Penghargaan
Sorotan terbaru dari Tag # Penghargaan
BLU Kemenkeu Raih Penghargaan Medbun Awards 2026 Berkat Komitmen Pemberdayaan UMKM Sawit
Medan, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai BLU Kemenkeu mendapatkan penghargaan “Excellence Institution in Empowering Micro, Small, and Medium Palm Oil Enterprises” di ajang Medbun Awards 2026. Penghargaan yang diberikan kepada BPDP bentuk apresiasi atas komitmen dan perannya dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah berbasis kelapa sawit di Indonesia. Penghargaan diberikan sebagai rangkaian kegiatan 4th Technology and Talent Palm Oil Mill Indonesia (TPOMI) 2026 yang digelar pada 9 Juli 2026 di Hotel Adi Mulia, Medan, Sumatera Utara. BPDP secara aktif dan konsisten mendukung tumbuhnya UMKM sawit yang inovatif, mandiri dan berkelanjutan, dengan selalu menyediakan berbagai program peningkatan kapasitas, fasilitasi promosi dan penguatan daya saing agar dapat menjadi UMKM yang naik kelas. Hingga Juni 2026 kegiatan Kerjasama UMKM BPDP telah mencapai 52 program kegiatan dengan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder mulai asosiasi Petani , Perguruan Tinggi, Kementerian, Media hingga pondok pesantren. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menyampaikan BPDP terus mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM), adopsi teknologi, serta percepatan hilirisasi industri kelapa sawit Indonesia menuju industri yang berdaya saing dan berkelanjutan agar kemudian UMKM juga memiliki produk-produk yang berkualitas. “Teknologi dan hilirisasi industri tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor pengolahan skala besar, tetapi harus membuka peluang bagi UMKM untuk menghasilkan produk-produk inovatif berbasis kelapa sawit yang memiliki nilai tambah dan daya saing,” ujar Helmi U8sungt tema “Updating Technology & Talent Palm Oil Mill and Downstream” dengan subtema “Hilirisasi Komoditi Perkebunan Menuju Sawit Pilar Indonesia Emas 2045”, TPOMI 2026 menjadi wadah strategis yang mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku industri dan UMKM, praktisi, serta penyedia teknologi untuk mendiskusikan berbagai inovasi dan tantangan dalam pengembangan industri pengolahan kelapa sawit nasional. Melalui booth pameran BPDP dalam TPOMI 2026, para pengunjung memperoleh informasi program pengembangan UMKM, promosi komoditas perkebunan serta informasi mengenai hilirisasi yang dapat menjadi peluang usaha. Pengunjung juga memperoleh informasi mengenai berbagai produk turunan kelapa sawit beserta potensi pengembangannya sebagai bagian dari upaya mendorong tumbuhnya wirausaha berbasis komoditas perkebunan diantaranya kepala, kelapa sawit dan kakao. TPOMI digelar selama 3 hari yang mana peserta dapat mengikuti konferensi, seminar teknis, diskusi panel, serta pameran teknologi yang menampilkan berbagai inovasi di bidang pengolahan kelapa sawit, digitalisasi industri, otomatisasi berbagai Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT), efisiensi energi, hingga solusi perangkat lunak untuk mendukung operasional pabrik kelapa sawit.
Promosi Hilirisasi Komoditas Perkebunan, BPDP Sabet Penghargaan PENAS XVII 2026
Gorontalo, katakabar.com - Seorang petani sawit dan kelapa dari Kabupaten Powohatu Gorontalo, Iradat, tampak serius simak poster hilirisasi komoditas kelapa pada stand Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di gelaran Pameran Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII 2026. “Di daerah kami banyak produksi kelapa, tetapi yang dimanfaatkan baru buahnya saja. Sedang sabuk, tempurung, dan produk samping lainnya hanya menjadi limbah yang belum dimanfaatkan,” tutur Iradat. “Dengan informasi yang disampaikan pada stand BPDP ini, saya jadi tahu begitu banyak produk-produk hilir yang dapat dibuat dari produk Kelapa, turunan, dan produk sampingannya, yang dapat dibuat pada skala usaha kecil dan petani," cerita Iradat. Pameran PENAS XVII 2026 diselenggarakan pada 20 hingga 25 Juni 2026 di Komplek Kawasan Stadion GOR David Tony Desa Honggaula, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, usung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan". Pameran PENAS XVII 2026 bagian dari rangkaian kegiatan PENAS XVII 2026 yang acara puncaknya dihadiri langsung Presiden RI, H Prabowo Subianto pada 24 Juni 2026. Pertemuan akbar ini dihadiri sekitar 50 ribu peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari petani dan nelayan, pemerintah daerah, organisasi terkait, hingga para pelaku sektor pertanian dan pangan yang berasal dari seluruh Indonesia. Stand BPDP menyuguhkan berbagai informasi antara lain Program Layanan BPDP, Hilirisasi komoditas Sawit, Kelapa, dan Coklat, serta Manfaat Kelapa Sawit dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. BPDP juga menghadirkan perwakilan 2 (dua) koperasi petani sawit yang menampilkan produk-produk UMKM berbahan baku sawit, turunan, dan produk sampingnya. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah, mengatakan kehadiran BPDP dalam pameran ini sebagai wujud kontribusi komoditas perkebunan dalam mendukung ketahanan pangan. “Indonesia telah lama mencapai swasembada minyak nabati dari minyak sawit. Sekitar 40% hasil produksi minyak sawit digunakan untuk konsumsi dalam negeri termasuk untuk pangan, sehingga kita tidak perlu lagi mengimpor minyak nabati untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat dalam negeri,” kata Helmi. “Bahkan, hasil produksi minyak sawit kita diekspor ke berbagai negara di dunia untuk memenuhi kebutuhan minyak nabati masyarakat dunia,” ucapnya. Selain pemanfaatan untuk pangan, Helmi Muhansah, mengatakan produk perkebunan dan turunannya dapat juga diproduksi pada skala UMKM menjadi beragam produk kebutuhan masyarakat. “BPDP menghadirkan dua koperasi petani sawit yang memproduksi produk UMKM berbahan baku sawit. Kedua koperasi ini yakni Koperasi Sawit Setara dan Koperasi Agribisnis Jaya Indonesia (KAJI), telah bermitra dengan BPDP melalui program pemberdayaan UMKM perkebunan, dan telah menghasilkan beragam produk UMKM berbahan baku sawit sebagaimana yang ditampilkan dalam stand ini," sebut Helmi. BPDP Raih Penghargaan Stand BPDP yang dikunjungi ratusan petani, nelayan, dan masyarakat umum meraih penghargaan Pameran Penas XVII 2026 sebagai Juara II kategori Kementerian/Lembaga/BUMN/BUMD/Swasta. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Panitia Penas XVII 2026 kepada perwakilan BPDP, Analis Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM Anwar Sadat, pada kegiatan penutupan pameran PENAS XVII 2026 di Taman Budaya Limboto pada Rabu (24/6) lalu. Kegiatan penutupan dihadiri Pemerintah Provinsi Gorontalo, Bupati Kabupaten Limboto, Pimpinan Daerah Kabupaten se Gorontalo, Ketua Umum Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA), Petani dan Nelayan peserta PENAS XVII 2026, Peserta Pameran, perwakilan Sponsor, serta masyarakat kabupaten Limboto. Ketua Koperasi KAJI, Sulaiman A. Loeloe, mengucapkan kegembiraannya bisa berpartisipasi dalam stand BPDP pada perhelatan Penas kali ini. Sulaiman mengatakan mereka membawa banyak produk UMKM berbahan baku sawit yang ditampilkan pada kegiatan ini. “Produk kami antara lain kopi dengan krimer sawit, minuman jahe dengan gula aren kelapa dan krimer sawit, coklat yang diproduksi dari minyak goreng sawit, dan beberapa produk makanan lainnya. Alhamdulillah dengan display ini, bisa berkontribusi terhadap capaian stand BPDP,” beber Sulaiman. Pengurus Koperasi Sawit Setara Reskita Sawitri menyampaikan hal yang sama. Rezkita mengatakan Koperasi Sawit Setara menampilkan produk kerajinan lidi sawit, parfum berbahan baku sawit, sabun, kopi krimer sawit, dan pupuk organik dari tandan kosong sawit. “Kami mengapresiasi undangan BPDP untuk berpatisipasi di pameran ini. Pada event ini bisa bertemu dengan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia, dan beberapa diantara yang mengunjungi stand BPDP juga adalah petani sawit, kelapa, dan kakao,” terang Reskita. Di antara pengunjung stand BPDP juga nampak Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI Fadel Muhammad, dan beberapa Kepala Daerah (Gubernur/Bupati) peserta Penas XVII 2026. Keikusertaan BPDP pada pameran Penas XVII 2026 merupakan bentuk dukungan bagi peningkatan kesejahteraan petani, pemberdayaan Koperasi dan UMKM, serta mempromosikan manfaat komoditas perkebunan bagi masyarakat.
Sawit Nusantara Award 2026 Segera Hadir, SawitPRO Siapkan Ajang Penghargaan Terakbar di Indonesia
Pekanbaru, katakabar.com - SawitPRO menghadirkan Sawit Nusantara Award 2026, ajang apresiasi dan kolaborasi bagi pelaku industri sawit Indonesia. Acara ini akan mempertemukan petani, koperasi, perusahaan perkebunan, supplier TBS, pabrik kelapa sawit, akademisi, pemerintah, komunitas, media, influencer, hingga tokoh sawit nasional dalam ruang diskusi, networking, dan penghargaan. Rangkaian acara akan digelar di empat kota, yakni Jambi pada 12 Juli 2026 di Yello Hotel Jambi, Padang pada 16 Juli 2026 di Hotel Mercure Padang, Medan pada 20 Juli 2026 di Selecta Ballroom, dan Pekanbaru pada 24 Juli 2026 di The Premiere Hotel Pekanbaru. Melalui acara ini, SawitPRO ingin memperkuat kolaborasi lintas ekosistem sawit, mendorong pertukaran wawasan, serta memberikan apresiasi kepada individu maupun organisasi yang berkontribusi terhadap kemajuan industri sawit Indonesia. Sawit Nusantara Award 2026 juga menyiapkan total hadiah emas hingga 700 gram bagi peserta dan pihak yang berpartisipasi. Pekanbaru, 1 Juli 2026, SawitPRO resmi menghadirkan Sawit Nusantara Award 2026, sebuah ajang apresiasi dan kolaborasi yang mempertemukan berbagai pelaku penting dalam ekosistem sawit Indonesia. Acara ini menjadi ruang bagi petani, koperasi, perusahaan perkebunan, mitra industri, akademisi, pemerintah, komunitas, hingga pelaku usaha di sektor agribisnis untuk saling bertemu, berbagi wawasan, memperluas jaringan, dan merayakan kontribusi bagi kemajuan industri sawit nasional. Di balik setiap kebun sawit yang produktif, terdapat peran besar dari berbagai pihak yang terus bekerja, berinovasi, dan beradaptasi menghadapi perkembangan industri. Melalui Sawit Nusantara Award 2026, SawitPRO ingin menghadirkan momentum untuk memberikan apresiasi kepada insan dan organisasi yang telah berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan industri sawit Indonesia. “Sawit Nusantara Award 2026 kami hadirkan bukan hanya sebagai ajang penghargaan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi bagi seluruh pelaku industri sawit. Kami percaya bahwa kemajuan industri sawit Indonesia membutuhkan sinergi antara petani, koperasi, pelaku usaha, pemerintah, akademisi, komunitas, dan mitra industri,” ujar Diba Eriestantia, Campaign Tim SawitPRO. Sawit Nusantara Award 2026 akan menghadirkan berbagai agenda, mulai dari sesi diskusi, talkshow bersama praktisi dan agronomis, pengenalan inovasi serta teknologi terbaru di sektor perkebunan, networking antar pelaku industri, hingga pemberian penghargaan kepada individu maupun organisasi yang dinilai memberikan dampak positif bagi industri sawit Indonesia. Acara ini terbuka bagi berbagai pihak yang memiliki perhatian dan kontribusi terhadap industri sawit, termasuk petani kelapa sawit, koperasi dan kelompok tani, pelaku usaha perkebunan, supplier TBS, pabrik kelapa sawit, mitra industri, Toko Tani, akademisi, mahasiswa, komunitas, media, influencer sawit, serta tokoh sawit nasional. Rangkaian Sawit Nusantara Award 2026 akan diselenggarakan di empat kota utama, yakni: Jambi — 12 Juli 2026, Yello Hotel Jambi Padang — 16 Juli 2026, Hotel Mercure Padang Medan — 20 Juli 2026, Selecta Ballroom Pekanbaru — 24 Juli 2026, The Premiere Hotel Pekanbaru Setiap acara akan berlangsung pada pukul 18.00–21.00 WIB dan menghadirkan suasana pertemuan yang dirancang untuk mendorong diskusi, pertukaran pengalaman, dan terbukanya peluang kolaborasi baru di sektor sawit. Dalam penyelenggaraan tahun ini, SawitPRO juga menyiapkan sejumlah kategori penghargaan yang mencakup kategori mitra dan peserta umum. Kategori tersebut meliputi penghargaan untuk supplier TBS dengan pengiriman terbanyak secara nasional, supplier TBS dengan pengiriman terbanyak per area, Toko Tani berprestasi, petani berprestasi, perkebunan transformasi digital, perkebunan berkelanjutan, influencer sawit paling berpengaruh, perempuan inspiratif di industri sawit, serta pabrik dengan penerimaan supplier TBS terbanyak. Kehadiran dalam Sawit Nusantara Award 2026 tidak dipungut biaya. Namun, untuk menjaga kualitas interaksi dan kenyamanan selama acara berlangsung, jumlah peserta akan disesuaikan dengan kapasitas yang tersedia. Calon peserta diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu, kemudian tim SawitPRO akan melakukan proses verifikasi dan menghubungi peserta terpilih untuk menerima undangan resmi. Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta dan pihak yang berpartisipasi dalam rangkaian acara ini, Sawit Nusantara Award 2026 juga menyiapkan total hadiah emas hingga 700 gram.
Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke 80 Polda Riau, Borong Dua Penghargaan
Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti ukir prestasi membanggakan pada rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke 80 Tahun 2026. Di acara syukuran yang digelar Polda Riau di Markas Polda Riau, Kamis (2/7), Polres Kepulauan Meranti berhasil memborong dua penghargaan sekaligus sebagai bukti keberhasilan berbagai program pembinaan masyarakat yang dijalankan. Prestasi tersebut diraih setelah Polres Kepulauan Meranti sukses menjadi Juara I Lomba Tiga Pilar dan Juara III Lomba Kampung Anti Narkoba tingkat Polda Riau. Raihan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran Polres Kepulauan Meranti sekaligus menunjukkan komitmen kepolisian dalam membangun kemitraan dengan masyarakat. Prosesi penyerahan penghargaan dilaksanakan usai rangkaian iring-iringan Pataka "Tuah Sakti Hamba Negeri" yang dimulai dari Bundaran Tugu Keris Pekanbaru dan berakhir di Mapolda Riau. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri Pelaksana Tugas Gubernur Riau, unsur Forkopimda Provinsi Riau, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, serta perwakilan perusahaan swasta. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih jajarannya. Menurutnya, dua penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama, dedikasi, dan semangat seluruh personel yang terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat. "Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh personel Polres Kepulauan Meranti beserta dukungan pemerintah daerah dan masyarakat. Keberhasilan ini bukanlah milik satu orang, melainkan hasil kolaborasi yang telah dibangun bersama dalam mewujudkan program-program kepolisian yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar AKBP Aldi Alfa Faroqi. Ia menambahkan, keberhasilan menjadi juara dalam Lomba Tiga Pilar mencerminkan kuatnya koordinasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan unsur TNI dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Sementara prestasi pada Lomba Kampung Anti Narkoba menjadi bukti keseriusan Polres Kepulauan Meranti dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika hingga ke tingkat desa. Kapolres Tanah Jantan ini berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif. "Semangat Hari Bhayangkara ke 80 harus menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap sinergi yang telah terbangun semakin kuat sehingga berbagai program kepolisian dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kepulauan Meranti," ucapnya. Keberhasilan memborong dua penghargaan pada ajang bergengsi tingkat Polda Riau tersebut semakin mengukuhkan kiprah Polres Kepulauan Meranti sebagai salah satu satuan wilayah yang mampu menghadirkan inovasi, dan membangun kolaborasi yang baik dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai program pembangunan di daerah.
Mantap! Bank BRI Cabang Duri Raih Penghargaan Dari KPNL Dumai
Duri, katakabar.com - Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, kembali meraih prestasinya, dan menerima Piagam Penghargaan Seroja Awards 2026 tersebut dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Kota Dumai. Penghargaan tersebut diterima saat Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Dumai gelar kegiatan Forum Konsultasi Publik dan Seroja Awards KPKNL Dumai Tahun 2026 di Ballroom The Zuri Hotel Dumai. Kegiatan dihadiri Pemerintahan Kota (Pemko) Dumai, sejumlah instansi BUMN, serta mitra kerja wilayah Dumai, mitra kerja dari Bengkalis, mitra kerja dari Siak, mitra dari Rokan Hilir, Bank BRI Selatpanjang serta mitra kerja dari Kabupaten Kepulauan Meranti Riau. Setelah menerima Piagam Penghargaan Seroja Awards 2026 dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Dumai, Branch Office Bank Rakyat Indonesia Cabang Duri, Eka Marvianda, melalui keterangan resmi kepada wartawan, Kamis (2/7), menyampaikan rasa syukur aktivitas Bank BRI Duri telah dirasakan kemudahan bertransaksi oleh segenap masyarakat Kota Duri untuk mendongkrak ekonomi di akar rumput. "Penghargaan Prestasi Seroja Awards 2026 ini didapatkan tidak terlepas dari atas hasil kerja keras seluruh karyawan pegawai Bank BRI Cabang Duri yang di apresiasi langsung oleh KPKNL Dumai, Prestasi ini bukan sebuah kebanggaan semata, tetapi harus menjadi cambuk motivasi bagi seluruh insan BRI Cabang Duri untuk lebih lagi meningkatkan profesionalismenya serta harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Duri dalam meningkatkan transaksi di akar rumput," tuturnya. Melalui penghargaan ini, kata Eka, menjadi bukti telah terjalin kolaborasi, dan komunikasi yang sinergi baik antara Bank BRI Duri dengan KPKNL Dumai dalam mendukung pelayanan publik yang transparan, akuntabel, serta berintegritas. Kepala Kantor KPKNL Dumai mengucapkan selamat kepada Bapak Pandu dari selat panjang, Bapak Eka Marvianda dari Bank BRI Cabang Duri, Bapak Syaharizan Dumai telah meraih prestasi Piagam Penghargaan Seroja Awards 2026 dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai. "Selmat kepada beberapa Kantor Cabang Bank BRI di wilayah Riau Pesisir sudah meraih prestasi Piagam Penghargaan Seroja Awards 2026 dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai," sebut Kepala Kantor KPKNL Dumai.
Rekor Spektakuler! PPID Rohul Pertahankan Predikat Informatif Borong Tiga Penghargaan di KI Award Riau 2025
Pasur Pengaraian, katakabar.com - Transparansi bukan sekadar kata, melainkan bukti nyata terus ditorehkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu. Di ajang bergengsi KI Award Riau 2025 yang digelar Komisi Informasi Provinsi Riau, nama Rokan Hulu kembali bersinar terang. Tidak hanya satu, tetapi tiga penghargaan prestisius berhasil diboyong pulang. Hal ini membuktikan konsistensi dalam keterbukaan informasi publik adalah prioritas utama di "Negeri Seribu Suluk". Puncak kebanggaan diraih oleh PPID Utama Kabupaten Rokan Hulu yang berhasil mempertahankan gelar "Kabupaten Informatif" untuk yang kelima kalinya secara berturut-turut. Sebuah rekor yang luar biasa, menunjukkan standar tinggi yang diterapkan tidak pernah turun, melainkan terus dijaga dan ditingkatkan dari tahun ke tahun. Penghargaan ini diserahkan langsung Komisioner Komisi Informasi Provinsi Riau, dan diterima dengan penuh rasa syukur Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rokan Hulu, Suharman, S.Pi., M.M., didampingi oleh Kepala Bidang IKP, Dr. Rudy Fadrial, S.Sos., M.Si. Predikat "Informatif" adalah kategori tertinggi yang diberikan kepada badan publik yang dinilai berhasil mengimplementasikan Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dengan optimal, transparan, dan akuntabel. Tetapi, prestasi gemilang ini tidak berhenti di tingkat kabupaten. Semangat keterbukaan ini ternyata telah meresap hingga ke akar rumput dan lembaga kemasyarakatan. PPID Desa Pematang Berangan kembali membuktikan eksistensinya dengan meraih penghargaan "PPID Pemerintah Desa Informatif" untuk ketiga kalinya. Penghargaan ini diterima Rusdi Hidayatullah, S.KM., M.M.. Sementara, BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu juga turut mengharumkan nama daerah dengan menyabet penghargaan "Badan Publik Menuju Informatif", yang diterima langsung Ketua BAZNAS Rokan Hulu, H. Baihaqy Addhuha, Lc., M.H.. Dengan raihan ini, total tiga piala bergilir berhasil dibawa pulang, menjadi bukti sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, desa, dan lembaga publik lainnya. Mendengar kabar membanggakan ini, Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M., saat itu sedang berada di sela-sela kegiatan di Pekanbaru, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Bagi Anton, penghargaan ini bukan milik satu orang, melainkan milik seluruh elemen yang telah bekerja keras membangun budaya transparansi di Rohul. "Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen pemerintahan dan badan publik di Kabupaten Rokan Hulu. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kominfo selaku PPID Utama, seluruh PPID Pelaksana, Pemerintah Desa Pematang Berangan, serta BAZNAS yang telah menunjukkan komitmen kuat," ujar Anton. Kepala Diskominfo, Suharman, menimpali penghargaan ini menjadi bahan bakar semangat untuk terus berinovasi. "Predikat Informatif yang berhasil dipertahankan untuk kelima kalinya merupakan bukti komitmen bersama dalam menghadirkan pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," tegasnya. Keberhasilan ini semakin mempertegas posisi Rokan Hulu sebagai salah satu daerah terdepan di Provinsi Riau dalam hal keterbukaan informasi. Di tengah tantangan zaman, Rokan Hulu membuktikan pemerintahan yang bersih, jujur, dan akuntabel bukan sekadar wacana, melainkan kenyataan yang terus diwujudkan setiap hari.
Bupati Syah Afandin Terima Penghargaan Pelestarian Bahasa Daerah dari Kemendikdasmen
Bupati Langkat H. Syah Afandin menerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 di Depok, Jawa Barat, Senin (25/5/2026).
Dibalik Penghargaan Nasional Ada Derita Warga Cium Busuk Air Comberan dan Resah Jalan Berlubang
Bengkalis, katakabar.com - Wisma Sri Mahkota nun jauh di pulau seberang, Bengkalis, saksi bisu Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso serahkan Penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 kepada Bupati Bengkalis, Kasmarni, Selasa (28/4) lalu. Penghargaan tersebut sebelumnya diterima Wakil Bupati Bengkalis saat mewakili Bupati Bengkalis di kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang digelar di Palembang, Sabtu (25/4) lalu. 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis di pergelaran tersebur meraih Juara III kategori penurunan kemiskinan dan stunting. Dilihat dari gambar yang diunggah di website Diskominfotik Bengkalis, raut wajah Bupati Bengkalis, Kasmarni dan Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso tersenyum bahagai sambil memegang perhargaan total Rp1 miliar. Tetapi di sisi lain, Air Comberan meluber ke jalan, dan aspal hotmix ruas Jalan Jenderal Sudirman, yang berada persis diapit Jalan Sejahtera dan Simpang Babussalam Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis jadi saksi bisu derita masyarakat, khususnya warga sekitar, dan pengendara roda dua dan roda empat yang melintas setiap hari. Raut wajah warga sekitar, dan pengendara terlihat tersenyum murung mencium bau busuk, dan dahi mengkerut menginjak dalam-dalam pedal rem kenderaan saat melintas di ruas aspal homix jalan berlubang. Wakil Bupati Bengkalis, H Bagus Santoso tanpa beban menyampaikan secara singkat penghargaan ini hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat Kabupaten Bengkalis. Sedang, Bupati Bengkalis, Kasmarni, mengucapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan penghargaan ini menjadi bukti nyata dari keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menjalankan program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Sontak, sejumlah netizen di facebook bereaksi dan pertanyakan apakah Pemkab Bengkalis sudah serius membangun struktur dan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Bengkalis, khususnya di daerah Duri, yakni air comberan meluber ke badan jalan lantaran parit (drainase) tersumbat menjadi pemicu ruas jalan protokol rusak berat sudah bertahun lamanya belum juga ada upaya perbaikan dari pemerintah melalui dinas terkait. Selain itu, pot-pot bunga rusak ditabrak ragam kenderaan yang mengalami laka lantas di sepanjang Jalan Hang Tuah. Kini pot-pot bunga rata dengan median jalan (pulau jalan), lagi-lagi belum ada upaya perbaikan. Apalah artinya bangga dengan prestasi yang diraih jika dibalik prestasi tersebut masyarakat menderita disebabkan cerita lama dan usam harusnya bisa dibenahi dan diperbaiki tidak perlu berbagai alasan klasik yang membikin logika dan nalar berperang dengan nurani sebagai pelayan yang diberi kepercayaan oleh masyarakat.
Syah Afandin Bawa Langkat Raih Penghargaan Nasional Pembangunan Keluarga Berkualitas
Langkat, Katakabar.com - Komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam membangun sumber daya manusia (SDM) dan keluarga berkualitas kembali mendapat pengakuan dari pemerintah pusat. Kabupaten Langkat berhasil meraih penghargaan atas keberhasilannya dalam penyusunan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas tingkat kabupaten/kota tahun 2026.
Ungkap Kasus Gajah hingga Narkoba, Total 161 Personel dan Warga Terima Penghargaan Polda Riau
Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau memberikan penghargaan kepada 161 kepada personel kepolisian dan masyarakat atas kontribusi pengungkapan berbagai kasus, mulai dari perburuan gajah liar hingga narkotika, dan illegal logging. Total 52 personel menerima Pin Emas dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, sedang sebanyak 33 personel lainnya dianugerahi Pin Perak. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan dalam mengungkap kasus perburuan gajah liar di Riau. Tidak hanya itu, 76 penerima lainnya terdiri dari personel kepolisian, warga sipil, karyawan, hingga sekuriti. Seluruh penghargaan diserahkan saat upacara di halaman Mapolda Riau, Rabu (1/4). Kapolda Riau, Hery Heryawan, mengatakan penghargaan ini tindak lanjut arahan Kapolri agar apresiasi tidak hanya diberikan kepada anggota kepolisian, tetapi masyarakat yang turut membantu pengungkapan kasus. “Penerima penghargaan bukan hanya anggota Polda Riau dan jajaran, tetapi juga dari masyarakat, dokter, sekuriti, perusahaan, dan semua pihak yang mendukung pengungkapan kasus penting,” ujarnya. Ia menegaskanpenghargaan diberikan kepada mereka yang dinilai berprestasi dan memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. Menurutnya, selain kasus perburuan gajah, penghargaan juga diberikan atas pengungkapan kasus narkotika dan illegal logging. Hal ini mencerminkan komitmen Polda Riau dalam memberikan perlindungan tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga terhadap lingkungan dan satwa. Adapun rincian penerima penghargaan dari Kapolda Riau di antaranya 20 personel Ditresnarkoba yang berhasil mengungkap penyelundupan heroin, 4 personel Ditlantas yang menyelamatkan masyarakat dari kondisi gagal ginjal, 23 personel Polres Rokan Hilir dalam pengungkapan kasus sabu, serta 15 personel Polres Indragiri Hulu terkait kasus illegal logging. Penghargaan juga diberikan kepada tujuh atlet yang berlaga di ajang Piala Kemenpora, seorang sekuriti yang menyelamatkan mahasiswi UIN Suska, dua personel BBKSDA Riau, dua karyawan Telkomsel, serta dua orang informan. Kapolda menegaskan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Tetapi, ia juga mengingatkan akan pentingnya menjaga integritas. “Jika ada yang melakukan pelanggaran atau merusak marwah institusi, tentu akan kita tindak tegas,” tegasnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada media yang selama ini turut mengawasi dan menyebarkan informasi positif, serta memberikan masukan kepada Polda Riau. “Semoga kehadiran kita semua dapat memberikan manfaat bagi sesama, lingkungan, dan alam yang selama ini menjadi sumber kehidupan,” sebutnya.