Green Policing
Sorotan terbaru dari Tag # Green Policing
Green Policing Goes to School, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Edukasi Anak TK
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Komitmen Polri membangun kesadaran menjaga lingkungan terus diperkuat hingga menyasar generasi usia dini. Lewat program Green Policing Goes to School, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti, Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari di dampingi Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K.,bersama anak-anak TK Kemala Bhayangkari 09 Selatpanjang memahami pentingnya menjaga kelestarian alam sejak dini. Kegiatan pada Sabtu (1/8) itu turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti,.Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Raja Yusran, personel Satlantas Polres Kepulauan Meranti, serta para guru dan siswa TK Kemala Bhayangkari 09 Selatpanjang. Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti, Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, didampingi AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, menegaskan kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak usia dini agar menjadi budaya yang terus tumbuh hingga dewasa. "Melalui Green Policing, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan sekolah, hingga mengenal pentingnya pohon mangrove merupakan langkah awal membentuk karakter generasi yang peduli terhadap alam," ujar Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti. Ia menjelaskan Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki kawasan pesisir, hutan mangrove, dan lahan gambut yang harus dijaga keberlangsungannya karena memiliki peran penting dalam mencegah abrasi, menjaga ekosistem, serta mengurangi dampak perubahan iklim. Sebagai bagian dari edukasi, Kapolres mengajak para siswa saksikan video animasi mengenai upaya penyelamatan hutan mangrove dan lahan gambut melalui program Green Policing. Materi tersebut disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami anak-anak sehingga pesan pelestarian lingkungan dapat diterima secara menyenangkan. Selain memberikan edukasi, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari juga menyerahkan bingkisan kepada para siswa serta menggelar sesi tanya jawab interaktif sebagai bentuk motivasi agar anak-anak semakin peduli terhadap lingkungan sekitar. Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman bibit pohon secara bersama-sama oleh Kapolres, Ketua Bhayangkari, pengurus yayasan, guru, dan para siswa. Aksi tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan asri. Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti, Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, juga menilai pendidikan lingkungan tidak cukup hanya melalui teori, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata sehingga anak-anak memiliki pengalaman langsung dalam menjaga alam. "Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Jika sejak sekarang mereka dibiasakan mencintai lingkungan, maka di masa depan mereka akan menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian alam, termasuk hutan mangrove dan lahan gambut yang menjadi kekayaan Kabupaten Kepulauan Meranti," ucapnya. Melalui kegiatan tersebut, Polres Kepulauan Meranti juga memperkuat sinergi dengan Yayasan Kemala Bhayangkari, dunia pendidikan, dan pemerintah daerah dalam mendukung implementasi Green Policing sebagai gerakan bersama membangun budaya peduli lingkungan. Diketahui, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa yang mengikuti setiap sesi edukasi hingga penanaman pohon yang Pimpin Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti, Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari.
Kapolres Kepulauan Meranti Kenalkan Green Policing di SDN 02 Selatpanjang
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti dan jajaran tanamkan kepedulian lingkungan hidup sejak usia dini, lewat program Green Policing Goes to School di SD Negeri 02 Selatpanjang, Jalan Pembangunan II, Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis (30/7) kemarin. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., yang pimpin kegiatan didampingi Kasat Lantas AKP Sardianto, S.E., personel Bhabinkamtibmas, guru, serta siswa-siswi SDN 02 Selatpanjang. Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan tersebut juga mempererat sinergi antara Polri dengan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Sebelum memberikan materi kepada para siswa, Kapolres Kepulauan Meranti bersama rombongan melakukan silaturahmi, dan berdiskusi dengan kepala sekolah, serta dewan guru mengenai pentingnya kolaborasi dalam membangun kesadaran lingkungan sejak bangku sekolah dasar. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., mengatakan program Green Policing merupakan salah satu langkah nyata Polri dalam mengajak masyarakat, khususnya anak-anak, agar memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. "Melalui Program Green Policing, kami ingin menanamkan kepada anak-anak pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak usia dini. Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan sekolah, tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, serta menanam pohon merupakan langkah kecil yang akan memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan," ujarnya. Di kegiatan tersebut, siswa-siswi kelas II A juga diajak saksikan video edukasi berbentuk animasi sinematik yang menggambarkan upaya Green Policing dalam menjaga hutan bakau (mangrove) dan lahan gambut di Kabupaten Kepulauan Meranti. Tayangan itu dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga mampu memberikan gambaran kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan kawasan gambut. Ia menekankan pelestarian mangrove memiliki peran penting dalam mencegah abrasi yang menjadi salah satu tantangan di wilayah pesisir Kepulauan Meranti. Lantaran itu, kesadaran untuk menjaga dan menanam mangrove perlu ditumbuhkan sejak dini agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Suasana kegiatan berlangsung interaktif ketika para siswa diberikan kesempatan bertanya dan berdiskusi. Kapolres Kepulauan Meranti pun memberikan motivasi kepada para pelajar agar menjadi pelopor kebersihan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah masing-masing. Sebagai bentuk komitmen bersama terhadap pelestarian lingkungan, kegiatan ditutup dengan penanaman bibit pohon di halaman SDN 02 Selatpanjang yang dilakukan oleh Kapolres bersama pihak sekolah. Penanaman tersebut menjadi simbol sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan asri. AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita berharap kegiatan Green Policing Goes to School mampu meningkatkan pemahaman para siswa tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membentuk karakter peduli alam sejak usia dini. Menurutnya, kehadiran Polri di lingkungan sekolah bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pendidikan yang aktif memberikan pembinaan kepada generasi muda. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa. Melalui program tersebut, Polres Kepulauan Meranti berharap semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh di kalangan pelajar sebagai investasi bagi keberlanjutan alam di masa depan.
Bukan Sekadar Silaturahmi, IWO Inhil dan Polres Bahas Informasi Hoaks hingga Green Policing Kapolda Riau
Tembilahan, katakabar.com - Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) silaturahmi ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Indragiri Hilir, Senin (27/7) sore. Rombongan IWO Indragiri Hilir diterima Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Intelkam Polres Indragiri Hilir, AKP Jamaluddin, S.H., M.H., di ruang kerja Kapolres Indragiri Hilir, Jalan Jenderal Sudirman, Tembilahan. Pertemuan berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB tersebut turut dihadiri Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Provinsi Riau, Muridi Susandi bersama sejumlah pengurus IWO lainnya. Silaturahmi tersebut menjadi momentum perkuat komunikasi dan sinergi antara insan pers dan kepolisian, khususnya dalam menghadapi tantangan penyebaran informasi palsu atau hoaks di ruang digital, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta mendukung penyampaian informasi terkait program kepolisian. Di antara yang turut dibahas pada pertemuan tersebut yakni peran media mensosialisasikan program Green Policing yang digagas Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan sebagai langkah kepolisian meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta mengajak masyarakat menjaga kelestarian alam. Ketua PD IWO Indragiri Hilir, menyampaikan wartawan memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat, termasuk mendukung program-program positif pemerintah dan kepolisian. "Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami siap bersinergi dalam menyampaikan informasi yang positif, termasuk program Green Policing agar semakin dikenal masyarakat," ujarnya. Ia mengatakan, perkembangan teknologi informasi membuat arus informasi semakin cepat sehingga wartawan dituntut mengedepankan verifikasi, profesionalitas, serta kode etik jurnalistik. "Melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang, kami ingin ikut menciptakan ruang informasi yang sehat serta membantu menangkal penyebaran berita hoaks yang dapat mengganggu Kamtibmas," ucapnya. Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Donny Eko Listianto menyambut baik kunjungan silaturahmi jajaran IWO Indragiri Hilir tersebut. Menurutnya, media merupakan mitra strategis Polri menyampaikan informasi kepada masyarakat, memberikan edukasi publik, serta mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. "Kami mengapresiasi silaturahmi dari rekan-rekan IWO Indragiri Hilir. Media memiliki peran penting dalam membantu Polri menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat," terang AKBP Donny. Ia mengajak insan pers untuk bersama-sama menangkal penyebaran berita hoaks serta menyampaikan informasi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. "Kami berharap kerja sama dan komunikasi yang baik ini terus ditingkatkan. Mari bersama-sama memberikan informasi yang positif, berimbang, dan bertanggung jawab demi menjaga Kamtibmas di Kabupaten Indragiri Hilir," bebernya. Kapolres juga menyampaikan pentingnya dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menyosialisasikan program Green Policing yang menjadi salah satu upaya kepolisian dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kelestarian alam. "Program-program positif seperti Green Policing perlu diketahui masyarakat luas. Peran media sangat penting dalam membantu menyampaikan pesan-pesan tersebut," sebutnya. Kapolres turut mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dengan memastikan kebenaran setiap informasi sebelum mempercayai maupun membagikannya. Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat kemitraan antara IWO Indrgiri Hilir dan Polres Indrgiri Hilir dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, menjaga Kamtibmas, serta mendukung program kepolisian di Kabupaten Indragiri Hilir
Sambut Hari Bhayangkara ke 80 2026, Polres Kepulauan Meranti Gelar Baksos dan Green Policing di Pasar Modern
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Bhayangkara ke 80 Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti gelar kegiatan bakti sosial (Baksos), dan Gerakan Indonesia Asri di kawasan Pasar Modern, yang berada di kawasan Jalan Pelabuhan Tanjung Harapan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (19/6). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB, menurut Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., kegiatan ini sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam meningkatkan kepedulian sosial dan menjaga kelestarian lingkungan. Turut mendampingi Kapolres di kegiatan tersebut Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Kabag Ops, Kabag SDM, Kabag Log, Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kapolsek Tebing Tinggi, Kasi Humas, para perwira, personel Polres Kepulauan Meranti, serta personel Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kepulauan Meranti. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel gabungan personel Polres Kepulauan Meranti bersama personel Dinas Perkim di Mapolsek Tebing Tinggi. Setelah itu, seluruh peserta melaksanakan foto bersama sebelum bergerak menuju kawasan Pasar Modern untuk melaksanakan gotong royong dan pembersihan lingkungan. Aksi bersih-bersih yang dilakukan di area pasar menjadi bagian dari bakti sosial Hari Bhayangkara ke 80 sekaligus dukungan terhadap program Gerakan Indonesia Asri. Kegiatan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mengedukasi masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan. Selain melaksanakan gotong royong, Polres Kepulauan Meranti juga implementasikan program Green Policing melalui penanaman tiga bibit pohon kopi di sekitar kawasan Pasar Modern. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan hidup serta dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menambahkan peringatan Hari Bhayangkara ke 80 tidak hanya menjadi momentum refleksi pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung. “Melalui bakti sosial dan program Green Policing ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman,” harapnya. Kegiatan ini mencerminkan kuatnya sinergitas antara Polres Kepulauan Meranti dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dalam mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas antarinstansi dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke 80. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dan berlangsung keadaan aman, tertib, serta kondusif.
Green Policing di Pelalawan: Kapolda Riau dan Menteri LH Seru Semua Pihak Jaga Gambut Tetap Basah
Pelalawan, katakabar.com - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Moh. Jumhur Hidayat, didampingi Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, tinjau sejumlah infrastruktur pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Kamis (18/6). Kunjungan tersebut difokuskan pada pengecekan fungsi sekat kanal sebagai salah satu upaya menjaga kelembapan lahan gambut, dan mengurangi risiko terjadinya kebakaran saat musim kemarau. Selain meninjau kondisi lapangan, rombongan juga melakukan penanaman pohon aren sebagai bagian dari program rehabilitasi lingkungan dan penguatan ekosistem gambut yang berkelanjutan. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengatakan upaya pengendalian karhutla membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, menjaga kawasan gambut tetap basah merupakan langkah strategis untuk mencegah munculnya titik api yang berpotensi memicu bencana asap. "Pengendalian karhutla tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk menjaga ekosistem gambut tetap basah serta mencegah bencana asap sejak dini," kata Irjen Pol Herry. Peninjauan sekat kanal dilakukan untuk memastikan sarana pengelolaan tata air di kawasan gambut berfungsi optimal. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mempertahankan tinggi muka air gambut sehingga potensi kebakaran dapat ditekan secara maksimal. Di kegiatan sama, Menteri Lingkungan Hidup bersama Kapolda Riau dan para pemangku kepentingan melakukan penanaman pohon aren sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Tanaman aren dipilih karena memiliki manfaat ekologis dalam mendukung konservasi lahan sekaligus berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Irjen Pol Herry menegaskan pendekatan pencegahan harus menjadi prioritas utama dalam penanganan karhutla. Prinsip tersebut, kata dia, sejalan dengan konsep Green Policing yang menempatkan perlindungan lingkungan sebagai bagian penting dari tugas kepolisian. "Green Policing mengajarkan bahwa mencegah lebih baik daripada memadamkan. Karena melindungi lingkungan berarti melindungi kehidupan, kesehatan, dan masa depan generasi yang akan datang," tegasnya. Kabupaten Pelalawan yang memiliki hamparan lahan gambut luas menjadi salah satu wilayah strategis dalam upaya pencegahan karhutla di Provinsi Riau. Oleh karena itu, penguatan pengelolaan tata air, rehabilitasi lingkungan, dan keterlibatan aktif masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga ekosistem gambut tetap lestari. Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam membangun sistem pencegahan karhutla yang berkelanjutan demi menjaga lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.
Dari PMII untuk Lingkungan: Gerakan Santri Hijau Bersama Kapolres Inhu di Ponpes Nurul Hikmah
Indragiri Hulu, katakabar.com - Semangat kepedulian pada lingkungan menggema di halaman Pondok Pesantren Nurul Hikmah, Selasa (3/3) sore kemarin. Dalam suasana Ramadhan penuh keberkahan, Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Eka Ariandy Putra pimpin langsung kegiatan penanaman pohon, dan silaturahmi bersama tokoh agama, serta mahasiswa dalam rangka Gerakan Santri Hijau di Kecamatan Rengat Barat. Kegiatan dimulai sekira pukul 17.30 WIB di Jalan Lintas Timur Desa Talang Jerinjing itu dihadiri Waka Polres Indragiri Hulu, Kompol Lassarus Sinaga, S.H., M.H., para Pejabat Utama Polres Indragiri Hulu, Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi, SH, pimpinan Ponpes Nurul Hikmah, Natiqul Khoir, SH, serta perwakilan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang dipimpin Fadil Irsandi bersama sembilan anggota. Sedang total 180 santri turut ambil bagian di kegiatan tersebut. Rangkaian acara diawali dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian alam. Ketua PMII, Fadil Irsandi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Indragiri Hulu yang menghadirkan konsep Green Policing hingga menyentuh kalangan pesantren dan mahasiswa. Ia menegaskan gerakan menjaga lingkungan bukan hanya isu global, tetapi juga tanggung jawab moral umat beragama. “Mahasiswa dan santri memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan wujud kecintaan kita terhadap ciptaan Allah SWT. Kami siap bersinergi bersama Polres Inhu dalam mengampanyekan gerakan hijau ini,” jelasnya. Sementara, Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Eka, menegaskan tugas kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis melalui program Green Policing yang dicanangkan Polda Riau. “Green Policing adalah pendekatan kepolisian terhadap isu lingkungan. Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita,” kata Kapolres melalui Kasi Humas Polres Indragiri Hulu, Aiptu Misran.SH Kapolres Indragiri Hulu mengajak para santri untuk menanam minimal 25 pohon selama masa hidupnya sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kelestarian alam, khususnya di Riau yang kerap menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, ia mengingatkan para santri agar menjauhi penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas, serta memanfaatkan waktu untuk menuntut ilmu demi masa depan yang gemilang. Pimpinan Ponpes Nurul Hikmah Natiqul Khoir, SH dalam tausiyahnya turut mengutip hadis dan dalil Al Qur'an tentang larangan merusak bumi. Ia menekankan menjaga lingkungan adalah amanah yang harus dijalankan bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah, mempererat ukhuwah antara kepolisian, mahasiswa, dan para santri, acarapun berakhir sekira pukul 19.00 WIB. Melalui Gerakan Santri Hijau ini, Polres Indragiri Hulu berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, dan spiritual, tetapi memiliki kepedulian tinggi akan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Polri Hadir Untuk Bumi, Green Policing Polres Kepulauan Meranti Sasar Perusahaan dan Pelajar
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti terus menunjukkan komitmen dorong pelestarian lingkungan hidup melalui implementasi program Green Policing, sejalan dengan kebijakan Kapolda Riau. Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di sejumlah lokasi, Sabtu (31/1) fokus edukasi peduli lingkungan dan penanaman pohon. Salah satu kegiatan utama berlangsung di PT National Sago Prima (NSP), Desa Kepau Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti. Di kegiatan ini, jajaran Polres Kepulauan Meranti memberikan sosialisasi dan edukasi kepada karyawan perusahaan mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup, dimulai dari lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari. Kanit Binmas Polsek Tebing Tinggi Barat, Ipda Ito Hermanto, yang melaksanakan giat bersama Bhabinkamtibmas Desa Kepau Baru, Brigadir Hendri Sudrajat dan Bhabinkamtibmas Desa SDI, Brigadir Ismail H. Selain paparkan materi edukatif dan diskusi interaktif, kegiatan diisi dengan penanaman bibit pohon mangga dan durian di lingkungan PT NSP. Menurut Ipda Ito Hermanto, mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H, Green Policing pendekatan strategis dan humanis Polri menjaga ketertiban sosial sekaligus keberlanjutan lingkungan hidup. “Konsep Green Policing ini jawaban atas tantangan zaman, seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, serta potensi kebakaran hutan dan lahan. Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran masyarakat,” ujarnya. Di waktu yang sama, jajaran Polsek Merbau melaksanakan kegiatan Green Policing di SMP Negeri 2 Meranti Bunting, Kecamatan Merbau. Kegiatan penghijauan ini berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh pihak sekolah, para guru, serta seluruh siswa. Kapolsek Merbau yang diwakili Bhabinkamtibmas, Aipda Rinaldo, menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran cinta lingkungan sejak usia dini. Rangkaian kegiatan meliputi sambutan kepala sekolah, sambutan perwakilan Polsek Merbau, penyerahan bibit pohon durian, penanaman pohon bersama, serta foto bersama guru dan siswa. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta mewujudkan program Polri Untuk Masyarakat dengan kehadiran langsung di tengah-tengah masyarakat,” jelas Aipda Rinaldo. Seluruh rangkaian kegiatan Green Policing di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata Polri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ditlantas Polda Riau Taja Police Goes To School dan Green Policing di SDN 36 Pekanbaru
Pekanbaru, katakabar.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau terus menunjukkan komitmen membangun budaya tertib berlalu lintas, serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Police Goes To School dan Green Policing yang digelar di SD Negeri 36 Pekanbaru, Jalan Hangtuah, Selasa (27/1) pagi. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, didampingi Kasubditkamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, bersama jajaran Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau. Sebanyak 21 orang guru dan sekitar 800 siswa siswi SD Negeri 36 Pekanbaru mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Edukasi keselamatan berlalu lintas disampaikan secara komunikatif dan interaktif, meliputi pemahaman tentang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), serta pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas sejak usia dini. Pantauan di lokasi, Dirlantas Polda Riau turut membagikan berbagai sarana edukasi dan keselamatan kepada para siswa siswi, berupa helm berstandar SNI, bibit pohon, tumbler, serta buku panduan tertib berlalu lintas. Kegiatan juga diisi dengan kuis seputar keselamatan berlalu lintas yang disambut antusias oleh para siswa. Sebagai bagian dari Program Green Policing Polda Riau, Ditlantas Polda Riau juga menyerahkan bibit pohon berbuah kepada Kepala Sekolah SD Negeri 36 Pekanbaru sebagai simbol ajakan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menumbuhkan kepedulian terhadap alam sejak dini. Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan kegiatan ini merupakan langkah strategis membentuk karakter generasi muda. “Keselamatan berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia dini. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang perlu dibekali pemahaman, disiplin, dan kesadaran agar kelak tumbuh menjadi pelopor keselamatan di lingkungannya masing-masing,” ujarnya. Ia menambahkan, melalui program Green Policing, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian lingkungan. “Keselamatan dan kelestarian lingkungan adalah satu kesatuan. Melalui program ini, kami mengajak dunia pendidikan untuk bersama-sama menjaga alam demi masa depan generasi mendatang,” ucapnya. Sementara, Kepala Sekolah SD Negeri 36 Pekanbaru, Doli Susmita, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi keselamatan berlalu lintas dan kepedulian lingkungan sangat bermanfaat dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa sejak usia dini. Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Keselamatan Berlalu Lintas antara Ditlantas Polda Riau dan pihak SD Negeri 36 Pekanbaru sebagai langkah berkelanjutan dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah. Di kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Riau juga memberikan apresiasi kepada dua orang siswa yang berhasil menjawab pertanyaan kuis keselamatan lalu lintas dengan baik. Kedua siswa tersebut menerima hadiah berupa boneka maskot Domang dan Tari. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Melalui program Police Goes To School, Ditlantas Polda Riau berharap nilai kepatuhan, disiplin, keselamatan berlalu lintas, serta kepedulian terhadap lingkungan dapat tertanam kuat sejak dini, sehingga terwujud generasi penerus bangsa yang patuh hukum, berkarakter, dan berbudaya tertib berlalu lintas.
Lagi, Polres Kepulauan Meranti ke Sekolah Galakkan Tanam Pohon dan Edukasi Green Policing
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti terus perkuat komitmen jaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Lihat, Senin (26/1) kemarin, jajaran Polres Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan penghijauan dan edukasi peduli lingkungan secara serentak di sejumlah wilayah dan sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Salah satu kegiatan utama dipusatkan di halaman Kantor Camat Pulau Merbau sekitar pukul 11.15 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj Ismiatun, S.E., Camat Pulau Merbau, Hermansyah, S.H., Danramil 06 Merbau, Kapten Arh. R. Sinaga, Kapolsek Tebing Tinggi Barat, Ipda D. Turnip, S.E., Kepala KUA Pulau Merbau, H. Nurholis, M.Pdi, serta personel Polsek Tebing Tinggi Barat. Di kegiatan tersebut, dilakukan penanaman 10 batang bibit pohon ketapang sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di wilayah pesisir. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas Polres Kepulauan Meranti, AKP Aguslan, menyampaikan Green Policing merupakan konsep pemolisian yang komprehensif dan progresif. Program ini tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga menempatkan kepolisian sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. “Green Policing adalah jawaban atas tantangan zaman, mulai dari krisis lingkungan, perubahan iklim, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan. Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran ekologis masyarakat,” ujarnya. Selain di Pulau Merbau, kegiatan Green Policing juga dilaksanakan secara paralel di berbagai sekolah oleh jajaran Polsek dan satuan fungsi Polres Kepulauan Meranti. Polsek Tebing Tinggi melaksanakan edukasi lingkungan dan penanaman bibit pohon mangga di Pondok Pesantren Darul Fikri, Desa Banglas Barat. Satpolairud Polres Kepulauan Meranti menanam bibit pohon jambu di TK Islam Terpadu Ikhlas Hati Bunda, Kecamatan Tebing Tinggi. Sementara, Polsek Rangsang Barat melakukan penanaman bibit pohon rambutan di RA Al Amin, Desa Bokor. Polsek Tebing Tinggi Barat menanam bibit pohon ketapang di SDN MI Ahuda, Desa Mekong. Sat Binmas Polres Kepulauan Meranti juga menanam bibit pohon jeruk di MTs Al Istiqomah, Desa Alahair. Seluruh rangkaian kegiatan disertai dengan edukasi interaktif kepada para pelajar tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, dimulai dari lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kegiatan Green Policing ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres Kepulauan Meranti berharap program tersebut mampu menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak dini serta memperkuat peran Polri sebagai pelindung masyarakat sekaligus penjaga kelestarian lingkungan hidup.
Green Policing, Sinergi Polsek Merbau Besama Pramuka Tanam Pohon
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Guna mendukung program pelestarian lingkungan hidup, Polsek Merbau, Polres Kepulauan Meranti, gelar kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit pohon di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (23/1). Selain itu, Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut bentuk komitmen Polri menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan alam di wilayah hukum Polsek Merbau. Hadir di kegiatan tersebut Camat Merbau Wan Jumiati, S.E., M.Si., Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kapolsek Merbau yang diwakili Kanit Binmas Polsek Merbau, Ipda Efrianto, S.H., Sekcam Merbau Idrus, S.E., Wakil Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Ranting Kecamatan Merbau, Suyatno, Kepala Kwartir Ranting Merbau M. Maksum, staf pemerintahan Kecamatan Merbau, serta personel Polsek Merbau. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan dan penanaman bibit pohon secara simbolis, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi di Wakili Oleh Kapolsek Merbau melalui Kanit Binmas, Ipda Efrianto, S.H., menyampaikan kegiatan Green Policing ini merupakan langkah nyata Polri dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan pencegahan kerusakan alam, sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli dan mencintai lingkungan sekitar. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang,” ujarnya. Dari pantuan, Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, serta unsur masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup di Kabupaten Kepulauan Meranti.