IE 2045

Sorotan terbaru dari Tag # IE 2045

Keluarga Kuat, Bangsa Maju: PKK Rohul Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045 Riau
Riau
5 jam yang lalu

Keluarga Kuat, Bangsa Maju: PKK Rohul Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Sempena Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 54 tingkat Kabupaten Rokan Hulu digelar khidmat di Halaman Kantor Camat Tambusai, Senin (11/5). Usung tema "Kuatkan 10 Program PKK, Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2045", kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran gerakan tersebut dalam pembangunan daerah. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Rokan Hulu, dr. Hj. Yeni Dwi Putri, buka acara secara resmi ditandai dengan pelepasan balon sebagai simbol semangat kolaborasi dan harapan baru bagi masyarakat. dr. Yeni menegaskan keluarga merupakan fondasi utama pembangunan. Melalui 10 Program Pokok PKK, gerakan ini berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menanamkan nilai-nilai luhur, menjaga kesehatan, serta mencetak generasi yang berkualitas demi menyukseskan visi Indonesia Emas 2045. "Keluarga adalah unit terkecil yang sangat krusial. Di sanalah karakter bangsa dibentuk. Itu sebabnya, penguatan program PKK adalah investasi jangka panjang yang harus kita laksanakan secara berkelanjutan," ujarnya. Ia juga memaparkan besarnya potensi gerakan ini yang didukung oleh jutaan kader yang tersebar hingga ke tingkat RT RW. Dengan struktur yang masif dan dedikasi yang tinggi, PKK siap menjawab berbagai tantangan pembangunan di tengah masyarakat. Tidak hanya seremoni, peringatan HKG kali ini juga diisi dengan kegiatan nyata. Mulai dari senam bersama, Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi kader, hingga layanan kesehatan gratis seperti pemeriksaan laboratorium, IVA test, dan donor darah yang disambut antusias oleh warga. Hadir pula di kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bambang Triono, Camat Tambusai, Muhammad Ghadafi, Forkopimcam, para Kepala Desa, serta seluruh jajaran pengurus PKK, memperlihatkan sinergi yang kuat demi kesejahteraan bersama

Lewat Program Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat, Holding PTPN Dukung Indonesia Emas 2045 Kesehatan
Kesehatan
Jumat, 06 Maret 2026 | 16:33 WIB

Lewat Program Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat, Holding PTPN Dukung Indonesia Emas 2045

Tanah Grogot, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Regional V melaksanakan Program Pengentasan Stunting Tahun 2026 di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, di penghujung Februari 2026 lalu. Program ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser, dengan menyasar langsung Keluarga Risiko Stunting (KRS) melalui intervensi gizi terpadu dan perbaikan sanitasi. Kegiatan tersebut dihadiri Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Nurizky Permanajati, Kepala Divisi TJSL PTPN IV, Ridho Syahputra Manurung, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional V, Surya Xico Marpaung, Group Manager Unit Group Kalimantan Timur, Agung Kwartanto, Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Paser, Amir Faisol. Program Pengentasan Stunting ini langkah strategis dan berkelanjutan untuk menekan prevalensi stunting melalui pendekatan menyeluruh, mulai dari pemenuhan gizi anak dan ibu hamil, edukasi kesehatan, hingga peningkatan kualitas sanitasi lingkungan. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen PTPN IV dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan mengusung tema “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, menyampaikan penanganan stunting dilakukan melalui program berkelanjutan yang berfokus pada perbaikan gizi dan sanitasi di sekitar wilayah operasional perusahaan. Penanganan stunting bukanlah inisiatif baru bagi perusahaan, melainkan komitmen berkelanjutan yang telah dijalankan secara masif dalam beberapa tahun terakhir. “Pada 2024, bantuan makanan tambahan bergizi menjangkau 1.313 anak, dan meningkat menjadi 2.077 anak pada tahun 2025. Perusahaan juga aktif menjalankan Program Bapak Asuh Anak Stunting,” jelasnya. Ia menegaskan penanganan stunting membutuhkan konsistensi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. “Generasi sehat adalah fondasi bangsa yang kuat. Kami ingin terus berkontribusi secara konkret dalam meningkatkan kualitas kesehatan balita dan ibu hamil di sekitar wilayah operasional perusahaan,” tegas Jatmiko. Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Timur, Nurizky Permanajati, mengungkapkan berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024, prevalensi stunting di Kalimantan Timur masih berada di angka 22,2 persen, sedangkan Kabupaten Paser mencapai 23,4 persen. Angka tersebut masih berada di atas rata-rata nasional dan ambang batas WHO sebesar 20 persen. Sebagai upaya intervensi, sebanyak 936 keluarga di Kabupaten Paser ditetapkan sebagai sasaran Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). “Kehadiran PTPN IV sangat membantu meringankan beban pemerintah daerah dan diharapkan dapat menjadi praktik baik yang direplikasi oleh mitra usaha lainnya,” ucap Nurizky. Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Paser, Amir Faisol, aminkan Nurizky. Ia menyambut baik sinergi tersebut sebagai penguatan upaya daerah dalam mengejar target penurunan stunting. “Kami optimistis percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Paser dapat dicapai pada tahun ini,” tuturnya. Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, menimpali implementasi program di Kabupaten Paser menyasar 100 keluarga KRS dengan skema pendampingan intensif selama enam bulan. Program ini dirancang untuk memastikan perbaikan status gizi keluarga berlangsung secara konsisten dan terukur. “Setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh paket makanan bergizi secara berkala, meliputi susu untuk ibu hamil dan balita, telur sebagai sumber protein hewani, beras, serta biskuit untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga,” terang Sudarma. Di tahap awal, program menyasar 85 baduta dan 15 ibu hamil. Sebanyak 100 paket makanan bergizi siap saji disalurkan kepada keluarga KRS, disertai bantuan lanjutan berupa susu formula, telur, dan beras. Intervensi dilakukan melalui skema Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan sesuai standar gizi Kementerian Kesehatan. PMT Pemulihan diberikan setiap dua minggu selama tiga bulan dan dapat diperpanjang hingga maksimal enam bulan berturut-turut. Program ini juga dilengkapi dengan kunjungan rumah, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pencegahan stunting, serta dukungan perbaikan sanitasi melalui pembangunan dua unit jamban sehat. Sudarma menegaskan keterlibatan perusahaan tidak bersifat seremonial, melainkan diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. “Program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dengan intervensi yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” imbuhnya. Ke depan, Program Pengentasan Stunting Tahun 2026 akan dilaksanakan oleh seluruh regional PTPN IV PalmCo dengan mengusung tema “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”, berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait sebagai kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung program pemerintah secara berkelanjutan.