ITSEC Asia dan PT Len Industri Satukan Kekuatan Teknologi dan Talenta Perkuat Ketahanan Siber Indonesia Nasional
Nasional
11 jam yang lalu

ITSEC Asia dan PT Len Industri Satukan Kekuatan Teknologi dan Talenta Perkuat Ketahanan Siber Indonesia

Jekarta, katakabar.com - Melalui dua kolaborasi strategis, kedua perusahaan menggabungkan kapabilitas riset dan pengembangan, solusi keamanan siber serta pengembangan kompetensi di bidang cybersecurity dan AI PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) bersama anak perusahannya ITSEC Cyber & AI Academy menjalin kolaborasi strategis dengan PT Len Industri (Persero) untuk memperkuat pengembangan teknologi dan talenta di bidang keamanan siber dan kecerdasan artifisial (AI). Kerja sama tersebut mencakup dua fokus utama, yaitu riset dan pengembangan serta penyediaan solusi keamanan siber dan pengembangan kompetensi melalui program pendidikan dan pelatihan cybersecurity dan AI. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan dua Nota Kesepahaman di Bandung pada 30 April 2026. Nota Kesepahaman pertama antara PT Len Industri (Persero) dan ITSEC Asia berfokus pada pengembangan teknologi dan solusi keamanan siber, sedangkan Nota Kesepahaman kedua dengan ITSEC Cyber & AI Academy mencakup program pendidikan, pelatihan dan pengembangan kompetensi di bidang keamanan siber dan AI. Kerja sama ini dilakukan di tengah meningkatnya perhatian terhadap ancaman keamanan siber sebagai bagian dari tantangan keamanan nasional. Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto baru-baru ini mengingatkan ancaman modern tidak lagi terbatas pada perang konvensional, tetapi juga mencakup perang siber dan perang informasi. Bahkan, Kepala Negara menekankan pentingnya penguasaan AI, sistem siber dan teknologi modern lainnya untuk menghadapi perkembangan ancaman tersebut. Peningkatan ancaman tersebut menunjukkan kebutuhan untuk membangun kapabilitas keamanan siber melalui pengembangan teknologi yang diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia. PT Len Industri (Persero), ITSEC Asia dan ITSEC Cyber & AI Academy akan mempertemukan keahlian masing-masing untuk menjawab kedua kebutuhan tersebut. Sebagai induk Holding Industri Pertahanan DEFEND ID sekaligus perusahaan teknologi nasional, PT Len Industri (Persero) terus memperkuat kapabilitas di bidang teknologi digital dan keamanan siber sebagai bagian dari pengembangan teknologi strategis nasional. Penguatan aspek keamanan siber menjadi semakin penting untuk menjaga keandalan sistem, melindungi infrastruktur digital, serta mendukung pengembangan produk pertahanan yang aman, tangguh, dan berdaya saing. Melalui kolaborasi ini, PT Len Industri (Persero) juga mendorong peningkatan inovasi serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang cybersecurity dan artificial intelligence (AI). President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan kolaborasi dengan PT Len Industri (Persero) mencerminkan kebutuhan untuk memperkuat kapabilitas keamanan siber melalui pengembangan teknologi dan sumber daya manusia secara bersamaan. “Ancaman siber berkembang dengan sangat cepat, sementara teknologi yang kita gunakan juga terus berubah dengan hadirnya AI. Indonesia membutuhkan kapabilitas teknologi sekaligus talenta yang mampu mengembangkan, mengelola dan mengamankannya. Melalui kolaborasi dengan PT Len Industri (Persero), kami ingin menggabungkan pengalaman dan keahlian masing-masing pihak, mulai dari riset dan pengembangan teknologi hingga mempersiapkan talenta cybersecurity dan AI yang dibutuhkan Indonesia,” ujar Patrick. Soal pengembangan teknologi, jelasnya, ITSEC Asia dan PT Len Industri (Persero) akan menggabungkan kemampuan, sumber daya dan keahlian masing-masing untuk melakukan riset dan pengembangan teknologi keamanan siber, serta mengembangkan solusi yang mencakup layanan konsultasi dan produk keamanan siber. "Ruang lingkup kerja sama juga mencakup penyediaan, implementasi, integrasi dan pengelolaan layanan serta produk teknologi keamanan siber sesuai proyek yang disepakati kedua pihak," tuturnya. Sedang pada sisi pengembangan talenta, ITSEC Cyber & AI Academy dan PT Len Industri (Persero) akan mengembangkan program pendidikan dan peningkatan kompetensi di bidang keamanan siber dan AI, mencakup pelatihan, workshop, seminar, sertifikasi serta program lainnya sesuai kebutuhan dan kesepakatan para pihak. Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., menyampaikan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mensinergikan keunggulan, kompetensi, sumber daya, dan keahlian yang dimiliki kedua belah pihak dalam mengembangkan inovasi teknologi keamanan siber serta menghadirkan program pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi di bidang Cybersecurity dan Artificial Intelligence (AI). "Melalui kolaborasi ini, kedua pihak juga berkomitmen menghadirkan layanan konsultasi serta solusi dan produk keamanan siber yang terintegrasi secara efektif dan berkelanjutan. Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat mencetak talenta digital yang unggul dan berkontribusi pada penguatan ekosistem keamanan siber nasional," terang Joga. Patrick menimpali kesiapan menghadapi perkembangan ancaman siber akan sangat ditentukan oleh kemampuan Indonesia dalam membangun kapabilitas teknologi dan sumber daya manusia. “Kami ingin melihat lebih banyak teknologi, keahlian dan talenta dikembangkan di Indonesia untuk menjawab kebutuhan Indonesia. Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap dapat memperkuat kemampuan dalam negeri untuk mengembangkan dan mengamankan teknologi yang semakin strategis bagi masa depan Indonesia,” sebut Patrick.

Kekuatan dalam Keheningan Opini
Opini
Jumat, 27 Maret 2026 | 10:33 WIB

Kekuatan dalam Keheningan

Oleh: Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk Indonesia katakabar.com - Di dunia saat ini, hampir tak terbayangkan sebuah bandara internasional yang sibuk berhenti beroperasi sepenuhnya selama satu hari penuh. Ini bukan kejadian satu kali, melainkan berlangsung setiap tahun. Tidak hanya Bandara Internasional Ngurah Rai Bali yang ditutup untuk seluruh penerbangan, tetapi seluruh aktivitas transportasi di pulau tersebut juga berhenti total. Masyarakat tetap berada di dalam rumah dan pada malam hari tidak ada lampu yang dinyalakan. Keheningan menyelimuti pulau yang biasanya ramai itu. Pembaca mungkin bertanya-tanya mengapa hal ini terjadi. Ini bukan masa berkabung. Ini adalah sebuah perayaan. Inilah Tahun Baru Bali, Nyepi, hari hening untuk kontemplasi. Tahun ini, Nyepi diperingati dari pagi hari tanggal 19 Maret hingga pagi hari tanggal 20 Maret, sesuai kalender Hindu Saka. Nyepi merupakan perayaan spiritual dan budaya yang sangat mendalam, sekaligus unik bagi Pulau Bali. Pada hari ini, masyarakat diharapkan merenungkan perjalanan tahun yang telah berlalu dalam keheningan, serta memulai tahun baru dengan niat yang positif. Pelaksanaan Nyepi sangat ketat, dengan pengamanan oleh petugas adat yang dikenal sebagai Pecalang. Dalam beberapa tahun, bahkan layanan internet dan komunikasi seluler pernah dibatasi. Wisatawan pun diharapkan tetap berada di dalam area hotel, dengan pembatasan pergerakan di luar. Sebagian besar masyarakat Bali beragama Hindu. Indonesia bahkan menjadi satu-satunya negara di dunia yang memiliki umat Hindu yang tidak berasal dari anak benua India. Meskipun terdapat banyak kesamaan dalam keyakinan antara masyarakat Bali dan umat Hindu di India, terdapat pula berbagai perbedaan yang tampak jelas, khususnya dalam perayaan hari besar. Jika di India festival besar meliputi Holi, Diwali, Durga Puja, Ganesh Chaturthi, atau Makar Sankranti, di Bali perayaan tersebut tidak begitu dikenal. Sebaliknya, masyarakat Bali memiliki tradisi dan perayaan sendiri, dengan Nyepi sebagai yang paling utama. Nyepi dirayakan melalui tiga tahapan. Tahap pertama adalah Melasti, yang dilaksanakan beberapa hari sebelum Nyepi. Ini merupakan ritual penyucian yang bertujuan membersihkan alam semesta, baik secara lahir maupun batin, dari karma buruk dan dosa. Prosesi dilakukan secara meriah menuju pantai atau sumber air suci untuk mengambil tirta yang digunakan dalam penyucian benda-benda sakral, termasuk arca dewa. Tahap kedua adalah Bhuta Yajna dan pawai Ogoh-ogoh yang berlangsung sehari sebelum Nyepi. Kata Ogoh-ogoh berasal dari bahasa Bali ogah-ogah yang berarti sesuatu yang digoyangkan. Dalam pawai ini, patung-patung besar berbentuk makhluk menyeramkan yang terbuat dari bambu dan kain diarak dan digoyangkan, melambangkan pengusiran energi negatif. Setelah itu, patung-patung tersebut dibakar di kuburan desa. Ritual ini bertujuan menjaga keseimbangan antara Tuhan, manusia, dan alam, serta untuk menenangkan Batara Kala, dewa dunia bawah dan kehancuran. Tahap ketiga sekaligus yang paling penting adalah Nyepi itu sendiri, hari yang dikhususkan untuk refleksi diri. Kata Nyepi berasal dari kata “sepi” yang berarti sunyi atau hening. Segala hal yang dapat mengganggu tujuan utama tersebut dilarang keras. Masyarakat Bali menghabiskan hari dengan berdoa, berpuasa, dan bermeditasi untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan yang mereka sebut Sang Hyang Widhi Wasa. Nyepi berlandaskan pada Catur Brata atau empat pantangan utama. Pertama, Amati Geni yang melarang penggunaan api dan cahaya, termasuk listrik, bahkan memasak pun dihindari. Kedua, Amati Karya yang melarang aktivitas fisik kecuali yang berkaitan dengan penyucian diri secara spiritual. Ketiga, Amati Lelungan yang melarang bepergian. Keempat, Amati Lelanguan yang menekankan puasa serta melarang segala bentuk hiburan. Masyarakat Bali meyakini bahwa keheningan dalam segala bentuk mampu menyembuhkan, membersihkan, dan mempersiapkan mereka untuk menjalani kehidupan. Sehari setelah Nyepi, yang dikenal sebagai Ngembak Geni, suasana berubah total. Keluarga dan kerabat saling berkumpul, bersilaturahmi, melaksanakan ritual keagamaan bersama, dan kembali aktif dalam kehidupan sosial. Pada Nyepi hari ini, saya merenungkan bagaimana jadinya jika kita merayakan tahun baru seperti masyarakat Bali, jauh dari hiruk-pikuk perayaan tanpa makna yang kerap mewarnai pada 31 Desember setiap tahunnya.

Apakah Venezuela Masih Jadi Kekuatan Besar di Pasar Minyak Global? Internasional
Internasional
Senin, 19 Januari 2026 | 16:00 WIB

Apakah Venezuela Masih Jadi Kekuatan Besar di Pasar Minyak Global?

Jakarta, katakabar.com - Venezuela mungkin tidak lagi menjadi produsen utama, tetapi cadangan minyaknya yang sangat besar tetap membuatnya berpengaruh terhadap sentimen dan harga minyak dunia. Melalui Market Analysis KVB Indonesia dan Broker Trading KVB Indonesia, trader dapat memanfaatkan dinamika ini sebagai peluang trading di pasar energi global. Venezuela selama puluhan tahun dikenal sebagai raksasa energi dunia karena memiliki cadangan minyak terbesar di planet ini. Tetapi dalam satu dekade terakhir, peran negara ini di pasar minyak global mengalami perubahan besar. Produksi yang menurun, sanksi internasional, serta keterbatasan infrastruktur membuat posisi Venezuela tidak lagi sekuat dulu, meskipun secara potensi jangka panjang tetap sangat strategis. Perubahan ini menjadikan Venezuela sebagai salah satu faktor yang paling sering diperhatikan oleh trader, investor, dan pelaku industri energi, karena setiap perkembangan politik dan ekonomi di negara tersebut dapat langsung memengaruhi harga minyak dunia. Secara teori, Venezuela seharusnya menjadi pemain dominan di pasar minyak global. Negara ini memiliki cadangan minyak lebih besar dibandingkan Arab Saudi, Rusia, maupun Amerika Serikat. Nyatanya, produksi minyak Venezuela saat ini hanya berada di sebagian kecil dari kapasitas historisnya akibat krisis ekonomi berkepanjangan, keterbatasan teknologi, serta tekanan dari sanksi internasional. Ketika produksi Venezuela melemah, pasar minyak kehilangan salah satu sumber pasokan potensial terbesar. Inilah sebabnya setiap berita tentang potensi pelonggaran sanksi, kerja sama baru, atau pemulihan produksi selalu memicu reaksi harga minyak di pasar global. Bahkan rumor mengenai peningkatan ekspor saja sering cukup untuk menggerakkan sentimen pasar. Bagi trader komoditas, Venezuela tetap menjadi faktor penting dalam membaca arah minyak dunia. Analisis mengenai sentimen energi global dan dampaknya terhadap harga minyak dapat diikuti melalui Market Analysis KVB Indonesia Mengapa Venezuela Masih Diperhitungkan Pasar? Meskipun kontribusi aktual Venezuela terhadap pasokan minyak global saat ini relatif kecil, pasar tidak pernah mengabaikannya. Hal ini karena Venezuela menyimpan “cadangan tersembunyi” yang bisa kembali masuk ke pasar jika situasi politik membaik dan investasi asing kembali mengalir. Jika dalam beberapa tahun ke depan sanksi dicabut dan infrastruktur energi diperbaiki, Venezuela berpotensi menambah jutaan barel per hari ke pasar global. Potensi inilah yang membuat harga minyak sering bereaksi terhadap setiap perkembangan diplomatik yang melibatkan negara tersebut. Dengan kata lain, Venezuela saat ini mungkin bukan kekuatan produksi utama, tetapi tetap menjadi kekuatan ekspektasi pasar. Inilah yang membuat harga minyak tidak hanya bergerak berdasarkan produksi saat ini, tetapi juga berdasarkan proyeksi masa depan. Dalam pasar minyak yang sangat dipengaruhi oleh geopolitik dan ekspektasi global seperti ini, trader membutuhkan broker yang mampu menyediakan akses cepat, transparan, dan stabil. Melalui Broker Trading KVB Indonesia, trader dapat mengakses instrumen komoditas seperti minyak untuk memanfaatkan pergerakan harga yang dipicu oleh dinamika Venezuela dan pasar energi dunia. KVB Indonesia menyediakan platform trading yang memungkinkan pelaku pasar merespons perubahan sentimen global secara real time, baik untuk strategi jangka pendek maupun jangka menengah. Bagi Anda yang ingin mulai memanfaatkan peluang dari pergerakan harga minyak dunia, pendaftaran akun disini. Dengan pemahaman geopolitik yang tepat dan dukungan platform trading yang andal, perubahan peran Venezuela di pasar minyak global tidak hanya menjadi berita, tetapi juga peluang nyata bagi trader yang siap memanfaatkannya.

Temu Alumni Muallimin Muhammadiyah, Hj Jahlelawaty: Alumni Kekuatan Nyata Pendidikan Berkemajuan Riau
Riau
Minggu, 28 Desember 2025 | 13:14 WIB

Temu Alumni Muallimin Muhammadiyah, Hj Jahlelawaty: Alumni Kekuatan Nyata Pendidikan Berkemajuan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Hj Jahlelawaty Jaafar, SH, menghadiri kegiatan Temu Alumni Pengurus Mu'allimin Muhammadiyah Selatpanjang. Usung tema “Menguatkan Persaudaraan, Memajukan Perguruan”. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Rintis, Selatpanjang, Minggu (28/12). Hj Jahlelawaty menegaskan Mu'allimin Muhammadiyah bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan tempat pembentukan karakter, nilai, dan tanggung jawab hidup bagi para alumninya. “Mu'allimin tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi mendidik cara hidup. Kita ditempa dengan disiplin, adab, dan tanggung jawab. Maka ketika hari ini kita berkumpul, yang dipertemukan bukan hanya badan, tetapi nilai dan sejarah perjuangan,” ujarnya. Ia menekankan ikatan alumni Mu'allimin bukan hanya sebatas organisasi, melainkan ikatan hati dan nilai yang harus terus dijaga. Di mana pun alumni berada dan apa pun profesinya baik sebagai pendidik, aparatur negara, dai, pengusaha, profesional, maupun aktivis sosial mereka tetap membawa nama besar Mu'allimin. Menurutnya, kegiatan reuni tidak boleh berhenti pada nostalgia semata, melainkan harus menjadi momentum konsolidasi kekuatan alumni. “Reuni ini harus menjadi titik awal menyatukan potensi alumni. Kita banyak, tersebar, dan memiliki peran masing-masing. Jika disatukan, insyaAllah akan menjadi kekuatan luar biasa,” tegasnya. Lantas Hj Jahlelawaty menguraikan tiga bentuk kontribusi utama alumni. Pertama, kontribusi untuk almamater dengan membantu, mendukung, dan menjaga marwah Mu'allimin melalui pemikiran, pengalaman, serta keteladanan. Kedua, kontribusi untuk sesama alumni, terutama generasi muda, dengan saling membimbing dan membuka akses. Ketiga, kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat luas. “Alumni Mu'allimin harus dikenal bukan karena jabatannya, tetapi karena manfaatnya. Di mana kita berada, di situlah nilai Mu'allimin harus terasa,” ucapnya. Ia juga mengajak seluruh alumni untuk menjaga silaturahmi secara berkelanjutan dan menjadikan ikatan alumni sebagai rumah besar bersama untuk berbagi, berdiskusi, dan berkontribusi. Sementara, Drs. Darussamin di kesempatan yang sama menyampaikan kegiatan temu alumni ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya yang pernah digelar pada 2012. Menurutnya, pertemuan ini lahir dari inisiatif para alumni yang merantau dan merindukan adanya komunikasi serta sinergi yang lebih kuat dengan almamater. Ia mengungkapkan kurun beberapa dekade terakhir, kondisi sekolah mengalami penurunan, terutama dari sisi jumlah peserta didik. Oleh karena itu, peran alumni dinilai sangat penting untuk mengembalikan semangat dan kemajuan lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Melalui pertemuan seperti ini, kita mengajak alumni untuk kembali bersemangat memajukan lembaga pendidikan. Ini bukan hanya untuk keluarga besar Muhammadiyah, tetapi juga untuk masyarakat Meranti secara umum,” jelasnya. Darussamin menambahkan bahwa kegiatan temu alumni ini direncanakan menjadi agenda rutin tahunan sebagai bagian dari upaya membangun pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan. “Harapan kita ke depan adalah terwujudnya pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan, sebagaimana cita-cita persyarikatan,” sebutnya.

AAC  Validasi Kekuatan Pertumbuhan Pasar Negara Berkembang Internasional
Internasional
Selasa, 09 Desember 2025 | 12:00 WIB

AAC Validasi Kekuatan Pertumbuhan Pasar Negara Berkembang

Jakarta, katakabar.com - Seiring dengan pencarian ekonomi global akan kurva pertumbuhan baru, Aurora Archipelago Capital (AAC) muncul sebagai contoh kuat bagaimana potensi pasar emerging mendapatkan pengakuan baru. Dengan ekspansi cepat dalam skala aset dan kinerja kuat di berbagai sektor, AAC menyoroti kekuatan struktural kawasan ASEAN terutama Indonesia. Kurun dua tahun, aset yang dikelola perusahaan melonjak dari level miliaran dolar menjadi USD 29,5 miliar, sementara porsi aset pasar emerging meningkat dari 15% menjadi 75%. Kenaikan tajam ini tidak hanya mencerminkan kemampuan eksekusi yang kuat dari AAC, tetapi menandakan momentum struktural yang semakin kuat dari ekonomi Indonesia.Pertumbuhan AAC merupakan hasil dari strategi regional yang sistematis, pemilihan sektor yang terarah, dan teknologi yang terintegrasi secara mendalam. Kekuatan portofolio andalan Indonesia-nya sangat terlihat. Pada paruh pertama 2025, portofolio inti AAC mencatatkan imbal hasil tahunan sebesar 17,8% dengan volatilitas hanya 6,5% jauh melampaui Indeks MSCI Emerging Markets. Kombinasi stabilitas dan hasil superior ini menunjukkan keahlian AAC dalam pemilihan saham, analisis sektor, dan manajemen risiko.Di berbagai sektor, AAC secara konsisten menunjukkan kemampuannya untuk menangkap peluang struktural jangka panjang. Seiring percepatan transformasi digital dan penguatan infrastruktur fintech di Asia Tenggara, portofolio perbankan digital AAC naik 38%, aset pembayaran cerdas meningkat 29%, dan portofolio berbasis AI yang berfokus pada mineral dan manajemen risiko memimpin dengan kenaikan 41%. Pada saat yang sama, peran strategis Indonesia dalam rantai pasok energi bersih global semakin menonjol. Portofolio energi berkelanjutan AACnmencakup tenaga geothermal, rantai pasok baterai, dan infrastruktur hijau mencatat pengembalian 17,2%, mencerminkan dukungan kebijakan yang kuat dan permintaan pasar yang solid.Dalam investasi nilai tradisional, AAC mengandalkan riset mendalam tentang industri lokal dan dinamika kebijakan, menerapkan model DCF yang disesuaikan khusus dengan karakteristik pasar Indonesia. Pendekatan ini menghasilkan imbal hasil stabil sebesar 14,8%. Sementara itu, aset alternatif seperti REIT pelabuhan, peluang nikel pra-IPO, dan ekuitas swasta lintas batas menghasilkan imbal hasil rata-rata 22%. Peluncuran “Indonesia Value Index 2045” menarik USD 820 juta dalam bulan pertamanya saja, mencerminkan kepercayaan global terhadap potensi jangka panjang Indonesia.Prestasi ini didukung oleh metodologi dan sistem teknologi canggih AAC. Model “Volcano Chain AI” memantau data e-commerce, perilaku konsumen, dan arus kas UMKM secara real-time. Citra satelit digunakan untuk mengukur kapasitas produksi nikel, minyak sawit, dan sumber daya geotermal dengan presisi. Model penilaian lokal memperhitungkan faktor musiman seperti siklus musim hujan, pola konsumsi saat perayaan, dan prinsip keuangan Islam. Sementara, sistem lindung nilai makro AAC secara otomatis menyesuaikan eksposur risiko berdasarkan suku bunga bank sentral, volatilitas komoditas global, dan aliran modal internasional. Pendekatan multi-faktor ini membuat strategi AAC sangat tangguh di tengah fluktuasi pasar. Seiring dengan transformasi besar-besaran arsitektur modal global, peran pasar emerging terutama ASEAN meningkat secara signifikan. Ekspansi aset AAC, kinerja lintas sektor, dan kemampuan teknologi terintegrasi membentuk keunggulan kompetitif yang kuat, menandai era baru investasi pasar emerging: yang lebih matang, lebih sistematis, dan lebih berkelanjutan.

Huawei Cloud Ekspansi Besar di Indonesia, Kemitraan AI Baru Kekuatan Utama AI ASEAN Internasional
Internasional
Sabtu, 06 Desember 2025 | 08:37 WIB

Huawei Cloud Ekspansi Besar di Indonesia, Kemitraan AI Baru Kekuatan Utama AI ASEAN

Jakarta, katakabar.com - Perhelatan Huawei Cloud Summit Indonesia yang digelar di Jakarta hari ini, Huawei Cloud umumkan sejumlah komitmen penting guna mengukuhkan posisi Indonesia sebagai mesin penggerak utama pengembangan teknologi AI untuk kawasan ASEAN. Pengumuman yang dibuat di hadapan lebih dari 500 perwakilan dari pemerintahan dan dunia usaha serta pimpinan ekosistem ini juga mencakup rencana Huawei Cloud untuk meluncurkan zona infrastruktur baru, kemitraan penting di bidang AI, serta inisiatif pengembangan talenta digital nasional. Inti dari strategi Huawei Cloud adalah penguatan dan pendalaman kolaborasi dengan para pelopor digital Indonesia. Huawei Cloud telah membangun ekosistem digital yang terus berkembang di Indonesia melalui kolaborasi dengan lebih dari 300 mitra untuk melayani pelanggan di berbagai sektor industri. Kemitraan mencakup kolaborasi dengan raksasa industri telekomunikasi Telkomsel, Indosat, dan XLSmart, BUMN ketenagalistrikan PT PLN, dan nama-nama besar seperti Bluebird, BCA, CT Corp, dan Alfamart. Kolaborasi Huawei Cloud dengan para pimpinan industri ini bertujuan mendorong transformasi digital dan AI di semua sektor. “Era AI telah tiba, dan Indonesia–dengan populasi yang besar dan perekonomian yang dinamis–berada pada posisi strategis untuk menjadi kekuatan utama AI di kawasan,” kata Sunny Shang, President, Huawei Cloud Asia Pacific. “Huawei Cloud berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur lokal dan kapabilitas AI full-stack kami dalam upaya mendorong laju transformasi kecerdasan bersama dengan mitra ekosistem kami,” jelasnya. Sedang Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan, saat ini, Indonesia sedang menuju realisasi peta jalan AI Nasional yang menyeimbangkan inovasi dengan regulasi. Peta jalan kami berlandaskan pada percepatan adopsi, etika dan kepercayaan yang terjamin, memprioritaskan pada inklusivitas, di samping pengembangan infrastruktur, talenta, investasi, dan litbang. Lantaran itu, ujar Nezar, kami menyambut baik peningkatan dan perluasan infrastruktur Huawei Cloud di Indonesia untuk mengantar Indonesia memasuki era AI. "Kolaborasi dengan para pemimpin teknologi global seperti Huawei sangat penting untuk memanfaatkan keahlian internasional dan mendorong pertumbuhan yang inklusif dan inovatif, serta membentuk masa depan bangsa yang terhubung," imbuhnya. Meletakkan Landasan Kesiapan AI Di momen tersebut, Xin Dajiang, Chairman, Board of Directors, Huawei Indonesia menegaskan kembali komitmen Huawei untuk memperkuat fondasi bagi pertumbuhan bisnis yang aman, terukur dan terus meningkat serta dengan senantiasa menghormati kedaulatan data Indonesia, melalui peluncuran Zona Ketersediaan (Availability Zone) keempat dari Region Jakarta Huawei Cloud di tahun 2026. “Sejak peluncuran Region Jakarta Huawei Cloud, kami terus meningkatkan kontribusi kami bagi Indonesia. Kami merasa terhormat dapat bermitra dengan para pemimpin industri dan mendukung ratusan usaha kecil dan menengah. Bersama-sama, upaya ini telah menciptakan puluhan ribu lapangan kerja dan membina generasi baru talenta digital. Komitmen kami terhadap Indonesia sangat kuat. Sebagai perusahaan internasional dengan akar lokal yang kuat, kami tidak hanya hadir untuk menyediakan teknologi, tetapi juga untuk berdiri bersama negara ini saat berkembang menjadi pemimpin digital di Asia Tenggara,” tegas Xin Dajiang. Sementara, Leon Fang, CEO Huawei Cloud Indonesia, mengatakan perluasan yang direncanakan untuk tiga zona ketersediaan (AZ) di Region Jakarta Huawei Cloud akan semakin mendorong inovasi dalam transformasi digital bagi individu, perusahaan, dan pemerintah di Indonesia. Hal ini didukung oleh penyediaan layanan yang andal dengan ketersediaan tinggi, pemulihan bencana aktif-aktif, dan layanan dengan latensi rendah ke seluruh kepulauan Indonesia sejak peluncuran Region Jakarta pada tahun 2022. “Investasi infrastruktur ini merupakan landasan bagi inovasi, menyediakan fondasi yang tangguh dan berperforma tinggi yang dibutuhkan oleh bisnis di Indonesia untuk memanfaatkan AI dengan percaya diri,” tegas Leon Fang. Pengumuman Rangkaian Kemitraan AI Strategis Dalam Summit ini, Huawei juga mengumumkan dua kemitraan besar: Kemitraan AI Strategis dengan Telkomsel: Huawei Cloud dan operator seluler terkemuka Indonesia ini akan berkolaborasi untuk mengakselerasi kecerdasan industri melalui pemanfaatan kapabilitas AI full-stack dari Huawei Cloud. Layanan CDN Bersama dengan Telkom: Kedua perusahaan meluncurkan layanan Jaringan Distribusi Konten (CDN) yang dikembangkan bersama untuk meningkatkan kecepatan distribusi konten lokal dan pengalaman pengguna. Mendukung Inovasi dengan Rangkaian Lengkap Teknologi AI Dalam menyediakan platform inovasi AI yang komprehensif, Huawei Cloud menghadirkan Data Fabric lakehouse berbasis AI (AI-native) untuk analisis data secara waktu nyata (real-time), layanan data warehouse yang ditingkatkan DWS 3.0, dan database berkinerja tinggi TaurusDB. Untuk pengembangan AI, platform all-in-one ModelArts dan platform agen AI Versatile tersedia bagi bisnis untuk membangun dan mengimplementasikan solusi secara efisien. “AI berkembang dengan cepat dari AI generatif ke AI agentik, dari yang bersifat umum ke spesifik industri,” kata William Dong, President, Huawei Cloud Marketing. “Portofolio AI terbuka dan lengkap kami dirancang untuk membantu perusahaan di Indonesia menavigasi perubahan ini dan memanfaatkan peluang baru,” terangnya. “Cloud for Good”: Komitmen Bagi Masa Depan Berkelanjutan Indonesia Selaras dengan semangat gotong royong Indonesia yang mengedepankan kerja sama mutual, Huawei Cloud memperkuat komitmen “Cloud for Good”. Berpegang pada falsafah ini, Huawei Cloud fokus pada pengembangan talenta lokal dan dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan. “Kami telah bermitra dengan lebih dari 100 universitas dan perguruan tinggi, lebih dari 20 lembaga pemerintahan, serta pelanggan utama untuk melatih dan mengembangkan lebih dari 100.000 profesional digital di Indonesia,” timpal Aka Dai Director, Huawei Cloud Marketing. “Kami memperluas kolaborasi di bidang-bidang kritikal seperti pertanian, kesehatan, dan pendidikan, guna mendorong masa depan yang inklusif dan cerdas bagi bangsa Indonesia,” ulasnya. Momen Khusus dan Pengakuan bagi Mitra Ekosistem Perhelatan ini juga menandai peluncuran Aliansi Kemitraan AI Huawei Cloud Indonesia untuk Pemerintah dan Perusahaan (Huawei Cloud Indonesia AI Partner Alliance for Governments and Enterprises), tempat mitra-mitra Huawei Cloud seperti Ulearning, Cloudwise, dan Dyna.AI bergabung dan bekerja sama untuk mempercepat adopsi AI. Pada kesempatan yang sama, pelanggan Huawei Cloud seperti Bank Neo Commerce dan Alfamart memamerkan pencapaian inovasi mereka. Selain itu, Huawei Cloud menyerahkan penghargaan tahunan bagi para mitra ekosistem teratas. Di area pameran, deretan teknologi terdepan dipamerkan, termasuk AI Magic Mirror dan berbagai inovasi terbaru dalam database dan big data dari Huawei Cloud dan mitranya.

Hisense Tunjukkan Kekuatan Teknologi AI Lewat Pesan 'AI Your Life" di FIFA Club World Cup 2025™ Tekno
Tekno
Kamis, 03 Juli 2025 | 22:47 WIB

Hisense Tunjukkan Kekuatan Teknologi AI Lewat Pesan 'AI Your Life" di FIFA Club World Cup 2025™

Jakarta, katakabar.com - Hisense, merk terkemuka di bidang elektronik konsumen, dan peralatan rumah tangga global, tunjukkan kepemimpinannya dalam teknologi AI di ajang FIFA Club World Cup 2025™ melalui pesan mencolok di sisi lapangan bertuliskan “AI YOUR LIFE”, yang mencerminkan visi Hisense akan inovasi yang berpusat pada konsumen melalui teknologi cerdas. Sebagai salah satu merek teknologi konsumen pertama yang mengeksplorasi kecerdasan buatan, Hisense kini mengintegrasikan fitur-fitur pintar ke seluruh portofolio produknya. Saat ini, inti dari ekosistem pintar Hisense adalah Hi-View AI Engine X prosesor AI paling canggih milik Hisense. Ditenagai jaringan yang kokoh, prosesor ini belajar, dan beradaptasi layaknya otak manusia, optimalkan gambar dan suara untuk semua jenis konten, mulai dari pertandingan olahraga berkecepatan tinggi, film sinematik, hingga pengalaman gaming yang imersif. Hi-View AI Engine X menjadi penggerak generasi terbaru ULED AI TV, dengan mendukung empat pilar utama: · AI Picture untuk menghadirkan kontras, warna, dan gerakan yang lebih nyata; · AI Sound untuk kejernihan suara yang adaptif dan pengalaman audio yang mendalam; · AI Scenario untuk pergantian mode otomatis berdasarkan konten; dan · AI Energy untuk performa tinggi dengan efisiensi energi yang lebih baik. Semua elemen ini bersinergi untuk menciptakan pengalaman menonton yang lebih cerdas, imersif, dan menyenangkan menjadikan setiap pertandingan, gol, dan momen lebih hidup di layar. Lebih dari sekadar layar, Hisense memperluas konektivitas pintar di rumah melalui platform ConnectLife. Mulai dari memasak dengan panduan AI hingga perawatan pakaian yang dipersonalisasi, pengguna dapat menikmati kecerdasan berbasis skenario yang berjalan mulus. Lemari es PureFlat Smart Series dengan layar 21 inci bahkan berfungsi sebagai pusat kendali rumah tangga yang praktis dan mudah digunakan. Bagi Hisense, baik layar maupun peralatan rumah tangga, intinya tetap sama rumah, dan esensi dari rumah adalah cinta. Kini diperkuat oleh AI, keyakinan itu terus berkembang teknologi menjadi lebih intuitif, responsif, dan emosional.

Taja Training POM Online, Energy Academy Bangun Kekuatan Pengawasan Madya di Pertambangan Nasional
Nasional
Senin, 07 April 2025 | 17:05 WIB

Taja Training POM Online, Energy Academy Bangun Kekuatan Pengawasan Madya di Pertambangan

Jakarta, katakabar.com - Sebagai upaya memperkuat kapasitas pengawasan keselamatan kerja di sektor pertambangan, Energy Academy kembali gelar Training POM secara online. Program ini sasar peningkatan kompetensi para pengawas operasional madya yang memegang peran penting dalam mengawasi aktivitas pertambangan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Industri pertambangan adalah salah satu sektor dengan tingkat risiko tinggi yang membutuhkan sistem pengawasan berlapis. Pelatihan POM dirancang untuk menjawab tantangan tersebut dengan membekali peserta pengetahuan dan keterampilan sebagai Pengawas Operasional Madya (POM), yakni level pengawasan tingkat menengah yang berfungsi sebagai jembatan antara pengawas pelaksana dan manajemen. Peserta Training POM dilatih agar mampu memastikan seluruh aktivitas di area tambang berjalan sesuai standar keselamatan dan lingkungan, serta melakukan tindakan korektif bila terjadi deviasi dari prosedur yang ditetapkan. Diklat POM ini merujuk pada Keputusan Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral Nomor 0228.K/40/DJG/2003, yang mengatur tentang standar kompetensi pengawas operasional di sektor pertambangan. Selain itu, pelatihan ini mengintegrasikan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta pendekatan konservasi lingkungan yang relevan dengan kondisi lapangan saat ini. Dengan dasar hukum yang jelas, Pelatihan POM tidak hanya memberi pengakuan kompetensi, tapi perkuat kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pertambangan.

CES 2025 Jadi Saksi Kekuatan Inovasi AI Hisense Internasional
Internasional
Rabu, 15 Januari 2025 | 12:29 WIB

CES 2025 Jadi Saksi Kekuatan Inovasi AI Hisense

Amerika Serikat, katakabar.com - Usung tema "AI Your Life", Hisense meningkatkan teknologi, terintegrasi ke dalam kehidupan sehari-hari, dan membentuk kembali masa depan Pada 7 Januari waktu Amerika Serikat, Pameran Elektronik Konsumen Internasional CES 2025 dibuka di Las Vegas, AS. Angkat tema "AI Your Life", Hisense dengan jelas menunjukkan penerapan dan aplikasi inovatif teknologi AI Hisense dalam berbagai industri seperti smart life, smart energy, dan elektronik otomotif. Dengan mengandalkan tata letak industri dan akumulasi teknologi selama bertahun-tahun, Hisense telah mendobrak batasan teknologi AI dan mengintegrasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kehidupan masa depan dapat diraih dengan mudah. Tahun 2025 menandai peringatan 100 tahun penemuan televisi. Di era AI, bagaimana teknologi tampilan akan diinovasi? Hisense telah meluncurkan TV RGB Mini-LED 116 inci pertama di dunia yang dilengkapi dengan teknologi layar LCD kontrol warna RGB tiga dimensi.

Gabungkan Kekuatan, Vritimes dan Jabar.Kabaran.i Dorong Inovasi Berita di Jabar Serba Serbi
Serba Serbi
Senin, 20 Mei 2024 | 21:55 WIB

Gabungkan Kekuatan, Vritimes dan Jabar.Kabaran.i Dorong Inovasi Berita di Jabar

Jakarta, katakabar.com - Vritimes, perusahaan teknologi media yang berbasis di Tokyo, bangga umumkan kemitraan strategis dengan Jabar.Kabaran.id, sebuah portal berita yang terkemuka di Jawa Barat. Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat penyampaian berita dan memperluas jangkauan informasi di wilayah Jawa Barat dengan mengintegrasikan teknologi media canggih Vritimes dengan liputan lokal mendalam yang disediakan Jabar.Kabaran.id. "Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Jabar.Kabaran.id," kata Ferry, CEO dari Vritimes. "Melalui kemitraan ini, kami berharap dapat meningkatkan cara berita disampaikan dan diakses oleh masyarakat di Jawa Barat, sekaligus menghadirkan perspektif baru dan lebih luas dalam jurnalisme lokal," ucapnya. Jabar.Kabaran.id adalah portal dengan keakuratan dan kedalaman liputan berita regionalnya, menjadikan mereka mitra yang sempurna untuk Vritimes dalam upaya memperluas cakupan berita regional di Indonesia.