Ada Dua Saham AS Dinilai Punya Potensi Monster di Era AI dan Krisis Energi Internasional
Internasional
Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:10 WIB

Ada Dua Saham AS Dinilai Punya Potensi Monster di Era AI dan Krisis Energi

Jakarta, katakabar.com -  Ketidakpastian global masih menjadi tantangan utama bagi pasar keuangan sepanjang 2026. Mulai dari konflik geopolitik, tingginya suku bunga, hingga ketegangan energi dunia membuat banyak investor semakin berhati-hati menentukan strategi investasi jangka panjang. Tetapi di tengah situasi tersebut, sejumlah analis menilai masih ada saham-saham Amerika Serikat yang memiliki potensi besar untuk bertahan bahkan tumbuh dalam dekade mendatang. Dua saham yang kini banyak menjadi perhatian investor global adalah Cameco dan Alphabet. Keduanya dianggap berada di sektor strategis yang diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan. Cameco menjadi salah satu perusahaan yang paling diuntungkan dari meningkatnya kebutuhan energi nuklir global. Perusahaan asal Kanada ini merupakan produsen uranium terbesar kedua di dunia dan memiliki peran penting dalam rantai pasok energi nuklir internasional. Meningkatnya tensi geopolitik serta kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global membuat banyak negara mulai kembali melirik energi nuklir sebagai alternatif jangka panjang. Saat ini terdapat puluhan reaktor nuklir baru yang sedang dibangun di berbagai negara, dan semuanya membutuhkan uranium sebagai bahan bakar utama. Cameco dinilai berada di posisi yang sangat strategis karena memiliki sejumlah tambang uranium kelas dunia, termasuk Cigar Lake dan McArthur River/Key Lake yang dikenal sebagai salah satu tambang uranium berkualitas tertinggi di dunia. Tidak hanya fokus pada penambangan, Cameco juga memiliki eksposur di hampir seluruh rantai industri nuklir, mulai dari pemurnian uranium hingga produksi bahan bakar reaktor. Bahkan perusahaan ini juga memiliki kepemilikan di Westinghouse, salah satu pengembang teknologi reaktor nuklir modern. Kinerja keuangan Cameco pun menunjukkan pertumbuhan yang cukup solid. Pada kuartal pertama 2026, pendapatan perusahaan naik sekitar 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi US$845 juta. Sementara laba per saham melonjak hingga 88 persen. Margin keuntungan perusahaan juga terus meningkat di tengah permintaan uranium yang semakin kuat. Selain sektor energi, perhatian investor global saat ini juga tertuju pada sektor artificial intelligence (AI). Dalam konteks ini, Alphabet menjadi salah satu perusahaan yang dianggap memiliki potensi terbesar dalam memanfaatkan pertumbuhan AI global. Sebagai induk perusahaan Google dan YouTube, Alphabet memiliki ekosistem digital yang sangat besar dengan miliaran pengguna di seluruh dunia. Tetapi yang paling menarik perhatian pasar adalah perkembangan teknologi AI milik mereka, yakni Gemini. Gemini disebut-sebut sebagai salah satu large language model (LLM) paling kompetitif saat ini dan diperkirakan mampu menjadi pesaing utama teknologi AI lain seperti ChatGPT. Pangsa pasar Gemini di sektor enterprise AI bahkan dilaporkan meningkat signifikan dalam dua tahun terakhir. Keunggulan Alphabet tidak hanya berada di sisi software AI, tetapi juga infrastruktur hardware. Perusahaan ini mengembangkan Tensor Processing Unit (TPU) yang menjadi salah satu pesaing serius GPU milik Nvidia dalam kebutuhan komputasi AI. Selain itu, Alphabet memiliki kekuatan finansial yang sangat besar untuk terus memperluas infrastruktur data center dan layanan cloud mereka. Hal ini membuat perusahaan dinilai mampu bersaing dalam jangka panjang di tengah perang teknologi AI global. Kinerja keuangan Alphabet juga memperlihatkan pertumbuhan yang impresif. Pada kuartal pertama 2026, pendapatan perusahaan naik 22% menjadi hampir US$110 miliar. Sementara laba per saham meningkat sekitar 82 persen dibanding tahun sebelumnya. Margin keuntungan perusahaan juga terus membaik meskipun belanja infrastruktur AI meningkat tajam. Melihat perkembangan tersebut, banyak investor mulai fokus mencari perusahaan yang memiliki posisi strategis pada tren besar masa depan, terutama AI dan energi bersih. Kedua sektor ini diperkirakan akan menjadi penggerak utama ekonomi global dalam jangka panjang. Tetapi analis tetap mengingatkan bahwa pasar saham global masih sangat dipengaruhi kondisi geopolitik, kebijakan suku bunga, serta potensi perlambatan ekonomi dunia. Karena itu, investor tetap perlu melakukan diversifikasi portofolio dan mengelola risiko dengan baik. Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena cuma di aplikasi ini aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di Nanovest. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda. Dengan semakin berkembangnya teknologi AI dan meningkatnya kebutuhan energi dunia, investor global kini mulai melihat peluang baru pada perusahaan-perusahaan yang memiliki fundamental kuat dan posisi strategis di industri masa depan. Di tengah pasar yang penuh volatilitas, saham-saham dengan eksposur terhadap tren jangka panjang dinilai memiliki peluang besar untuk terus bertumbuh dalam beberapa tahun mendatang.

Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis Penting Perubahan Tata Kelola Terpadu Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 01 Mei 2026 | 10:07 WIB

Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis Penting Perubahan Tata Kelola Terpadu

Jakarta, katakabar.com - Indonesia terjebak lingkaran krisis ekologis, makanya penting perubahan tata kelola terpadu hadapi krisis ekologis yang semakin kompleks, dan saling terhubung. Kerusakan hutan, krisis air, tekanan pangan, dan ekspansi energi berbasis ekstraktif membentuk satu sistem krisis saling memperkuat, dan berulang. Demikian kata Wakil Direktur Program Yayasan KEHATI, Gita Gemilang, saat memberi sambutan pada Kuliah Umum Indonesia Environmental Outlook (IEO) 2026 di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (28/4) lalu. “Persoalan lingkungan di Indonesia tidak lagi berdiri sendiri. Ia saling terhubung dalam satu lingkaran krisis ekologis. Tanpa perubahan mendasar dalam tata kelola sumber daya alam, krisis ini akan terus berulang dan semakin dalam,” jelas Gita.  IEO 2026 mencatat 99 persen bencana di Indonesia kini merupakan bencana hidrometeorologis, seperti banjir, longsor, dan kekeringan. Kondisi ini mencerminkan melemahnya sistem penyangga kehidupan akibat tata kelola sumber daya alam yang belum berkelanjutan. Penyusun IEO 2026, Muhamad Burhanudin, menimpali krisis tersebut juga nyata terjadi di tingkat lokal, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Tekanan terhadap air tanah, degradasi kawasan hulu, alih fungsi lahan, hingga ekspansi pariwisata dan infrastruktur menunjukkan ketimpangan dalam pengelolaan sumber daya alam. Fenomena ini disebut sebagai “kanibalisme antar sektor”, di mana pertumbuhan satu sektor justru mengorbankan sektor lain. Deforestasi di hulu memperparah krisis air di hilir, sementara krisis air berdampak langsung pada produktivitas pangan dan keberlanjutan ekonomi masyarakat. “Yogyakarta adalah contoh nyata bagaimana krisis ekologis terjadi lintas sektor dalam satu lanskap. Tanpa tata kelola terpadu, satu sektor bisa mengorbankan yang lain,” ulas Burhanudin sekaligua Manajer Advokasi Kebijakan di Yayasan KEHATI. IEO 2026 menekankan pentingnya pendekatan nexus yang mengintegrasikan pengelolaan hutan, air, pangan, dan energi sebagai solusi untuk memutus lingkaran krisis tersebut. Upaya ini mencakup pemulihan ekosistem hulu, pengelolaan air berkelanjutan, transformasi sistem pangan, serta pengendalian ekspansi sektor energi dan pembangunan. Di forum ini, berbagai praktik baik juga disampaikan oleh komunitas lokal. Komunitas Banyu Bening menyoroti krisis air di Yogyakarta, Komunitas Ngargoretno menunjukkan praktik pengelolaan lanskap berbasis masyarakat, sementara LPTP Sragen mendorong agroforestry sebagai solusi integratif antara produksi pangan dan perlindungan hutan. KEHATI menegaskan, arah kebijakan dalam lima tahun ke depan akan menjadi penentu: apakah Indonesia masuk dalam era bencana permanen atau mampu bertransformasi menuju pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. “Transformasi ekologis bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” imbuh Burhanudin.

Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT Hingga Bitcoin Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT Hingga Bitcoin

Jakarta, katakabar.com - Di tengah tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dan meningkatnya ketidakpastian global, perilaku investor Indonesia menunjukkan pergeseran semakin strategis. CEO Bittime, Ryan Lymn, mengungkapkan mayoritas investor kini memilih berinvestasi pada aset-aset kripto yang cenderung lebih stabil seperti Tether ($USDT), Bitcoin ($BTC), dan Emas Tether ($XAUT) berdasarkan hasil voting Bittime di platform Instagram. Menurut Ryan, aset kripto $USDT yang memberikan eksposur 1:1 terhadap dolar AS, menjadikannya instrumen yang relevan di tengah gejolak ketegangan geopolitik Amerika-Iran. Apalagi, $USDT bersifat fraksional sehingga dapat diakses atau dibeli dengan harga fleksibel di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah.  "Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya minat investor terhadap pasangan USDT/IDR di platform Bittime. Di mana, berdasarkan hasil voting yang digelar Bittime di akun Instagram miliknya, 57 persen dari masyarakat memilih berinvestasi pada aset $USDT saat gajian," ucapnya Dijelaskan CEO Bittime, pergerakan tren strategi investasi yang terjadi saat ini, menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap nilai investasi dan pentingnya mengamankan nilai aset di tengah volatilitas pasar ekonomi yang terjadi. “Kami melihat pergeseran pada pola investasi masyarakat yang sebelumnya cenderung berinvestasi terhadap aset-aset kripto berbasis aset alternatif, kini bergeser pada aset-aset dengan pergerakan yang cenderung stabil seperti $USDT,$ XAUT, dan $BTC. Hal ini didukung dengan hasil voting yang kami lakukan melalui platform Instagram di mana masyarakat memilih untuk menginvestasikan gaji nya pada $USDT," beber Ryan. Di sisi lain, kata Ryan lagi, minat terhadap aset kripto berpotensi tinggi juga terus meningkat. Tercatat, volume trading BTC/IDR pada platform Bittime melonjak hingga 27 persen per-WoW mencerminkan meningkatnya optimisme investor terhadap aset $BTC. "Hal ini dipicu kondisi psikologis pasar yang memandang depresiasi nilai aset $BTC saat ini sebagai momentum untuk menambah jumlah aset nya. Di mana, 6 bulan lalu nilai aset $BTC berada di kisaran $115.000-$120.000, dan dipercaya berpotensi untuk kembali bergerak ke level tersebut," imbuhnya. Selain kedua aset tersebut, sebut Ryan, aset kripto berbasis aset tradisional (TradFi) seperti Emas Tether ($XAUT) dan Silver ($SLVON) juga merupakan aset-aset yang paling banyak diperdagangkan dalam 24 jam terakhir pada platform Bittime. "Sebagai aset-aset yang bergerak lebih stabil dibanding aset kripto lainnya, Emas dan Silver dinilai dapat menjadi “safe haven”, apalagi Bittime menghadirkan staking $XAUT dan $SLVON dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 10% bagi pengguna baru," ulasnya Bertepatan dengan pergeseran pola investasi masyarakat saat ini, sebagai platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, Bittime menggelar program Bittime Mining Points. Di mana, program tersebut memberikan insentif berupa poin bagi para investor berdasarkan pada aktivitas trading dan referral pada platform Bittime. Ini ditujukan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi bagi para investor yang memanfaatkan aset kripto sebagai pilihan aset diversifikasi di tengah volatilitas pasar dampak ketegangan geopolitik yang terjadi saat ini. Untuk itu, perlu dipahami investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Lantaran itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini. Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Makanya sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Apakah Emas Selalu Naik saat Krisis? Fakta Buat Investor Internasional
Internasional
Rabu, 22 April 2026 | 08:31 WIB

Apakah Emas Selalu Naik saat Krisis? Fakta Buat Investor

Jakarta, katakabar.com - Dalam sejarah keuangan dunia, emas sering kali dipandang sebagai aset pelindung nilai yang paling tepercaya saat kondisi ekonomi sedang tidak menentu. Pertanyaan mengenai apakah harga emas selalu naik saat krisis menjadi sangat relevan bagi para investor yang ingin mengamankan modal mereka dari volatilitas pasar saham atau depresiasi mata uang. Secara umum, emas memiliki korelasi negatif terhadap aset berisiko, yang berarti harganya cenderung bergerak berlawanan arah dengan pasar modal saat terjadi tekanan ekonomi. Tetapi,, investor perlu memahami pergerakan harga emas juga dipengaruhi oleh kekuatan nilai tukar dolar AS dan tingkat suku bunga riil, sehingga pemahaman yang mendalam mengenai dinamika pasar global tetap diperlukan agar tidak terjebak dalam ekspektasi yang keliru. Peran Emas Safe Haven di Tengah Ketidakpastian Global Status emas sebagai safe haven atau aset aman berakar dari nilai intrinsiknya yang tidak dapat didegradasi oleh kebijakan moneter pemerintah mana pun. Di tengah ketidakpastian global yang dipicu oleh konflik geopolitik atau krisis finansial sistemik, aliran modal besar biasanya berpindah dari aset berisiko ke emas untuk menghindari kerugian yang lebih dalam. Hal ini menciptakan lonjakan permintaan yang secara historis sering kali mendorong kenaikan harga emas dalam waktu yang relatif singkat. Investor menggunakan emas sebagai jangkar dalam portofolio mereka guna menyeimbangkan risiko saat kelas aset lainnya mengalami penurunan nilai secara tajam. Tetapi, emas tetap memiliki fluktuasi harganya sendiri yang perlu diperhatikan secara saksama. Peran emas sebagai pelindung nilai akan bekerja maksimal jika investor mampu membaca siklus pasar dan tidak hanya sekadar mengikuti kepanikan massa. Kedisiplinan dalam memantau data makroekonomi akan membantu dalam menentukan momen yang tepat untuk menambah atau mengurangi porsi emas dalam strategi investasi jangka panjang. Untuk mendapatkan perspektif lebih luas mengenai korelasi emas terhadap kondisi ekonomi terkini serta proyeksi harganya, Anda dapat meninjau analisis mendalam di Market Analysis KVB. Kecepatan mengeksekusi posisi pada instrumen emas sangat menentukan hasil akhir, terutama di saat volatilitas pasar sedang meningkat tajam. Di sinilah peran Liquidity Provider atau LP menjadi komponen yang tidak terpisahkan dalam ekosistem perdagangan emas global. LP adalah institusi finansial utama yang menjamin ketersediaan likuiditas dalam jumlah besar, memastikan bahwa setiap order beli atau jual dapat diproses secara instan pada harga yang paling kompetitif. Keberadaan LP yang kuat sangat membantu dalam menjaga spread tetap ketat, bahkan ketika pasar sedang berada di bawah tekanan krisis yang berat. Bagi para trader, dukungan likuiditas ini memberikan kepastian eksekusi yang transparan dan meminimalkan risiko slippage yang sering kali merugikan saat pergerakan harga sedang liar. Dengan dukungan infrastruktur dari LP yang kredibel, akses terhadap perdagangan emas menjadi lebih stabil dan efisien bagi seluruh partisipan pasar. Menghadapi tantangan pasar global yang dinamis membutuhkan dukungan dari mitra broker yang memiliki komitmen pada transparansi dan teknologi mutakhir. KVB Futures hadir untuk menyediakan akses ke pasar derivatif emas dengan sistem eksekusi yang andal, memungkinkan Anda untuk menjalankan strategi lindung nilai secara profesional dan efektif. Kami memahami keamanan dan kecepatan adalah kunci utama dalam mengelola aset safe haven di tengah ketidakpastian. Melalui layanan yang terstandarisasi secara internasional, KVB Futures berupaya memberikan pengalaman perdagangan yang aman bagi para investor dan trader profesional. Anda dapat mengeksplorasi berbagai keunggulan produk dan instrumen yang kami tawarkan dengan mengunjungi halaman Broker trading Futures KVB Futures. Untuk mulai memperkuat portofolio Anda dengan aset strategis dan bergabung dalam ekosistem perdagangan yang transparan, silakan segera mendaftar melalui tautan resmi Registrasi KVB Futures.

KAI Daop 8 Pelajari Media Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet Nusantara
Nusantara
Sabtu, 26 April 2025 | 09:03 WIB

KAI Daop 8 Pelajari Media Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet

melalui program penerapan satu hari tanpa kendaraan bermotor setiap minggunya di lingkungan kantor, mendukung program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR seperti bantuan pendidikan, kesehatan, dan pengembangan UMKM, serta penguatan sistem pengendalian internal dan manajemen risiko.

Lerak Resmi Tapaki Panggung Dunia, Solusi Alami Jawab Krisis global Internasional
Internasional
Selasa, 04 Maret 2025 | 21:10 WIB

Lerak Resmi Tapaki Panggung Dunia, Solusi Alami Jawab Krisis global

Jakarta, katakabar.com - Dari akar tradisi lokal Indonesia, Lerak kini resmi menapaki panggung dunia sebagai solusi alami dari Asia yang menjawab dua krisis global sekaligus: pencemaran air bersih dan pertanian berkelanjutan. Melalui tangan dingin Arfiana Maulina, Founder Yayasan Tirta Artha Asri WateryNation dan Alira Alura, sekaligus pejuang Tinnitus perkenalkan Lerak yang hadir tidak sekadar sebagai produk pembersih alami, tapi sebagai simbol gerakan pelestarian budaya yang menyatu dengan solusi modern (Climate Tech dan Agri Tech), mempertemukan kearifan lokal dan teknologi untuk mendorong transisi menuju ekonomi hijau. Dikenal secara turun-temurun sebagai sabun alami tradisional, Lerak terbukti efektif membersihkan sekaligus ramah terhadap ekosistem air. Penelitian terbaru membuktikan Lerak mampu membunuh 99,8 persen bakteri tanpa merusak ekosistem perairan (Sutrisno et al., 2023). Di tengah kenyataan bahwa limbah deterjen sintetis menyumbang hingga 80 persen pencemaran air rumah tangga (UNESCO, 2021), Lerak hadir membawa harapan baru: produk lokal berbasis kearifan nenek moyang yang menjadi solusi nyata untuk menjaga sumber daya air bersih. Perjalanan Lerak sebagai wajah baru keberlanjutan dimulai sejak tahun 2020, ketika Arfiana dan WateryNation memperkenalkannya melalui kampanye kolaboratif bersama Campaign.com.

Manfaatkan Hubungan dengan Pemerintah Kurangi Dampak Krisis Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 26 Juli 2024 | 18:27 WIB

Manfaatkan Hubungan dengan Pemerintah Kurangi Dampak Krisis

Jakarta, katakabar.com - Di tengah lingkungan yang tidak stabil saat ini, krisis dapat muncul secara tak terduga, memberikan tekanan besar pada organisasi untuk merespons dengan cepat dan efektif. Mulai dari bencana alam hingga perubahan regulasi, peristiwa-peristiwa ini dapat berdampak signifikan pada operasional bisnis. Salah satu strategi yang sering diabaikan tapi sangat efektif untuk mengurangi dampak tersebut adalah dengan memanfaatkan hubungan dengan pemerintah.

Kolaborasi #BirukanNusantara, EVOS dan TMN Gerakkan Para Gamers Atasi Krisis Air Bersih Serba Serbi
Serba Serbi
Jumat, 17 Mei 2024 | 06:52 WIB

Kolaborasi #BirukanNusantara, EVOS dan TMN Gerakkan Para Gamers Atasi Krisis Air Bersih

Jakarta, katakabar.com - Sebuah kampanye sosial menggerakkan EVOS Fams untuk aktif berdonasi dalam upaya pengadaan akses air bersih bagi masyarakat di Indonesia. EVOS, organisasi terkemuka dalam bidang gaming-entertainment, kembali mengabarkan informasi terbaru, sebuah kampanye sosial yang berkolaborasi dengan Tirta Murni Nusantara atau TMN, salah satu lembaga swadaya masyarakat yang telah berdiri dari 2022 lalu fokus pada pengadaan fasilitas air bersih memadai dan mudah dijangkau oleh masyarakat pedesaan di Indonesia. Dilansir melalui data Water Facts Indonesia, lebih dari 17,000 desa-desa di Indonesia keterbatasan akses air bersih. Informasi ini didukung dengan penemuan 25 persen angka kematian pada anak di bawah usia 5 tahun disebabkan oleh penyakit diare yang bersumber dari keterbatasan air bersih dan sanitasi yang buruk. Melihat situasi yang mengkhawatirkan ini, EVOS dan Tirta Murni Nusantara berkolaborasi untuk membuat sebuah kampanye sosial dalam menggalang dukungan nyata dari EVOS Fams. Tujuan kolaborasi ini untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya akses air bersih, serta memberikan donasi dan membantu Tirta Murni Nusantara sebagai upaya mereka untuk menyediakan akses air bersih yang memadai bagi desa-desa di Indonesia yang masih mengalami keterbatasan. Di Kampanye kolaboratif ini, EVOS dan Tirta Murni Nusantara menyuarakan pesan #BirukanNusantara, sebuah semangat positif yang terpancar dari energi komunitas esports besar seperti EVOS Fams untuk bersinergi dan berkontribusi dalam membantu penanganan krisis akses air bersih yang dihadapi di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan kampanye ini dilakukan dalam bentuk penggalangan dana yang dimulai pada konten Live streaming bersama talenta dari EVOS yang telah dilaksanakan pada 11 Mei 2024 dan juga akan dilaksanakan kembali pada 19 Mei 2024 pada kanal YouTube: EVOS TV. Tony Tham, selaku Head of Commercial EVOS sampaikan antusiasmenya. Menurutnya, sebagai sebuah korporasi yang didominasi oleh generasi muda, tentunya kami ingin para audiens gamers dapat peduli terhadap isu-isu sosial. "EVOS sangat antusias untuk terlibat dalam upaya meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat Indonesia. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menggerakkan EVOS Fams dan masyarakat luas untuk turut serta dalam memperjuangkan hak dasar akan air bersih bagi semua orang," ujarnya. Yuliana, Program Director dari Tirta Murni Nusantara menimpali, kami sangat mengapresiasi dukungan dari EVOS untuk ikut berjuang bersama-sama dalam memberikan akses air bersih kepada masyarakat di daerah-daerah terpencil. "Kolaborasi ini membawa harapan baru bagi banyak orang untuk menyebarkan informasi lebih lanjut mengenai urgensi mendapatkan hak dasar mereka atas air bersih, khususnya kepada audiens muda seperti seperti audiens gaming," jelasnya. Kurun dua tahun terakhir, Tirta Murni Nusantara fokus pada perancangan dan juga akan melakukan implementasi, seperti renovasi toilet di sekolah-sekolah, pelatihan guru tentang sanitasi dan kesehatan air (WASH), serta program WASH untuk anak-anak. "Tidak hanya berfokus pada tahap donasi, kami berharap kampanye sosial ini dapat terus berlanjut pada tahap implementasi yang dapat menjadi penggerak berbagai institusi lain khususnya di ranah gaming untuk ikut berkontribusi . Pengadaan alat filter air bersih dalam implementasi nanti diharapkan dapat menjadi solusi bagi tim Tirta Murni Nusantara dalam mengatasi masalah akses air di desa-desa yang masih mengalami keterbatasan," kata Tony Tham. Temukan informasi lebih lanjut tentang kolaborasi dan mekanisme donasi untuk Tirta Murni Nusantara melalui kanal media sosial Instagram @evosesports dan @tirtamurninusantara. Yuk, mari kita Donasi sekarang untuk mewujudkan Air bersih untuk semua! #BirukanNusantara. Klik link berikut ini untuk donasi secara langsung [EVOS X Tirta Murni Nusantara] Kontak: Geraldy Justin Caesar [email protected] Yuliana [email protected]