Futures

Sorotan terbaru dari Tag # Futures

Bitcoin Menguat, Bittime Soroti Aktivitas Futures di Tengah Sentimen Fed dan CLARITY Act Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bitcoin Menguat, Bittime Soroti Aktivitas Futures di Tengah Sentimen Fed dan CLARITY Act

Jakarta, katakabar.com - Aktivitas Futures global mengalami perubahan di tengah sentimen The Fed, perkembangan CLARITY Act, dan penguatan Bitcoin. Bittime mencermati perubahan volume, open interest, dan likuidasi sebagai bagian dari dinamika pasar, sekaligus menghadirkan Bittime Futures dengan pilihan posisi long dan short serta leverage hingga 25x. Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang menghadirkan ekosistem 3-in-1 berupa Spot, Staking, dan Futures dalam satu platform yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mencermati penguatan Bitcoin dan perubahan aktivitas perdagangan kripto Futures di tengah perkembangan kebijakan moneter serta regulasi aset digital global.  Data CoinMarketCap Rabu (23/9) pagi kemarin menunjukkan, Bitcoin berada di kisaran US$86.300, menguat 0,76% dalam 24 jam terakhir dan 14,17% dalam sepekan. Bitcoin Menguat Setelah Lewati Dua Sentimen Utama Penguatan Bitcoin terjadi setelah pasar melewati dua agenda penting pada pekan sebelumnya, yakni keputusan suku bunga Federal Reserve atau The Fed dan perkembangan CLARITY Act di Senat Amerika Serikat. Pada 16 September 2026 lalu, The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4,00%. Berdasarkan pernyataan resmi Federal Reserve, keputusan tersebut dilakukan ketika inflasi masih berada pada level tinggi dan aktivitas ekonomi AS terus berkembang. Sehari sebelumnya, Senat AS gagal melanjutkan proses legislasi CLARITY Act setelah pemungutan suara hanya memperoleh 50 suara berbanding 49, di bawah ambang 60 suara yang diperlukan. Berdasarkan pemberitaan Reuters, Bitcoin dan sejumlah aset kripto sempat mengalami tekanan setelah hasil pemungutan suara tersebut. Tetapi, Bitcoin kemudian kembali menguat dan menembus US$85.000 pada 21 September. Berdasarkan pemberitaan The Block, Bitcoin naik lebih dari 5% dalam 24 jam, sementara lebih dari US$750 juta posisi kripto mengalami likuidasi. Sekitar US$648,3 juta di antaranya berasal dari posisi short. Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, menjelaskan perubahan tersebut menunjukkan bahwa respons pelaku pasar terhadap perkembangan makroekonomi dan regulasi dapat berlangsung cepat. “Pergerakan Bitcoin setelah keputusan The Fed dan perkembangan CLARITY Act menunjukkan bahwa pasar dapat kembali menyesuaikan posisi dalam waktu singkat. Karena itu, penting untuk melihat perubahan harga bersama dengan volume perdagangan, posisi Futures, serta perkembangan sentimen pasar secara keseluruhan,” ujar Ryan. Aktivitas Futures Sebelum dan Setelah Keputusan Fed dan CLARITY Act Perubahan aktivitas di pasar Futures sudah terlihat sebelum kedua agenda tersebut berlangsung. Berdasarkan data Sentiment yang dikutip CoinNess, open interest Bitcoin Futures turun sekitar 13,5%, dari 321.497 BTC pada 3 September menjadi 278.151 BTC pada 11 September. Penurunan open interest tersebut menunjukkan adanya pengurangan posisi atau leverage oleh sebagian pelaku pasar menjelang agenda yang berpotensi meningkatkan volatilitas. Data dari situs Talos menunjukkan untuk periode 10-16 September juga menunjukkan volume perdagangan Futures meningkat 6,3% secara mingguan menjadi US$1,07 triliun. Di sisi lain, open interest Bitcoin dalam denominasi dolar turun 1,6% menjadi US$44,4 miliar. Likuidasi Bitcoin meningkat 15,9% secara mingguan menjadi US$398,3 juta, dengan aktivitas likuidasi terkonsentrasi di sekitar waktu kegagalan pemungutan suara CLARITY Act. Setelah Bitcoin kembali menguat, aktivitas Futures ikut meningkat. Berdasarkan pemberitaan The Block, lebih dari US$648 juta posisi short mengalami likuidasi ketika Bitcoin menembus US$85.000. Ryan menambahkan bahwa perubahan posisi di pasar Futures perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas dan tidak secara otomatis menunjukkan arah pergerakan Bitcoin berikutnya. “Kenaikan aktivitas Futures dan likuidasi posisi short dapat memperkuat pergerakan harga dalam jangka pendek, tetapi kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa tren tertentu akan berlanjut. Trader tetap perlu memahami bahwa posisi di pasar Futures dapat berubah cepat mengikuti volatilitas dan sentimen pasar,” ucap Ryan. Bittime Cermati Aktivitas Futures Perkembangan aktivitas Futures global juga menjadi konteks bagi pertumbuhan perdagangan Futures di Bittime. Di Bittime Futures, BTCUSDT-PERP menctatakan aktivitas perdagangan yang melampaui pair lainnya sepanjang pekan, diikuti ARBUSDT-PERP, UNIUSDT-PERP, XRPUSDT-PERP, dan ETHUSDT-PERP.  Dominasi pair tersebut menunjukkan bahwa aktivitas Futures tidak hanya terpusat pada aset dengan kapitalisasi pasar terbesar, tetapi juga mencakup aset kripto lain yang memiliki aktivitas perdagangan cukup tinggi di platform. “Futures memberikan fleksibilitas melalui pilihan posisi long dan short, tetapi penggunaan leverage juga dapat memperbesar risiko ketika pergerakan pasar tidak sesuai dengan posisi yang diambil. Karena itu, trader perlu memahami margin, leverage, likuidasi, dan manajemen risiko sebelum menggunakan produk Futures,” ujar Ryan. Melalui Bittime Futures, pengguna dapat mengakses perdagangan Futures dengan pilihan posisi long dan short serta leverage hingga 25x. Bittime terus mendorong pemahaman mengenai mekanisme Futures dan manajemen risiko agar pengguna dapat memahami karakteristik produk sebelum melakukan transaksi.   Penggunaan leverage juga dapat meningkatkan eksposur sekaligus risiko. Karena itu, Bittime terus mendorong pemahaman mengenai mekanisme Futures dan manajemen risiko agar pengguna memahami karakteristik produk sebelum melakukan transaksi

Bittime Perluas Akses Futures Lewat Program Position Boost Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 20 September 2026 | 16:30 WIB

Bittime Perluas Akses Futures Lewat Program Position Boost

Jakarta, katakabar.com - Bittime Futures, platform futures Bittime yang memungkinkan pengguna mengambil posisi saat harga aset kripto bergerak naik maupun turun, menghadirkan program Bittime Futures Position Boost sebagai bagian dari upaya memperkenalkan fitur futures kepada pengguna. Bittime Futures, platform futures Bittime yang memungkinkan pengguna mengambil posisi saat harga aset kripto bergerak naik maupun turun, menghadirkan program Bittime Futures Position Boost sebagai bagian dari upaya memperkenalkan fitur futures kepada pengguna. Program yang berlangsung pada 15 hingga 29 September 2026 ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk memperoleh Position Experience Coupon hingga 5.000 USDT, sekaligus memperkenalkan fitur Futures Bittime kepada lebih banyak pengguna.  Melalui instrumen futures, pengguna dapat menyesuaikan strategi dengan pandangan mereka terhadap kondisi pasar, dengan tetap mempertimbangkan risiko yang melekat pada perdagangan derivatif. “Kami melihat trader memiliki kebutuhan yang berbeda dalam menghadapi berbagai kondisi market. Melalui Bittime Futures Position Boost, kami ingin membantu pengguna mengenal dan memahami fitur Futures Bittime serta cara kerjanya. Program ini juga menjadi bagian dari upaya kami memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi pengguna dalam memahami instrumen futures dan risikonya,” kata Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime. Program Position Boost memiliki dua mekanisme utama, yaitu Bonus Pengguna Baru dan Trading Volume Ladder. Pengguna baru yang menyelesaikan proses KYC selama periode campaign dapat memperoleh Position Experience Coupon senilai 100 USDT, dengan memenuhi ketentuan deposit dan penggunaan akun Futures sesuai dengan syarat program. Sementara, melalui Trading Volume Ladder, pengguna dapat memperoleh coupon berdasarkan akumulasi volume trading Futures selama periode campaign. Besaran coupon meningkat mengikuti volume trading yang dicapai. Pengguna dengan volume trading minimal 100 USDT berkesempatan memperoleh coupon sebesar 25 USDT, sementara volume trading yang lebih tinggi akan memberikan coupon yang lebih besar. Reward meningkat secara bertahap hingga 5.000 USDT bagi pengguna yang mencapai akumulasi volume trading sebesar 1 juta USDT selama periode program, sesuai ketentuan yang berlaku. Perhitungan volume trading dilakukan melalui beberapa checkpoint selama campaign berlangsung. Pada setiap checkpoint, pengguna dapat memperoleh reward berdasarkan tier baru yang dicapai dan dikurangi dengan reward yang telah diterima sebelumnya. Dengan mekanisme tersebut, besaran coupon yang diterima mengikuti perkembangan volume trading pengguna selama periode program. Position Experience Coupon merupakan kupon yang dapat digunakan untuk aktivitas posisi Futures sesuai dengan ketentuan program. Coupon bukan merupakan uang tunai, saldo akun, maupun Futures Trial Funds. Pengguna juga perlu memperhatikan masa berlaku coupon serta ketentuan penggunaan posisi yang berlaku. Bittime mengingatkan perdagangan Futures memiliki risiko, terutama karena volatilitas pasar dan penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan maupun kerugian. Trader perlu mempertimbangkan ukuran posisi, tingkat leverage, dan potensi likuidasi sebelum melakukan transaksi. “Kami ingin pengguna tidak hanya aktif bertransaksi, tetapi juga memahami instrumen yang mereka gunakan. Melalui Position Boost, pengguna bisa mendapatkan pengalaman langsung dalam menggunakan fitur Futures sekaligus memahami bagaimana instrumen ini bekerja dalam kondisi pasar yang berbeda,” tambah Ryan. Informasi lengkap mengenai mekanisme dan ketentuan program tersedia melalui halaman resmi Bittime.

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 18 September 2026 | 16:06 WIB

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Jakarta, katakabar.com - Bittime Futures, platform futures Bittime yang memungkinkan pengguna mengambil posisi untuk memanfaatkan peluang pasar baik saat harga aset kripto naik maupun turun, menyoroti meningkatnya aktivitas di pasar crypto derivatives di tengah pergerakan sejumlah aset kripto. Bittime Futures, platform futures Bittime yang memungkinkan pengguna mengambil posisi untuk memanfaatkan peluang pasar baik saat harga aset kripto naik maupun turun, menyoroti meningkatnya aktivitas di pasar crypto derivatives di tengah pergerakan sejumlah aset kripto. Perkembangan itu menunjukkan semakin besarnya perhatian trader terhadap instrumen derivatives sebagai salah satu cara untuk merespons volatilitas dan tren pasar. Salah satunya terlihat pada HYPE, token native Hyperliquid, yang mencatat all-time high (ATH) sebesar US$89,60 pada 6 September 2026, berdasarkan data CoinGecko. Sementara, berdasarkan KuCoin dan FinanceFeeds, total open interest di Hyperliquid mencapai sekitar US$14,3 miliar pada 13 September 2026, menunjukkan tingginya nilai posisi derivatives yang masih terbuka di pasar. Pergerakan harga dan tingginya open interest dapat mencerminkan meningkatnya aktivitas perdagangan, tetapi tidak dapat digunakan sebagai sinyal tunggal untuk menentukan arah pasar maupun potensi keuntungan. Dalam perdagangan futures, termasuk melalui Bittime Futures, pengguna dapat mengambil posisi long maupun short dengan leverage. Fitur ini memberikan fleksibilitas dalam menyesuaikan posisi dengan kondisi pasar, namun juga dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus risiko kerugian, termasuk risiko likuidasi. Open interest (OI) salah satu indikator yang dapat digunakan untuk membaca aktivitas di pasar derivatives, dengan menunjukkan total nilai kontrak yang masih terbuka. Tetapi, OI tidak menunjukkan dominasi posisi long maupun short. Karena itu, OI perlu dibaca bersama indikator lain, seperti funding rate dan positioning, agar trader dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi pasar. “Pasar derivatives yang dinamis membutuhkan strategi yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan pandangan trader terhadap pasar. Bittime Futures memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengambil posisi long maupun short dengan leverage. Namun, setiap strategi tetap perlu mempertimbangkan volatilitas pasar dan profil risiko masing-masing trader,” ujar Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime. Di Bittime Futures, penggunaan leverage memberikan fleksibilitas dalam menentukan eksposur terhadap suatu aset dengan modal yang tersedia. Namun, leverage juga dapat memperbesar potensi kerugian, termasuk risiko likuidasi, sehingga pengguna perlu memahami karakteristik futures sebelum membuka posisi. Untuk membaca kondisi pasar secara lebih menyeluruh, trader juga dapat memperhatikan sejumlah indikator yang menggambarkan aktivitas dan posisi di pasar derivatives. “Futures memberikan fleksibilitas bagi trader untuk merespons berbagai kondisi pasar, tetapi fleksibilitas tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap mekanisme dan risikonya. Melalui Bittime Futures, pengguna dapat menyesuaikan posisi dengan strategi masing-masing, baik saat melihat peluang kenaikan maupun penurunan harga. Karena itu, penting bagi trader untuk memahami risiko sebelum menggunakan leverage dan menentukan posisi sesuai dengan profil risikonya,” terang  Ryan.

Pasar Derivatif Indonesia Berkembang, Bittime Sorot Futures Bagian dari Evolusi Strategi Trading Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 12 September 2026 | 09:13 WIB

Pasar Derivatif Indonesia Berkembang, Bittime Sorot Futures Bagian dari Evolusi Strategi Trading

Jakarta, katakabar.com - Pasar aset keuangan digital Indonesia terus berkembang, dengan jumlah akun konsumen Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) mencapai 22,93 juta pada Juli 2026, naik 1,03% secara bulanan dari Juni 2026. Data tersebut tercatat dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agustus 2026. Melihat perkembangan tersebut, Bittime menilai pasar aset digital Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih matang, termasuk dengan berkembangnya perdagangan derivatif. Semakin beragamnya instrumen membuka lebih banyak pilihan strategi trading bagi investor, sekaligus menuntut pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik dan risiko setiap instrumen. Pada Juli 2026, nilai transaksi aset kripto tercatat sebesar Rp20,52 triliun, sementara nilai transaksi derivatif Aset Keuangan Digital (AKD) mencapai Rp3,41 triliun. Meski nilai transaksi mengalami penurunan secara bulanan, OJK mencatat kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital, termasuk aset kripto, tetap terjaga dan menunjukkan perkembangan positif. Bagi Bittime, semakin beragamnya instrumen di pasar menunjukkan bahwa kebutuhan investor juga berkembang. Salah satunya adalah futures, yang memiliki karakteristik berbeda dari perdagangan spot dan dapat digunakan untuk berbagai strategi berdasarkan pergerakan harga. Namun, karakteristik tersebut juga membuat futures memiliki risiko yang perlu dipahami, terutama terkait leverage, volatilitas, dan manajemen risiko. Melalui Bittime Futures, pengguna dapat mengakses perdagangan futures sebagai salah satu pilihan instrumen dalam ekosistem aset digital. Layanan ini menjadi bagian dari upaya Bittime untuk mengikuti perkembangan kebutuhan pasar sekaligus memberikan akses terhadap instrumen derivatif dalam ekosistem yang berada dalam kerangka regulasi yang berlaku. CFX sebelumnya menyebut peluncuran layanan futures Bittime pada tanggal 15 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya pendalaman pasar dan perluasan use case industri aset digital di Indonesia. “Pasar derivatif Indonesia terus berkembang dan memberikan pilihan baru bagi investor dalam menghadapi dinamika pasar. Namun, semakin beragam instrumennya, semakin penting pula pemahaman mengenai bagaimana instrumen tersebut bekerja dan risiko yang menyertainya. Futures bukan hanya tentang mengejar peluang dari pergerakan harga, tetapi juga tentang bagaimana mengelola posisi dan risiko dengan disiplin,” ucap Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime. Berbeda dengan perdagangan spot, futures dapat melibatkan leverage yang memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian. Karena itu, pemahaman mengenai mekanisme kontrak, pergerakan harga, leverage, dan manajemen risiko menjadi bagian penting sebelum investor menggunakan instrumen tersebut. Perkembangan futures juga sejalan dengan upaya regulator untuk membangun ekosistem aset keuangan digital yang lebih matang. Dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan Agustus 2026, OJK menyatakan akan terus memperkuat regulatory sandbox, perizinan, pengawasan, dan kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto yang inovatif, terpercaya, inklusif, dan berkelanjutan. Selain itu, OJK menekankan inovasi perlu berkembang melampaui tahap eksperimentasi dengan didukung tata kelola yang baik, manajemen risiko yang memadai, serta perlindungan konsumen. Bittime melihat sinergi antara inovasi, regulasi, dan edukasi sebagai fondasi penting bagi perkembangan pasar derivatif Indonesia. Semakin beragam instrumen yang tersedia, semakin penting pula bagi pengguna untuk memahami karakteristik dan risiko sebelum menentukan strategi trading.  “Kami melihat perkembangan futures sebagai bagian penting dari evolusi pasar aset digital Indonesia. Melalui Bittime Futures, kami ingin memberikan akses yang lebih luas terhadap instrumen aset digital sekaligus turut mendorong terbentuknya pasar yang semakin matang dan bertanggung jawab,” jelas Ryan.  Ke depan, Bittime akan terus mendukung perkembangan pasar aset digital Indonesia melalui inovasi, edukasi, dan pengembangan layanan yang mengedepankan tata kelola serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Seiring berkembangnya pasar derivatif, Bittime mendorong investor untuk tidak hanya melihat futures dari sisi peluang, tetapi juga memahami strategi dan risiko sebagai bagian dari aktivitas trading.

Peluang Futures Kripto di Indonesia Masih Besar, Bittime Tekankan Pentingnya Edukasi Nasional
Nasional
Minggu, 06 September 2026 | 16:10 WIB

Peluang Futures Kripto di Indonesia Masih Besar, Bittime Tekankan Pentingnya Edukasi

Jakarta, katakabar.com - Bittime melihat peluang Bittime Futures di Indonesia masih terbuka seiring berkembangnya perdagangan derivatif kripto. Tetapi, pertumbuhan Bittime Futures perlu diimbangi edukasi mengenai mekanisme, leverage, volatilitas, dan risiko futures agar investor dapat mengambil keputusan secara lebih terukur. Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melihat peluang perdagangan futures kripto di Indonesia masih terbuka seiring berkembangnya aktivitas perdagangan derivatif. Namun, perkembangan tersebut perlu diimbangi dengan edukasi agar investor memahami mekanisme, peluang, dan risiko futures. Tren Perdagangan Futures Global Aktivitas perdagangan derivatif menunjukkan besarnya pasar futures secara global. Berdasarkan data yang diamati pada 3 September 2026 pagi, sebanyak 73,44% akun berada pada posisi long pada kontrak ETHUSDT perpetual, sementara 26,56% berada pada posisi short, dengan long/short ratio 2,77. Pada BTCUSDT perpetual, posisi long sebanyak 54,8%, sedangkan short 45,2%.  Data tersebut menunjukkan kecenderungan posisi long lebih kuat pada Ethereum dibandingkan Bitcoin pada saat pengamatan. Namun, long/short ratio merupakan gambaran posisi pada waktu tertentu dan dapat berubah dengan cepat, sehingga tidak dapat menjadi kepastian arah harga aset. Di Indonesia, OJK mencatat jumlah akun konsumen perdagangan aset keuangan digital tercatat sebanyak 22,93 juta akun, menunjukkan masih adanya ruang bagi pertumbuhan pasar futures di Indonesia. Secara global, perdagangan derivatif menjadi bagian penting dalam ekosistem aset digital. Data dan riset CoinMarketCap menunjukkan derivatif pada periode tertentu menyumbang sekitar 79% dari total volume perdagangan aset kripto global. Edukasi Penting Seiring Perkembangan Futures Bittime menilai perkembangan pasar aset digital perlu diikuti dengan penguatan literasi dan edukasi investor, terutama ketika semakin banyak pilihan instrumen perdagangan tersedia.  Hal ini sejalan dengan upaya OJK dalam meningkatkan pemahaman masyarakat melalui penerbitan Buku Saku Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto 2.0, yang memuat informasi mengenai ekosistem aset digital, regulasi, risiko, perlindungan konsumen, perkembangan industri, dan inovasi. Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan edukasi menjadi bagian penting dalam membantu investor memahami karakteristik setiap instrumen. “Futures memberikan fleksibilitas untuk mengambil posisi ketika pasar bergerak naik maupun turun. Namun, peluang tersebut harus diikuti pemahaman yang baik mengenai mekanisme dan risiko futures,” ujar Ryan. Berbeda dengan spot, futures memungkinkan pengguna mengambil posisi long maupun short. Namun, penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian. Volatilitas pasar juga dapat membuat nilai posisi berubah dengan cepat dan, ketika margin tidak lagi mencukupi, posisi dapat mengalami likuidasi. Karena itu, pengguna perlu memahami ukuran posisi, tingkat leverage, kondisi pasar, dan kemampuan menanggung risiko sebelum melakukan transaksi futures. Bittime Perkuat Edukasi Futures Komitmen tersebut turut diwujudkan Bittime melalui Bittime Alpha Gala Night dalam rangkaian Coinfest Asia pada Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, Bittime membahas perkembangan futures serta pentingnya memahami mekanisme dan risiko sebelum melakukan transaksi. Aktivitas perdagangan juga tercermin dari data internal Bittime. Dalam periode tujuh hari terakhir, BTCUSDT-PERP, HYPEUSDT-PERP, dan PUMPUSDT-PERP menjadi Top Tokens di Bittime Futures. “Kami melihat peluang Bittime Futures di Indonesia masih terbuka. Karena itu, pengembangan produk perlu berjalan bersama edukasi agar pengguna dapat memahami peluang sekaligus mengelola risiko sesuai profilnya,” kata Ryan. Bittime menyediakan ekosistem 3-in-1 yang mencakup Spot, Staking, dan Bittime Futures dalam satu platform yang terdaftar dan diawasi OJK. Dari sisi pelaku pasar, Lely Marthadinata, senior trader sekaligus founder komunitas trader Theory of Whaless, menilai perkembangan futures di Indonesia perlu berjalan bersama dengan peningkatan edukasi investor. Menurutnya, karakteristik futures yang memungkinkan trader mengambil posisi saat pasar naik maupun turun membuat pemahaman terhadap mekanisme dan risiko menjadi semakin penting. “Perkembangan futures di Indonesia memiliki potensi besar, tetapi pertumbuhan tersebut perlu diikuti edukasi yang memadai. Trader perlu memahami mekanisme futures, termasuk risiko leverage dan volatilitas, agar dapat mengambil keputusan secara lebih terukur,” timpal Lely.

Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia Nasional
Nasional
Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia

Bali, katakabar.com - Bittime, PAKD yang terdaftar dan diawasi OJK, menggelar side event di Bali bahas potensi Bittime Futures dan perkembangan pasar derivatif kripto di Indonesia. Bittime menargetkan pertumbuhan volume perdagangan Bittime Futures hingga 10 kali lipat dalam tahun pertama, dengan fokus pada edukasi, strategi trading, dan manajemen risiko. Bittime sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menggelar event di Bali pada 19 Agustus 2026. Acara ini menjadi forum bagi Bittime untuk membahas target Bittime Futures, potensi perdagangan derivatif kripto di Indonesia, sekaligus memperkuat pemahaman trader mengenai strategi dan manajemen risiko. Sekitar 150 audiens diperkirakan hadir dalam acara tersebut, yang terdiri dari VIP Customer, KOL, trader, komunitas, serta mitra institusi Bittime. Melalui pertemuan ini, Bittime mempertemukan berbagai pelaku ekosistem aset digital untuk berbagi perspektif mengenai perkembangan Futures dan peluangnya di Indonesia. Pasar Futures Global Terus Berkembang Potensi Futures juga terlihat dari perkembangan pasar derivatif aset kripto secara global. Berdasarkan data dan riset CoinMarketCap, perdagangan derivatif pada periode tertentu menyumbang sekitar 79% dari total volume perdagangan aset kripto global, menunjukkan besarnya aktivitas derivatif dalam ekosistem aset digital. Di Indonesia, perdagangan aset kripto saat ini masih didominasi pasar spot. OJK mencatat nilai transaksi aset kripto mencapai Rp28,58 triliun pada Juni 2026, meningkat 24,20% secara month-to-month (mtm) dibandingkan Rp23,01 triliun pada Mei 2026. Jumlah investor aset kripto Indonesia juga telah mencapai lebih dari 22 juta. Perkembangan tersebut membuka peluang bagi pasar Futures untuk semakin berkembang seiring meningkatnya pemahaman pelaku pasar terhadap berbagai instrumen perdagangan aset digital. Bittime Futures Hadir dengan 49 Trading Pairs Perkembangan Bittime Futures menjadi salah satu fokus utama dalam side event tersebut. Saat ini, Bittime Futures menyediakan 49 trading pairs, posisi Long dan Short, leverage hingga 25x, serta pilihan Cross Margin dan Isolated Margin. Pengguna juga diwajibkan menyelesaikan knowledge test sebelum mengakses Futures sebagai bagian dari upaya Bittime memastikan pengguna memahami karakteristik dan risiko produk. Pada periode beta, lima pasangan Futures dengan aktivitas perdagangan tertinggi di Bittime adalah BTC/USDT, ETH/USDT, PUMP/USDT, HYPE/USDT, dan PEPE/USDT. Aktivitas tersebut menunjukkan minat trader yang tidak hanya tertuju pada Bitcoin dan Ethereum, tetapi juga berbagai aset kripto alternatif. Bittime melihat pasar Futures Indonesia masih berada pada tahap awal dan memiliki ruang untuk berkembang. Sejalan dengan peluang tersebut, Bittime menargetkan pertumbuhan volume perdagangan Bittime Futures hingga 10 kali lipat dalam tahun pertama. Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan perkembangan Futures perlu didukung dengan pemahaman yang lebih baik dari pelaku pasar. “Pasar Futures Indonesia masih memiliki ruang yang besar untuk berkembang. Seiring semakin banyaknya pelaku pasar yang memahami karakteristik Futures, kami melihat peluang bagi produk ini untuk menjadi bagian yang semakin penting dalam ekosistem aset digital Indonesia,” ujar Ryan. Menurut Ryan, edukasi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan Futures karena penggunaan leverage dapat meningkatkan potensi keuntungan sekaligus risiko kerugian. Bittime Dorong Trader Kenali Strategi Futures Futures memberikan fleksibilitas bagi trader untuk mengambil posisi Long maupun Short berdasarkan analisis dan strategi masing-masing. Fleksibilitas tersebut memungkinkan trader merespons kondisi pasar yang berbeda, baik ketika harga bergerak naik maupun turun. Melalui side event ini, Bittime tidak hanya memperkenalkan perkembangan Bittime Futures, tetapi juga mendorong trader dan pelaku ekosistem untuk memahami mekanisme Futures secara lebih baik sebelum melakukan transaksi. Bittime menilai pertumbuhan aktivitas Futures perlu berjalan seiring dengan peningkatan literasi dan manajemen risiko. Dengan pendekatan tersebut, Futures diharapkan dapat menjadi bagian yang semakin berkembang dalam ekosistem aset digital Indonesia.

Bittime Raih Izin Perdagangan Futures Perdana di Era Pengawasan Kripto OJK Ekonomi
Ekonomi
Senin, 20 Juli 2026 | 10:30 WIB

Bittime Raih Izin Perdagangan Futures Perdana di Era Pengawasan Kripto OJK

Jakarta, katakabar.com - Bittime resmi luncurkan layanan Bittime Futures setelah memperoleh izin dari CFX, menjadikannya PAKD pertama yang memperoleh izin penuh di era pengawasan OJK. Kehadiran layanan ini melengkapi ekosistem investasi Bittime yang kini mencakup Spot, Staking, dan Futures, sekaligus memperluas pilihan investasi digital yang aman, teregulasi, dan transparan bagi masyarakat Indonesia. Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akan meluncurkan layanan perdagangan derivatif aset keuangan digital pada 15 Juli 2026 lalu.  Peluncuran ini dilakukan setelah Bittime memperoleh izin yang diterbitkan oleh PT Central Finansial X (CFX). Ini menjadikan Bittime sebagai pedagang aset keuangan digital pertama yang memperoleh izin melalui proses perizinan secara penuh di bawah era pengawasan OJK. Penyebutan "pertama" mengacu pada proses perizinan yang sejak awal berlangsung sepenuhnya di bawah kerangka regulasi OJK. Seperti diketahui, pengaturan dan pengawasan aset kripto resmi beralih dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke OJK. Dengan hadirnya layanan ini, Bittime kini menawarkan portofolio investasi kripto 3-in-1 yang mencakup Spot, Staking, dan Futures. Kehadiran ketiga layanan tersebut memberikan lebih banyak cara bagi masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar aset kripto sekaligus memperkuat posisi Bittime sebagai gerbang masyarakat Indonesia menuju berbagai aset global. Regulasi OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital Peluncuran layanan ini sejalan dengan semakin kuatnya fondasi regulasi industri aset keuangan digital di Indonesia. Melalui POJK Nomor 23 Tahun 2025, OJK memperluas ruang lingkup perdagangan aset keuangan digital dengan memasukkan derivatif aset keuangan digital sebagai bagian dari ekosistem yang diatur secara resmi, sekaligus memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan pelindungan konsumen. Komitmen tersebut juga diperkuat melalui penyusunan Roadmap Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) 2026–2031. Hingga Juli 2026, OJK telah memberikan izin kepada 26 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), dengan jumlah konsumen aset keuangan digital dan aset kripto mencapai 22,4 juta. Data tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap industri aset keuangan digital yang didukung oleh kepastian regulasi. CFX Dukung Pendalaman Pasar Aset Keuangan Digital Direktur PT Central Finansial X (CFX), Lukas Lauw, menjelaskan bahwa peluncuran perdagangan derivatif aset keuangan digital ini merupakan langkah strategis dalam upaya pendalaman pasar dan perluasan use case industri di Indonesia. Sebagai pionir bursa aset kripto berizin di Indonesia, CFX terus mendorong hadirnya inovasi produk yang mematangkan ekosistem, namun tetap berada di dalam koridor pengawasan dan regulasi yang berlaku.  "Instrumen derivatif merupakan bagian penting untuk pendalaman pasar, karena memberikan opsi manajemen risiko dan strategi investasi yang lebih komprehensif bagi konsumen. Kami menyambut baik langkah inovatif dari anggota bursa dan berharap peluncuran layanan derivatif oleh Bittime ini dapat meningkatkan adopsi derivatif secara domestik, tentunya dengan tetap menjadikan tata kelola, integritas pasar, dan pelindungan konsumen sebagai prioritas utama," tegas Lukas.  Bittime Hadirkan Lebih Banyak Cara Berinvestasi Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan peluncuran layanan perdagangan derivatif aset keuangan digital merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperluas pilihan layanan investasi sekaligus menjawab kebutuhan trader Indonesia terhadap platform futures yang teregulasi. "Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital yang terdaftar dan diawasi OJK, kami ingin menghadirkan alternatif platform futures yang aman, patuh terhadap regulasi, dan kompetitif. Dengan hadirnya Spot, Staking, dan Futures dalam satu platform, Bittime memberikan lebih banyak cara bagi masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar aset kripto," ujar Ryan. Menurut Ryan, langkah tersebut juga memperkuat positioning Bittime sebagai gerbang masyarakat Indonesia menuju berbagai aset global melalui ekosistem investasi digital yang terintegrasi. Pada tahap awal peluncuran, Bittime Futures menghadirkan 49 trading pair aset kripto populer. Pengguna dapat membuka posisi long maupun short, menggunakan leverage hingga 25x, serta memilih Cross Margin atau Isolated Margin sesuai strategi dan preferensi manajemen risiko masing-masing. Seluruh pengguna wajib mengikuti knowledge test sebelum dapat mengakses fitur futures. Bittime juga menyediakan berbagai materi edukasi agar pengguna memahami karakteristik dan risiko perdagangan derivatif aset keuangan digital sebelum mulai bertransaksi. "Dengan jumlah konsumen aset keuangan digital yang telah mencapai 22,4 juta, kami melihat kebutuhan terhadap pilihan investasi digital akan terus berkembang. Karena itu, Bittime akan terus menghadirkan inovasi yang dibangun di atas fondasi kepatuhan, edukasi, dan pelindungan konsumen agar semakin banyak masyarakat dapat berinvestasi dengan percaya diri," jelas Ryan. Prospek Dinilai Semakin Menjanjikan Crypto Influencer Kimiko menilai hadirnya layanan perdagangan derivatif aset keuangan digital Bittime menjadi perkembangan positif bagi komunitas trader Indonesia yang selama ini banyak mengakses perdagangan derivatif melalui platform luar negeri. "Selama ini banyak trader Indonesia memilih platform luar negeri karena akses terhadap produk derivatif sudah lebih dulu tersedia. Dengan semakin berkembangnya regulasi di Indonesia dan hadirnya futures dalam ekosistem yang diawasi regulator, saya melihat semakin banyak trader yang akan mempertimbangkan menggunakan platform dalam negeri," kata Kimiko. Menurut Kimiko, semakin jelasnya regulasi, bertambahnya pilihan produk, serta meningkatnya literasi investor akan menjadi faktor yang mendorong pertumbuhan perdagangan derivatif aset keuangan digital di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Ia menilai kehadiran platform seperti Bittime yang mengedepankan edukasi dan kepatuhan terhadap regulasi dapat memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya industri aset keuangan digital yang lebih sehat. Melalui peluncuran layanan perdagangan derivatif aset keuangan digital ini, Bittime menegaskan komitmennya sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital yang terdaftar dan diawasi OJK untuk terus menghadirkan inovasi yang sejalan dengan perkembangan regulasi, memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi digital yang aman dan transparan, serta mendukung pengembangan ekosistem aset keuangan digital Indonesia yang semakin kuat, berintegritas, dan berkelanjutan.

Apa Itu Trading Futures? Pahami Cara Kerja dan Peluangnya di Pasar Global Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:27 WIB

Apa Itu Trading Futures? Pahami Cara Kerja dan Peluangnya di Pasar Global

Jakarta, katakabar.com - Perkembangan teknologi finansial telah membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat modern untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi dunia secara langsung. Di antara instrumen finansial yang semakin populer di kalangan pelaku pasar adalah futures trading atau perdagangan kontrak berjangka. Sayangnya, bagi sebagian besar masyarakat awam, istilah ini masih sering kali disalahpahami atau dicampuradukkan dengan investasi saham konvensional. Padahal, instrumen ini menawarkan karakteristik unik dan fleksibilitas tinggi yang menjadikannya sebagai salah satu pilar utama dalam perputaran likuiditas keuangan di tingkat internasional. Pengertian Dasar dan Cara Kerja Pasar Futures Secara mendasar, trading futures adalah aktivitas transaksi jual-beli kontrak standar yang berisi kesepakatan untuk membeli atau menjual suatu aset acuan pada tingkat harga tertentu di masa depan. Di dalam ekosistem perdagangan berjangka, Anda tidak membeli atau memiliki aset riil tersebut secara fisik, melainkan hanya memperdagangkan nilai kontrak atas pergerakan harga aset itu sendiri. Ragam pilihan produk yang tersedia di dalam pasar futures global sangatlah luas dan bervariasi, mulai dari komoditas berharga seperti emas, komoditas energi seperti minyak mentah, mata uang asing, hingga indeks saham utama dunia. Mekanisme yang paling membedakan instrumen ini dengan investasi konvensional adalah adanya peluang perdagangan dua arah (two-way opportunity). Dalam investasi saham atau reksa dana tradisional, Anda hanya bisa meraih keuntungan jika harga aset bergerak naik. Tetapi, dalam sistem kontrak berjangka, trader dapat mengambil posisi beli (buy) jika memproyeksikan harga akan bergerak naik, atau mengambil posisi jual (sell) lebih dulu jika memproyeksikan harga akan merosot turun. Fleksibilitas dua arah inilah yang membuat aktivitas trading online pada produk berjangka tetap sangat diminati oleh para profesional, baik dalam kondisi ekonomi dunia yang sedang tumbuh maupun di tengah ancaman krisis global. Sistem Leverage dan Pentingnya Manajemen Risiko Daya tarik luar biasa lainnya dari instrumen ini terletak pada pemanfaatan sistem pengungkit atau leverage. Sistem ini memungkinkan para pelaku pasar untuk melakukan transaksi dalam nilai kontrak yang jauh lebih besar dibandingkan dengan nominal modal awal yang dijaminkan ke dalam sistem. Penggunaan leverage ini bertindak seperti pengali yang ramah modal bagi para trader ritel, karena Anda dapat mengoptimalkan potensi imbal hasil tanpa harus mengunci dana tunai dalam jumlah raksasa. Namun, perlu dipahami secara mendalam sistem ini juga melipatgandakan potensi risiko kerugian jika arah pasar bergerak berlawanan dengan prediksi Anda. Mengingat fluktuasi harga harian yang sangat cepat di tingkat pasar global, kedisiplinan dalam menerapkan strategi manajemen risiko menjadi hukum yang absolut dan tidak bisa ditawar. Setiap transaksi yang dibuka harus selalu dilengkapi dengan penempatan batasan risiko (stop loss) yang objektif guna melindungi sisa modal di dalam akun dari volatilitas ekstrem. Keberhasilan dalam jangka panjang sangat ditentukan oleh kombinasi analisis teknikal yang matang dan dukungan platform perdagangan yang andal, sehingga setiap perintah eksekusi yang ditempatkan dapat diproses secara instan pada tingkat harga pasar yang sesungguhnya tanpa kendala teknis yang merugikan. Menangkap peluang yang dinamis di pasar keuangan internasional membutuhkan dukungan dari mitra penyedia layanan transaksi yang memiliki stabilitas teknologi tingkat tinggi dan transparansi penuh. KVB Futures hadir sebagai Broker Trading Futures yang andal dan terpercaya untuk menyediakan ekosistem perdagangan berjangka yang aman, transparan, serta sepenuhnya patuh terhadap regulasi hukum industri yang berlaku. Kami berkomitmen untuk mendampingi setiap langkah taktis Anda melalui penyediaan sistem eksekusi mutakhir tanpa penundaan di segala kondisi pasar. Seluruh fasilitas digital dan layanan profesional kami dirancang secara khusus untuk membantu para pelaku pasar mengelola portofolio global mereka secara efisien dan terarah. Anda dapat mengeksplorasi berbagai spesifikasi produk komoditas, mata uang, dan indeks saham dunia kami untuk mendukung pertumbuhan portofolio finansial Anda secara konsisten. Untuk segera mengambil langkah strategis Anda dan mulai menguasai peluang pasar keuangan internasional sekarang juga, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Register KVB Futures.

Dupoin Futures Siap Gelar Aktivasi Brand di CFD FX Sudirman di Pekan Pertama April 2026 Nasional
Nasional
Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:10 WIB

Dupoin Futures Siap Gelar Aktivasi Brand di CFD FX Sudirman di Pekan Pertama April 2026

Jakarta, katakabar.com - PT Dupoin Futures Indonesia bakal gelar kegiatan brand activation dalam rangka Car Free Day (CFD) di kawasan FX Sudirman, Jakarta, Minggu (5/3) nanti. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan awareness serta mendekatkan layanan kepada masyarakat pasca momentum Lebaran. Di kegiatan ini, Dupoin Futures akan menghadirkan booth interaktif yang berlokasi di area depan FX Sudirman, Jakarta. Tim Dupoin Futures akan terlibat langsung dalam menyapa, serta berinteraksi dengan pengunjung, baik di dalam booth maupun di area sekitar. Seluruh tim juga akan mengenakan atribut berlogo perusahaan guna menciptakan visibilitas brand yang lebih kuat dan menarik perhatian masyarakat. Melalui aktivasi ini, pengunjung berkesempatan untuk mengenal industri perdagangan berjangka lebih dekat melalui berbagai aktivitas interaktif. Di antaranya adalah mencoba langsung demo platform trading, berdiskusi dengan analis maupun perwakilan Dupoin Futures, serta mengikuti kuis singkat seputar insight trading. Sebagai bentuk apresiasi, pengunjung yang berpartisipasi akan mendapatkan goodie bag edukatif yang disesuaikan dengan hasil kuis yang diikuti. Taufan selaku Direktur Marketing Dupoin Futures, mengatakan kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan brand visibility, tetapi juga untuk memberikan pengalaman edukatif yang mudah dipahami oleh masyarakat luas. “Kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih interaktif dan relevan bagi masyarakat dalam mengenal konsep perdagangan berjangka. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan literasi finansial sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap industri ini,” kata Taufan. Kegiatan ini usung konsep yang menggabungkan unsur edukasi, engagement, dan experience dalam satu rangkaian aktivitas. Dengan memanfaatkan momentum Car Free Day yang ramai dikunjungi masyarakat, Dupoin Futures optimistis dapat menjangkau audiens yang lebih luas secara langsung. Melalui brand activation ini, Dupoin Futures menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendorong literasi finansial serta memperkenalkan perdagangan berjangka sebagai salah satu instrumen investasi dan teregulasi dengan baik di Indonesia.

First Anniversary PT KVB Futures Indonesia Growth Together, Stronger As One Default
Default
Selasa, 10 Maret 2026 | 17:01 WIB

First Anniversary PT KVB Futures Indonesia Growth Together, Stronger As One

Jakarta, katakabar.com - PT KVB Futures Indonesia rayakan tonggak penting perjalanannya di industri perdagangan berjangka dengan peringatan anniversary perdana perusahaan. Momen itu jadi simbol perjalanan, pertumbuhan, serta komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan trading yang profesional dan terpercaya bagi para trader di Indonesia. Selama se tahun terakhir, PT KVB Futures Indonesia terus berkembang dengan fokus pada inovasi teknologi, peningkatan kualitas layanan, serta memperluas akses trader Indonesia ke pasar global. Perayaan anniversary ini bukan hanya sekadar selebrasi, tetapi juga refleksi atas perjalanan yang telah dilalui bersama para klien, mitra, dan tim internal perusahaan. Setahun operasionalnya, PT KVB Futures Indonesia berhasil memperkuat posisinya sebagai salah satu broker yang menghadirkan akses trading global bagi masyarakat Indonesia. Berbagai langkah strategis dilakukan untuk meningkatkan pengalaman trading, mulai dari pengembangan platform, penyediaan insight pasar, hingga dukungan layanan bagi para trader. Pertumbuhan ini tidak terlepas dari dukungan para klien yang telah mempercayakan aktivitas trading mereka kepada KVB Indonesia. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, perusahaan terus berupaya menghadirkan solusi trading yang semakin relevan dengan kebutuhan pasar modern. Informasi lebih lanjut mengenai perayaan anniversary PT KVB Futures Indonesia dapat dibaca melalui artikel berikut: Anniversary PT KVB Futures Indonesia: Stronger Together Growth Together, Stronger As One Tema “Growth Together, Stronger As One” mencerminkan filosofi pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan perkembangan para trader yang menggunakan layanan KVB Indonesia. Kolaborasi antara perusahaan, klien, dan mitra menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem trading yang sehat dan berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, KVB Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan pengalaman trading yang lebih baik di masa mendatang. Sebagai broker yang terus berkembang, Broker Trading KVB Indonesia menyediakan akses ke berbagai instrumen finansial global seperti forex, emas, indeks, dan komoditas. Dukungan teknologi platform trading yang stabil serta informasi pasar yang relevan membantu trader mengambil keputusan yang lebih terukur. Bagi Anda yang ingin menjadi bagian dari perjalanan pertumbuhan KVB Indonesia dan mulai trading di pasar global, pendaftaran akun dapat dilakukan melalui: Register di KVB Dengan semangat anniversary pertama ini, PT KVB Futures Indonesia terus melangkah maju bersama para trader untuk menciptakan pertumbuhan yang lebih kuat dan berkelanjutan di industri trading global.