Kolaborasi TJSL Antar BUMN, Sucofindo Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Literasi Negeri di NTT Nasional
Nasional
4 jam yang lalu

Kolaborasi TJSL Antar BUMN, Sucofindo Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Literasi Negeri di NTT

Manggarai Timur, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) inisiasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertema “Literasi Negeri” sebagai upaya mendorong pemerataan akses pendidikan dan peningkatan literasi digital di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Untuk memperluas manfaat program, PT Sucofindo (Persero) berkolaborasi dengan PT Nindya Karya dan PT Pertamina Patra Niaga salurkan bantuan sarana pendidikan berupa revitalisasi perpustakaan, pemberian laptop, peningkatan daya listrik di SDK Buti, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Program kolaboratif antar-BUMN ini merupakan wujud nyata komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Inisiatif tersebut juga sejalan dengan komitmen PT Sucofindo (Persero) dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tentang Pendidikan Berkualitas, Berkurangnya Kesenjangan, serta Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Direktur Sumber Daya Manusia PT Sucofindo (Persero), Budi Utomo, mengatakan pendidikan fondasi utama membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, sehingga perlu didukung melalui kolaborasi berbagai pihak. “Sucofindo meyakini investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada pendidikan. Melalui Program Literasi Negeri, kami ingin menghadirkan akses pembelajaran yang lebih inklusif dan berkualitas bagi anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah 3T. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan membuka peluang yang lebih besar bagi generasi muda untuk berkembang dan meraih cita-citanya,” kata Budi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan PT Sucofindo (Persero), Sekar D. Setyani, bersama perwakilan PT Nindya Karya dan PT Pertamina Patra Niaga kepada Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas. Hadir pula Wakil Bupati Manggarai Timur, dan jajarannya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta civitas akademika SDK Buti. Andreas Agas mengapresiasi keterlibatan PT Sucofindo (Persero) bersama para BUMN mendukung kemajuan pendidikan di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran Program Literasi Negeri menjadi bukti nyata kepedulian BUMN terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda di daerah 3T. “Kami berterima kasih atas terselenggaranya program ini sehingga anak-anak SDK Buti dapat merasakan pendidikan dengan fasilitas yang memadai. Dukungan ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Manggarai Timur dan mempersiapkan generasi yang mampu bersaing di masa depan,” ucapnya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur, Winsensius Tala, menyampaikan program ini hadir pada waktu yang sangat tepat dan memberikan dukungan berarti bagi penguatan sektor pendidikan di daerah. “Kolaborasi yang dibangun melalui Program Literasi Negeri menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami mengapresiasi komitmen PT Sucofindo (Persero), dan para BUMN yang telah berkontribusi dalam memperkuat kualitas pendidikan di Manggarai Timur, khususnya melalui peningkatan akses pembelajaran berbasis teknologi. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah kami,” tutur Winsensius Tala. Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Sucofindo (Persero), Nuri Hidayat, menjelaskan Manggarai Timur dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena termasuk wilayah 3T yang masih membutuhkan dukungan berbagai pihak dalam penguatan sektor pendidikan. “Program ini disusun dan didiskusikan secara detail bersama pemerintah kabupaten Manggarai Timur agar dapat menjawab kebutuhan pendidikan yang ada di daerah setempat, khususnya di SDK Buti. Sucofindo tidak hanya berfokus pada penciptaan nilai bisnis, tetapi juga berkomitmen menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. Program Literasi Negeri merupakan bagian dari kontribusi kami dalam mendukung pencapaian SDGs melalui peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan kolaborasi lintas sektor,” sebutnya.

ENSIA 2026 Hadir, Sucofindo Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Sinergi Lintas Sektor Hadapi Perubahan Iklim Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:26 WIB

ENSIA 2026 Hadir, Sucofindo Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Sinergi Lintas Sektor Hadapi Perubahan Iklim

Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) resmi meluncurkan Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2026, sebuah ajang apresiasi yang mendorong lahirnya inovasi-inovasi terbaik di bidang lingkungan dan sosial dari berbagai sektor usaha di Indonesia. Peluncuran ENSIA 2026 menjadi bagian dari komitmen Sucofindo perkuat implementasi prinsip keberlanjutan sekaligus mendorong kontribusi dunia usaha menghadapi tantangan perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Usung tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Communities”, ENSIA 2026 diharapkan menjadi wadah bagi perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, tetapi juga memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Sandry Pasambuna, mengatakan bahwa peluncuran ENSIA 2026 merupakan langkah strategis untuk memperluas gerakan inovasi keberlanjutan di Indonesia. “ENSIA bentuk komitmen Sucofindo dalam mendorong dunia usaha untuk terus berinovasi dan mengambil peran aktif dalam menjawab berbagai tantangan lingkungan dan sosial. Melalui ENSIA 2026, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mampu mempercepat lahirnya solusi-solusi inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan keberlanjutan bisnis,” ujar Sandry. Menurut Sandry, saat ini dunia usaha tidak lagi hanya dituntut untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan. Lantaran itu, inovasi menjadi kunci dalam menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Melalui ENSIA 2026, kami berharap semakin banyak perusahaan yang menunjukkan praktik-praktik terbaiknya pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, memperkuat ketahanan masyarakat, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi dunia usaha,” tambahnya. Sebagai rangkaian peluncuran ENSIA 2026, Sucofindo menyelenggarakan Cerita Bersama Sucofindo (Carbon Talk) yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah, lembaga riset, dan sektor industri untuk membahas tantangan serta peluang dalam menghadapi perubahan iklim. Di sesi tersebut, Direktur Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Franky Zamzani, memaparkan perubahan iklim telah memengaruhi berbagai sektor strategis, mulai dari pangan, sumber daya air, energi, kesehatan, hingga ekosistem. Itu sebabnya, penguatan kapasitas adaptasi menjadi bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan. Ia mengatakan pemerintah terus mendorong upaya adaptasi iklim yang terintegrasi, inklusif, dan berbasis ilmu pengetahuan untuk memperkuat ketahanan sosial, ekonomi, dan ekosistem. “Upaya tersebut dijalankan melalui berbagai program prioritas pada sektor pangan, sumber daya air, energi, kesehatan, dan ekosistem guna mengurangi risiko serta dampak perubahan iklim. Hal ini sejalan dengan pilar KLH, yaitu lima bidang prioritas adaptasi yang tertuang dalam Perpres Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional,” jelas Franky. Kepala Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN, Andes Hamuraby Rozak, memaparkan pentingnya riset dan inovasi dalam mendukung upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Menurutnya, pengelolaan ekosistem yang berkelanjutan memerlukan pendekatan berbasis sains agar menghasilkan solusi yang terukur dan berdampak. Andes Hamuraby Rozak melanjutkan bahwa Solusi Berbasis Alam (Nature-based Solutions) menjadi tren sebagai upaya perlindungan, pemanfaatan secara bijaksana, serta pemulihan ekosistem. “Restorasi tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga mengintegrasikan aspek iklim, keanekaragaman hayati, dan masyarakat. Restorasi lahan gambut yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mendukung mitigasi perubahan iklim, pemulihan biodiversitas, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan ilmu pengetahuan, pemantauan berkelanjutan, dan partisipasi masyarakat,” ujar Andes. Di kegiatan sama, Senior Staff General Affairs & CSR PT Smelting, Rachmayani, menekankan pentingnya peran sektor usaha dalam mendukung pengendalian perubahan iklim melalui kolaborasi dengan masyarakat. Menurutnya, dunia usaha dapat berkontribusi melalui berbagai program lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, konservasi air, penghijauan, hingga pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. “Pengendalian perubahan iklim bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Kolaborasi sektor usaha dan masyarakat menjadi kunci terciptanya masa depan yang berkelanjutan,” ulas Rachmayani.

Abpednas dan Sucofindo Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat di Aceh Besar Nasional
Nasional
Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:40 WIB

Abpednas dan Sucofindo Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat di Aceh Besar

Banda Aceh, katakabar.com - Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) bersama PT Sucofindo (Persero) meresmikan sumur air bersih, yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Peresmian ini tindak lanjut dari kegiatan kick off pembangunan sumur air bersih yang dilaksanakan pada 10 Mei 2026 lalu sebagai bagian dari program pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke 70 PT Sucofindo (Persero). Setelah kick off, proses dilanjutkan dengan pembagunan sumur yang dilakukan secara bertahap, meliputi instalasi sarana air bersih dan pembangunan infrastruktur pendukung. Setelah seluruh pekerjaan selesai dan fasilitas dinyatakan siap digunakan, sumur tersebut kemudian diserahterimakan secara resmi oleh Abpednas dan PT Sucofindo (Persero) kepada Keuchik Gampong Lambleut sebagai perwakilan masyarakat setempat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan. Program penyediaan air bersih tersebut merupakan bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses air bersih yang aman dan berkelanjutan. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden RI, H. Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya mengenai akses air bersih dan sanitasi layak. Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan Abpednas dan PT Sucofindo (Persero) dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat. “Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif Abpednas dan PT Sucofindo (Persero) yang telah menghadirkan fasilitas air bersih bagi warga Gampong Lambleut. Saya juga berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut untuk dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” jelasnya. Ketua Umum Abpednas sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya), Indra Utama menyampaikan keberadaan sarana air bersih memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat desa sehari-hari. “Pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak, termasuk air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ucapnya. Indra Utama menambahkan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas umum, sehingga program yang telah dibangun dapat memberikan dampak sosial dan kesehatan dalam jangka panjang. Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas Abpednas, Prof. Dr. Reda Manthovani, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan program sosial di tengah masyarakat. “Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh Masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya. Komisaris Independen PT Sucofindo (Persero), Mahatma Gandhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program penyediaan air bersih tersebut. “Air bersih kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Karena ketersediaan akses air bersih berdampak pada kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas, pendidikan, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis,” terang Mahatma Gandhi. Komitmen untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat tersebut sejalan dengan upaya PT Sucofindo (Persero) dalam menjalankan program TJSL yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan. Lantaran itu, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Sandry Pasambuna, mengatakan pembangunan sumur air bersih merupakan bagian dari komitmen Sucofindo menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Menginjak usia tujuh dekade, SUCOFINDO ingin terus memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap akses air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga secara berkelanjutan. Semangat kolaborasi dan gotong royong yang terbangun melalui program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk generasi mendatang," sebut Sandry. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo (Persero) terus berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui layanan bisnis dan program keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

Sucofindo Dorong Ekosistem Energi Terbarukan Lewat Layanan TIC Terintegrasi Nusantara
Nusantara
Selasa, 19 Mei 2026 | 12:05 WIB

Sucofindo Dorong Ekosistem Energi Terbarukan Lewat Layanan TIC Terintegrasi

Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) terus pertegas komitmennya dukung pengembangan energi baru terbarukan sebagai bagian dari upaya menekan emisi dan mendorong implementasi Net Zero Emission. Peran ini sejalan dengan posisi PT Sucofindo (Persero) sebagai perusahaan BUMN di bidang TIC (Testing, Inspection, Certification). Komitmen tersebut mendapat apresiasi di ajang Solartec 2026 pada kategori Renewable Energy Industrial Services, di pekan keempat April 2026 lalu. Di kesempatan tersebut, Direktur Komersial PT Sucofindo (Persero), Agus Permadi, menyampaikan Sucofindo terus berperan aktif mendukung ekosistem energi terbarukan di Indonesia. “Kami terus menjalankan upaya berkelanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan, termasuk dalam pengembangan energi baru terbarukan. Sucofindo sebagai perusahaan TIC turut berperan dalam mendorong implementasi Net Zero Emission,” ujar Agus Permadi. Ia menambahkan, PT Sucofindo (Persero) menyediakan layanan TIC pada setiap tahapan proses, sesuai dengan standar nasional maupun internasional, untuk mendukung upaya pencapaian Net Zero Emission. Melalui capaian tersebut, perusahaan terus mendorong untuk berkontribusi dalam pengembangan energi baru terbarukan. “Kami berharap peran Sucofindo dalam ekosistem energi terbarukan dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung program transisi energi nasional,” lanjut Agus. Dalam mendukung sektor energi terbarukan, PT Sucotindo (Persero) berperan sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Selain itu, Sucofindo juga menyediakan layanan sampling dan analisis pada berbagai sumber energi seperti gas metana batubara, panas bumi, serta sumber energi baru terbarukan lainnya. Untuk memastikan pemenuhan standar keberlanjutan, PT Sucofindo (Persero) turut menghadirkan layanan verifikasi pada panel surya, turbin angin, infrastruktur pengisian kendaraan listrik (EV charging), serta sistem penyimpanan energi. “Sucofindo berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pencapaian Net Zero Emission, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak yang didukung oleh infrastruktur perusahaan,” tutup Agus Permadi. Sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim, PT Sucofindo (Persero) juga menghadirkan layanan pemantauan dan pengelolaan lingkungan, seperti pemetaan lahan, audit lingkungan, serta layanan ESG (Environmental, Social, and Governance). Selain itu, Sucofindo menyediakan berbagai layanan pendukung sustainable development, antara lain green smelter, ecolabel, green office, green building, green port, konsultansi energi terbarukan, green project management, industri hijau, sertifikasi GGL (Green Gold Label), serta CCS/CCUS (Carbon Capture, Storage/Utilization).

Kolaborasi Abpednas dan Sucofindo Kick Off Pembangunan 70 Sumur Air Bersih Aceh hingga Merauke Nusantara
Nusantara
Selasa, 12 Mei 2026 | 07:00 WIB

Kolaborasi Abpednas dan Sucofindo Kick Off Pembangunan 70 Sumur Air Bersih Aceh hingga Merauke

Banda Aceh, katakabar.com - Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) bersama PT Sucofindo (Persero) resmi melakukan kick off pembangunan sumur air bersih di Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar. Kegiatan ini menjadi titik awal pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Merauke, sekaligus bagian dari rangkaian menyambut HUT ke 70 PT Sucofindo (Persero) pada 22 Oktober 2026 mendang. Program penyediaan air bersih bagi masyarakat ini implementasi Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto mewujudkan ketahanan dan kedaulatan air nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program bertajuk “Jaga Air Bersih untuk Desa”, pembangunan sarana air bersih akan dilakukan di 70 titik wilayah operasional PT Sucofindo (Persero) yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua. Inisiatif ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 3.500 hingga 7.000 masyarakat desa, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses air bersih. Ketua Umum Abpednas, sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya), Indra Utama, menyampaikan kolaborasi ini merupakan bentuk nyata sinergi dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat desa sekaligus memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. “Air bersih bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga fondasi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat desa. Melalui kolaborasi ini, Abpednas bersama PT Sucofindo (Persero) ingin memastikan pembangunan hadir hingga ke desa yang membutuhkan. Program ini juga menjadi kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs dan pembangunan desa yang lebih merata,” ujarnya. Ia menambahkan inisiatif tersebut sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan ke 6 Clean Water and Sanitation, yang berfokus pada penyediaan akses air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat secara berkelanjutan. Ketua Dewan Pengawas Abpednas, Prof. Dr. Reda Manthovani, menekankan pentingnya tata kelola dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Kolaborasi lintas sektor menjadi penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak nyata. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam program ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan akses layanan dasar di pedesaan,” kata Prof. Dr. Reda Manthovani. Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Sandry Pasambuna, menyampaikan pembangunan sumur air bersih ini bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan kebermanfaatan sosial yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan penerapan ESG (Environmental, Social, and Governance). “Memasuki usia ke 70 tahun, PT Sucofindo (Persero) ingin terus memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia. Kami berharap kehadiran Sucofindo tidak hanya dirasakan melalui layanan bisnis, tetapi juga melalui dampak sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Program ini sekaligus menjadi wujud dukungan perusahaan terhadap pencapaian SDGs, khususnya akses air bersih dan pembangunan desa berkelanjutan,” beber Sandry. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo (Persero) berperan memastikan aspek kualitas, keselamatan, keberlanjutan, dan kepatuhan terhadap standar pada berbagai sektor pembangunan, termasuk mendukung penyediaan akses air bersih yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat. Program pembangunan sumur air bersih ini akan dilaksanakan secara bertahap dan ditargetkan selesai pada momentum HUT ke 70 PT Sucofindo (Persero) pada 22 Oktober 2026. “Kami berharap kolaborasi antara PT Sucofindo (Persero) dan Abpednas dapat memperkuat sinergi antara BUMN, organisasi desa, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan desa yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan,” harap Sandry Pasambuna.

Sucofindo Dorong Standar Keamanan Pangan Lewat Pelatihan SPPG Nasional
Nasional
Kamis, 30 April 2026 | 15:34 WIB

Sucofindo Dorong Standar Keamanan Pangan Lewat Pelatihan SPPG

Cilacap, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) terus tunjukkan komitmen dukung program pemerintah di bidang keamanan pangan lewat Pelatihan Awareness Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Cilacap dan sekitarnya. Kegiatan ini bagian dari upaya penguatan implementasi sistem keamanan pangan dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Strategic Business Unit Komoditi dan Solusi Perdagangan, Tri Haryadi, menyampaikan pelatihan ini langkah strategis untuk memastikan kualitas program pangan pemerintah tetap terjaga. “Melalui pelatihan awareness HACCP ini, kami ingin pastikan para pengelola SPPG memiliki pemahaman yang kuat terkait sistem keamanan pangan yang preventif dan terukur. Hal ini penting untuk menjamin makanan yang disalurkan kepada masyarakat aman, berkualitas, dan memenuhi standar,” ujarnya. Kata Tri Haryad, edukasi menjadi kunci membangun budaya keamanan pangan yang berkelanjutan. “Kami tidak hanya menghadirkan layanan sertifikasi, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas melalui pelatihan. Dengan pemahaman yang baik, SPPG dapat mengidentifikasi potensi risiko sejak dini serta melakukan pengendalian secara tepat, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat, mitra, dan pemerintah terhadap penyelenggaraan program MBG,” ucapnya. Sementara, Pj. Kepala PT Sucofindo (Persero) Cabang Cilacap, Ipmawan Hidayatullah, menjelaskan pelatihan awareness HACCP dilaksanakan selama dua hari di Rumah Sakit Wiradadi Husada Banyumas sebagai bagian dari upaya peningkatan pemahaman peserta terhadap penerapan sistem keamanan pangan. “Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya penerapan sistem HACCP sebagai pendekatan preventif dan sistematis dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, serta mengendalikan potensi bahaya pangan di seluruh rantai produksi. Materi yang disampaikan mencakup prinsip dasar keamanan pangan, identifikasi bahaya biologis, kimia, dan fisik, hingga penerapan Cara Higiene yang Baik (CHB) sebagai fondasi sistem HACCP,” tuturnya. Selain itu, bebernya, peserta dibekali pemahaman tahapan implementasi HACCP, mulai dari pembentukan tim, analisis bahaya, penetapan titik kendali kritis (Critical Control Point/CCP), hingga sistem pemantauan dan tindakan korektif. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo (Persero) berkomitmen mendukung implementasi sistem keamanan dan jaminan mutu pangan melalui layanan terpadu, mulai dari sertifikasi halal, Good Manufacturing Practices (GMP), ISO 22000 terkait Sistem Manajemen Keamanan Pangan, hingga inspeksi, audit, pengujian laboratorium, sertifikasi produk, serta pelatihan teknis guna memastikan setiap proses produksi pangan memenuhi standar kualitas, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Sucofindo Perkuat Edukasi Draught Survey Dukung Kepatuhan Maritim Nasional
Nasional
Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Sucofindo Perkuat Edukasi Draught Survey Dukung Kepatuhan Maritim

Jakarta, katakabar.com - Pemerintah perkuat implementasi sertifikasi garis muat kapal bagi kapal berbendera Indonesia guna menekan risiko kecelakaan pelayaran akibat kelebihan muatan. Upaya tersebut, PT Sucofindo (Persero) mengambil peran melalui penguatan edukasi teknis draught survey kepada jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan. Penguatan kapasitas dilakukan melalui kegiatan bimbingan teknis di pertengahan 15 April 2026 lalu, yang berfokus pada peningkatan pemahaman perhitungan muatan kapal tongkang sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kapal. Kepala Unit Pelayanan PT Sucofindo (Persero) Sorong Cabang Timika, Capt. Awaluddin, mengatakan sertifikasi garis muat kapal merupakan instrumen penting dalam sistem keselamatan pelayaran nasional. “Penerapan sertifikasi ini bertujuan untuk memastikan stabilitas kapal, terutama saat menghadapi cuaca buruk atau gelombang tinggi, sekaligus menekan risiko kelebihan muatan,” ujarnya. Menurutnya, kepatuhan terhadap standar tersebut juga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan pasar global terhadap kapal berbendera Indonesia. PT Sucofindo (Persero), lanjutnya, mendukung implementasi kebijakan tersebut melalui layanan teknis, salah satunya perhitungan muatan kapal tongkang yang mengacu pada prosedur operasional standar (Standard Operating Procedure/SOP). Ia menegaskan, akurasi dan objektivitas data teknis menjadi faktor krusial dalam mendukung proses validasi kapal oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Selain itu, PT Sucofindo (Persero) juga berperan sebagai penyedia keahlian teknis (expertise) untuk meningkatkan pemahaman pelaku industri terhadap standar sertifikasi terbaru di sektor kemaritiman. Peran tersebut ditopang oleh infrastruktur perusahaan yang mencakup 68 laboratorium, 29 kantor cabang, dan 93 titik layanan di seluruh Indonesia. Melalui layanan draught survey, PT Sucofindo (Persero), melakukan pengukuran berat muatan curah berdasarkan perubahan sarat (draft) kapal sebelum dan sesudah proses bongkar muat, termasuk memperhitungkan perubahan berat non-muatan selama operasional. Proses tersebut dilakukan secara sistematis, mulai dari pemeriksaan dokumen, pengukuran teknis, hingga pelaporan hasil. “Kami memastikan setiap tahapan dilakukan secara akurat dan transparan untuk memberikan kepastian kuantitas muatan,” tegas Awaluddin. Selain draught survey, PT Sucofindo (Persero) juga menyediakan berbagai layanan survei kemaritiman lain, seperti bunker survey, towing and lashing survey, cargo stowage survey, cleanliness survey, hose test, dan damage survey serta layanan survey maritim lainnya. Ia menambahkan, perusahaan siap menjadi mitra strategis pemerintah dan industri dalam menjaga keselamatan pelayaran, meningkatkan efisiensi logistik, serta memperkuat kepercayaan dalam rantai perdagangan global.

Perkuat Akses Pasar Global dan Dukung Energi Berkelanjutan, Sucifindo Ekspansi ke Jepang Internasional
Internasional
Minggu, 12 April 2026 | 14:10 WIB

Perkuat Akses Pasar Global dan Dukung Energi Berkelanjutan, Sucifindo Ekspansi ke Jepang

Jepang, katakabar.com - Sucofindo (Persero) terus perkuat perannya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) dengan memperluas ekspansi layanan ke pasar internasional, khususnya Jepang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong daya saing industri nasional, memperluas ekspor, serta mendukung harmonisasi standar global dan praktik bisnis berkelanjutan. Ekspansi tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis antara PT Sucopindo (Persero) dan Japan Quality Assurance Organization (JQA). Kerja sama ini mencakup pengembangan layanan sertifikasi dan akses pasar, kolaborasi pengujian dan inspeksi, serta peningkatan kapasitas dan penguatan skema sertifikasi bersama. Direktur Utama PT Suconfindo (Persero), Sandry Pasambuna, menyampaikan kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar global. “Sucofindo berperan sebagai enabler bagi industri nasional untuk memenuhi standar internasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas, khususnya ke Jepang, serta meningkatkan kepercayaan global terhadap produk Indonesia,” kata Sandry. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang TIC, Sucofindo memiliki peran penting dalam mendukung implementasi regulasi pemerintah, memastikan kepatuhan industri, serta memperkuat infrastruktur mutu nasional. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan antara Indonesia dan Jepang serta memperkuat pengakuan internasional terhadap layanan TIC Indonesia. Direktur Operasi PT Sucofindo (Persero), Dani Pramantyo, menimpali kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan dalam mengintegrasikan proses operasional dengan mitra global. “Harmonisasi standar melalui kolaborasi ini akan meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, serta kesiapan sumber daya dalam menghadapi persaingan global,” jelas Dani. Selain memperkuat akses perdagangan, PT Sucofindo (Perseoro) juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda global transisi energi berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui penguatan layanan pemastian biomassa kelapa sawit sebagai bagian dari ekosistem energi hijau. Dalam ajang International Biomass Expo di Tokyo Big Sight, Jepang, Sucofindo menegaskan kapabilitasnya yang 68 laboratorium, 29 kantor cabang, serta 93 titik layanan di seluruh Indonesia. “Sucofindomemiliki kapabilitas dalam memastikan biomassa kelapa sawit memenuhi standar internasional, meningkatkan kepercayaan pasar global, serta memperkuat rantai pasok energi berkelanjutan,” terang Sandry. Layanan yang diberikan mencakup pengambilan sampel dan pengujian, verifikasi kuantitas, verifikasi keberlanjutan, serta traceability assurance untuk memastikan transparansi rantai pasok. Hal ini menjadi penting dalam menjawab tuntutan global terhadap praktik ESG (Environmental, Social, and Governance) yang semakin ketat. Lebih lanjut, PT Suconfindo (Persero) juga terus mengembangkan berbagai layanan berbasis keberlanjutan, antara lain pemantauan dan pengelolaan lingkungan berbasis teknologi, audit lingkungan, konsultansi ESG, serta dukungan terhadap green mining, green smelter, sustainable procurement, eco-label, green building, green port, hingga pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dan layanan Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS). Melalui langkah ini, PT Sucofindo (Persero) tidak hanya memperkuat perannya dalam meningkatkan daya saing industri nasional, tetapi juga berkontribusi dalam percepatan transisi menuju sistem energi rendah karbon serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Ke depan, PT Sucofindo (Persero) optimistis kolaborasi ini akan memberikan dampak nyata, baik dalam peningkatan ekspor, penguatan industri nasional, maupun pengembangan ekosistem energi berkelanjutan. “Sucofindo) siap menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta memperkuat posisi Indonesia di kancah global,” tutup Sandry.

Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, Sucofindo Kawal Proyek dari Aspek Kualitas Hingga K3 Nasional
Nasional
Rabu, 01 April 2026 | 16:04 WIB

Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, Sucofindo Kawal Proyek dari Aspek Kualitas Hingga K3

Jakarta, katakabar.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Taman Bendera Pusaka di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peresmian taman tersebut turut dihadiri Presiden ke 5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri. Dalam proyek pembangunan ini, PT Sucofindo (Persero) berperan sebagai Konsultan Manajemen Konstruksi. “Alhamdulillah, Taman Bendera Pusaka ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Kehadiran taman ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan ruang terbuka hijau yang terintegrasi dan ramah bagi masyarakat,” kata Pramono Anung dalam sambutannya di kawasan Taman Bendera Pusaka. Di kesempatan yang sama Kepala PT Sucofindo (Persero) Cabang Jakarta, Berriman H. Nadeak, menjelaskan keterlibatan PT Sucofindo (Persero) dalam proyek ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan fasilitas publik yang berkualitas dan berkelanjutan. “Sucofindo ditunjuk sebagai konsultan manajemen konstruksi yang mengawasi pekerjaan pembangunan di kawasan taman ini. Kami memastikan setiap pekerjaan dapat berjalan tepat waktu, sesuai spesifikasi kualitas, serta mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan kerja di lokasi proyek sehingga pembangunan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” jelasnya. Direktur PT Integrasi Transit Jakarta, Teguh Firmansyah, menimpali Taman Bendera Pusaka dirancang sebagai ruang publik alternatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas di ruang terbuka. Kawasan ruang terbuka hijau ini merupakan hasil penggabungan tiga taman sebelumnya, yakni Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser, yang kini memiliki luas sekitar 5,6 hektar. “Taman ini hadir sebagai ruang alternatif bagi warga Jakarta. Kami menggabungkan tiga taman menjadi satu kawasan ruang terbuka hijau agar masyarakat memiliki ruang publik yang nyaman untuk beraktivitas di luar ruang,” jelasTeguh Firmansyah. Teguh Firmansyah menambahkan bahwa kawasan taman ini dilengkapi berbagai fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat, antara lain children playground, jembatan Merah Putih, lapangan padel, serta lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan warga. Selanjutnya, Teguh Firmansyah juga menyampaikan apresiasi kepada PT Sucofindo (Persero) atas dukungan dan pengawasannya selama proses pembangunan taman tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Sucofindo yang telah bekerja maksimal dalam waktu yang relatif singkat, bahkan hampir 24 jam sejak Oktober hingga Maret, sehingga proyek ini dapat berjalan sesuai rencana. Harapannya ruang publik ini dapat digunakan bersama oleh warga Jakarta dan sekitarnya. Mari kita rawat bersama agar taman ini tetap lestari sekaligus menjaga keberagaman hayati yang ada di kawasan ini,” tuturnya. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo (Persero) berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan melalui berbagai layanan, antara lain jasa konsultansi dan manajemen konstruksi, inspeksi dan pengujian teknis, sertifikasi sistem dan produk, serta verifikasi dan audit berbasis standar nasional maupun internasional. Melalui layanan tersebut, PT Sucofindo (Persero) terus berperan dalam memastikan setiap proyek pembangunan berjalan sesuai standar kualitas, keselamatan, serta prinsip keberlanjutan sehingga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Jaga Standar Global Perhotelan, Sucofindo Serahkan Sertifikat Hotel Bintang Lima Berbasis Risiko di Bali Hotel
Hotel
Minggu, 15 Maret 2026 | 10:09 WIB

Jaga Standar Global Perhotelan, Sucofindo Serahkan Sertifikat Hotel Bintang Lima Berbasis Risiko di Bali

Denpasar, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) terus perkuat kontribusi dukung peningkatan standar industri pariwisata nasional. Melalui layanan sertifikasi, PT Sucofindo (Persero) Cabang Denpasar serahkan Sertifikat Usaha Pariwisata Berbasis Risiko sekaligus menetapkan kembali Star Rating Hotel Bintang 5 kepada PT Sarana Arga Mandiri/The Kuta Beach Heritage Hotel Bali. Sertifikasi tersebut hasil proses audit Renewal & Surveillance oleh Sucofindo International Certification Services (ICS) dalam skema Sertifikasi Usaha Pariwisata kategori Hotel Bintang 5. Sertifikat secara simbolis diserahkan Kepala PT Sucofindo (Persero) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng kepada General Manager The Kuta Beach Heritage Hotel, Pascal Bellon, bersama jajaran manajemen hotel. Rusdi Palureng menyampaikan penerapan sertifikasi berbasis risiko menjadi pendekatan penting dalam memastikan keberlanjutan kualitas layanan serta kepatuhan terhadap standar usaha industri perhotelan. “Pendekatan berbasis risiko memungkinkan setiap potensi risiko operasional diidentifikasi sehingga sistem manajemen hotel dapat berjalan secara konsisten serta mampu menjaga mutu layanan,” tutur Rusdi Palureng. Rusdi Palureng menambahkan audit dilakukan secara komprehensif untuk memastikan kesesuaian terhadap standar dan regulasi, termasuk Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI PM.53/HM.001/MPEK/2013 serta Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Nomor 4 Tahun 2014. Audit tersebut mencakup evaluasi kebijakan dan sasaran organisasi, penerapan sistem manajemen mutu, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan pangan, mutu produk, serta keamanan informasi. “Tim auditor melakukan peninjauan terhadap manual sistem, prosedur operasional, dokumen pendukung, serta rekaman (records) sebagai bukti objektif efektivitas implementasi sistem manajemen. Pendekatan Renewal & Surveillance memastikan keberlanjutan penerapan standar, bukan hanya pada saat sertifikasi awal, tetapi juga dalam praktik operasional sehari-hari,” beber Rusdi. Di kegiatan sama, Pascal Bellon, menuturkan keberhasilan mempertahankan predikat hotel Bintang 5 menjadi motivasi bagi manajemen dan seluruh tim hotel untuk terus meningkatkan kualitas layanan. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar pelayanan terbaik serta memastikan operasional hotel berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan manajemen risiko,” kata Pascal Bellon. Penetapan kembali Star Rating Hotel Bintang 5 berbasis risiko ini memperkuat posisi The Kuta Beach Heritage Hotel Bali sebagai hotel yang konsisten dalam menjaga kualitas layanan, tata kelola operasional, serta kepatuhan terhadap standar nasional. Sertifikasi ini juga menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan wisatawan, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan terhadap mutu industri perhotelan di Bali. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo (Persero) berkomitmen mendukung peningkatan standar dan daya saing industri nasional melalui layanan penjaminan mutu yang independent, professional, dan terpercaya, termasuk melalui layanan Sertifikasi Usaha Pariwisata, Sertifikasi Halal, Pengujian Kualitas Air dan Lingkungan, Sertifikasi Sistem Manajemen (ISO), hingga Sertifikasi Usaha Pariwisata Berkelanjutan berbasis Global Sustainable Tourism Council (GSTC) yang menilai aspek pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat lokal.