Solo

Sorotan terbaru dari Tag # Solo

IKN

IKN

Opini - Senin, 22 Mei 2023
Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-kota Non Metropolitan Nasional
Nasional
Kemarin

Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-kota Non Metropolitan

Solo, katakabar.com - Setelah mencatat partisipasi lebih dari 90 anggota komunitas di Tangerang dan menjangkau puluhan publikasi media, program EVOS GoPay Watch Party kembali digelar di Solo sebagai bagian dari upaya memperluas akses pengalaman esports di luar venue besar. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 110 audience dari komunitas lokal. Mencerminkan meningkatnya minat terhadap aktivitas esports berbasis komunitas di berbagai daerah.  Beberapa tahun terakhir, tren konsumsi esports di Indonesia mulai bergeser. Berawal dari pengalaman terpusat di arena besar menuju aktivitas yang lebih dekat dengan keseharian komunitas. Seperti halnya nonton bareng di kafe atau ruang publik. Solo menjadi salah satu kota yang menunjukkan dinamika tersebut, didukung oleh pertumbuhan komunitas kreatif dan tingginya aktivitas anak muda dalam ekosistem digital.  Ekspansi ke Solo mencerminkan potensi kota-kota non-metropolitan dalam pertumbuhan ekosistem esports. Dengan karakter kota yang dikenal sebagai pusat budaya sekaligus memiliki perkembangan komunitas kreatif yang aktif, Solo menjadi salah satu titik yang dinilai relevan untuk menghadirkan aktivitas yang menggabungkan hiburan, kompetisi, dan interaksi komunitas.  Masih usung konsep sederhana melalui kolaborasi dengan kafe lokal, acara ini berfokus pada nonton bareng pertandingan MPL antara EVOS melawan ONIC. Selain itu, mini turnamen kembali menjadi bagian dari rangkaian acara, dengan total hadiah sebesar Rp5.000.000 yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta. Skema ini menunjukkan bahwa aktivitas komunitas tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mulai mengarah pada pengalaman kompetitif yang lebih terstruktur di tingkat lokal. Sejumlah peserta mengaku bahwa format ini memberikan pengalaman yang berbeda dibanding sekadar menonton secara online. Salah satu peserta dari komunitas Solo menyebutkan bahwa kehadiran acara seperti ini membuat interaksi antar komunitas terasa lebih hidup, sekaligus membuka peluang untuk saling mengenal dan berkompetisi secara langsung.  Head of Product Marketing GoPay, Rudy Tantyo Setiawan, menyampaikan pendekatan berbasis komunitas menjadi salah satu cara untuk memahami perilaku pengguna secara lebih dekat. “Melalui EVOS GoPay Watch Party, kami melihat bagaimana interaksi di level komunitas dapat menjadi pintu masuk untuk memahami kebutuhan dan kebiasaan pengguna, khususnya di ekosistem esports yang terus berkembang,” kata Rudy.  Kehadiran talent EVOS seperti Charmaine dan Rhea turut menambah antusiasme peserta. Interaksi langsung antara talent dan komunitas menjadi salah satu faktor yang memperkuat engagement, terutama bagi penggemar di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap event esports berskala besar.  Head of EVOS Esports, Aufa Bassam, menilai pendekatan ini membuka peluang baru dalam memperluas basis penggemar sekaligus memperkuat ekosistem di tingkat lokal. “Pertumbuhan esports tidak hanya terjadi di kota besar. Aktivasi seperti ini menunjukkan bahwa komunitas di daerah juga memiliki potensi yang besar, baik dari sisi partisipasi maupun engagement. Ini menjadi langkah untuk membangun ekosistem yang lebih merata,” jelas Aufa.  Program EVOS GoPay Watch Party direncanakan akan terus berlanjut ke kota-kota lainnya di Indonesia. Pendekatan berbasis komunitas ini mulai terlihat sebagai salah satu model distribusi pengalaman esports yang lebih fleksibel, sekaligus membuka peluang baru bagi kolaborasi antara pelaku industri esports dan platform digital dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Pada konteks industri, inisiatif ini juga mencerminkan pergeseran strategi dari event terpusat ke pendekatan yang lebih desentralisasi, di mana pengalaman esports dapat diakses lebih dekat oleh komunitas di berbagai daerah. Masyarakat yang ingin mengikuti atau berpartisipasi dalam rangkaian EVOS GoPay Watch Party selanjutnya dapat memantau informasi terbaru melalui Instagram GoPay @gopayindonesia dan EVOS Esports @evosesports, sekaligus membuka peluang untuk terlibat langsung dalam aktivitas komunitas di kota berikutnya.

Hadir di Stasiun Solo Balapan, KAI UMKM Fest 2025 Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Ekonomi
Ekonomi
Senin, 29 Desember 2025 | 11:01 WIB

Hadir di Stasiun Solo Balapan, KAI UMKM Fest 2025 Dorong UMKM Lokal Naik Kelas

Solo, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menunjukkan komitmen dukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lewat pergelaran KAI UMKM Fest 2025 yang digelar di Stasiun Solo Balapan pada 26 hingga 28 Desember 2025. Usung tema #RasadanKaryaSurakarta, event ini menghadirkan ragam produk unggulan UMKM dengan nuansa budaya khas Kota Solo yang kental dan membumi. KAI UMKM Fest 2025 jadi ruang strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk lokal berkualitas, sekaligus mendekatkan karya anak bangsa kepada masyarakat luas, khususnya para pelanggan kereta api yang melintas di salah satu stasiun dengan volume penumpang yang cukup tinggi yaitu Stasiun Solo Balapan Sebanyak 20 mitra UMKM binaan dan kolaborasi KAI turut ambil bagian dalam kegiatan ini, menghadirkan berbagai produk mulai dari kuliner tradisional dan kekinian, batik, kriya, hingga minuman herbal dan produk kreatif lainnya. UMKM tersebut berasal dari wilayah Surakarta dan Yogyakarta, yang menempati area selasar dan hall Stasiun Solo Balapan. Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan KAI UMKM Fest wujud nyata peran KAI tidak hanya sebagai penyedia layanan transportasi publik, tetapi juga sebagai BUMN yang berkontribusi aktif dalam penguatan ekonomi masyarakat. “Melalui KAI UMKM Fest 2025, KAI ingin menghadirkan ruang promosi yang strategis bagi pelaku UMKM agar produknya semakin dikenal dan diminati masyarakat. Stasiun bukan hanya tempat naik dan turun penumpang, tetapi dapat menjadi etalase karya dan rasa UMKM lokal,” ujar Feni. Kata Feni, pemilihan Stasiun Solo Balapan sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri karena Solo dikenal sebagai kota budaya dengan kekayaan seni, kuliner, dan kriya yang kuat. “Tema #RasadanKaryaSurakarta kami angkat untuk menegaskan identitas lokal yang menjadi kekuatan UMKM. Harapannya, para pengunjung tidak hanya berbelanja, tetapi juga merasakan nilai budaya dan cerita di balik setiap produk yang ditampilkan,” jelasnya. Selain memberikan manfaat langsung bagi UMKM, KAI UMKM Fest 2025 juga diharapkan dapat menambah pengalaman perjalanan pelanggan kereta api selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Suasana stasiun menjadi lebih hidup dengan kehadiran produk-produk lokal berkualitas yang bisa dinikmati sambil menunggu keberangkatan kereta. KAI Daop 6 Yogyakarta mengajak masyarakat Surakarta dan sekitarnya, serta para pelanggan kereta api yang melintas di Stasiun Solo Balapan, untuk menyempatkan diri mengunjungi KAI UMKM Fest 2025 dan mendukung produk UMKM lokal. “Dengan membeli dan menggunakan produk UMKM, kita turut berkontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. KAI akan terus berkomitmen mendukung UMKM agar semakin naik kelas dan berdaya saing,” sebut Feni. KAI UMKM Fest 2025 terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi setiap hari selama kegiatan berlangsung di area Stasiun Solo Balapan. Melalui kegiatan ini, KAI berharap sinergi antara transportasi publik dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Politik garis lurus dan garis lucu Opini
Opini
Sabtu, 21 Oktober 2023 | 16:25 WIB

Politik garis lurus dan garis lucu

SIANG ini matahari memang terik sekali. Superpanas. Motor metik yang saya naiki, agak kurang asik diajak jalan, sebentar-sebentar ngadat. Motor mogok total tepat di sebuah warung makan Padang, "Gibran", di Masaran, Sragen. Pas pula di bawah Billboard ukuran raksasa, hitam putih, bergambar Prabowo-Jokowi, bertuliskan "Kelihatannya jatahnya Pak Prabowo". Sambil menunggu motor masuk bengkel, di WAG ada tulisan menggelitik, enak dibaca. Heboh Gibran sebagai cawapres Prabowo hasil Rapimnas Golkar, Hendrajit, pengamat geopolitik dari Global Future Institute (GFI) membuat catatan dengan judul menarik, "Siapa Mengendalikan Siapa?" Saya menikmati betul catatan pendek enam alinea itu. Dan saya seperti terhipnotis dengan kesimpulan akhir, di ujung alinea 6, "......tiba-tiba tenunan terurai dan jahitan-jahitan yang selama ini tersembunyi rapi mulai terlepas dan terurai satu per satu". "Sudah kuduga, tepatnya kuduga sudah". Hanya itu yang bisa saya lakukan, sambil mengangguk-angguk. Menjawab pertanyaan, siapa mengendalikan siapa?. "Jokowi di bawah kendali Golkar dan Gerindra atau sebaliknya Jokowi lah pengendali dua partai terbesar kedua dan ketiga pada pemilu 2019 lalu". Lalu, saya buka akun Instagram Gibran, terlihat foto Walikota Solo itu diapit Airlangga Hartarto dan Abu Rizal Bakrie. Menyenangkan sekali. Kita disuguhi gambar politik terbaru. Ada yang garis lurus, ada yang garis lucu. Kata Butet Kertaradjasa, "perkara domestik, kok yang dipertaruhkan bangsa dan negara. Ini asu banget..." Di luar nurul, tak abis fikri. Semua, "Dekengane Pusat!"