Singkap

Sorotan terbaru dari Tag # Singkap

Termasuk 4 Profil Pelajar Manakah Siswa Anda? Singkap Perilaku Tersembunyi Saat Ujian Lewat Data Digital Pendidikan
Pendidikan
Jumat, 31 Juli 2026 | 11:07 WIB

Termasuk 4 Profil Pelajar Manakah Siswa Anda? Singkap Perilaku Tersembunyi Saat Ujian Lewat Data Digital

Jakarta, katakabar.com - Dalam sebuah studi yang menargetkan sebuah sekolah negeri di Indonesia, SPRIX Education Foundation melaksanakan TOFAS, sebuah tes perhitungan berbasis komputer. Dengan menganalisis data log digital secara real-time (waktu nyata), seperti kecepatan menjawab dan akurasi seiring berjalannya waktu, kami mengungkap bagaimana siswa berinteraksi dengan soal-soal ujian. Melalui penelitian ini, kami telah mengidentifikasi empat profil perilaku yang berbeda di antara para siswa, bahkan pada mereka yang mencapai nilai akhir yang serupa. Meskipun ujian tertulis tradisional secara efektif mengukur nilai yang dicapai siswa, ujian tersebut membuat proses sebenarnya mengenai bagaimana siswa berjuang selama ujian menjadi tidak terlihat. Dengan mengalihkan fokus dari nilai akhir ke proses pengerjaan ujian, pendekatan berbasis data ini mengidentifikasi hambatan belajar yang mendasarinya. Memberdayakan para pendidik dengan wawasan diagnostik ini memungkinkan sekolah untuk bergerak melampaui umpan balik yang seragam, serta memberikan bimbingan yang sangat personal dan berorientasi pada proses, yang disesuaikan dengan kebutuhan unik masing-masing siswa. 1. Perjuangan Tersembunyi di Balik Nilai Ujian Serupa Ujian tertulis tradisional sangat efektif untuk mengukur nilai yang dicapai siswa, tetapi ujian ini sebagian besar tidak memperlihatkan proses sebenarnya mengenai bagaimana siswa berjuang saat mengerjakannya. Apakah mereka kehabisan waktu? Apakah mereka panik dan asal menebak? Apakah mereka menyerah begitu saja pada topik yang rumit? Untuk mengungkap hambatan belajar yang tersembunyi ini, SPRIX Education Foundation melakukan sebuah studi menggunakan Test of Fundamental Academic Skills (TOFAS) —sebuah penilaian perhitungan dasar digital berdurasi 40 menit— di sebuah sekolah negeri di Indonesia. Dengan melacak data log digital secara real-time (waktu nyata) seperti kecepatan menjawab dan tingkat jawaban kosong, penelitian ini mengungkapkan kenyataan yang jelas: Meskipun siswa mencapai nilai yang serupa, perilaku mereka yang sebenarnya saat ujian dan tantangan manajemen waktu yang mereka hadapi bisa sangat berbeda. Untuk menavigasi temuan ini, laporan ini disusun menjadi tiga bagian. Pertama, kami menguraikan empat profil pelajar berbeda yang diidentifikasi melalui analisis kami. Kedua, kami menyajikan bukti empiris —metrik digital spesifik selama durasi 40 menit— yang memvalidasi kelompok-kelompok ini. Terakhir, kami mendiskusikan bagaimana wawasan diagnostik ini dapat mengubah instruksi dari sekadar umpan balik yang seragam menjadi dukungan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. 2. Empat Profil Pelajar yang Diidentifikasi Melalui Data  Melalui analisis terhadap 165 siswa kelas 8, kami menemukan perilaku siswa dalam mengerjakan ujian diklasifikasikan ke dalam empat pola berbeda yang ditunjukkan pada Gambar 1. Penilaian ini berupa ujian digital berdurasi 40 menit yang terdiri dari 60 pertanyaan; detail lebih lanjut mengenai konten ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya. Berikut adalah pandangan lebih dekat mengenai karakteristik unik dari masing-masing profil:  Profil A (Penjawab Stabil)  Performa: Tinggi (Nilai Rata-rata: 81,1% / 60 siswa).  Perilaku: Kecepatan yang stabil dan terkontrol di sepanjang ujian, tetapi membiarkan pertanyaan yang sangat rumit kosong di bagian paling akhir.  Profil B (Kesulitan Waktu)  Performa: Menengah-Rendah (Nilai Rata-rata: 42,9% / 66 siswa).  Perilaku: Terburu-buru di menit-menit terakhir, dan tingkat jawaban kosong terus meningkat seiring bertambah rumitnya topik. Profil C (Penebak Cepat) Performa: Menengah-Rendah (Nilai Rata-rata: 39,6% / 17 siswa).  Perilaku: Lonjakan kecepatan menjawab yang tiba-tiba di pertengahan ujian, dengan hampir tidak ada jawaban kosong meskipun akurasinya menurun.  Profil D (Cepat Menyerah) Performa: Rendah (Nilai Rata-rata: 29,9% / 22 siswa).  Perilaku: Kecepatan awal yang sangat cepat, namun akurasinya sangat rendah di sepanjang ujian. 3. Bukti: Melacak 40 Menit Perilaku Pengerjaan Ujian Apa yang diselesaikan oleh para siswa? Studi ini menggunakan TOFAS Level 5, sebuah penilaian perhitungan dasar digital yang menggabungkan format pilihan ganda dan isian bebas. Dalam durasi 40 menit, para siswa mengerjakan 60 pertanyaan yang mengevaluasi lima topik matematika yang berbeda: 1. Bilangan Positif dan Negatif [misalnya, -7+6 dan (+28)÷(-4)] 2. Bentuk Aljabar [misalnya, 4x×(-6) dan (9x-1)-(-2x-8)]  3. Persamaan [misalnya, x+6 = 2 dan -4x+34 = -5+9x]  4. Ekspresi Dasar [misalnya, 4a-b+2a+3b dan 3(4x-3y)-5(x-4y)]  5. Sistem Persamaan [misalnya, 3x-2y=14 & 2x+2y=6] Bagaimana profil-profil ini diidentifikasi? Menggunakan data log TOFAS, yang direkam setiap 2 menit, kami menggabungkan tingkat akurasi kumulatif dan kecepatan menjawab siswa ke dalam interval 10 menit (Q1, Q2, Q3, dan Q4). Daripada membagi siswa berdasarkan kriteria subjektif atau sekadar ambang batas nilai, kedua metrik deret waktu ini dianalisis menggunakan teknik pembelajaran mesin statistik yang dikenal sebagai Latent Profile Analysis (LPA). Lebih lanjut, setelah profil terbentuk, kami memeriksa tingkat jawaban kosong mereka di kelima topik matematika tersebut untuk menguraikan karakteristik masing-masing kelompok. Data spesifik yang mendorong terbentuknya masing-masing profil, yang digabungkan dalam Gambar 2 —yang melacak (a) akurasi kumulatif, (b) kecepatan menjawab dari waktu ke waktu, dan (c) tingkat jawaban kosong di lima topik matematika— dirinci di bawah ini:  Profil A (Penjawab Stabil / Nilai Rata-rata: 81,1% / 60 siswa) Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2 (a), siswa-siswa ini mempertahankan tingkat akurasi yang tinggi sepanjang ujian, mencapai 85,6% pada menit ke-40. Gambar 2 (b) menunjukkan kecepatan menjawab yang stabil dan terkontrol sekitar 1,5 pertanyaan per menit. Gambar 2 (c) mengungkapkan bahwa kelompok ini mencatat tingkat kekosongan 16,8% pada topik terakhir (Sistem Persamaan). Pola ini menunjukkan bahwa siswa berprestasi tinggi ini mungkin memprioritaskan akurasi daripada sekadar menyelesaikan semua soal, membiarkan pertanyaan yang sangat rumit tetap kosong alih-alih mengandalkan tebakan acak saat waktu hampir habis. Profil B (Kesulitan Waktu / Nilai Rata-rata: 42,9% / 66 siswa) Gambar 2 (b) menunjukkan peningkatan tajam dalam kecepatan menjawab mereka pada 10 menit terakhir (mencapai sekitar 2,45 pertanyaan/menit). Akibatnya, akurasi kumulatif mereka turun menjadi 46,1% pada Gambar 2 (a). Mengenai Gambar 2 (c), tingkat jawaban kosong mereka terus meningkat seiring berjalannya topik, mencapai 9,8% pada topik terakhir. Tren peningkatan ini, dikombinasikan dengan kecepatan akhir yang terburu-buru, mungkin menunjukkan bahwa siswa-siswa ini pada awalnya mencoba mengerjakan pertanyaan tanpa melewatinya, tetapi saat waktu semakin mendesak, mereka semakin sering melewati soal-soal rumit sambil secara bersamaan mempercepat ritme mereka untuk menyelesaikan pertanyaan yang tersisa. Profil C (Penebak Cepat / Nilai Rata-rata: 39,6% / 17 siswa) Gambar 2 (b) mengungkapkan bahwa kecepatan menjawab mereka melonjak tajam pada interval 20–30 menit. Namun, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2 (a), akurasi mereka menurun pada periode yang sama. Lebih lanjut, Gambar 2 (c) menunjukkan bahwa tingkat jawaban kosong mereka tetap mendekati nol (1,0% pada topik terakhir). Kombinasi kecepatan yang sangat tinggi, jawaban kosong yang nyaris nol, dan penurunan drastis pada akurasi kumulatif ini mungkin mengindikasikan "menebak dengan cepat" —sebuah perilaku di mana siswa berhenti memecahkan masalah secara sungguh-sungguh saat menghadapi konsep yang rumit dan dengan cepat memasukkan jawaban acak hanya agar dapat melewati ujian. Sebagai hasilnya, mereka pada dasarnya selesai lebih awal, yang menyebabkan aktivitas pengerjaan ujian yang sangat minim pada interval 10 menit terakhir. Profil D (Cepat Menyerah / Nilai Rata-rata: 29,9% / 22 siswa) Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2 (a), akurasi kumulatif mereka konsisten menjadi yang terendah di antara semua kelompok sepanjang ujian berlangsung. Terlepas dari akurasi yang rendah ini, Gambar 2 (b) mengungkapkan bahwa kecepatan menjawab mereka pada interval 0–10 (Q1) dan 10–20 (Q2) menit sebenarnya adalah yang tercepat di antara semua kelompok, sebelum turun tajam setelahnya. Kombinasi kecepatan awal yang paling cepat dan akurasi terendah ini menunjukkan bahwa siswa-siswa tersebut terburu-buru dalam mengerjakan soal-soal awal tanpa perhitungan yang memadai. 4. Dari "Belajar Lebih Keras" Menjadi Dukungan yang Disesuaikan Dengan ujian tertulis tradisional, nilai yang rendah biasanya menghasilkan saran yang seragam, seperti "belajar lebih keras" atau "lakukan lebih banyak latihan soal.". Namun, setelah profil siswa diidentifikasi melalui data proses digital, para guru dapat menerapkan pendekatan pengajaran yang sama sekali berbeda bahkan untuk siswa dengan nilai rendah yang serupa. Sebagai contoh, Profil A (Penjawab Stabil) dapat didorong untuk mencoba menyelesaikan soal-soal matematika yang lebih rumit dan aplikatif, sembari menerima panduan tentang strategi alokasi waktu untuk ujian-ujian penting; selain itu, terus melanjutkan latihan soal dasar juga sangat dianjurkan guna meningkatkan kecepatan berhitung mereka agar mereka dapat menyelesaikan seluruh ujian tepat waktu. Profil B (Kesulitan Waktu) dapat memperoleh manfaat dari pendekatan ganda: mempraktikkan latihan dasar untuk meningkatkan kecepatan perhitungan inti mereka, bersama dengan saran mengenai alokasi waktu sehingga mereka tidak terburu-buru saat berada di bawah tekanan waktu. Untuk Profil C (Penebak Cepat), data berfungsi sebagai indikator diagnostik, yang memungkinkan para guru untuk menentukan konsep-konsep spesifik di mana siswa kemungkinan besar kehilangan fokus. Sementara itu, Profil D (Cepat Menyerah) menandakan adanya potensi kebutuhan untuk mengulang kembali konsep-konsep dasar untuk mencegah rasa frustrasi di awal dan membantu mereka membangun kembali kepercayaan diri melalui langkah-langkah yang dapat dicapai. Dengan cara ini, data penilaian digital tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai sistem pendukung yang memperingatkan para guru akan hambatan-hambatan yang mendasari permasalahan siswa. Harus diakui, keempat profil yang diidentifikasi dalam studi awal ini hanya mewakili klasifikasi dasar yang luas. Seiring dengan semakin banyaknya siswa secara global yang berpartisipasi dalam penilaian digital ini, kumpulan data yang terus berkembang akan memungkinkan kita untuk menemukan pola perilaku yang lebih rinci. Memperluas penelitian ini untuk menganalisis data besar (big data) pada skala yang lebih luas pada akhirnya akan memberikan sebuah alat yang ampuh untuk memberdayakan para guru di seluruh dunia dalam memberikan pengajaran yang sangat dipersonalisasi.

Magpie Public Relations Singkap Delapan Tren Komunikasi Bisnis di Tahun Ular Kayu 2025 Lifestyle
Lifestyle
Selasa, 14 Januari 2025 | 08:17 WIB

Magpie Public Relations Singkap Delapan Tren Komunikasi Bisnis di Tahun Ular Kayu 2025

Jakarta, katakabar.com - Seperti ular yang berganti kulit, komunikasi bisnis harus bertransformasi di Tahun Ular Kayu 2025 untuk menjangkau generasi digital native yang diproyeksikan mendominasi 75 persen angkatan kerja global. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan komposisi penduduk di Indonesia kini didominasi oleh Generasi Z dan Milenial masing-masing sebesar 27,94 persen dan 25,87 persen. Magpie Public Relations hadir untuk membantu para pemilik brand dan pengambil keputusan menaklukkan tantangan di era baru. Melalui riset mendalam dan analisis komprehensif, Magpie singkap 8 tren komunikasi bisnis yang akan mendominasi di Tahun Ular Kayu 2025.

Singkap Pertumbuhan dan Redakan Stres Investasi Tokocrypto Dukung Bulan Literasi Kripto Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 23 Mei 2024 | 19:06 WIB

Singkap Pertumbuhan dan Redakan Stres Investasi Tokocrypto Dukung Bulan Literasi Kripto

Jakarta, katakabar.com - Industri aset kripto telah alami pertumbuhan yang signifikan dan mulai mengubah kebiasaan orang untuk berinvestasi. Meskipun masih dalam tahap awal, aset kripto dan teknologi blockchain dapat segera menjadi bagian mendasar dari masa depan. Karenanya, edukasi dan literasi kripto telah menjadi kebutuhan saat ini. Melihat pentingnya edukasi dan literasi dalam ruang kripto, Tokocrypto mendukung penuh program Bulan Literasi Kripto 2024 yang diinisiasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) bersama Asosiasi Blockchain & Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI). CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis apresiasi inisiatif program Bulan Literasi Kripto yang digelar lawat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mengembangkan perdagangan aset digital yang berfokus pada edukasi dan literasi. Menurutnya, meningkatkan edukasi adalah langkah penting untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap industri aset kripto di Indonesia. "Program ini langkah besar menuju sinergi yang memperkuat industri aset kripto di Indonesia. Sebagai salah satu pedagang aset kripto yang terregulasi, Tokocrypto bersama mitra dan pemangku kepentingan harus siap menghadapi tantangan di masa depan, sehingga mampu menciptakan industri yang tangguh, stabil, dan berkelanjutan," kata Yudho di acara Global Pizza Party x Bulan Literasi Kripto di Jakarta, pada Selasa (21/5). Program Bulan Literasi Kripto yang berlangsung sepanjang Mei 2024 ini, harap Yudho, dapat menghadirkan kegiatan edukasi yang inovatif dan dekat dengan pelanggan, calon pelanggan, masyarakat, serta pemangku kepentingan. Program ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai aset kripto, perdagangan aset kripto, serta regulasi di dalamnya. “Untuk mencapai adopsi skala besar, penting untuk menyebarkan literasi keuangan terkait aset kripto dan pendidikan blockchain agar masyarakat memahami cara kerja teknologi ini dan industri kripto secara keseluruhan. Sudah saatnya investasi aset kripto menjadi bagian penting dari program literasi keuangan,” jelasnya. Situs web data kripto, CoinKickoff, melaporkan Indonesia masuk dalam daftar negara yang memiliki tingkat stres terkait investasi kripto yang tinggi di kawasan Asia Tenggara. Riset ini menganalisa 131 negara dan melakukan pengumpulan data berdasarkan analisis tweet yang diberi geotag untuk tagar dari 50 aset kripto paling populer berdasarkan kapitalisasi pasar. Menurut riset bertajuk “Where Are People Most Stressed About the State of Crypto?” Indonesia masuk dalam daftar tiga besar negara yang punya tingkat stres tinggi terkait kripto untuk kawasan Asia Tenggara. Alasannya karena 19,29 persen tweet tentang kripto yang berasal dari Indonesia mengandung sentimen stres. Singapura dan Malaysia menduduki posisi pertama dan kedua dengan masing-masing presentase 24,18 persen dan 20,89 persen. Dari riset tersebut, membuktikan volatilitas pasar kripto dan kurangnya edukasi investasi menjadikan instrumen ini penuh tekanan. Kurangnya edukasi kripto membuat investor melakukan keputusan yang kurang tepat, sehingga biasanya berakhir dengan kinerja yang agak lebih buruk daripada yang dipikirkan sebelumnya. Dukungan dan Pertumbuhan Industri Kripto Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti, Tirta Karma Senjaya menjelaskan, edukasi tentang kripto menawarkan banyak manfaat. Ada beberapa alasan utama mengapa berinvestasi dalam edukasi kripto yang tepat menjadi semakin penting. Ia menekankan bahwa kurangnya edukasi merupakan faktor penghambat adopsi kripto. “Aset kripto bukan hanya soal investasi, karena industri ini membutuhkan talenta baru yang memahami blockchain dan kripto serta memiliki keterampilan teknologi khusus. Tujuan utama kami adalah membangun komunitas investasi aset kripto yang besar dengan adopsi yang dirasakan oleh semua pihak. Semua ini dimulai dengan edukasi dan literasi,” terang Tirta. Kata Tirta, saat ini Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) terus melakukan penguatan regulasi dan membentuk ekosistem aset kripto di Indonesia yang terdiri dari Bursa, Kliring, Depository. Ekosistem ini diharapkan dapat menciptakan iklim perdagangan aset kripto yang wajar dan fair dalam persaingan yang sehat. Di samping itu, terdapat Komite Aset Kripto yang akan berperan dalam mendorong pembinaan dan pengembangan industri. Bappebti mencatat nilai transaksi kripto di Indonesia pada April 2024 mencapai Rp52,26 triliun. perkembangan nilai transaksi perdagangan fisik aset kripto di Indonesia pada Januari-April 2024 mencapai Rp211,1 triliun. Sedang, jumlah investor kripto di Indonesia mengalami peningkatan. Hingga April 2024, tercatat terdapat 20,16 juta investor kripto, bertambah sekitar 410.000 orang atau naik 2,08 persen dibandingkan Mareti 2024 yang sebanyak 19,75 juta orang. Ketua Umum Aspakrindo-ABI, Robby, menuturkan, road show edukasi tentang kripto ini dilakukan secara rutin setiap tahun dalam rangka Bulan Literasi Kripto. Hal ini sejalan dengan tren peningkatan minat terhadap kripto di Indonesia. "Dari asosiasi, kegiatan ini adalah agenda rutin setiap tahun. Kami melihat potensi industri kripto akan semakin besar ke depannya. Saat ini, jumlah investor kripto masih sekitar 10 persen dari total penduduk Indonesia. Makanya, kami aktif melakukan edukasi," ulasnya. Selain itu, tutur Robby, melalui kegiatan edukasi ini, kami berupaya untuk menciptakan ekosistem kripto yang lebih stabil dan aman di Indonesia. Kami yakin dengan pemahaman yang lebih baik, investor akan lebih siap menghadapi fluktuasi pasar dan mengambil keputusan yang lebih rasional, sehingga dapat berkontribusi pada pertumbuhan industri kripto yang sehat dan berkelanjutan di masa depan," sebut Robby. Program Bulan Literasi Kripto digelar dengan menggandeng seluruh anggota Aspakrindo-ABI yang berjumlah 35 Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) resmi terdaftar di Bappebti. Adapun tujuan dari penyelenggaraan BLK 2024 memberikan pemahaman tentang teknologi blockchain dan aset kripto untuk mendorong inklusi finansial bagi masyarakat Indonesia. BLK 2024 diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan meningkatkan transaksi kripto di Indonesia. Kontak: Bianda Ludwianto - Public Relations Tokocrypto +62856-9267-2993 [email protected]

Menyingkap Kemegahan Dubai di Internasional
Internasional
Minggu, 05 Mei 2024 | 19:05 WIB

Menyingkap Kemegahan Dubai di

Tangerang, katakabar.com - Tandai kalender Anda dan bersiaplah untuk konvergensi keunggulan real estat yang belum pernah terjadi sebelumnya saat Signature Real Estate umumkan acara yang sangat dinanti-nantikan di Tangerang, Indonesia, pada 22 Juni 2024 mendatang. Pertemuan eksklusif ini mempertemukan para pengembang terkemuka Dubai untuk berbagi wawasan dan tren yang sangat berharga lanskap real estate global. Pintu Gerbang Menuju Keunggulan Real Estat Dubai Dubai, identik dengan kemewahan dan inovasi, berdiri di garis depan pengembangan real estate global. Dengan cakrawalanya yang ikonik, proyek-proyek visioner, dan penawaran gaya hidup yang tak tertandingi, kota ini telah memikat imajinasi para investor dan peminat di seluruh dunia. Kini, melalui acara Signature Real Estate di Indonesia, para peserta memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan langsung dan akses ke pembangunan paling bergengsi di Dubai. Wawasan dari Para Raksasa Industri Inti dari acara Signature Real Estate di Indonesia terdapat serangkaian sesi mencerahkan yang menampilkan presentasi dan diskusi yang dipimpin pengembang terkemuka Dubai. Para raksasa industri ini berbagi keahlian mereka, mengungkap proyek-proyek mendatang, dan memberikan wawasan tentang tren terkini yang membentuk pasar real estat Dubai. Dari desain arsitektur inovatif hingga praktik pembangunan berkelanjutan, peserta akan memperoleh pengetahuan berharga yang dapat membentuk strategi investasi mereka dan mendefinisikan kembali pemahaman mereka tentang kehidupan mewah. Peluang Jaringan Selain sesi informatif, acara Signature Real Estate di Indonesia menawarkan peluang jaringan yang tak tertandingi bagi para peserta untuk terhubung dengan para profesional industri, investor, dan individu yang berpikiran sama. Baik Anda seorang investor berpengalaman yang ingin memperluas portofolio Anda atau pendatang baru yang menjelajahi dunia real estat, acara ini menyediakan platform sempurna untuk menjalin koneksi berharga dan menjajaki potensi kolaborasi. Pameran Properti Eksklusif Acara real estat tidak lengkap tanpa pameran properti premium, dan acara Signature Real Estate di Indonesia tidak terkecuali. Peserta memiliki kesempatan untuk menjelajahi pilihan properti eksklusif dari pengembang paling terkemuka di Dubai, mulai dari vila tepi laut yang mewah hingga hunian perkotaan yang canggih. Baik Anda sedang mencari rumah impian atau mencari peluang investasi, pameran ini menjanjikan inspirasi dan pesona. Merangkul Inovasi dan Peluang Seiring dengan terus berkembangnya lanskap real estat global, penerapan inovasi dan pemanfaatan peluang baru merupakan hal yang sangat penting dalam meraih kesuksesan. Acara Signature Real Estate di Indonesia merupakan bukti komitmen perusahaan terhadap keunggulan dan dedikasinya untuk memberdayakan investor dengan pengetahuan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk berkembang di pasar yang dinamis saat ini. Dengan mempertemukan para pengembang terkemuka Dubai dan masyarakat Indonesia yang cerdas, acara ini menyiapkan panggung bagi masa depan kolaborasi, inovasi, dan pertumbuhan yang tak tertandingi. Kesimpulan Bergabunglah dengan Signature Real Estate pada 22 Juni 2024 mendatang, di Tangerang, Indonesia, untuk mendapatkan pengalaman transformatif yang menjanjikan untuk mendefinisikan kembali persepsi Anda tentang real estate mewah. Dari diskusi mendalam dengan para pemimpin industri hingga pameran properti eksklusif, acara ini menawarkan kesempatan unik untuk mendapatkan akses ke pembangunan paling bergengsi di Dubai dan membuka berbagai kemungkinan. Jangan lewatkan kesempatan Anda untuk menjadi bagian dari acara penting ini dan memulai perjalanan Kontak: Untuk informasi lebih lanjut Hubungi Kami melalui WhatsApp (+62) 877 55778881

Webinar LindungiHutan, Singkap Langkah Penting Bisnis Berkelanjutan Lewat Green Branding Lingkungan
Lingkungan
Senin, 29 April 2024 | 07:32 WIB

Webinar LindungiHutan, Singkap Langkah Penting Bisnis Berkelanjutan Lewat Green Branding

Semarang, katakabar.com - LindungiHutan kembali menghadirkan serial webinar Green Skilling dengan topik "Green Branding" pada Sabtu, 27 April 2024 pukul 15.15-16.15 WIB. Semarang, 26 April 2024 - Dalam menghadapi krisis iklim, setiap individu hingga perusahaan memiliki andil dalam menjaga kelestarian lingkungan. Setiap tindakan memiliki dampak signifikan yang mengharuskan kita bergerak aktif menyelamatkan bumi. Dalam konteks bisnis, praktik ramah lingkungan bukan sekadar tanggung jawab sosial tetapi untuk keberlanjutan perusahaan. Kampanye lingkungan, tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran terhadap isu lingkungan melainkan menjadi cara untuk mengubah perilaku dan kebiasaan yang tidak ramah lingkungan. Banyak perusahaan yang mengadopsi praktik Green Branding untuk membangun citra perusahaan ramah lingkungan. Agar upaya tersebut berhasil, perusahaan perlu memahami strategi dan penerapannya dalam bisnis. Oleh karena itu, LindungiHutan kembali menghadirkan serial Webinar Green Skilling “Practical Strategies for Green branding Implementation: From Theory to Action” pada 27 April 2024 pukul 15.15-16.15 WIB. Webinar ini dihadiri oleh Founder & CEO OXO Group Indonesia, Johannes Weissenbaeck, sebagai narasumber utama yang akan membahas mengenai strategi, studi kasus hingga dampak dari Green Branding terhadap kelangsungan bisnis perusahaan. Selama webinar, peserta berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan pemateri melalui sesi tanya jawab. Peserta yang beruntung akan mendapat hadiah menarik dari LindungiHutan. Daftarkan diri Anda dalam Webinar Green Skilling “Practical Strategies for Green branding Implementation: From Theory to Action” secara GRATIS melalui http://tinyurl.com/greenskilling5. Contact Intan Widianti Kartika Putri Head of Partnership Email: [email protected] Phone: +62 823-2901-5769 Jl. Lempongsari 1 No. 405, Lempongsari, Gajah Mungkur, Kota Semarang 50231 Website: https://lindungihutan.com/