Pisahkan

Sorotan terbaru dari Tag # Pisahkan

Cara Pisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha Biar Bisnis Lebih Tertata Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 12 Juli 2026 | 10:05 WIB

Cara Pisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha Biar Bisnis Lebih Tertata

Jakarta, katakabar.com - Memisahkan uang pribadi dan uang usaha adalah salah satu langkah sederhana yang dapat membantu pelaku usaha mengelola keuangan dengan lebih rapi. Sayangnya, masih banyak UMKM dan pemilik bisnis yang menggunakan satu rekening untuk semua transaksi. Akibatnya, pemasukan usaha, belanja operasional, hingga kebutuhan pribadi bercampur menjadi satu. Kondisi ini membuat keuntungan bisnis sulit dihitung. Bahkan, tidak sedikit pelaku usaha yang merasa omzet terus bertambah, tetapi saldo rekening tidak pernah benar-benar mencerminkan perkembangan usahanya. Lalu, bagaimana cara memisahkan keuangan bisnis dengan lebih praktis? Kenapa Uang Pribadi dan Uang Usaha Harus Dipisahkan? Saat bisnis masih baru berjalan, menggunakan satu rekening memang terasa lebih praktis. Namun, seiring bertambahnya transaksi, cara ini justru bisa menyulitkan. Beberapa dampaknya antara lain: - Sulit mengetahui keuntungan usaha. - Pengeluaran pribadi dan operasional tercampur. - Arus kas menjadi kurang jelas. - Pencatatan keuangan memakan waktu lebih lama. - Evaluasi kondisi bisnis menjadi kurang akurat. Memisahkan rekening membantu setiap transaksi memiliki tujuan yang lebih jelas. Gunakan Rekening Khusus untuk Bisnis Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memiliki rekening usaha yang digunakan khusus untuk aktivitas bisnis. Misalnya untuk: - Menerima pembayaran pelanggan. - Membayar supplier. - Membayar operasional usaha. - Menyimpan hasil penjualan. Sementara itu, kebutuhan pribadi tetap menggunakan rekening yang berbeda. Kebiasaan sederhana ini membuat arus kas lebih mudah dipantau dari waktu ke waktu. Tentukan Gaji untuk Diri Sendiri Banyak pemilik usaha mengambil uang dari hasil penjualan kapan saja saat membutuhkan. Padahal, cara ini membuat keuntungan bisnis sulit dihitung. Coba tentukan nominal tertentu sebagai "gaji" yang dipindahkan dari rekening usaha ke rekening pribadi setiap bulan. Dengan begitu, kebutuhan pribadi tidak lagi bercampur dengan uang operasional bisnis. Catat Semua Transaksi Sekecil apa pun nominalnya, biasakan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran usaha. Misalnya: - Penjualan harian - Pembelian stok - Ongkos kirim - Biaya operasional - Pembayaran supplier Pencatatan yang konsisten membantu melihat kondisi keuangan bisnis secara lebih menyeluruh. Sisihkan Dana untuk Pengembangan Usaha Tidak semua keuntungan perlu langsung digunakan. Sebagian pelaku usaha memilih menyisihkan sebagian laba untuk kebutuhan seperti: - Menambah stok barang - Membeli peralatan baru - Membuka cabang - Dana operasional  Cara ini membantu bisnis memiliki ruang untuk terus berkembang tanpa mengganggu kebutuhan pribadi. Kapan Sebaiknya Buka Rekening Atas Nama Usaha? Banyak orang mengira buka rekening atas nama usaha baru diperlukan ketika bisnis sudah memiliki omzet besar. Padahal, rekening usaha sudah bisa dipertimbangkan sejak usaha mulai menerima transaksi secara rutin, baik toko online, usaha kuliner, jasa, maupun UMKM lainnya. Semakin cepat keuangan dipisahkan, semakin mudah pula memantau perkembangan bisnis dari waktu ke waktu. Kelola Transaksi Bisnis Lebih Praktis dengan Rekening Neo Bisnis Kalau ingin memisahkan keuangan usaha dari rekening pribadi, Rekening Neo Bisnis dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan. Neo Bisnis dirancang untuk mendukung kebutuhan transaksi pelaku usaha melalui berbagai fitur yang memudahkan pengelolaan bisnis, antara lain: - Pencatatan kas masuk dan kas keluar secara otomatis - Bunga tabungan kompetitif* - Gratis transfer antarbank hingga 90 kali per bulan - Pembuatan QRIS merchant yang praktis dan mudah Pencairan dana hasil transaksi QRIS hingga 3 kali sehari, termasuk saat akhir pekan dan hari libur nasional untuk transaksi yang diproses sebelum pukul 14.00 WIB Semua fitur tersebut dapat diakses melalui satu aplikasi sehingga aktivitas transaksi bisnis menjadi lebih praktis. Sebelum membuka rekening, pastikan kamu memahami fitur produk, manfaat, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku. Tentang PT BNC Jika ingin mulai menggunakan Neo Bisnis, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Bisnis di website resmi Bank Neo Commerce. "Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Tabungan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun". PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Pisahkan Rekening Tabungan dengan Operasional Agar Lebih Mudah Menabung Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 14 September 2025 | 17:00 WIB

Pisahkan Rekening Tabungan dengan Operasional Agar Lebih Mudah Menabung

di rekening ini memang hanya untuk pengeluaran yang sudah direncanakan. 2. Rekening tabungan (jangka panjang atau tujuan tertentu) Rekening kedua adalah untuk tabungan. Inilah tempat menyimpan uang untuk tujuan finansial jangka menengah hingga panjang. Misalnya, dana pendidikan anak, liburan keluarga, dana darurat, atau membeli kendaraan. Idealnya, rekening ini tidak digunakan untuk transaksi harian. 3. Rekening investasi atau usaha Jika kamu memiliki usaha atau ingin mulai berinvestasi, rekening terpisah bisa semakin membantu. Dengan begitu, dana usaha tidak tercampur dengan dana pribadi. Hal ini memudahkanmu menghitung keuntungan, modal, dan pengeluaran. Tips Agar Pemisahan Rekening Lebih Efektif Kalau sudah paham pentingnya memisahkan rekening operasional dengan rekening tabungan, langkah berikutnya adalah bagaimana cara membuat strategi ini benar-benar berjalan efektif dan konsisten dalam jangka panjang. 1. Gunakan beberapa produk tabungan Kalau kamu sering tergoda untuk mengambil tabungan, coba buka rekening bank lebih dari satu. Dengan cara ini, kamu bisa membedakan mana tabungan untuk dana darurat, mana yang khusus untuk liburan, hingga tabungan jangka panjang. Selain membantu menahan diri agar tidak mudah “mengutak-atik” saldo, strategi ini juga membuatmu lebih disiplin dalam mencapai target finansial yang berbeda-beda. 2. Tentukan persentase yang jelas Misalnya, 70% dari gaji untuk operasional dan 30% untuk tabungan. Persentase ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang, namun yang terpenting adalah konsisten. 3. Jangan campur dengan dana darurat Tabungan jangka panjang berbeda dengan dana darurat. Idealnya, dana darurat juga ditempatkan pada rekening khusus yang mudah diakses ketika benar-benar dibutuhkan. Jika buka rekening bank di neobank dari Bank Neo Commerce, kamu otomatis akan punya rekening pribadi. Rekening ini menjadi rekening utama yang bisa langsung digunakan untuk berbagai transaksi atau operasional. Menariknya, di dalam rekening pribadi ini ada dua jenis tabungan dengan fungsi berbeda, yaitu Tabungan Regular dan Tabungan NOW.

Kenapa Harus Pisahkan Rekening Pribadi dan Usaha? Ekonomi
Ekonomi
Senin, 01 September 2025 | 17:00 WIB

Kenapa Harus Pisahkan Rekening Pribadi dan Usaha?

4. Membuat bisnis lebih profesional Coba bayangkan kamu jadi customer. Lebih percaya mana: transfer ke rekening pribadi atas nama “Andi Pratama” atau ke rekening bisnis atas nama “Neo Bisnis Andi Store”? Pastinya yang kedua terlihat lebih serius dan meyakinkan. Pemisahan rekening bikin bisnismu punya kesan profesional. Pelanggan merasa lebih aman bertransaksi, supplier juga percaya kamu adalah partner yang jelas dan terstruktur. Bahkan, kalau suatu saat butuh investor atau kolaborasi, mereka akan lebih respek melihat sistem keuanganmu rapi.

Biar Bisnis Tidak Berantakan, Ini Tips Pisahkan Keuangan Bisnis dan Pribadi Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 25 Januari 2024 | 08:15 WIB

Biar Bisnis Tidak Berantakan, Ini Tips Pisahkan Keuangan Bisnis dan Pribadi

katakabar.com - Keuangan bercampur dapat menciptakan ketidakjelasan menilai kinerja perusahaan, menghambat perencanaan keuangan dan meningkatkan risiko pengeluaran yang tidak terkontrol. Sistem keuangan bisnis memiliki dampak penting menentukan arah dan kelangsungan suatu perusahaan. Sayang, banyak pebisnis menghadapi hambatan saat mereka cenderung mencampuradukkan keuangan pribadi dengan keuangan bisnis mereka. Keberlanjutan dan perkembangan bisnis seringkali terganggu lantaran kurangnya pemisahan yang jelas antara dua aspek ini. Jika keuangan pribadi dan bisnis bercampur menciptakan ketidakjelasan menilai kinerja perusahaan. Pemilik bisnis menjadi kesulitan untuk membedakan antara pendapatan dan pengeluaran yang bersifat pribadi dengan yang bersifat bisnis. Ini membuat perencanaan keuangan menjadi tidak terstruktur dan kurang fokus. Inilah mengapa memahami dan mengatasi masalah ini menjadi langkah penting dalam membangun bisnis yang kuat dan berkelanjutan. Tidak Jelasnya Kinerja Bisnis Mencampur keuangan pribadi dan bisnis dapat menjadi tantangan serius dalam mengelola bisnis. Selain meningkatkan kompleksitas perpajakan, ini dapat menyulitkan pemilik bisnis untuk mengukur kinerja bisnis secara akurat. Memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, pebisnis menciptakan garis yang jelas antara aspek-aspek finansial ini. Ini memberikan keuntungan besar, terutama dalam hal visibilitas. Pemisahan keuangan memungkinkan pemilik bisnis untuk lebih mudah melacak pendapatan dan pengeluaran bisnis, mengidentifikasi tren keuangan, dan mengevaluasi profitabilitas. Informasi keuangan yang lebih terorganisir, pemilik bisnis dapat membuat keputusan yang lebih tepat waktu dan strategis untuk pertumbuhan dan keberhasilan bisnis jangka panjang. Selain itu, pemisahan ini dapat mempermudah proses audit dan pelaporan keuangan, mengurangi risiko hukum, dan menciptakan dasar yang lebih solid untuk keberlanjutan finansial bisnis. Kata lain, memisahkan keuangan pribadi dan bisnis bukan hanya strategi tata kelola yang baik, tapi langkah penting menuju keberhasilan dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Kesulitan Perencanaan Keuangan Perencanaan keuangan yang efektif menjadi pondasi dalam mencapai keberhasilan dan keberlanjutan bisnis. Untuk mencapai tingkat ketelitian dan fokus yang diperlukan, pemisahan yang jelas antara kebutuhan keuangan pribadi dan bisnis menjadi langkah kunci. Di konteks ini, pemisahan ini tidak hanya tentang mengelompokkan transaksi secara terpisah, tetapi lebih kepada menciptakan struktur keuangan yang terorganisir dan terkendali. Penting untuk dicatat, pemisahan keuangan ini bukan hanya untuk perusahaan besar, tetapi juga berlaku untuk bisnis skala kecil dan menengah. Merancang perencanaan keuangan yang terstruktur, pebisnis dapat memberikan dasar yang kuat untuk pertumbuhan dan keberhasilan jangka panjang, baik pada aspek pribadi maupun bisnisnya. Pengeluaran Tidak Terkontrol Bila keuangan pribadi dan bisnis bercampur seringkali akibatkan pengeluaran yang tidak terkontrol. Memisahkan keuangan, pebisnis dapat mengelola pengeluaran dengan lebih bijaksana, meminimalkan risiko kerugian, dan meningkatkan keberlanjutan finansial. Pemisahan ini memungkinkan pemilik bisnis untuk mengidentifikasi dan memantau dengan lebih tepat setiap transaksi, memahami aliran kas dengan lebih baik, dan membuat keputusan keuangan yang lebih informasional. Secara keseluruhan, pemisahan keuangan adalah strategi vital yang memberikan manfaat besar, mulai dari manajemen pengeluaran yang lebih baik hingga perlindungan aset pribadi dan peningkatan keberlanjutan finansial. Penerapan langkah-langkah ini investasi kesehatan keuangan yang dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi pemilik bisnis dan bisnis itu sendiri. Kesulitan Pelacakan Pajak Pajak menjadi aspek yang sangat penting dalam keuangan bisnis yang membutuhkan perhatian khusus. Kalau keuangan pribadi dan bisnis bercampur dapat akibatkan pelacakan pajak yang rumit dan berpotensi menciptakan masalah hukum yang serius bagi pemilik bisnis. Keuangan yang terpisah, pemilik bisnis dapat dengan lebih mudah dan akurat melacak transaksi bisnis yang berkaitan dengan pajak. Hal ini membantu memastikan semua pengeluaran bisnis yang dapat dikurangkan dari pajak dapat diidentifikasi dengan jelas, mengoptimalkan potensi manfaat fiskal yang dapat diperoleh. Memudahkan Pemantauan Kesehatan Finansial Keuangan yang terpisah, pebisnis dapat dengan lebih mudah memantau kesehatan finansial bisnisnya. Ini mencakup memahami cash flow, melacak profitabilitas, dan mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan atau pengembangan. Salah satu aspek utama yang dapat dipantau dengan lebih baik adalah cash flow atau arus kas. Dengan keuangan yang terpisah, pemilik bisnis dapat mengidentifikasi sumber dan penggunaan dana secara lebih akurat. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengambil keputusan yang lebih tepat waktu dan cerdas terkait dengan manajemen likuiditas, pembayaran utang, dan investasi untuk pertumbuhan. Pemisahan antara keuangan pribadi dan bisnis bukan hanya langkah administratif, tapi strategis. Selain memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, pebisnis dapat menggunakan software akuntansi accurate. CV Mitra Aplikasi Bisnis selaku Accurate Official Partner (AOP) menawarkan berbagai produk yang dapat membantu bisnis untuk berkembang. Dengan bantuan software akuntansi Accurate, pencatatan keuangan dapat dilakukan dengan lebih ringkas. Hal ini membantu menciptakan dasar finansial yang stabil, meningkatkan kinerja bisnis, dan meraih pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan demikian, menjaga pemisahan dan membuat pondasi keuangan yang baik menjadi investasi jangka panjang yang sangat penting untuk keberlanjutan bisnis. Kontak: CV Mitra Aplikasi Bisnis 0895 4145 49025 [email protected]