Merawat

Sorotan terbaru dari Tag # Merawat

Merawat Tanaman Ketapang Bersama Poktan: AKP I Made: Jagung Pipil Tumbuh Presisi di Bathin Betuah Hukrim
Hukrim
Jumat, 17 Juli 2026 | 13:53 WIB

Merawat Tanaman Ketapang Bersama Poktan: AKP I Made: Jagung Pipil Tumbuh Presisi di Bathin Betuah

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Mandau dan jajaran, melalui Bhabinkamtibmas terus perkuat kolobarasi guna mewujudkan program Ketahanan Pangan (Ketapang) di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau. Sinergi mewujudkan program Ketapang tersebut Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah, Brigadir Maula Salsabila, S.H, bersama Kelompok Tani (Poktan) Rakyat Mandiri Bathin Betuah dengan melakukan pengecekan sekaligus perawatan tanaman jagung pipil usia tanam 25 hari, Selasa (14/7) lalu. Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran persnya, Jumat (17/7) siang, mengatakan perawatan program Ketahanan Pangan (Ketapang) jagung pipil di Desa Bathin Betuah perwujudan sekalogus bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat. "Kolaborasi pengolahan lahan tanaman jagung pipil dilaksanakan secara gotong royong melakukan pengecekan perkembangan tanaman di lahan perkebunan Kelompok Tani (Poktan) Rakyat Mandiri Desa Bathin Betuah," ujarnya. Menurut Kasi Humas Polsek Mandau, hasil dari pengecekan tanaman jagung pipil tersebut umur tanam 25 hati, tinggi baru 15 hingga 20 centimeter, bagian batang kokoh dan besar, daun berwarna hijau cerah, dan akar tertanam kokoh. "Pupuk yang digunakan agar tanaman jagung pipil tumbuh presisi jenis Fertiplus Harmoni berbentuk pupuk cair Dari Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar," jelasnya. Ketika melakukan perawatan tanaman jagung pipil, ucap Betty, personel Polsek Mandau, Polres Bengkalis, Polda Riau, bersama Kelompok Tani (Poktan) melakukan perawatan tanaman dengan memberi pupuk cair ketanaman. "Dengan kegiatan perawatan tanaman jagung pipil yang berlokasi di Desa Bathin Betuah Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, diharapkan tanaman tumbuh dan berkembang, serta hasil panen nanti memuaskan," imbuhnya. Kegiatan ini, tambah Betty, merupakan langkah nyata Polri dalam menjaga stabilitas, dan mendukung program Ketahanan Pangan (Ketapang) daerah.

Anak Usaha Astra Agro Pelalawan Seru Pentingnya Merawat Gambut dan Lingkungan Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 25 Februari 2025 | 19:42 WIB

Anak Usaha Astra Agro Pelalawan Seru Pentingnya Merawat Gambut dan Lingkungan

Pelalawan, katakabar.com- Lahan gambut memegang peranan penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem alam. Pada isu perubahan iklim, gambut berperan strategis untuk menjaga keberadaan carbon, habitat beberapa satwa liar sekaligus sebagai pengendali banjir. Mengingat pentingnya hal tersebut, PT Sari Lembah Subur (PT SLS), perusahaan perkebunan kelapa sawit group Astra Agro Lestari taja kegiatan edukasi bertajuk “Duta Sustainability” di Aula SMAN 1 Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya ekosistem gambut serta mengampanyekan gerakan pengurangan sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari. Kepala SMAN 1 Pangkalan Lesung, Rifa Suryasi, S.Pd mengatakan, kegiatan ini sangat positif sesuai dengan latar belakang siswa yang tinggal di sekitar area lahan gambut. Menurutnya, edukasi yang diberikan PT SLS menambah wawasan siswa, khususnya terhadap kegunaan dan pentingnya tanah gambut. “Dengan memahami sifat dan karakteristik tanah gambut, siswa-siswi diharapkan mampu memahami peruntukan dan cara mempertahankan kelestariannya,” terang Rifa.

Merawat Program Integrasi Sawit-Sapi di Kaur Sawit
Sawit
Senin, 13 November 2023 | 21:19 WIB

Merawat Program Integrasi Sawit-Sapi di Kaur

Bengkulu, katakabar.com - Dinas Pertanian Kabupaten Kaur bagikan sebanyak 3.000 dosis vaksin untuk menangkal penyakit Ludah Schaap (LSD) pada ternak sapi. Gerak cepat ini dilakukan lantaran 205 ekor sapi di Kaur sebelumnya sudah terinfeksi virus LSD. Kini pihak dinas tidak lagi melakukan monitoring kasus LSD lantaran semua sapi milik petani sawit sudah diberi vaksin. "Kita sudah tidak lagi memonitoring, sebab tidak ada penambahan kasus baru. Vaksinasi pada ternak sapi milik petani kelap sawit sudah semua dilakukan, sehingga sudah aman dari serangan LSD," ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kaur, Rakhmad Faja, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (13/11). Pemberian vaksin, kata Fajar, langkah preventif untuk mengendalikan penyebaran penyakit yang dapat merugikan integrasi sawit dan sapi di Kaur. Salah satu petani sawit di Desa Karangrejo, Kaur, Sumarni mengapresiasi gerak cepat pemerintah daerah menangkal virus LSD. "Saya merasa lega semua sapi sudah divaksin LSD," jelasnya. Petani sawit di berbagai desa yang ada di Kabupaten Kaur mengapresiasi respons cepat Dinas Pertanian. Petani lainnya, Sumarni, warga Desa Karangrejo merasa lega semua sapinya telah divaksin. "Saya merasa lega adanya vaksin ini. Ternak kami mudah-mudahan tetap sehat," harap Sumarni. Bupati Kaur, Lismidianto menuturkan, pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan dan perlindungan kepada masyarakat yang menjalankan program integrasi sawit-sapi. "Kesehatan hewan kunci keberlanjutan sektor peternakan. Kami terus berupaya memberikan dukungan dan perlindungan kepada para peternak agar mereka dapat melanjutkan usaha dengan aman dan produktif," imbuhnya.