Edukasi

Sorotan terbaru dari Tag # Edukasi

Satlantas Polres Kepulauan Meranti Utamakan Teguran Humanis, Edukasi Pengendara Tak Pakai Helm Hukrim
Hukrim
Jumat, 25 September 2026 | 07:59 WIB

Satlantas Polres Kepulauan Meranti Utamakan Teguran Humanis, Edukasi Pengendara Tak Pakai Helm

Selatpanjang, katakabar.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Meranti gelar kegiatan teguran humanis terhadap pengendara sepeda motor yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas, di Jalan Pramuka, Kecamatan Tebing Tinggi, Selatpanjang, Kamis (24/9) sore. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB itu dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti, AKP Sardianto, SE, atas arahan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K. Teguran diberikan sebagai langkah preventif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas. Petugas mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan pemahaman kepada pengendara mengenai pentingnya keselamatan di jalan. "Kami melaksanakan kegiatan pemberian teguran humanis kepada pengendara sepeda motor yang tidak sesuai dengan ketentuan berlalu lintas, khususnya yang tidak menggunakan helm," kata AKP Sardianto. Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas menghentikan sejumlah pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helm, tidak membawa kelengkapan surat kendaraan, maupun melakukan pelanggaran kasatmata lainnya. Alih-alih langsung melakukan penindakan tilang, petugas memberikan teguran secara humanis sekaligus edukasi agar pengendara memahami risiko dan pentingnya menaati peraturan lalu lintas. "Kami mengimbau agar masyarakat menggunakan helm dan mematuhi peraturan berlalu lintas. Helm bukan hanya untuk menghindari petugas, tetapi untuk keselamatan diri sendiri," ujarnya. Menurut Sardianto, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar, terutama pada waktu yang berpotensi terjadi peningkatan aktivitas kendaraan di wilayah Kota Selatpanjang. Pendekatan humanis yang dilakukan petugas mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara yang diberikan teguran mengakui kelalaiannya dan menyatakan akan lebih tertib dalam berkendara. Polres Kepulauan Meranti menyatakan kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Dengan meningkatnya kepatuhan pengguna jalan, kepolisian berharap potensi pelanggaran sekaligus risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, sehingga keamanan dan keselamatan pengguna jalan di wilayah Kepulauan Meranti semakin terjaga.

Peluang Futures Kripto di Indonesia Masih Besar, Bittime Tekankan Pentingnya Edukasi Nasional
Nasional
Minggu, 06 September 2026 | 16:10 WIB

Peluang Futures Kripto di Indonesia Masih Besar, Bittime Tekankan Pentingnya Edukasi

Jakarta, katakabar.com - Bittime melihat peluang Bittime Futures di Indonesia masih terbuka seiring berkembangnya perdagangan derivatif kripto. Tetapi, pertumbuhan Bittime Futures perlu diimbangi edukasi mengenai mekanisme, leverage, volatilitas, dan risiko futures agar investor dapat mengambil keputusan secara lebih terukur. Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melihat peluang perdagangan futures kripto di Indonesia masih terbuka seiring berkembangnya aktivitas perdagangan derivatif. Namun, perkembangan tersebut perlu diimbangi dengan edukasi agar investor memahami mekanisme, peluang, dan risiko futures. Tren Perdagangan Futures Global Aktivitas perdagangan derivatif menunjukkan besarnya pasar futures secara global. Berdasarkan data yang diamati pada 3 September 2026 pagi, sebanyak 73,44% akun berada pada posisi long pada kontrak ETHUSDT perpetual, sementara 26,56% berada pada posisi short, dengan long/short ratio 2,77. Pada BTCUSDT perpetual, posisi long sebanyak 54,8%, sedangkan short 45,2%.  Data tersebut menunjukkan kecenderungan posisi long lebih kuat pada Ethereum dibandingkan Bitcoin pada saat pengamatan. Namun, long/short ratio merupakan gambaran posisi pada waktu tertentu dan dapat berubah dengan cepat, sehingga tidak dapat menjadi kepastian arah harga aset. Di Indonesia, OJK mencatat jumlah akun konsumen perdagangan aset keuangan digital tercatat sebanyak 22,93 juta akun, menunjukkan masih adanya ruang bagi pertumbuhan pasar futures di Indonesia. Secara global, perdagangan derivatif menjadi bagian penting dalam ekosistem aset digital. Data dan riset CoinMarketCap menunjukkan derivatif pada periode tertentu menyumbang sekitar 79% dari total volume perdagangan aset kripto global. Edukasi Penting Seiring Perkembangan Futures Bittime menilai perkembangan pasar aset digital perlu diikuti dengan penguatan literasi dan edukasi investor, terutama ketika semakin banyak pilihan instrumen perdagangan tersedia.  Hal ini sejalan dengan upaya OJK dalam meningkatkan pemahaman masyarakat melalui penerbitan Buku Saku Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto 2.0, yang memuat informasi mengenai ekosistem aset digital, regulasi, risiko, perlindungan konsumen, perkembangan industri, dan inovasi. Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan edukasi menjadi bagian penting dalam membantu investor memahami karakteristik setiap instrumen. “Futures memberikan fleksibilitas untuk mengambil posisi ketika pasar bergerak naik maupun turun. Namun, peluang tersebut harus diikuti pemahaman yang baik mengenai mekanisme dan risiko futures,” ujar Ryan. Berbeda dengan spot, futures memungkinkan pengguna mengambil posisi long maupun short. Namun, penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian. Volatilitas pasar juga dapat membuat nilai posisi berubah dengan cepat dan, ketika margin tidak lagi mencukupi, posisi dapat mengalami likuidasi. Karena itu, pengguna perlu memahami ukuran posisi, tingkat leverage, kondisi pasar, dan kemampuan menanggung risiko sebelum melakukan transaksi futures. Bittime Perkuat Edukasi Futures Komitmen tersebut turut diwujudkan Bittime melalui Bittime Alpha Gala Night dalam rangkaian Coinfest Asia pada Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, Bittime membahas perkembangan futures serta pentingnya memahami mekanisme dan risiko sebelum melakukan transaksi. Aktivitas perdagangan juga tercermin dari data internal Bittime. Dalam periode tujuh hari terakhir, BTCUSDT-PERP, HYPEUSDT-PERP, dan PUMPUSDT-PERP menjadi Top Tokens di Bittime Futures. “Kami melihat peluang Bittime Futures di Indonesia masih terbuka. Karena itu, pengembangan produk perlu berjalan bersama edukasi agar pengguna dapat memahami peluang sekaligus mengelola risiko sesuai profilnya,” kata Ryan. Bittime menyediakan ekosistem 3-in-1 yang mencakup Spot, Staking, dan Bittime Futures dalam satu platform yang terdaftar dan diawasi OJK. Dari sisi pelaku pasar, Lely Marthadinata, senior trader sekaligus founder komunitas trader Theory of Whaless, menilai perkembangan futures di Indonesia perlu berjalan bersama dengan peningkatan edukasi investor. Menurutnya, karakteristik futures yang memungkinkan trader mengambil posisi saat pasar naik maupun turun membuat pemahaman terhadap mekanisme dan risiko menjadi semakin penting. “Perkembangan futures di Indonesia memiliki potensi besar, tetapi pertumbuhan tersebut perlu diikuti edukasi yang memadai. Trader perlu memahami mekanisme futures, termasuk risiko leverage dan volatilitas, agar dapat mengambil keputusan secara lebih terukur,” timpal Lely.

Pelaku Industri Soroti Masa Depan Kripto: Tokenisasi, Edukasi dan Regulasi Jadi Kunci Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Pelaku Industri Soroti Masa Depan Kripto: Tokenisasi, Edukasi dan Regulasi Jadi Kunci

Bali, katakabar.com - Industri aset digital mulai bergerak melampaui narasi spekulasi dan kenaikan harga semata. Munculnya produk seperti tokenized stocks, meningkatnya keterlibatan institusi, hingga kebutuhan akan edukasi dan pengelolaan risiko menjadi sejumlah indikator bahwa industri kripto memasuki fase yang semakin matang. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai perubahan tersebut juga terlihat dari perkembangan industri dibandingkan masa-masa awal ketika aset kripto masih kerap dipandang dengan skeptis oleh masyarakat. Kini, semakin jelasnya kerangka regulasi dan perlindungan konsumen membuat proses adopsi aset digital menjadi lebih terbuka. “Dulu, aset kripto mungkin dianggap seperti scam. Saat ini, regulasinya sudah jauh lebih jelas dan perlindungan konsumen juga semakin diperkuat. Memang dulu lebih sulit, tetapi sekarang sudah jauh lebih mudah,” ujar Calvin dalam Tokocrypto Beach Horizon Topic Showcase, bagian dari perhelatan Coinfest 2026, di Bali pada Jumat (21/8) lalu. Diskusi bertajuk “Navigating the Future: Macroeconomics, Regulation, and the Path to Mainstream Crypto in Indonesia” tersebut turut menghadirkan Founder Malaka Project Ferry Irwandi dan Founder ASTRONACCI Gema Goeyardi dengan dimoderatori oleh Ketua Bidang Perdagangan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Yudhono Rawis. Uli Agustina, Kepala Departemen Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), turut hadir dan tampak mengikuti rangkaian acara. Menurut Calvin, salah satu perubahan yang kini mulai terlihat adalah semakin luasnya penggunaan teknologi aset digital untuk membuka akses terhadap instrumen keuangan. Tokenized stocks, misalnya, memungkinkan pengguna memperoleh eksposur terhadap saham global melalui aset digital dengan nominal yang lebih fleksibel. “Banyak orang ingin berinvestasi di saham Amerika, tetapi sebelumnya harus membuka brokerage account di luar negeri dan melalui banyak layer. Dengan tokenized stocks, aksesnya menjadi lebih mudah,” jelas Calvin. Ia mengatakan, perkembangan produk seperti tokenized stocks mencerminkan potensi aset digital untuk menjembatani ekosistem keuangan tradisional dan teknologi Web3. Ke depan, menurutnya, akses yang semakin mudah perlu tetap berjalan beriringan dengan pemahaman pengguna terhadap instrumen yang digunakan. Membutuhkan Edukasi dan Investasi Jangka Panjang Calvin menilai pertumbuhan industri aset digital tidak hanya ditentukan oleh munculnya inovasi dan produk baru. Edukasi tetap menjadi faktor penting agar kemudahan akses tidak justru mendorong keputusan investasi yang hanya didasarkan pada euforia pasar. “Edukasi itu sangat penting. Tanpa edukasi, akhirnya orang hanya FOMO dan berinvestasi secara asal. Kami sangat mengedepankan edukasi sebelum mereka benar-benar berinvestasi, supaya mereka tahu apa yang mereka investasikan, bukan hanya mengejar cuan-nya,” ucap Calvin. Pandangan tersebut diperkuat oleh Gema Goeyardi, yang menilai kematangan industri juga perlu diikuti oleh perubahan perilaku investor. Ia mengatakan pertumbuhan pasar aset digital tidak seharusnya terus dikaitkan dengan budaya mencari keuntungan secara instan. “Budaya get-rich-quick itu harus di-cancel,” timpal Gema. Ia menilai semakin beragamnya instrumen di industri aset digital, termasuk perdagangan futures, perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap profil risiko dan pengelolaan portofolio. Menurut Gema, investor perlu menghindari keputusan yang semata-mata didorong oleh keinginan memperoleh keuntungan dalam waktu singkat. Sementara, Ferry Irwandi melihat perkembangan aset digital sebagai bagian dari transformasi teknologi yang lebih besar. Menurutnya, industri kripto telah menunjukkan ketahanan melalui berbagai siklus dan kini perlu dilihat tidak hanya dari pergerakan harga asetnya. “Cryptocurrency selalu disebut sebagai masa depan. Artinya, kita memang seharusnya melihat ke masa depan,” imbuh Ferry. Ia juga menekankan pentingnya memberikan pemahaman yang lebih baik kepada generasi yang tumbuh bersama teknologi digital. Menurut Ferry, industri yang berkembang pesat tetap membutuhkan edukasi agar partisipasi masyarakat dapat berlangsung secara lebih sehat dan berkelanjutan. Menuju Ekosistem Aset Digital 24/7 Pembahasan kemudian berlanjut pada sesi kedua bertajuk “The Mechanics of Market Dynamics: Tokenizing Real-World Assets, Base Infrastructure, and Algorithmic Liquidity”. Sesi ini menghadirkan Rohit Mulani, President Southeast Asia Alpaca; Nicholas Soong, BD Director Exchanges Circle; dan Dharmawan Tjokro, Head of Marketing Xenorize, dengan Bonifacio, Head of TKO Token, sebagai moderator. Rohit melihat tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets/RWA) berpotensi mendorong pasar keuangan menuju sistem yang beroperasi lebih fleksibel dan 24/7. Menurutnya, semakin banyaknya modal yang dapat dipindahkan secara on-chain akan membuat penggunaan modal menjadi lebih efisien. “Kita bergerak menuju pasar 24/7, 365 hari. Jam bursa dan jam perbankan akan semakin tidak relevan, sementara modal dapat berpindah lebih mudah antara aset likuid dan aset produktif,” tukas Rohit. Nicholas Soong menyoroti potensi tokenized money market funds dalam meningkatkan efisiensi penggunaan modal. Menurutnya, aset yang digunakan sebagai collateral tidak lagi harus sekadar “diam” selama proses perdagangan, tetapi tetap dapat menghasilkan imbal hasil. “Ini membuat penggunaan modal jauh lebih efisien. Collateral dapat digunakan untuk trading sekaligus tetap menghasilkan yield karena aset dasarnya merupakan money market fund,” tutur Nicholas. Dari sisi pelaku pasar, Dharmawan menyebutkan, perkembangan tersebut juga akan meningkatkan akses investor ritel terhadap pasar modal sekaligus mendorong penggunaan teknologi seperti algorithmic trading. Namun, ia menekankan pentingnya memastikan investor memahami risiko dan mekanisme aset yang diperdagangkan. Di sisi lain, para panelis menilai regulasi dan fragmentasi likuiditas masih menjadi tantangan utama dalam memperluas adopsi tokenized assets. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pelaku industri aset digital, institusi keuangan tradisional, bursa, dan regulator agar inovasi dapat berkembang secara terukur sekaligus tetap memberikan perlindungan bagi pengguna. Ketersediaan dan Hal-hal Perlu Diketahui Aset tokenisasi ini mengacu pada saham referensi yang dirancang untuk mengikuti pergerakan harga saham acuan tersebut. Produk ini tidak memberikan hak sebagai pemegang saham, seperti hak suara maupun dividen, serta tidak dapat ditukarkan menjadi saham acuan, kecuali dinyatakan secara eksplisit dalam ketentuan produk. Tokenized stocks memang dapat diperdagangkan di luar jam operasional pasar saham, tetapi harga dan likuiditasnya dapat bervariasi, terutama ketika pasar saham acuan sedang tutup. Disclaimer: Perdagangan aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kerugian. Pengguna diimbau untuk memahami seluruh risiko serta syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum melakukan transaksi. Informasi yang disampaikan hanya bertujuan untuk memberikan edukasi dan bukan merupakan nasihat maupun rekomendasi investasi. Setiap keputusan untuk membeli, menjual, menyimpan, atau melakukan transaksi aset digital sepenuhnya menjadi pertimbangan dan tanggung jawab masing-masing pengguna.  Tokocrypto tidak mewajibkan, mengarahkan, merekomendasikan, maupun memengaruhi pengguna untuk melakukan transaksi aset digital tertentu.

Edukasi KPR Sejahtera FLPP di Kota Batu, BP Tapera Dorong Sinergi Perluas Akses Pembiayaan Rumah Bagi MBR Nasional
Nasional
Jumat, 10 Juli 2026 | 12:10 WIB

Edukasi KPR Sejahtera FLPP di Kota Batu, BP Tapera Dorong Sinergi Perluas Akses Pembiayaan Rumah Bagi MBR

Kota Batu, katakabar.com -  Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Kota Batu, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi masyarakat, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan mengenai berbagai skema pembiayaan perumahan pemerintah sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung Program 3 Juta Rumah. Mengawali kegiatan, Staf Ahli Menteri Kementerian PKP, Riadi Arief Aladin, menjelaskan bahwa Kredit Program Perumahan (KPP) merupakan instrumen strategis pemerintah dalam mendorong penyediaan rumah layak, berkualitas, dan terjangkau. Menurutnya, melalui KPP pemerintah memberikan dukungan pembiayaan kepada pelaku usaha sektor perumahan, termasuk UMKM dan pengembang, guna mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat. Direktur Kerja Sama dan Kebijakan Pembiayaan BP Tapera, Alfian Arif, memaparkan berbagai ketentuan Program KPR Sejahtera FLPP, mulai dari persyaratan penerima, mekanisme pembiayaan, hingga hak dan kewajiban penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa KPR Sejahtera FLPP merupakan wujud komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah pertama melalui skema pembiayaan yang terjangkau. Melengkapi sesi sosialisasi, Small Business Manager BRI Kota Batu, Dimas Sutikno Putro, menjelaskan peran BRI sebagai bank penyalur dalam mendukung program pembiayaan perumahan pemerintah. Menurutnya, BRI berperan dalam proses verifikasi calon debitur, analisis kelayakan pembiayaan, hingga pendampingan proses akad kredit sehingga masyarakat memperoleh layanan pembiayaan yang mudah, cepat, dan sesuai ketentuan. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Menanggapi pertanyaan peserta mengenai anak yang orang tuanya dalam satu Kartu Keluarga telah membeli rumah melalui Program KPR Sejahtera FLPP, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menjelaskan bahwa setiap calon penerima tetap dapat memanfaatkan program tersebut sepanjang memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Apabila yang bersangkutan telah membentuk keluarga sendiri, memenuhi kriteria sebagai masyarakat berpenghasilan rendah, serta belum pernah menerima subsidi perumahan, maka dapat mengajukan KPR Sejahtera FLPP sesuai ketentuan yang berlaku. Menjawab pertanyaan lain terkait penerima FLPP yang harus berpindah domisili atau tempat kerja ke daerah lain setelah memiliki rumah subsidi, Alfian Arif menegaskan bahwa pemanfaatan rumah subsidi harus tetap mengikuti ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setiap perubahan kondisi penerima wajib disesuaikan dengan regulasi pemerintah agar tujuan utama program dalam menyediakan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah tetap terjaga Menutup kegiatan, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah.  "BP Tapera akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar penyaluran KPR Sejahtera FLPP semakin tepat sasaran, cepat, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempercepat penyediaan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat," ujar Heru. Hingga 1 Juli 2026, realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP secara nasional telah mencapai 93.339 unit rumah dengan nilai pembiayaan sekitar Rp11,6 triliun. Penyaluran tersebut didukung oleh 36 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, 10.902 pengembang, dan 9.358 perumahan yang tersebar di 35 provinsi serta 377 kabupaten/kota di Indonesia. Di Provinsi Jawa Timur, realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 24.763 unit rumah dengan nilai pembiayaan sekitar Rp2,9 triliun, melibatkan 13 asosiasi, 1.104 pengembang, 1.178 perumahan, dan 9 bank penyalur. Tiga kabupaten dengan realisasi penyaluran FLPP terbesar di Jawa Timur yakni Kabupaten Jember sebanyak 939 unit, Kabupaten Malang sebanyak 813 unit, dan Kabupaten Kediri sebanyak 533 unit. Melalui kegiatan sosialisasi ini, BP Tapera berharap semakin banyak masyarakat memahami dan memanfaatkan Program KPR Sejahtera FLPP sehingga semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat mewujudkan impian memiliki rumah pertama.

QuickPro Gelar Meet Up Bandung 2026, Dorong Trader Emas Lebih Mandiri Lewat Edukasi Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:32 WIB

QuickPro Gelar Meet Up Bandung 2026, Dorong Trader Emas Lebih Mandiri Lewat Edukasi

Jakarta, katakabar.com - Meningkatnya minat terhadap trading emas mendorong kebutuhan edukasi yang lebih praktis. Melalui QuickPro Meet Up Bandung 2026, QuickPro membekali trader dengan strategi, analisa pasar, dan dukungan komunitas agar mampu mengambil keputusan trading secara mandiri serta tidak lagi bergantung pada sinyal trading. Meningkatnya minat masyarakat terhadap trading emas (XAUUSD) dalam beberapa tahun terakhir turut mendorong kebutuhan akan edukasi yang lebih praktis dan mudah diterapkan. Di tengah perkembangan tersebut, masih banyak trader yang mengandalkan sinyal trading tanpa memahami proses analisa yang mendasarinya. Kondisi ini sering membuat trader kesulitan membaca peluang market secara mandiri, kurang percaya diri dalam mengambil keputusan, serta kesulitan beradaptasi ketika kondisi pasar berubah. Melihat kebutuhan tersebut, QuickPro kembali gelar QuickPro Meet Up Bandung 2026 yang telah berlangsung pada 26 Juni 2026 di Function Rooms Menara Asia Afrika Lt.1, Bandung. Acara ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses edukasi trading yang lebih praktis, aplikatif, dan mudah dipahami oleh trader Indonesia. QuickPro Perkuat Posisi Tempat Edukasi Favoritnya Trader Emas Seiring berkembangnya industri trading di Indonesia, kebutuhan trader tidak lagi sebatas mencari platform untuk bertransaksi. Banyak trader kini mencari wadah belajar yang dapat membantu mereka memahami market secara lebih mendalam. Melalui berbagai program edukasi yang telah dijalankan, mulai dari analisa harian, webinar strategi, komunitas trader, hingga event tatap muka di berbagai kota, QuickPro terus memperkuat posisinya sebagai tempat edukasi favorit trader emas Indonesia. "QuickPro saat ini dikenal bukan hanya sebagai broker dan platform trading, tetapi sebagai tempat belajar favoritnya trader emas Indonesia. Melalui edukasi yang praktis, komunitas yang aktif, kami ingin membantu lebih banyak trader berkembang dan mampu mengambil keputusan trading secara mandiri," ujar perwakilan manajemen QuickPro. Perubahan Perilaku Trader: Dari Ikut Sinyal ke Analisa Mandiri Menurut QuickPro, terjadi perubahan pola pikir di kalangan trader retail dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya banyak trader berfokus mencari sinyal trading, kini semakin banyak yang ingin memahami proses analisa agar dapat mengambil keputusan secara lebih terukur. Kesadaran ini muncul karena trader mulai memahami bahwa kondisi market terus berubah dan tidak selalu bisa dihadapi hanya dengan mengikuti rekomendasi pihak lain. Kemampuan membaca peluang market, memahami momentum pergerakan harga, serta mengelola risiko menjadi keterampilan yang semakin dibutuhkan oleh trader modern. Hadirkan Strategi Spider Scalper dan Live Bedah Market Sebagai bagian dari materi utama, peserta mendapatkan edukasi strategi Spider Scalper yang dirancang untuk membantu trader menemukan peluang entry dengan pendekatan yang lebih terukur pada market Gold dan Forex. Selain sesi materi, peserta juga mengikuti Live Trade Session dan Bedah Market yang memungkinkan mereka melihat secara langsung bagaimana proses analisa dilakukan dalam kondisi market yang sesungguhnya. QuickPro berharap pendekatan pembelajaran yang lebih aplikatif ini dapat membantu trader memahami market secara lebih mudah dibanding hanya mempelajari teori semata. Komunitas Menjadi Faktor Penting dalam Perjalanan Trader Tidak hanya menghadirkan materi edukasi, acara ini juga menjadi sarana bagi trader untuk memperluas jaringan dan berdiskusi dengan sesama pelaku pasar. Peserta  mendapatkan kesempatan mengikuti sesi networking bersama komunitas trader QuickPro, serta sesi sharing bersama Bapak Kadjatni sebagai Ketua BAKTI dan Dewan Penasehat Aspebtindo (Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia), beliau membahas tentang perkembangan industri perdagangan berjangka dan pentingnya peningkatan literasi trader di Indonesia. Bagi QuickPro, komunitas yang aktif merupakan salah satu faktor penting dalam membantu trader berkembang secara berkelanjutan melalui pertukaran pengalaman, diskusi, dan pembelajaran bersama. Mendorong Trader Indonesia Lebih Mandiri QuickPro meyakini perkembangan trader tidak hanya ditentukan oleh strategi trading semata, tetapi juga oleh akses terhadap edukasi yang berkualitas, komunitas yang aktif, serta kemampuan memanfaatkan teknologi yang terus berkembang. "Tujuan utama acara ini bukan sekadar mengajarkan strategi trading dengan mudah, tetapi membantu trader emas memahami cara berpikir dalam membaca peluang market emas secara lebih terukur," lanjut perwakilan QuickPro. Melalui penyelenggaraan QuickPro Meet Up Bandung 2026, perusahaan berharap dapat mendorong lebih banyak trader Indonesia untuk membangun kemampuan analisa secara mandiri sehingga tidak selalu bergantung pada sinyal dari pihak lain dalam mengambil keputusan trading. Tentang QuickPro QuickPro hadir dengan visi membantu trader emas Indonesia berkembang melalui edukasi, analisa market, dan teknologi trading yang lebih mudah dipahami. Sesuai dengan tagline “Favoritnya Trader Emas Indonesia”, QuickPro berkomitmen menghadirkan ekosistem trading yang membantu trader mulai dari pemula hingga profesional dalam mengambil keputusan trading secara lebih terarah. Melalui aplikasi QuickPro, trader dapat mengakses layanan trading, analisa market, edukasi, serta komunitas dalam satu platform yang dirancang untuk memberikan pengalaman trading yang lebih mudah, cepat, dan terpercaya.

Tim Pengabdian Masyarakat Akuakultur Fikkia Gencarkan Edukasi Pembenihan di SMKN 1 Glagah Banyuwangi Pendidikan
Pendidikan
Rabu, 01 Juli 2026 | 10:17 WIB

Tim Pengabdian Masyarakat Akuakultur Fikkia Gencarkan Edukasi Pembenihan di SMKN 1 Glagah Banyuwangi

Banyuwangi, katakabar.com - Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan alam, dan keanekaragaman hayati perairan yang sangat melimpah. Setiap wilayah memiliki species ikan lokal air tawar dengan karakteristik dan potensi yang beragam. Tetapi, keberadaan ikan tersebut kini kian menurun akibat praktik penangkapan berlebih (overfishing), masuknya species ikan invasif serta degradasi habitat aslinya. Sebagai upaya pelestarian ikan lokal air tawar di Indonesia, Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA), Universitas Airlangga mulai mengajak generasi muda untuk terlibat langsung. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan workshop mengenai optimalisasi pembenihan ikan lokal air tawar di SMKN 1 Glagah Banyuwangi, di pekan kedua Juni 2026 lalu.  Kegiatan ini melibatkan narasumber sekaligus dosen yang ahli dibidangnya, mahasiswa dan 50 siswa SMKN 1 Glagah Banyuwangi. Suciyono, S.St.Pi., M.P., Ketua Pelaksana Tim Pengmas, menjelaskan kegiatan transfer pengetahuan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, dan keterampilan siswa pada kegiatan pembenihan ikan lokal air tawar sebagai upaya pelestarian sumber daya perairan. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan ikan lokal air tawar melalui penerapan teknik budidaya dan pembenihan yang tepat. Selain itu, kegiatan ini diharakan dapat mendorong siswa untuk lebih mengenal potensi ikan lokal serta mampu mengamplikasikan pengetahuan pembenihan secara langsung di lingkungan sekolah maupun masyarakat nantinya. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Glagah, Suparman, S.T., M.T., menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat bekerja sama dengan instansi terkait khususnya dalam pelestarian dan pengembangan budidaya ikan lokal air tawar di lingkungan sekolah," ucapnya. Sesi materi worksop dibuka Farida Mauludia, S.Pi., M.P., M.Sc. Ia mengenalkan berbagai jenis ikan lokal air tawar yang ada di Indonesia dan menekankan pentingnya pelestarian melalui restocking budidaya dan konservasi habitat. “Alasan utama kita perlu membudidayakan ikan lokal air tawar karena populasinya semakin menurun” tuturnya. Materi berikutnya disampaikan Hapsari Kenconojati, S.Si., M.Si yang membahas manajemen pemeliharaan induk dan larva ikan lokal air tawar berdasarkan aspek nutrisi. Hapsari menjelaskan bahwa nutrisi berperan penting dalam pertumbuhan, reproduksi dan sistem imun ikan. Selain itu manajemen pemberian pakan muali dari frekuensi, proporsi hingga konsistensi menjadi faktor penting dalam keberhasilan pemeliharaan ikan lokal air tawar. Di sesi terakhir, Darmawan Setia Budi, S.Pi., M.Si mengangkat topik pembenihan ikan lokal air tawar. Ia menyoroti mengenai keterbatasan stok dan kualitas induk sebagai tantangan utama yang berdampak pada kualitas dan kuantitas benih. Berbagai teknik pembenihan seperti rekasaya genetika, media conditioning serta manipulasi pemijahan juga turut dijelaskan kepada siswa. “Pembenihan merupakan fondasi utama dalam budidaya. Tanpa adanya pembenihan, tidak akan ada pembesaran. Tanpa pembenihan, akuakultur tidak akan berjalan," tegasnya. Sebagai bentuk implementasi, tim pengabdian masyarakat juga mengenalkan secara langsung metode pembenihan ikan lokal kepada siswa, mulai dari pemilihan induk, teknik pemijahan, hingga penanganan larva. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam kegiatan budidaya. Tidak hanya itu, sebagai bentuk dukungan nyata, tim Pengabdian Masyarakat Akuakultur FIKKIA Unair turut menyumbangkan beberapa pasang indukan ikan lokal kepada pihak sekolah, diantaranya nilem (Osteochilus haselti), Muraganting (Systomus sp.), Wader Pari (Rasbora argyrotaenia), Ikan Dewa (Neolissochilus soroides), dan Tawes (Puntius javanicus). Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai stok induk untuk kegiatan pembenihan di lingkungan sekolah. Antusiasme siswa juga terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswa kelas XI APAT 2, Rocella berharap kegiatan serupa dapat Kembali dilaksanakan. “Saya Berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi karena memberikan banyak wawasan mengenai cara pembenihan ikan lokal air tawar yang lebih dalam," timpalnya. Melalui kegiatan workshop ini, diharapkan penurunan populasi ikan lokal khususnya di Banyuwangi dapat teratasi melalui pendekatan edukasi, konservasi, dan pengembangan budidaya yang berkelanjutan.

Perkuat Budaya Wellbeing, PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan Kesehatan
Kesehatan
Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Perkuat Budaya Wellbeing, PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan

Jakarta, katakabar.com -  PT Perkebunan Nusantara III (Persero) tegaskan komitmen dukung kesehatan masyarakat dan aksi kemanusiaan lewat pelaksanaan PTPN Blood Donor Day 2026 di Ballroom Gedung Agro Plaza Lantai 18, Jakarta, Kamis (18/6) lalu. Kegiatab usung tema “One Drop of Humanity. Give Blood, Save Lives'. Selain menghadirkan layanan donor darah, berbagai program edukasi dan pemeriksaan kesehatan melalui rangkaian kegiatan Health Talks dan Health & Wellness Booths yang dapat diakses seluruh peserta. Di sesi Health Talks yang dipandu Melaney Ricardo, peserta memperoleh wawasan sekaligus berkesempatan berinteraksi langsung dengan para narasumber mengenai pentingnya donor darah, serta gaya hidup sehat dari para narasumber yakni dr. Reisa Broto Asmoro, serta dr. Santi Christiani, Sp.PD-KHOM, yang membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka terkait kesehatan serta pentingnya menjaga kualitas hidup melalui tindakan preventif dan kepedulian terhadap sesama. Selain donor darah, peserta juga dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan, antara lain Rapid Test (pemeriksaan kolesterol, asam urat, dan gula darah), Skin Check, Pap Smear, Body Mass Index, Naluri Wellness, serta Pemeriksaan Payudara Klinis yang didukung oleh PMI Kabupaten Tangerang, Kimia Farma, Naluri dan Siloam Hospitals. Kehadiran berbagai fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya PTPN Group dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat. Direktur SDM dan Umum PTPN III (Persero), Endang Suraningsih, menyampaikan kegiatan ini wujud komitmen PTPN Group dalam membangun budaya kepedulian sosial dan semangat kerelawanan melalui program Employee Volunteering Day, sekaligus mendukung implementasi Program PTPN Sehat sebagai salah satu dari 9 Inisiatif Strategis Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN Group. Program tersebut menempatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kepedulian kemanusiaan sebagai bagian penting dari budaya kerja perusahaan yang berkelanjutan. "Melalui PTPN Blood Donor Day, kami ingin mengajak Nusantara EntrePlanters PTPN Group serta masyarakat berpartisipasi dalam gerakan donor darah menumbuhkan semangat kerelawanan dan kepedulian terhadap sesama. Setiap tetes darah yang didonorkan memiliki arti besar bagi mereka yang membutuhkan. Di saat yang sama, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan," ujarnya. Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta dan pendonor, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) juga menyediakan berbagai doorprize yang dapat diikuti oleh seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan. PTPN Group berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas, tidak hanya dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah nasional, tetapi juga mendorong terbentuknya budaya hidup sehat, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di lingkungan perusahaan maupun masyarakat.

Hingga Juni 2026, KAI Bandara Edukasi Puluhan Ribu Masyarakat Lewat Program Edutrain Nasional
Nasional
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Hingga Juni 2026, KAI Bandara Edukasi Puluhan Ribu Masyarakat Lewat Program Edutrain

Jakarta, katakabar.com - PT Railink (KAI Bandara) terus tunjukkan komitmen meningkatkan literasi transportasi publik dan keselamatan perjalanan kereta api melalui program Edutrain. Sepanjang tahun 2026, program edukasi tersebut telah menjangkau sebanyak 96.389 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum di berbagai wilayah operasional KAI Bandara. Dari total peserta tersebut, wilayah Yogyakarta mencatat jumlah peserta tertinggi dengan 61.852 peserta, sementara wilayah Medan berhasil menjangkau 34.537 peserta. Program Edutrain menjadi salah satu sarana bagi KAI Bandara untuk memperkenalkan layanan transportasi perkeretaapian, budaya keselamatan, serta pentingnya penggunaan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Lewat kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat operasional kereta api, fasilitas stasiun, prosedur keselamatan perjalanan, hingga peran transportasi berbasis rel dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan Edutrain merupakan bentuk kontribusi perusahaan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan pemanfaatan transportasi publik sejak dini. "Program Edutrain tidak hanya menjadi sarana edukasi mengenai transportasi perkeretaapian, tetapi juga menjadi upaya kami dalam menanamkan budaya keselamatan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap transportasi publik kepada generasi muda. Kami bersyukur sepanjang tahun 2026 program ini mendapat antusiasme yang sangat baik dari masyarakat di Medan maupun Yogyakarta," kata Porwanto. Porwanto menambahkan KAI Bandara akan terus mengembangkan program-program edukatif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta memperkuat peran perusahaan sebagai penyedia layanan transportasi publik yang berorientasi pada keselamatan dan pelayanan prima. "Kami percaya edukasi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem transportasi yang lebih baik. Melalui Edutrain, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya keselamatan perjalanan dan menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan," terangnya. Ke depan, KAI Bandara akan terus memperluas jangkauan program Edutrain melalui kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dunia perkeretaapian dan transportasi publik. KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yakni 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di [email protected]

Lewat PT RPN, Holding PTPN Hidupkan Kembali Kawasan Heritage P3GI Pusat Edukasi dan Ekonomi Nusantara
Nusantara
Minggu, 07 Juni 2026 | 11:07 WIB

Lewat PT RPN, Holding PTPN Hidupkan Kembali Kawasan Heritage P3GI Pusat Edukasi dan Ekonomi

Pasuruan, katakabar.com -  PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus menghidupkan kembali kawasan bersejarah Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) sebagai pusat edukasi dan penggerak ekonomi berbasis heritage. Melalui penataan kawasan cagar budaya dan pengembangan museum gula, PT RPN mendorong pemanfaatan warisan sejarah tidak hanya sebagai objek pelestarian, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran publik dan sumber nilai tambah bagi masyarakat. Upaya tersebut diperkuat melalui kegiatan usung tema “Adaptif Bangunan Gedung Cagar Budaya untuk Mendukung Kesejahteraan Masyarakat” yang digelar melalui sinergi dan kolaborasi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur di kompleks P3GI, Pasuruan. Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah daerah, akademisi, serta pegiat pelestarian budaya dalam membahas strategi pemanfaatan kawasan heritage secara berkelanjutan. Kepala P3GI, Aris Lukito, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari peran strategis PT RPN sebagai holding knowledge di sektor perkebunan. “Kami ingin P3GI tidak hanya menjadi pusat penelitian, tetapi juga tempat edukasi sejarah dan teknologi gula,” kata Aris. Sejak ditetapkan sebagai cagar budaya Kota Pasuruan pada 2020 dan meningkat menjadi cagar budaya tingkat provinsi pada 2021, kawasan P3GI terus dikembangkan secara bertahap. Sejak 2023, revitalisasi difokuskan pada penguatan fungsi edukasi melalui museum gula serta pengelolaan kawasan berbasis pelestarian. Pengakuan terhadap nilai historis dan intelektual P3GI juga semakin menguat, ditandai dengan arsip sejarahnya yang telah memperoleh pengakuan Memory of the World (MoW) tingkat provinsi dan tengah diajukan ke UNESCO. Pemerintah daerah turut mengapresiasi langkah tersebut. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Agus Budi Darmawan, menyebut P3GI sebagai model pemanfaatan cagar budaya yang produktif. “P3GI menjadi contoh bagaimana bangunan cagar budaya dapat dirawat dan dimanfaatkan untuk edukasi masyarakat serta generasi muda,” jelasnya. Kepala Bidang Cagar Budaya dan Sejarah Disbudpar Jawa Timur, Satria Devi Kurniawan, menegaskan keberhasilan pelestarian terletak pada kemampuannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Cagar budaya bukan hanya tentang menjaga bangunan lama, tetapi bagaimana kawasan tersebut bisa hidup, bermanfaat, dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. Melalui sinergi antara PT RPN, pemerintah, dan para pemangku kepentingan lainnya, kawasan P3GI diharapkan dapat menjadi model nasional dalam pengelolaan heritage yang adaptif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus menghubungkan warisan masa lalu dengan kebutuhan masa depan.

Gelar GenSawit 2026 di Universitas Udayana, BPDP Edukasi Mahasiswa Biar Paham Sawit Sawit
Sawit
Jumat, 05 Juni 2026 | 15:15 WIB

Gelar GenSawit 2026 di Universitas Udayana, BPDP Edukasi Mahasiswa Biar Paham Sawit

Denpasar, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) gelar GenSawit 2026 di Universitas Udayana, Denpasar, Bali. Kegiatan ini sebagai upaya peningkatan literasi generasi muda terkait sektor perkebunan. Pergelaran ini wadah edukasi bagi mahasiswa untuk memahami secara lebih komprehensif peran strategis industri kelapa sawit Indonesia, termasuk peluang, tantangan, serta arah pengembangannya di masa mendatang. Lebih dari 300 peserta mahasiswa mengikuti pergelaran dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, dan praktisi industri guna memberikan perspektif yang objektif, dan berbasis data mengenai sektor kelapa sawit Indonesia. Kepala Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP, Aida Fitria, menerangkan GenSawit di antara upaya BPDP dalam meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa sawit yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Menurutnya, kelapa sawit menjadi salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Hingga tahun 2025, luas perkebunan sawit Indonesia mencapai sekitar 16,8 juta hektar, dengan sekitar 42 persen di antaranya dikelola oleh perkebunan rakyat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sawit bukan hanya industri berskala besar, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi jutaan masyarakat Indonesia. "Indonesia saat ini masih menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia dengan produksi sekitar 46,5 juta ton pada tahun 2025, menghasilkan devisa sekitar US$30,5 miliar, serta menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 19,5 juta orang, baik secara langsung maupun tidak langsung," jelasnya. Selain berkontribusi terhadap perekonomian nasional, tambah Aida, industri sawit juga mendukung ketahanan energi melalui implementasi program biodiesel B40 sebagai bagian dari upaya transisi energi yang lebih berkelanjutan dan pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil. Pada pergelaran tersebut, Prof. Dr. Ir. Yanto Santosa, Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, menjabarkan materi mengenai peran komoditas kelapa sawit dalam perekonomian nasional serta pentingnya pembangunan industri sawit yang berkelanjutan (sustainable). Dalam pemaparannya, Prof. Yanto bedah komoditas kelapa sawit memiliki kontribusi besar mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan devisa negara, hingga penguatan ekonomi daerah. Di sisi lain, kupasnya, aspek keberlanjutan juga menjadi faktor penting agar industri sawit mampu terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta lingkungan. Sedang, Djono Albar Burhan, Ketua Departemen SDM dan Hubungan Internasional DPP APKASINDO, menguraimateri mengenai manfaat dan peran kelapa sawit bagi petani Indonesia. Kata Djono, industri sawit tidak hanya berkaitan dengan perusahaan besar, tetapi juga melibatkan jutaan petani rakyat yang menggantungkan penghidupannya pada sektor tersebut. "Keberadaan sawit memberikan manfaat ekonomi yang luas melalui peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan pekerjaan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. Lebih lanjut," terangnya. Djono menekankan pentingnya dukungan terhadap petani melalui peningkatan produktivitas, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan industri sawit yang berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. "Melalui paparan para narasumber, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sektor sawit, mulai dari kontribusinya terhadap perekonomian nasional hingga manfaatnya bagi masyarakat dan petani Indonesia," harapnya. BPDP menginginkan lewat kegiatan GenSawit ini generasi muda tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi melalui inovasi, penelitian, teknologi, dan penguatan narasi berbasis data. Kegiatan GenSawit 2026 diharapkan mampu memperluas wawasan peserta, meningkatkan kepedulian terhadap sektor perkebunan, serta mendorong lahirnya ide, dan kontribusi nyata bagi masa depan industri sawit Indonesia yang berkelanjutan.