Perluas
Sorotan terbaru dari Tag # Perluas
Bittime Perluas Akses Futures Lewat Program Position Boost
Jakarta, katakabar.com - Bittime Futures, platform futures Bittime yang memungkinkan pengguna mengambil posisi saat harga aset kripto bergerak naik maupun turun, menghadirkan program Bittime Futures Position Boost sebagai bagian dari upaya memperkenalkan fitur futures kepada pengguna. Bittime Futures, platform futures Bittime yang memungkinkan pengguna mengambil posisi saat harga aset kripto bergerak naik maupun turun, menghadirkan program Bittime Futures Position Boost sebagai bagian dari upaya memperkenalkan fitur futures kepada pengguna. Program yang berlangsung pada 15 hingga 29 September 2026 ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk memperoleh Position Experience Coupon hingga 5.000 USDT, sekaligus memperkenalkan fitur Futures Bittime kepada lebih banyak pengguna. Melalui instrumen futures, pengguna dapat menyesuaikan strategi dengan pandangan mereka terhadap kondisi pasar, dengan tetap mempertimbangkan risiko yang melekat pada perdagangan derivatif. “Kami melihat trader memiliki kebutuhan yang berbeda dalam menghadapi berbagai kondisi market. Melalui Bittime Futures Position Boost, kami ingin membantu pengguna mengenal dan memahami fitur Futures Bittime serta cara kerjanya. Program ini juga menjadi bagian dari upaya kami memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi pengguna dalam memahami instrumen futures dan risikonya,” kata Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime. Program Position Boost memiliki dua mekanisme utama, yaitu Bonus Pengguna Baru dan Trading Volume Ladder. Pengguna baru yang menyelesaikan proses KYC selama periode campaign dapat memperoleh Position Experience Coupon senilai 100 USDT, dengan memenuhi ketentuan deposit dan penggunaan akun Futures sesuai dengan syarat program. Sementara, melalui Trading Volume Ladder, pengguna dapat memperoleh coupon berdasarkan akumulasi volume trading Futures selama periode campaign. Besaran coupon meningkat mengikuti volume trading yang dicapai. Pengguna dengan volume trading minimal 100 USDT berkesempatan memperoleh coupon sebesar 25 USDT, sementara volume trading yang lebih tinggi akan memberikan coupon yang lebih besar. Reward meningkat secara bertahap hingga 5.000 USDT bagi pengguna yang mencapai akumulasi volume trading sebesar 1 juta USDT selama periode program, sesuai ketentuan yang berlaku. Perhitungan volume trading dilakukan melalui beberapa checkpoint selama campaign berlangsung. Pada setiap checkpoint, pengguna dapat memperoleh reward berdasarkan tier baru yang dicapai dan dikurangi dengan reward yang telah diterima sebelumnya. Dengan mekanisme tersebut, besaran coupon yang diterima mengikuti perkembangan volume trading pengguna selama periode program. Position Experience Coupon merupakan kupon yang dapat digunakan untuk aktivitas posisi Futures sesuai dengan ketentuan program. Coupon bukan merupakan uang tunai, saldo akun, maupun Futures Trial Funds. Pengguna juga perlu memperhatikan masa berlaku coupon serta ketentuan penggunaan posisi yang berlaku. Bittime mengingatkan perdagangan Futures memiliki risiko, terutama karena volatilitas pasar dan penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan maupun kerugian. Trader perlu mempertimbangkan ukuran posisi, tingkat leverage, dan potensi likuidasi sebelum melakukan transaksi. “Kami ingin pengguna tidak hanya aktif bertransaksi, tetapi juga memahami instrumen yang mereka gunakan. Melalui Position Boost, pengguna bisa mendapatkan pengalaman langsung dalam menggunakan fitur Futures sekaligus memahami bagaimana instrumen ini bekerja dalam kondisi pasar yang berbeda,” tambah Ryan. Informasi lengkap mengenai mekanisme dan ketentuan program tersedia melalui halaman resmi Bittime.
BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus perluas sosialisasi Program KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada masyarakat dari berbagai latar belakang dan profesi. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai akses pembiayaan rumah subsidi sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat memiliki rumah pertama. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai kanal dan kegiatan, baik secara langsung maupun daring, dengan menjangkau ASN, pegawai instansi pemerintah, pekerja swasta, komunitas, pelaku usaha, hingga masyarakat umum. Melalui kegiatan tersebut, BP Tapera memberikan informasi mengenai persyaratan KPR Sejahtera FLPP, manfaat program, pilihan rumah subsidi, simulasi pembiayaan, hingga mekanisme pengajuan melalui bank penyalur. Salah satu kegiatan sosialisasi terbaru dilaksanakan di Pelataran Makam Proklamator RI, Mohammad Hatta, Jakarta Selatan, Selasa (15/9) lalu, yang menyasar PJLP dan PPSU Petugas TPU Tanah Kusir. Kegiatan ini tindak lanjut kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam rangkaian kegiatan Hari Perumahan Nasional (HAPERNAS) 2026, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai akses pembiayaan rumah pertama melalui Program KPR Sejahtera FLPP. Sosialisasi diikuti sekitar 210 peserta, yang terdiri atas PJLP dan PPSU Kecamatan Kebayoran Lama, perawat makam, serta ASN Suku Dinas Pertamanan. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 20 calon debitur juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti dialog dan berdiskusi secara langsung mengenai peluang memperoleh pembiayaan rumah subsidi. Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menjelaskan Program KPR Sejahtera FLPP dirancang untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin memiliki rumah pertama. Program tersebut memberikan sejumlah kemudahan, antara lain suku bunga tetap, cicilan tetap, uang muka ringan, serta pilihan tenor pembiayaan hingga maksimal 40 tahun sesuai ketentuan yang berlaku. Penerima manfaat dapat berasal dari masyarakat dengan penghasilan tetap maupun tidak tetap selama memenuhi persyaratan program. “Semua orang bisa punya rumah. Karena itu, kami mengajak masyarakat yang sampai saat ini masih tinggal dengan cara mengontrak atau belum memiliki rumah untuk mulai mencari informasi dan menghitung kemampuan. Jangan menunggu sampai merasa penghasilan sudah sangat besar. Program FLPP hadir untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan agar dapat memiliki rumah pertama dengan pembiayaan yang lebih terjangkau,” ujar Heru. Upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai program FLPP juga telah dilakukan BP Tapera melalui berbagai kegiatan di sejumlah daerah dan komunitas. Sosialisasi antara lain dilakukan secara daring bersama ASN Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, sosialisasi kepada pegawai Pengadilan Negeri Batam, ATR/BPN Batam, Universitas Islam Indonesia, pegawai Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), serta pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah. BP Tapera juga memanfaatkan berbagai kegiatan publik untuk membuka akses informasi secara langsung kepada masyarakat melalui open booth dan sosialisasi. Kegiatan tersebut antara lain dilaksanakan pada Muktamar NU ke 35, Danantara Housing Expo, kegiatan HIPPINDO, Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE), serta open booth dan sosialisasi di Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB. Sosialisasi daring juga dilakukan bersama Gojek dan pegawai Bank Mandiri, serta berbagai kegiatan lainnya. Beragam kegiatan tersebut menjadi sarana bagi BP Tapera untuk mendekatkan informasi program perumahan kepada masyarakat sekaligus memberikan kesempatan bagi calon penerima manfaat untuk mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai akses pembiayaan rumah subsidi. Heru menambahkan, akses terhadap informasi menjadi langkah awal yang penting sebelum masyarakat mengajukan KPR subsidi. Masyarakat dapat mencari informasi mengenai rumah subsidi melalui SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang) yang dapat diakses melalui situs sikumbang.tapera.go.id. Melalui SiKumbang, masyarakat dapat mencari rumah subsidi berdasarkan wilayah lokasi. Pengguna dapat memilih provinsi dan kabupaten/kota untuk melihat pilihan rumah subsidi yang tersedia. BP Tapera juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya melihat informasi secara daring, tetapi melakukan kunjungan langsung ke lokasi perumahan untuk memastikan kondisi rumah, akses air, listrik, serta lingkungan hunian sebelum mengambil keputusan. Selain melalui SiKumbang, masyarakat juga dapat memanfaatkan Tapera Mobile untuk memperoleh informasi rumah, melakukan simulasi, serta mendapatkan akses pengajuan KPR subsidi FLPP. “Kami juga mengajak masyarakat untuk mengunduh Tapera Mobile. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat lebih mudah mencari informasi rumah subsidi, melakukan simulasi, dan mendapatkan informasi mengenai proses pengajuan KPR FLPP. Jadi, tidak perlu bingung harus mulai dari mana. Mulai saja dari genggaman, cari rumahnya, hitung kemampuannya, kemudian konsultasikan pengajuannya dengan bank penyalur,” jelas Heru. Hingga 15 September 2026, realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP secara nasional telah mencapai 148.712 unit rumah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp18,50 triliun. Capaian tersebut merupakan bagian dari target penyaluran FLPP tahun 2026 sebanyak 350.000 unit rumah. Dari sisi jenis hunian, program FLPP tidak hanya menyediakan pilihan rumah tapak, tetapi juga memberikan alternatif rumah susun (rusun). Kehadiran skema pembiayaan rumah susun menjadi semakin relevan bagi masyarakat yang bekerja di kawasan perkotaan, termasuk Jakarta, yang menghadapi tantangan keterbatasan lahan dan tingginya harga hunian. Rusun Menjadi Alternatif Buat Pekerja di Perkotaan Kebutuhan terhadap hunian yang dekat dengan lokasi pekerjaan menjadi salah satu tantangan utama masyarakat perkotaan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Statistik Perumahan 2026, persentase backlog kepemilikan rumah atau backlog 1 di DKI Jakarta mencapai 39,36 persen pada 2026. Secara nasional, backlog 1 tercatat sekitar 9,29 juta rumah tangga atau 12,39 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan hunian di Jakarta tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan rumah, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat memperoleh hunian yang berada dalam jangkauan kemampuan finansial dan relatif dekat dengan pusat kegiatan ekonomi. Karena itu, rumah susun menjadi salah satu alternatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang bekerja di kota. Pemerintah juga terus mendorong pengembangan rumah susun subsidi di kawasan perkotaan sebagai bagian dari perluasan akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau. Sebagai gambaran, berdasarkan ketentuan harga rumah susun dalam Kepmen PKP Nomor 1721/KPTS/M/2026 tanggal 6 Agustus 2026, harga rumah susun di wilayah Jakarta dapat mencapai sekitar Rp13 juta hingga Rp14,5 juta per meter persegi. Dengan asumsi unit memiliki luas 21-45 m², harga unit berada pada kisaran Rp585 juta hingga Rp652,5 juta. Sebagai simulasi, unit rusun seluas 45 m² dengan harga Rp14 juta per meter persegi memiliki harga sekitar Rp630 juta. Dengan asumsi uang muka 1 persen, bunga tetap 6 persen per tahun dan tenor 40 tahun, estimasi angsurannya sekitar Rp3,43 juta per bulan. Sementara itu, unit seluas 45 m² dengan harga Rp14,5 juta per meter persegi memiliki harga sekitar Rp652,5 juta, dengan estimasi angsuran sekitar Rp3,55 juta per bulan. Simulasi tersebut digunakan untuk memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai kisaran harga dan angsuran. Besaran uang muka dan perhitungan angsuran final mengikuti ketentuan pembiayaan dan hasil perhitungan bank penyalur.
Sinara Fest 2026 di Semarang, Sinergi BPDP dan Kemenkeu Perluas Manfaat Pengelolaan Dana Perkebunan
Semarang, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama jajaran Kementerian Keuangan di Provinsi Jawa Tengah elar Sinara Fest 2026 di Semarang pada 3 hingga 4 September 2026 lalu. Kegiatan dikemas bentuk edukasi, workshop, sosialisasi, dan mini bazar UMKM perkebunan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sekaligus memperluas peluang pengembangan usaha berbasis komoditas perkebunan. Usung tema “Sinergi BPDP dan Kemenkeu Satu dalam Penguatan Kapasitas, Pemberdayaan dan Perluasan UMKM Perkebunan untuk Tumbuh, Tangguh dan Naik Kelas”, Sinara Fest menjadi wujud kolaborasi BPDP dan Kementerian Keuangan dalam memperluas manfaat pengelolaan dana perkebunan kepada masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Direktur Manajemen Risiko dan Keuangan BPDP, Zaid Burhan Ibrahim, menyampaikan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi, promosi, dan pemberdayaan sekaligus mendekatkan berbagai program BPDP kepada masyarakat. Melalui penguatan kapasitas dan perluasan akses, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan usahanya, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta menjadi bagian dari rantai nilai industri perkebunan nasional. UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak perekonomian masyarakat, termasuk di Jawa Tengah. Di saat yang sama, berbagai komoditas perkebunan seperti kelapa, kakao, kopi, dan komoditas unggulan lainnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Potensi tersebut perlu diperkuat melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, pemasaran, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Guna mendukung keberlanjutan sektor perkebunan, BPDP menjalankan berbagai program, antara lain insentif biodiesel, pengembangan sumber daya manusia perkebunan, penelitian dan pengembangan, promosi produk perkebunan, penguatan hilirisasi, program bagi pekebun, hingga pemberdayaan UMKM. Khusus dalam pemberdayaan UMKM, BPDP terus mendorong pelaksanaan pelatihan, workshop, promosi, dan pendampingan agar pelaku usaha mampu menghasilkan produk yang semakin inovatif, berkualitas, dan berdaya saing. Pada Sinara Fest 2026, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pengembangan produk turunan komoditas perkebunan, peluang pembiayaan usaha, serta strategi pengembangan usaha sesuai dengan tantangan yang dihadapi saat ini. Pengembangan UMKM tidak terlepas dari sejumlah tantangan, mulai dari akses pasar, pemasaran digital, pengemasan produk, perizinan, pembiayaan usaha, hingga penguatan jejaring bisnis. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam membangun ekosistem UMKM yang berkelanjutan. Sinara Fest 2026 pun diharapkan menjadi ruang yang mempertemukan berbagai pihak tersebut. Melalui rangkaian edukasi, workshop, sosialisasi, mini bazar, dan aktivitas lainnya, kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan baru, menghadirkan inspirasi, sekaligus memperluas jejaring bagi pelaku UMKM perkebunan. Kegiatan tersebut turut melibatkan jajaran Kementerian Keuangan di Provinsi Jawa Tengah, perwakilan pemerintah daerah, narasumber, pelaku UMKM, mitra kerja, serta pemangku kepentingan sektor perkebunan. BPDP berharap Sinara Fest 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor perkebunan dan pemberdayaan UMKM.
BP Tapera Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah Perluas Akses Pembiayaan Rumah MBR
Jakarta, katakabar.com - Sebagai tindak lanjut, seluruh kementerian dan lembaga terkait akan memfinalisasi data calon penerima manfaat, menyelesaikan substansi Surat Edaran Bersama (SEB), serta membentuk tim teknis guna memastikan pelaksanaan penyerahan sertifikat pada 10 Agustus 2026 di Kabupaten Sidoarjo berjalan sesuai rencana. BP Tapera menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung target pemerintah memperluas akses pembiayaan perumahan dan mewujudkan kepemilikan rumah layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Selaras dengan itu, BP Tapera menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan sertifikasi tanah sebagai bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Direksi BRI, Wali Kota Bandung, Komisioner BP Tapera, serta jajaran kementerian dan lembaga terkait. Pada rapat tersebut, dibahas langkah strategis mempercepat sertifikasi tanah lintas sektor sebagai upaya memberikan kepastian hukum kepada masyarakat sekaligus memperkuat akses terhadap pembiayaan perumahan. Pemerintah juga mempersiapkan pelaksanaan penyerahan sertifikat bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang direncanakan berlangsung pada 10 Agustus 2026 di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Komisioner BP Tapera menyampaikan percepatan sertifikasi tanah merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun ekosistem pembiayaan perumahan yang lebih kuat. Dengan kepastian status kepemilikan tanah, masyarakat akan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengakses berbagai program pembiayaan rumah yang disiapkan pemerintah. "Sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan. Kepastian hukum atas tanah akan memperkuat ekosistem pembiayaan sehingga semakin banyak Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang dapat memiliki rumah layak huni," ujar Komisioner BP Tapera. BP Tapera menyambut baik langkah pemerintah yang memprioritaskan percepatan sertifikasi tanah bagi penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Berdasarkan hasil verifikasi, masih terdapat sekitar 1,1 juta rumah penerima BSPS yang belum memiliki sertifikat. "Pemerintah menargetkan percepatan penerbitan sertifikat sebagai bagian dari agenda nasional penyerahan sertifikat kepada masyarakat," bebernya. Dalam rapat juga disepakati penyusunan Surat Edaran Bersama (SEB) antara Kementerian PKP, Kementerian ATR/BPN, dan Badan Pusat Statistik (BPS). SEB tersebut akan menjadi pedoman pelaksanaan percepatan sertifikasi tanah lintas sektor, termasuk penyediaan dan pemutakhiran data, verifikasi penerima manfaat, serta pendampingan pelaksanaan sertifikasi di lapangan. BP Tapera mendukung pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penentuan penerima manfaat agar seluruh program perumahan dapat berjalan lebih tepat sasaran. Integrasi data antarlembaga dinilai penting untuk memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria dapat memperoleh manfaat secara optimal. Selain membahas percepatan sertifikasi tanah, rapat juga membahas penguatan ekosistem perumahan melalui kolaborasi lintas sektor, pengembangan UMKM yang bergerak di bidang perumahan, serta pemanfaatan konsep Smart City dalam mendukung pembangunan kawasan hunian yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Menteri PKP menegaskan percepatan sertifikasi tanah harus dilaksanakan secara terpadu melalui kolaborasi seluruh kementerian dan lembaga terkait. "Kita harus membangun ekosistem perumahan secara menyeluruh. Sertifikasi tanah harus dipercepat agar masyarakat memiliki kepastian hukum, sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap pembiayaan perumahan. Seluruh kementerian dan lembaga harus bekerja secara terpadu agar program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegasnya. Di kegiatan yang sama, Wali Kota Bandung turut menyampaikan perkembangan penyelesaian persoalan pertanahan sebagai bagian dari rencana pembangunan rumah susun sederhana milik (Rusunami) di Kota Bandung. Menteri PKP menilai penyelesaian aspek pertanahan menjadi langkah penting untuk mempercepat pembangunan hunian vertikal di kawasan perkotaan. Sebagai tindak lanjut, seluruh kementerian dan lembaga terkait akan memfinalisasi data calon penerima manfaat, menyelesaikan substansi Surat Edaran Bersama, serta membentuk tim teknis guna memastikan pelaksanaan penyerahan sertifikat pada 10 Agustus 2026 di Kabupaten Sidoarjo berjalan sesuai rencana. BP Tapera menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung target pemerintah memperluas akses pembiayaan perumahan dan mewujudkan kepemilikan rumah layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.
Membangun Pendidikan Inklusif, Ikhtiar Perluas Akses Belajar Anak Penyandang Disabilitas
Jakarta, katakabar.com - Pendidikan yang inklusif masih menjadi pekerjaan rumah di Indonesia. Tidak sedikit anak penyandang disabilitas yang menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas belajar, pendampingan, hingga layanan terapi yang memadai. Padahal, kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas merupakan hak setiap anak tanpa terkecuali. Berangkat dari kebutuhan tersebut, sejumlah anggota Grup MIND ID mengembangkan program pendidikan inklusif di wilayah operasionalnya. Melalui pendampingan belajar, penyediaan fasilitas pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga layanan terapi, program ini diarahkan untuk membuka kesempatan belajar yang lebih setara bagi anak-anak penyandang disabilitas. Salah satunya dijalankan UBPP Logam Mulia ANTAM melalui Program Sekolah Inklusi di Jakarta Timur. Selama satu tahun, enam anak penyandang disabilitas memperoleh pendampingan intensif yang tidak hanya berfokus pada proses belajar, tetapi juga pengembangan keterampilan dan kepercayaan diri. Program tersebut dilengkapi dengan fasilitas belajar, seperti laptop, ruang belajar yang nyaman, serta berbagai sarana penunjang lainnya. Para peserta juga mendapatkan pelatihan keterampilan menjahit dan menyablon hingga mampu menghasilkan produk secara mandiri berupa tas dan tempat pensil. Pendampingan tersebut menunjukkan hasil yang positif. Rata-rata kemampuan kognitif peserta meningkat hingga 80 persen sampai 90 persen selama mengikuti program. Di luar bidang akademik, sejumlah peserta juga berhasil menorehkan prestasi pada berbagai kompetisi, di antaranya empat anak meraih juara taekwondo dan dua anak menjadi juara renang. Thomas Hatmadi, orang tua salah satu peserta, mengatakan perubahan terbesar yang dirasakan bukan hanya pada kemampuan belajar anaknya, tetapi juga rasa percaya diri yang tumbuh setelah mengikuti program tersebut. "Dulu anak saya minder dan rendah diri karena memiliki keterbatasan terkait sekolah formalnya. Berkat pendampingan dari ANTAM, sekarang dia lebih aktif berkegiatan, tidak lagi merasa minder, dan Alhamdulillah berhasil menjadi juara Taekwondo Championship dari Dankbrimob," ujarnya. Upaya menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif juga dilakukan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), perusahaan mengembangkan PAUD INATA menjadi ruang belajar yang memberikan akses pendidikan gratis dan subsidi bagi 50 balita dari keluarga prasejahtera. Program tersebut kemudian diperkuat melalui peresmian Rumah Inklusi Smart Kids pada November 2025. Fasilitas ini menjadi pusat terapi pertama di Kabupaten Batu Bara yang memberikan layanan bagi anak penyandang disabilitas, sehingga keluarga yang sebelumnya harus mencari layanan ke daerah lain kini dapat memperoleh pendampingan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. Keberadaan ruang belajar dan pusat terapi tersebut juga membantu orang tua yang bekerja, khususnya para pedagang di sekitar kawasan pasar, untuk tetap dapat mencari nafkah tanpa mengabaikan kebutuhan pendidikan dan tumbuh kembang anak. Kalimadew, salah seorang orang tua penerima manfaat yang sehari-hari berdagang di Pasar Delima, mengaku kehadiran PAUD INATA dan Rumah Inklusi Smart Kids memberikan ketenangan bagi keluarganya. "Kehadiran PAUD dan Rumah Inklusi ini sangat meringankan saya karena anak saya yang penyandang disabilitas bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan gratis tanpa saya harus khawatir saat sedang berjualan," ucapnya. Kedua program tersebut menunjukkan pendidikan inklusif tidak hanya sebatas menyediakan ruang belajar, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung anak penyandang disabilitas untuk berkembang sesuai potensinya. Melalui kolaborasi dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional, anggota Grup MIND ID berupaya menghadirkan akses pendidikan, pendampingan, dan layanan yang lebih setara agar semakin banyak anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berprestasi, dan menatap masa depan.
ITE Group Hadir di Jakarta, Lihat Indonesia Mitra Strategis Perluas Akses Bisnis ke Pasar Rusia
Tangerang, katakabar.com - Sebagai penyelenggara pameran bisnis internasional (B2B) terbesar di Rusia, ITE Group terus memperluas kolaborasi dengan negara-negara yang memiliki potensi ekspor tinggi, termasuk Indonesia. Melihat pertumbuhan perdagangan bilateral yang semakin kuat serta daya saing produk manufaktur Indonesia di pasar global, ITE Group memilih Indonesia sebagai salah satu negara prioritas dalam pengembangan partisipasi internasional pada pamerannya. Didirikan pada 1991 silam, ITE Group menyelenggarakan lebih dari 30 pameran internasional setiap tahun yang mencakup berbagai sektor industri, mulai dari konstruksi, bahan bangunan, kemasan, makanan dan minuman, pariwisata, hingga teknologi. Setiap tahunnya, ekosistem ITE mempertemukan lebih dari 500.000 pengunjung profesional, 10.000 eksibitor internasional, serta didukung database lebih dari 2,5 juta kontak bisnis, menjadikannya salah satu platform B2B terbesar di kawasan Rusia, area CIS, dan negara-negara sekitarnya. Melalui rangkaian pameran unggulan seperti MosBuild, Woodex, Aquaflame, MITT, RosUpack, WorldFood, dan DairyTech, serta platform digital ITE Connect, perusahaan Indonesia memiliki akses langsung kepada importir, distributor, kontraktor, retailer, hingga para pemangku kepentingan utama di pasar Rusia. Kunjungan ITE Group yang dipimpin CEO Dmitry Zavgorodniy ke Jakarta pada 08 Juli 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat hubungan dagang Indonesia dan Rusia sekaligus memperkenalkan berbagai peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha Indonesia melalui jaringan pameran internasional ITE. Dalam MosBuild Forum Jakarta 2026 yang diselenggarakan di Garuda 2, ICE BSD City, juga menghadirkan narasumber lain seperti dari International Sales Director of ITE Group, PT Tatalogam Lestari, dan PT Eurotrans Logistics Indonesia. Forum ini dibuka dengan sambutan oleh Robi Handoko selaku Kepala Bidang Bahan Kimia dan Bahan Bangunan, Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. “Kementerian Perdagangan sangat menyambut baik adanya MosBuild ini karena memiliki tujuan untuk dapat meningkatkan eksplorasi Indonesia ke pasar global khusus nya dalam produk bangunan seperti material bangunan, konstruksi, dan juga produk bahan pembangunan Indonesia khususnya di pasar Eurasia dan Rusia.” ujarnya. Keputusan ITE Group untuk memperkuat kehadirannya di Indonesia, didukung oleh meningkatnya hubungan perdagangan kedua negara. Pada tahun 2025, nilai ekspor Indonesia ke Rusia meningkat 42,7% atau mencapai US$1,88 miliar, mencerminkan semakin besarnya peluang bagi produk Indonesia untuk memasuki pasar Rusia. ITE Group melihat sejumlah sektor unggulan Indonesia yang memiliki peluang pertumbuhan signifikan. Salah satunya adalah produk kayu, yang mencatat kenaikan ekspor hingga 156% atau mencapai USD 23,9 juta pada 2025. Sebaliknya, ekspor furnitur Indonesia ke Rusia masih mencapai sekitar USD 3,8 juta, atau hanya 0,17% dari total impor furnitur Rusia. Kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang pasar yang sangat besar bagi produsen furnitur Indonesia, terutama setelah berkurangnya pemasok dari negara-negara lain. "Indonesia memiliki basis manufaktur yang sangat besar dan semakin mendapat perhatian di pasar Rusia. Kami melihat peluang besar untuk mempertemukan perusahaan-perusahaan Indonesia dengan pembeli, distributor, dan mitra bisnis melalui ekosistem pameran ITE. Tidak hanya melalui MosBuild, tetapi juga berbagai pameran sektor lainnya yang didukung oleh platform digital ITE Connect, sehingga hubungan bisnis dapat dimulai bahkan sebelum pameran berlangsung," kata Dmitry Zavgorodniy, CEO ITE Group. MosBuild merupakan salah satu flagship event dalam portofolio ITE Group sekaligus pameran bangunan dan interior terbesar di Rusia dan area CIS. Pameran ini memberikan akses langsung kepada target pasar seperti wholesaler, retailer, perusahaan konstruksi, arsitek, hingga pengembang properti. Hal tersebut sejalan dengan pernyataan dari Darryl Pawsey, International Sales Director of ITE Group yang menyampaikan bahwa "Ini bukan hanya tentang datang ke pameran dan bertemu pembeli, ada kesempatan untuk menjelajahi pasar, industri, bertemu arsitek, bertemu desainer, dan mendapatkan gambaran serta pemahaman mengenai apa yang sedang terjadi." Melalui keikutsertaan dalam MosBuild, perusahaan Indonesia tidak hanya memperoleh akses langsung kepada buyer dan pelaku industri di Rusia, tetapi juga memperoleh wawasan mengenai kebutuhan pasar, tren industri, struktur distribusi, serta peluang pengembangan bisnis di kawasan Rusia dan CIS. Pada penyelenggaraan tahun 2026, MosBuild berhasil menghadirkan 87.995 total pengunjung dengan 1.250 eksibitor dari 51 negara. Peserta MosBuild dapat merasakan berbagai akses eksklusif selama pameran berlangsung seperti area networking khusus berupa Decorium Conference. Kurun beberapa tahun terakhir, MosBuild mencatat peningkatan partisipasi dari negara-negara baru yang sebelumnya belum pernah mengikuti pameran sebelum tahun 2022. Indonesia secara resmi menjadi salah satu negara peserta baru setelah untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam penyelenggaraan MosBuild 2026. Perusahaan dari Indonesia ini, yaitu PT Tatalogam Lestari yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur untuk baja lapis. Pada kegiatan ini, PT Tatalogam Lestari memberikan testimonial setelah mengikuti MosBuild 2026. “MosBuild itu kita dibekali dengan yang namanya platform digital ITE Connect. Jadi kita dikonekkan dengan calon customer kita. Jadi selama kita pameran sampai 3 bulan ke depan, itu merupakan suatu keuntungan bagi kita yang mengikuti acara MosBuild tersebut. Jadi beberapa hasil yang kita dapatkan, terus terang pastinya adalah lead customer. Baik itu dari manufaktur, distributor, retailer, aplikator, kontraktor, ataupun arsitek lokal Rusiada, bahkan dari negara-negara lain yang datang seperti dari Turki, dan negara-negara Eropa sekitar Rusia” ucap Hengky Prasetia, selaku Account Manager, PT Tatalogam Lestari. Partisipasi tersebut mencerminkan semakin besarnya potensi produk Indonesia untuk bersaing di pasar Rusia. Indonesia memiliki kapabilitas manufaktur yang sangat besar di berbagai kategori yang ditampilkan pada MosBuild, mulai dari furnitur, produk interior, komponen kayu, keramik, sanitasi, pencahayaan, material dekoratif, bahan bangunan hingga teknologi konstruksi. Bagi peserta yang berminat untuk mengikuti MosBuild, PT Eurotrans Logistik Indonesia menjelaskan proses pengiriman logistik pameran dari Indonesia menuju Rusia. Disampaikan Theresia Sumanti, General Manager PT Eurotrans Logistik Indonesia terkait dengan peluang yang akan didapatkan oleh para manufaktur perusahaan di Indonesia untuk mengikuti pameran MosBuild di Rusia, Eurotrans dapat membantu dari segi logistik pengiriman hingga sampai ke lokasi pameran di tempat yang sudah ditentukan, dan setelah selesai pameran kargo akan dipulangkan kembali ke Indonesia. Sebagai mitra resmi ITE Group di Indonesia, PT Debindomulti Adhiswasti akan mendampingi perusahaan yang berminat mengikuti MosBuild 2027, mulai dari konsultasi mengenai pilihan paviliun, persiapan pameran, strategi promosi, serta pemanfaatan platform ITE Connect untuk melakukan business matching sebelum pameran berlangsung. MosBuild 2027 diselenggarakan pada 30 Maret hingga 2 April 2027 lalu di Crocus Expo, Moskow. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi, mosbuild.com. Jadwal event dari ITE Group dapat diakses melalui, ite.group/en/calendar. Perusahaan di Indonesia dapat memperoleh informasi resmi melalui PT Debindomulti Adhiswasti dengan Bapak Majid Satriansyah pada alamat email berikut, [email protected].
Pemerintah Perluas Akses KPR Subsidi FLPP bagi Pekerja Informal, Mitra Driver Gojek Kini Bisa Nikmati DP 0 persen
Jakarta, katakabar.com - Pemerintah terus perluas akses kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk pekerja sektor informal yang selama ini menghadapi berbagai tantangan dalam mengakses pembiayaan perumahan. Di antara upaya tersebut diwujudkan melalui penyediaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera FLPP dengan skema uang muka (down payment/DP) 0 persen bagi Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP Tapera dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk tentang Program Perumahan bagi Mitra Driver Gojek yang dilaksanakan Jumat (3/7) lalu. Perjanjian ditandatangani Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, dan Chief of Public Affairs, Public Policy & Government Relations, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Shinto Nugroho. Melalui kerja sama ini, BP Tapera dan Gojek akan memperluas akses Mitra Driver terhadap program KPR Sejahtera FLPP melalui penguatan sosialisasi dan edukasi mengenai pembiayaan rumah bersubsidi. Berbagai inisiatif akan dilakukan, mulai dari penyampaian informasi melalui aplikasi mitra, kegiatan sosialisasi bersama, pertukaran informasi, publikasi, hingga kampanye edukasi, agar semakin banyak Mitra Driver memiliki kesempatan untuk memiliki rumah pertama yang layak, berkualitas, dan terjangkau. Deputi Komisioner bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengatakan skema DP 0 persen merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada pekerja sektor informal yang memiliki penghasilan namun belum memiliki rumah. “Melalui kerja sama ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi ketentuan sebagai MBR dapat mengakses KPR Sejahtera FLPP dengan DP 0 persen. Ini merupakan langkah nyata untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi pekerja informal agar dapat memiliki rumah pertama,” kata Heru. Menurut Sid, BP Tapera tetap akan menjalankan proses verifikasi dan penilaian kelayakan terhadap setiap calon penerima manfaat untuk memastikan bantuan pembiayaan tepat sasaran. “BP Tapera akan melakukan verifikasi dan pengecekan data terhadap Mitra Driver Gojek yang mendaftar. Hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan calon penerima manfaat untuk mengikuti proses pembiayaan perumahan,” jelasnya. Melalui program ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan berkesempatan memiliki rumah pertama melalui skema KPR Sejahtera FLPP dengan fasilitas DP 0 persen. Persyaratan akan diverifikasi oleh BP Tapera berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk umur 21 hingga 45 tahun, tingkat kinerja dalam penyelesaian trip, serta waktu aktif per jam online dalam satu bulan. Penerima manfaat juga wajib memenuhi kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan belum pernah memiliki rumah. Sid menegaskan keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kemudahan akses pembiayaan, tetapi juga pada peningkatan literasi keuangan para penerima manfaat. “Edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan, baik kepada pengemudi maupun anggota keluarganya. Mereka perlu memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengurangi pengeluaran yang tidak produktif, serta menjaga kualitas kredit agar tetap memenuhi persyaratan pembiayaan perumahan,” ucap Heru. Kerja sama yang akan berlangsung hingga tahun 2027 ini diharapkan mampu menjangkau semakin banyak Mitra Driver Gojek di berbagai daerah sehingga manfaat program perumahan pemerintah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dukungan terhadap MBR juga semakin diperkuat melalui kebijakan pemerintah di sektor jasa keuangan. Penyesuaian ketentuan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk mengakses pembiayaan perumahan, termasuk melalui Program Tiga Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintah. Dengan skema DP 0 persen, Mitra Driver Gojek yang lolos verifikasi dan memenuhi ketentuan perbankan dapat memperoleh kemudahan dalam mengajukan KPR Subsidi FLPP tanpa perlu menyediakan uang muka, sehingga proses menuju kepemilikan rumah pertama menjadi lebih ringan dan terjangkau. Diketahui, hingga 2 Juli 2026, BP Tapera telah merealisasikan penyaluran FLPP sebanyak 93.339 unit rumah dengan nilai pembiayaan mencapai Rp11,60 triliun. Dari jumlah tersebut, penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok pekerja swasta sebanyak 61.126 unit (65,49 persen), diikuti oleh kelompok wiraswasta sebanyak 15.890 unit (17,02 persen) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 7.643 unit (8,19 persen), TNI/Polri sebanyak 1.394 unit (1,49%). Capaian tersebut menunjukkan bahwa program FLPP semakin mampu menjangkau berbagai kelompok masyarakat, termasuk pekerja sektor informal yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pembiayaan perumahan formal.
Kemendag RI Ajak Pelaku Usaha Jateng Perluas Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Semarang, katakabar.com - Kementerian Perdagangan lewat Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) gelar Sosialisasi Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Novotel Semarang, Jawa Tengah, di penghujung Juni 2026 lalu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi pelaku usaha Jawa Tengah dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke 41 bakal dihelat pada 14 hingga 18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia, S.E., M.M., menyampaikan Jawa Tengah memiliki potensi ekspor yang besar dengan berbagai komoditas unggulan yang mampu bersaing di pasar global. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus berkomitmen memperkuat daya saing pelaku usaha melalui berbagai program pengembangan ekspor sehingga semakin banyak produk asal Jawa Tengah yang dapat memasuki pasar internasional. "Melalui berbagai program pendampingan ekspor, business matching, hingga fasilitasi penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA), kami terus berupaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar semakin siap bersaing di pasar global. Sejak 2011, Disperindag Provinsi Jawa Tengah juga telah membina 56 mitra usaha melalui berbagai program yang didukung pendanaan APBN maupun non-APBN," kata July. Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Ari Satria, S.E., M.A., menjelaskan Jawa Tengah merupakan salah satu daerah dengan kontribusi ekspor yang signifikan dan termasuk dalam sepuluh besar daerah pengekspor di Indonesia. Pada penyelenggaraan Trade Expo Indonesia sebelumnya, potensi transaksi dari Jawa Tengah mencapai USD 18,4 miliar, dengan sektor furnitur dan fesyen menjadi dua komoditas unggulan. "Produk furnitur mencatatkan potensi transaksi lebih dari USD 700 juta pada penyelenggaraan TEI tahun lalu. Oleh karena itu, pada TEI 2026 kami menyiapkan dua hall khusus untuk zona furnitur. Sementara itu, sektor fesyen juga mencatatkan potensi transaksi sebesar USD 56 juta. Tahun ini penyelenggaraan TEI juga didukung oleh Atase Perdagangan (Atdag), Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Kementerian Luar Negeri, serta Perwakilan RI di luar negeri untuk menjaring lebih banyak pembeli internasional. Kami menargetkan sekitar 8.000 buyers dari berbagai negara hadir pada TEI 2026," ucap Ari. Sedang, Nabil Ramadhana, Digital and Business Development Manager PT Debindomulti Adhiswasti, menimpali Trade Expo Indonesia tidak hanya menjadi ajang promosi produk ekspor Indonesia, tetapi juga berperan sebagai gateway yang mempertemukan eksportir nasional dengan pembeli dan investor dari berbagai negara. "Komoditas yang paling diminati pada penyelenggaraan TEI sebelumnya antara lain produk pertambangan, logam mulia, serta minyak kelapa sawit (CPO) beserta turunannya. Selain membuka peluang transaksi perdagangan, TEI juga menjadi sarana memperluas jaringan investasi global. Sektor investasi memberikan kontribusi sekitar 19 persen dari total potensi transaksi dengan nilai mencapai USD 43,7 juta," tutur Nabil. Menurut Nabil, pada pergelaran TEI 2026, berbagai produk unggulan Indonesia akan ditampilkan dalam zona-zona tematik, di antaranya Food and Beverage Products yang menempati Hall 2, Hall 3, dan Hall 3A, serta zona Manufacturing yang akan menghadirkan berbagai produk manufaktur nasional berorientasi ekspor. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kementerian Perdagangan berharap semakin banyak pelaku usaha Jawa Tengah memanfaatkan Trade Expo Indonesia sebagai pintu masuk untuk memperluas akses pasar ekspor, menjalin kemitraan bisnis internasional, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global. Partisipasi aktif pelaku usaha diharapkan dapat mendukung peningkatan ekspor nonmigas sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.
KazanForum 2026 Momentum UDM Perluas Kolaborasi Pendidikan Cybersecurity Global
Jakarta, katakabar.com - Di tengah panggung forum internasional bergengsi Russia–Islamic World: KazanForum 2026, Universitas Darul Ma'arif (UDM) mencatatkan tonggak baru dalam perjalanan internasionalisasinya. UDM resmi teken kerja sama dengan Positive Technologies, perusahaan keamanan siber global berbasis di Rusia yang dikenal sebagai pemain strategis dalam pengembangan teknologi dan ekosistem talenta cybersecurity dunia. KazanForum 2026 yang berlangsung 12 hingga 17 Mei 2026 lalu jadi arena pertemuan para pemimpin pendidikan, industri teknologi, dan organisasi internasional dari berbagai negara. Dalam forum ini, UDM hadir bukan sekadar peserta melainkan sebagai mitra aktif yang membawa agenda konkret: memperkuat kapasitas pendidikan cybersecurity Indonesia menuju standar global. Merespons Kebutuhan Nyata Dunia Digital Ancaman siber kini menjadi salah satu risiko terbesar bagi perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Di tengah lonjakan kebutuhan tenaga ahli keamanan siber secara global, Indonesia menghadapi kesenjangan besar antara ketersediaan talenta dan permintaan industri. UDM menjawab tantangan ini secara langsung. Kolaborasi dengan Positive Technologies membuka akses UDM terhadap keahlian, metodologi, dan ekosistem industri cybersecurity kelas dunia mulai dari pengembangan kurikulum berbasis praktik industri, pelatihan dosen, workshop intensif, seminar teknologi, hingga pengembangan program bersama yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Kerja sama ini menjadi langkah penting bagi Universitas Darul Ma’arif dalam memperluas wawasan akademik dan memperkuat kompetensi di bidang teknologi, khususnya cybersecurity. Kami berharap kolaborasi dengan Positive Technologies dapat membuka ruang pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, pembelajaran berbasis praktik, serta peluang riset yang relevan dengan kebutuhan industri digital. UDM berkomitmen untuk terus menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi tantangan global," ucap Tobroni, S.Pd., M.Pd., Rektor Universitas Darul Ma’arif Transfer Pengetahuan Industri ke Kampus Lebih dari sekadar penandatanganan MoU, kemitraan ini dirancang untuk menghadirkan dampak yang dirasakan langsung oleh mahasiswa dan dosen UDM. Melalui pendekatan industry-driven education, mahasiswa akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang tantangan nyata di dunia keamanan siber, sementara dosen diperkaya dengan perspektif dan praktik terbaik dari industri global. Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, pelatihan praktis, workshop dan seminar, pertukaran pengetahuan, serta peluang riset bersama. Program-program konkret akan dirumuskan sebagai tindak lanjut dari kolaborasi ini. “Talenta dengan keterampilan cybersecurity yang kuat sangat dibutuhkan untuk mendukung ketahanan siber perusahaan, industri, dan negara. Positive Technologies memiliki pengalaman dan keahlian yang siap dibagikan kepada mitra pendidikan di Indonesia. Melalui kerja sama dengan universitas di Indonesia, kami berharap dapat ikut memperkuat ekosistem ahli keamanan siber yang mampu bekerja sama menghadapi tantangan digital di tingkat regional maupun global," timpal Elena Grishaeva, Regional Director for Southeast Asia, Positive Technologies Membangun Ekosistem Talenta Digital Indonesia Partisipasi UDM di KazanForum 2026 bukan sekadar momen seremonial. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang UDM untuk membangun jejaring internasional yang berdampak nyata bagi pengembangan SDM Indonesia di era digital. Dengan membangun kemitraan bersama Positive Technologies, UDM semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, relevan, dan berorientasi global. Langkah ini juga searah dengan slogan UDM, “Universitas Darul Ma'arif, dari Kampus Hijau untuk Indonesia menuju peradaban dunia.” Semangat tersebut mencerminkan tekad UDM untuk membawa kontribusi pendidikan, inovasi, dan kolaborasi dari lingkungan kampus hijau bagi Indonesia hingga panggung peradaban dunia. Ke depan, UDM berkomitmen untuk menindaklanjuti kolaborasi ini melalui program-program yang terukur dan berkelanjutan dengan satu tujuan utama: mencetak generasi ahli keamanan siber Indonesia yang siap bersaing dan berkontribusi di panggung global.
Perluas Akses Internet di Kalimantan, MyRepublic Air Hadir di Berbagai Kota dan Kabupaten
Pontianak, katakabar.com - Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan konektivitas digital, MoraRepublic terus perluas jangkauan layanan MyRepublic Air di berbagai wilayah Indonesia. Kini, layanan internet berbasis Fixed Wireless Access (FWA) tersebut telah tersedia di sejumlah kota dan kabupaten di Pulau Kalimantan, meliputi Pontianak, Singkawang, Banjar, Barito Kuala, Banjarbaru, Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda, dan Kutai Kartanegara. Di antara wilayah dengan pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang, Kalimantan memiliki kebutuhan internet yang semakin tinggi untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Mulai dari bekerja dan belajar secara daring, menjalankan usaha, hingga mengakses layanan digital dan hiburan, konektivitas yang andal menjadi kebutuhan yang semakin penting dalam kehidupan sehari-hari. Melalui MyRepublic Air, masyarakat kini memiliki pilihan layanan internet yang lebih mudah diakses dan praktis. Dengan layanan internet rumah dengan kualitas True 5G Fiber Quality tanpa batas kuota dan kecepatan hingga 100 Mbps, pelanggan dapat memilih skema rental modem mulai 115 ribu per 30 hari atau skema beli modem mulai 100 ribu per 30 hari, dengan harga beli modem Rp850.000. "Dengan MyRepublic Air, masyarakat kini dapat menikmati internet rumah berkualitas dengan harga yang terjangkau mulai 100 ribuan dan fleksibilitas untuk menyewa atau membeli modem. Pelanggan juga akan mendapatkan nilai tambah berupa akses Vidio multiscreen dan berbagai channel hiburan melalui aplikasi MyRep Air," ujar Iman Syahrizal, Chief Sales & Marketing Officer MoraRepublic. Pelanggan mendapatkan akses Vidio hingga 61 tayangan hiburan yang multiscreen, serta channel internasional dan nasional dari aplikasi MyRep sebagai nilai tambah untuk kebutuhan hiburan keluarga. Aplikasi “MyRep Air” yang dapat diunduh di Play Store, untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan. Untuk pendaftaran dan informasi lengkap, dapat mengunjungi website myrepublic.co.id/air. Sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan dampak yang berkelanjutan, MoraRepublic meyakini bahwa akses internet yang semakin luas dapat menjadi pondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Konektivitas yang lebih mudah dijangkau diharapkan dapat membuka akses terhadap peluang pendidikan, pengembangan usaha, serta berbagai layanan digital yang mendukung aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Kalimantan. Kalimantan juga menjadi salah satu wilayah yang menunjukkan perkembangan pesat dalam berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pendidikan, hingga transformasi digital. Dengan semakin luasnya akses internet, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia di era digital, sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saing di tengah perkembangan ekonomi yang terus bergerak maju. Melalui perluasan jangkauan MyRepublic Air di berbagai kota dan kabupaten di Kalimantan, MoraRepublic berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung terciptanya akses konektivitas yang semakin luas di seluruh Indonesia.