami bertugas melakukan penegakan hukum secara humanis di tengah masarakat," ujarnya. Selama saya bertugas di Polsek Mandau, lanjut Kompol Primadona C, mohon maaf bila ada kekurangan. Kemitraan antara Polsek Mandau dan jajaran dengan rekan-rekan wartawan sangat bagus seperti simbiosis mutualisme saling berhubungan. "Rekan-rekan saya pindah tugas di Polda Riau, Pekanbaru. Jadi, kalau rekan-rekan berada di Kota Pekanbaru silahkan komunikasi bila saya tidak sibuk kita silaturahmi," jelasnya. Mewakil rekan-rekan wartawan, Johnson Siahaan dari detikperjuangan.com mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Mandau, Kompol Primadona C telah membangun kemitraan, dan komunikasi yang dengan rekan-rekan wartawan di wilayah hukum Polsek Mandau. "Terima kasih Komandan. Kemitraan antara Polsek Mandau jajaran sudah bagus. Mari saling mendoakan, semoga Komandan karirnya bagus di tempat tugas baru," ucap Johnson. Garden Party (Pesta Kebun) antara Kapolsek Mandau, jajaran, serta rekan-rekan wartawan selesai dilanjut dengan mengabadikan momen dengan lancar, aman, dan kondusif.

Dukung Asta Cita Presiden RI: Polsek Mandau dan Masyarakat Rawat Tanaman Jagung Pipil di Bathin Betuah Hukrim
Hukrim
Kamis, 25 Juni 2026 | 16:58 WIB

Dukung Asta Cita Presiden RI: Polsek Mandau dan Masyarakat Rawat Tanaman Jagung Pipil di Bathin Betuah

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kecanatan Mandau, melelaui Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah, dan masyarakat setempat melakukan perawatan tanaman jagung pipil d lahan seluas dua hektar lebih di sebelah timur pusat perkotaan Duri, persisnya di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Senin (22/6) lalu. Menurut Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran pers, Rabu (24/6) kemarin, kegiatan perawatan tanaman jagung pipil untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. "Perawatan ini penting dilaksanakan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung pipil agar tumbuh presisi," ujar Betty. Dijelaskan Betty, perawatan tanaman jagung pipil dilakukan dengan cara pemberian pupuk menggunakan beberapa jenis pupuk. Pemberian pupuk ini dilakukan sebagai bentuk perawatan tanaman guna meningkatkan kualitas pertumbuhan agar hasil maksimal. "Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan pendampingan Polri kepada masyarakat mendukung sektor pertanian dan swasembada pangan," ucapnya. Dengan perawatan tanaman, harap Betty, panen jagung pipil nanti optimal, dan bermanfaat bagi masyarakat untuk mendukung Program 100 Hari Asta Cita Persiden RI, H Prabowo Subianto.

Tingkatkan Transaksi Ekonomi di Tingkat Tapak, Bank BRI Cabang Duri Serahkan GBM ke Pedagang Kecil Ekonomi
Ekonomi
Senin, 22 Juni 2026 | 20:05 WIB

Tingkatkan Transaksi Ekonomi di Tingkat Tapak, Bank BRI Cabang Duri Serahkan GBM ke Pedagang Kecil

Duri, katakabar.com - Bank BRI Cabang Duri yang berlokasi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, persis depan perkantoran Pemerintah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau serahkan perangkat pendukung unit gerobak berlian bermakan (GBM) kepada sejumlah pedagang kecil yang mengais rezeki di kawasan pasar tradisional Simpang Padang Duri.  Kegiatan ini mendukung program pemerintah untuk meningkatkan transaksi perekonomian di tingkat tapak. Sejumlah pedagang kecil pasar tradisional Simpang Padang Duri penerima manfaat merupakan nasabah Bank BRI Cabang Duri. Ketika menerima bantuan gerobak berlian bermakna didampingi pihak keluarga di halaman kantor Bank BRI Cabang Duri. Branch Office Head Bank BRI Cabang Duri, Eka Marvianda, mengatakan penyerahan bantuan gerobak berlian bermakna kepada sejumlah pedagang kecil yang termasuk nasabah BRI Cabang Duri sebagai bentuk kepedulian Bank BRI kepada masyarakat khususnya pedagang kecil sehari-hari menjual dagangandi pasar tradisionl Simpang Padang Duri. “Mengenai pos anggaran pembiayaan pembuatan gerobak berlian dari sumber dana yang sah, yang dihasilkan dari infak setiap hari jum’at, sedekah, dan santunan yang disisihkan seluruh karyawan-karyawati Bank BRI Cabang Duri. “Adanya bantuan gerobak berlian bermakna BRI Cabang Duri diharapkan para pedagang kecil mampu mendongkrak aktivitas transaksi jual beli di tingkat tapak di perkotaan Duri ini,” jelasnya. Berikut sejumlah pedagang kecil yang menerima bantuan, yakni Anisa Siregar nasabah Bank BRI Kandis sehari-hari menjual sarapan pagi di pasar, Wahyuni nasabah Bank BRI Cabang Duri yang sehari-hari menjual bakso cup dan keripik pisang, Rere Maktalena nasabah Bank BRI Unit Sebangar Bathin Solapan berjualan sarapan pagi, Samyo nasabah Bank BRI unit Simpang Garoga Duri berjualan Ketoprak, dan Desiana nasabah Bank BRI Unit Pasar Duri berjualan sarapan pagi dan sejumlah lainnya. "Program BRI ini bertujuan untuk meningkatkan transaksi perekonomian masyarakat yang melakukan jual beli di tingkat tapak, dan khususnya bagi seluruh nasabah Bank BRI Cabang Duri  guna mendukung program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045," imbuhnya. Untuk itu, kepada segenap lapisan masyarakat untuk tetap waspada ketika melakukan transaksi jual beli, dan hindari penipuan dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan Bank BRI.