Tingkatkan Keselamatan Perjalanan: KAI Daop 1 Jakarta Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Tangerang Lingkungan
Lingkungan
Kemarin

Tingkatkan Keselamatan Perjalanan: KAI Daop 1 Jakarta Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Tangerang

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta terus perkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api melalui penataan akses masyarakat di sekitar jalur rel. Di antars langkah yang dilakukan adalah penutupan perlintasan sebidang tidak resmi di KM 38+6/7 yang berada di wilayah Kelurahan Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (9/6) kemarin. Penutupan itu dilakukan sebagai bagian dari program berkelanjutan KAI dalam menciptakan operasional perkeretaapian yang semakin aman, selamat, dan andal, sekaligus mengurangi potensi kecelakaan yang dapat terjadi akibat aktivitas masyarakat yang melintas pada akses yang tidak diperuntukkan sebagai perlintasan resmi. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan keberadaan perlintasan liar masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya peningkatan keselamatan perkeretaapian. Lantaran itu, KAI secara konsisten melakukan penataan dan penutupan akses-akses yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api maupun keselamatan masyarakat. “Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Penutupan perlintasan tidak resmi ini merupakan langkah preventif untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan di jalur kereta api. Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan perlintasan resmi yang telah dilengkapi fasilitas keselamatan serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku di area perkeretaapian,” ujar Franoto. Kegiatan penutupan melibatkan berbagai unsur, antara lain jajaran KAI Daop 1 Jakarta, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten, aparat keamanan, unsur pengamanan internal KAI, serta perangkat wilayah setempat. Sinergi antarinstansi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya keselamatan transportasi perkeretaapian yang berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemasangan patok penghalang sehingga akses tersebut tertutup secara permanen dan tidak lagi dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur keselamatan dan tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api. Franoto menambahkan bahwa penutupan perlintasan tidak resmi merupakan salah satu bentuk implementasi komitmen KAI dalam mendukung program peningkatan keselamatan perkeretaapian nasional. Selain melalui penataan akses, KAI juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya beraktivitas di jalur rel dan pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang. “Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat dalam setiap upaya peningkatan keselamatan yang dilakukan KAI. Keselamatan di perlintasan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh pihak,” tambahnya. Diharapkan langkah ini dapat menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pelanggan maupun masyarakat di sekitar jalur kereta api.

Centang Biru WhatsApp Barantum Bantu Tingkatkan Kepercayaan Tekno
Tekno
Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:50 WIB

Centang Biru WhatsApp Barantum Bantu Tingkatkan Kepercayaan

Jakarta, katakabar.com - Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. WhatsApp kini menjadi salah satu channel utama komunikasi bisnis dengan pelanggan. Tetapi di tengah maraknya akun palsu dan penipuan digital, banyak customer mulai lebih berhati-hati saat menerima chat dari nomor yang belum dikenal. Pelanggan Mulai Ragu Hubungi Bisnis Melalui WhatsApp Semakin banyak bisnis menggunakan WhatsApp untuk penjualan dan pelayanan customer. Sayangnya, tidak semua pelanggan langsung percaya bahwa akun yang menghubungi mereka benar-benar resmi. 1. Banyak Pelanggan Khawatir Terhadap Akun WhatsApp Palsu dan Penipuan Maraknya penipuan digital membuat pelanggan lebih selektif saat menerima chat dari bisnis. Banyak customer memilih mengabaikan pesan jika identitas akun terlihat kurang jelas atau mencurigakan. 2. Chat dari Bisnis Sering Diabaikan karena Tidak Terlihat Resmi Banyak pesan promosi atau follow up tidak mendapatkan respon karena pelanggan ragu terhadap akun pengirim. Akibatnya, peluang penjualan bisa menurun hanya karena bisnis terlihat kurang terpercaya. “Kepercayaan pelanggan sering terbentuk dalam beberapa detik pertama saat melihat identitas akun bisnis.” 3. Kepercayaan Pelanggan Menurun Saat Identitas Bisnis Tidak Jelas Pelanggan biasanya lebih nyaman berkomunikasi dengan akun yang memiliki identitas jelas dan mudah dikenali. Jika nama bisnis tidak terlihat resmi, customer cenderung lebih berhati-hati untuk melanjutkan percakapan. 4. Tim Kesulitan Membangun Kredibilitas Saat Menghubungi Pelanggan Baru Saat tim sales atau customer service menghubungi leads baru, proses membangun kepercayaan sering memakan waktu lebih lama. Kondisi ini membuat follow up menjadi kurang efektif dan respon pelanggan melambat. Verifikasi WhatsApp Membantu Bisnis Terlihat Lebih Profesional Banyak bisnis mulai menggunakan verifikasi WhatsApp untuk membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan. Selain membuat identitas bisnis lebih jelas, sistem ini juga membantu komunikasi terlihat lebih profesional dan konsisten. Dengan identitas akun yang lebih terpercaya, pelanggan biasanya lebih nyaman membalas chat dan melanjutkan proses komunikasi dengan bisnis. 1. Identitas Bisnis Menjadi Lebih Mudah Dikenali oleh Pelanggan Verifikasi akun membantu nama bisnis tampil lebih jelas saat pelanggan menerima chat. Hal ini membantu customer lebih cepat mengenali akun resmi perusahaan dibanding nomor biasa. 2. Kepercayaan Pelanggan Bisa Meningkat dengan Centang Biru WhatsApp Banyak bisnis mulai menggunakan Centang Biru WhatsApp untuk membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan saat proses komunikasi berlangsung. Identitas akun yang terlihat lebih resmi juga membantu meningkatkan response rate dan membuat customer lebih yakin untuk membalas chat bisnis. “Akun bisnis yang terverifikasi dapat membantu meningkatkan rasa percaya pelanggan saat pertama kali dihubungi.” 3. Pelanggan Lebih Yakin untuk Membalas dan Melanjutkan Percakapan Pelanggan cenderung lebih nyaman melanjutkan percakapan dengan akun yang terlihat profesional. Hal ini membantu proses follow up berjalan lebih lancar tanpa banyak keraguan dari customer. 4. Proses Pelayanan Menjadi Lebih Profesional untuk Tim Customer Service Tim customer service dapat lebih mudah membangun komunikasi dengan pelanggan menggunakan akun bisnis yang terpercaya. Pelayanan juga terasa lebih profesional saat identitas perusahaan terlihat jelas di WhatsApp. 5. Komunikasi Bisnis di WhatsApp Terlihat Lebih Kredibel dan Konsisten Identitas bisnis yang konsisten membantu perusahaan menjaga citra profesional di berbagai aktivitas komunikasi customer. Hal ini penting terutama saat bisnis menangani banyak inquiry setiap hari. Centang Biru WhatsApp Barantum Bantu Tingkatkan Kepercayaan Pelanggan Barantum membantu bisnis mengelola komunikasi customer menjadi lebih profesional dan terpercaya. Sistemnya dirancang untuk membantu perusahaan membangun pengalaman customer yang lebih aman dan konsisten melalui WhatsApp. Melalui layanan WhatsApp Centang Biru Barantum, bisnis dapat dibantu dalam proses pengajuan verifikasi akun secara lebih terarah. Hal ini membantu perusahaan lebih siap membangun kredibilitas saat berkomunikasi dengan pelanggan. 1. Proses Pengajuan Verifikasi WhatsApp Dibantu Lebih Mudah dan Terarah Barantum membantu bisnis memahami proses pengajuan verifikasi WhatsApp dengan lebih jelas dan terstruktur. Pendampingan ini membantu mengurangi risiko kesalahan saat proses pengajuan akun bisnis resmi. 2. Bisnis Bisa Membangun Kredibilitas Saat Berkomunikasi dengan Pelanggan Akun bisnis yang terverifikasi membantu perusahaan terlihat lebih profesional saat melakukan follow up customer. Hal ini dapat membantu meningkatkan rasa percaya pelanggan sejak awal percakapan berlangsung. “Fitur verifikasi WhatsApp di Barantum membantu bisnis tampil lebih terpercaya saat berinteraksi dengan customer.” 3. Barantum Membantu Bisnis Tampil Lebih Profesional di WhatsApp Barantum membantu bisnis menjaga komunikasi customer tetap profesional melalui sistem WhatsApp resmi yang lebih terpercaya. Operasional customer service dan sales juga menjadi lebih siap menghadapi kebutuhan komunikasi digital yang terus meningkat. Di tengah tingginya persaingan digital saat ini, kepercayaan pelanggan menjadi faktor penting dalam proses penjualan dan pelayanan. Dengan sistem verifikasi WhatsApp dari Barantum, bisnis dapat tampil lebih profesional, meningkatkan kredibilitas, dan membangun komunikasi customer yang lebih terpercaya setiap hari.

Tingkatkan Standar Trainer di Indonesia, KLTC® Gelar PPKPT Serba Serbi
Serba Serbi
Senin, 11 Mei 2026 | 12:10 WIB

Tingkatkan Standar Trainer di Indonesia, KLTC® Gelar PPKPT

Jakarta, katakabar.com - KLTC® gelar program Pendidikan dan Pelatihan Khusus Profesi Trainer (PPKPT) angkatan ke 8 bakal berlangsung di akhir tahun 2026. Program intensif selama 160 jam ini dirancang untuk mencetak trainer profesional melalui pendekatan praktis dan terstruktur. Dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta dukungan berbagai sertifikasi nasional dan internasional, PPKPT menjadi bagian dari upaya KLTC® dalam meningkatkan kualitas trainer dan pengembangan SDM di Indonesia. Di tengah meningkatnya kebutuhan pelatihan di berbagai sektor, kualitas trainer menjadi faktor krusial yang menentukan efektivitas pengembangan SDM. Tetapi, tidak semua individu yang berperan sebagai trainer memiliki standar kompetensi yang memadai. Kondisi ini mendorong perlunya program pendidikan dan pelatihan profesi trainer yang lebih terstruktur, komprehensif, dan berorientasi pada praktik. Melalui PPKPT, KLTC® menghadirkan program intensif selama 160 jam yang dilaksanakan selama 8 hari, dirancang khusus untuk membentuk trainer profesional dengan pendekatan yang aplikatif. Program ini tidak hanya berfokus pada kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga pada penguasaan teknik fasilitasi, pemahaman psikologi peserta, serta kemampuan menciptakan pengalaman belajar yang efektif. PPKPT angkatan ke 8 nantinya akan dibuka untuk 20 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta wajib berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari profesional, praktisi, hingga individu yang ingin mengembangkan karier sebagai trainer. Pendaftaran PPKPT ini akan segera dibuka pada bulan Juni 2026 mendatang. Salah satu keunggulan program ini terletak pada pendekatannya yang mengintegrasikan berbagai metode dan disiplin ilmu. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat dalam praktik langsung, simulasi, serta proses evaluasi yang dirancang untuk memastikan kesiapan peserta dalam menjalankan peran sebagai trainer profesional. Selain itu, peserta juga berkesempatan memperoleh berbagai sertifikasi yang mendukung kompetensi mereka, di antaranya Certified Hypnotherapist, Certified NLP Practitioner, Certified NLP Coach, Certified Public Speaker, hingga Certified Trainer. Sertifikasi ini berasal dari berbagai lembaga nasional dan internasional, yang turut memperkuat kredibilitas peserta dalam menjalankan profesinya. Menurut Direktur KLTC®, keberadaan program seperti PPKPT menjadi semakin relevan di tengah dinamika dunia kerja yang terus berubah. Trainer tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator perubahan yang mampu membantu individu dan organisasi berkembang secara berkelanjutan. “Menjadi trainer bukan sekadar berbicara di depan peserta, tetapi tentang bagaimana menciptakan perubahan dalam diri peserta. Karena itu, dibutuhkan proses pembelajaran yang serius, terstruktur, dan mendalam, agar seorang trainer benar-benar siap menjalankan perannya,” ujar Dr. Puguh Dwi Kuncoro. Melalui program ini, KLTC® menargetkan lahirnya trainer profesional yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang proses belajar manusia. Jadi, setiap trainer yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan SDM di berbagai bidang. KLTC® berkomitmen untuk terus mengembangkan program pendidikan dan pelatihan profesi trainer yang relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus memperkuat standar kualitas trainer di Indonesia. Dengan pendekatan yang terintegrasi antara ilmu, praktik, dan pengalaman, KLTC® berharap dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pengembangan SDM yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

Barantum Tingkatkan Efisiensi Bisnis dengan AI CRM Tekno
Tekno
Rabu, 15 April 2026 | 19:05 WIB

Barantum Tingkatkan Efisiensi Bisnis dengan AI CRM

Jakarta, katakabar.com - Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Seorang owner pernah bilang, “Saya sudah punya tim, sudah ada banyak leads, tapi tetap saja berasa berantakan.” Masalahnya bukan di jumlah, tapi di cara mengelola. Semakin bisnis berkembang, semakin banyak data masuk, semakin banyak proses berjalan bersamaan. Tanpa sistem yang rapi, semuanya jadi terasa lambat, bahkan sering kacau tanpa disadari. Yang awalnya masih bisa di-handle manual, lama-lama jadi bottleneck yang bikin tim tidak produktif dan peluang hilang. 1. Data Pelanggan Tersebar dan Sulit Dilacak Leads masuk dari WhatsApp, Instagram, form. Tersimpan di 3-5 tempat berbeda, tim butuh 5-10 menit hanya untuk cari 1 data. 2. Follow Up Sering Terlambat Atau Terlewat Dari 100 leads, 30-40% tidak di-follow up tepat waktu karena tidak ada pengingat dan tracking yang jelas. 3. Tim Sales Tidak Punya Visibilitas Pipeline Owner tidak tahu: sudah sampai mana proses deal? closing berapa? stuck di mana? semua bergantung laporan manual. 4. Reporting Manual Memakan Waktu Tim habiskan 2-4 jam per minggu hanya untuk rekap data, dan sering tetap tidak akurat. Perlu Sistem Terpusat Kontrol dan Efisiensi Masalah ini bukan soal tim kurang kerja keras, tapi karena tidak ada sistem yang bantu kerja mereka jadi lebih rapi dan cepat. Solusinya sederhana: semua proses harus terpusat, otomatis, dan bisa dipantau kapan saja. 1. Sentralisasi Data dengan AI CRM Dengan AI CRM semua data masuk ke satu tempat, tidak ada lagi pindah-pindah tools, akses cepat dalam hitungan detik. 2. Monitoring Pipeline Secara Real-Time Setiap deal terlihat jelas: posisi, progress, dan potensi closing tanpa harus tanya tim satu per satu. 3. Reporting Otomatis dan Akurat Data langsung jadi laporan tanpa input manual, update real-time, minim human error. 4. Automasi Follow Up Dengan Dukungan AI Agent Dengan AI Agent follow up berjalan otomatis sesuai skenario, tidak ada lagi leads yang “dingin” karena lupa dihubungi. AI CRM Barantum untuk Scale Up Bisnis Lebih Cepat Di titik ini, yang dibutuhkan bukan sekadar tools, tapi sistem yang benar-benar menyatu dari awal sampai closing. Barantum CRM hadir untuk merapikan operasional sekaligus mempercepat pertumbuhan bisnis tanpa menambah beban kerja tim. 1. Integrasi End-To-End Dari Lead Hingga Closing Semua proses dalam satu sistem, dari masuknya leads sampai deal selesai, tanpa pindah platform. 2. Automasi Workflow Tanpa Ribet Setting sekali, proses berjalan otomatis, tim fokus closing, bukan kerja manual berulang. 3. Insight Data Untuk Keputusan Bisnis Owner bisa langsung lihat performa bisnis dan ambil keputusan berbasis data, bukan asumsi. 4. Siap Terhubung dengan Berbagai Channel Terintegrasi dengan WhatsApp, form, dan channel lain, semua leads langsung masuk tanpa hambatan. Di tengah persaingan yang makin cepat, bisnis yang menang bukan yang paling besar, tapi yang paling rapi dan responsif. Jika operasional masih manual, growth akan selalu tertahan. Saatnya beralih ke Barantum yang bisa bantu bisnis Anda jalan lebih cepat dan terkontrol.

Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun Sawit
Sawit
Sabtu, 11 April 2026 | 19:03 WIB

Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun

Lampung, katakabar.com - PTPN IV Regional VII, salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus perkuat pengawasan operasional sebagai upaya menjaga kinerja dan produktivitas kebun secara berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Operation Head PTPN IV Regional VII, Budi Susilo, ke areal kebun wilayah Lampung, yakni Unit Padang Ratu dan Unit Bekri. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memastikan optimalisasi kinerja operasional di lapangan. Kunjungan difokuskan pada peninjauan langsung kondisi tanaman, pelaksanaan kegiatan pemeliharaan, serta kesiapan tim operasional dalam mendukung pencapaian target produksi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara manajemen regional dan jajaran kebun dalam menyelaraskan langkah kerja secara terintegrasi. Menurut Budi Susilo, pengawalan produksi harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh unsur karyawan kebun. Ia menegaskan keberhasilan produksi tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan memerlukan keterlibatan aktif dan sinergi dari seluruh lini kerja. “Pengawalan produksi harus dilakukan secara konsisten oleh seluruh unsur karyawan kebun. Setiap individu memiliki peran penting dalam memastikan setiap tahapan operasional berjalan optimal sehingga target produksi dapat tercapai dengan baik,” ujarnya. Lalu ia menyoroti pentingnya pemeliharaan Tanaman Menghasilkan (TM), khususnya pada kegiatan tunasan. Ia menilai bahwa pengelolaan tunasan yang disiplin dan terstruktur akan berdampak langsung terhadap kelancaran proses panen di lapangan. “Pemeliharaan TM seperti tunasan harus dikawal dengan baik. Hal ini bertujuan untuk mempermudah kegiatan panen serta mengefektifkan penerapan premi progresif tunasan, yang pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi kerja dan produktivitas,” tegasnya. Selain itu, perhatian juga diberikan pada pengelolaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) sebagai fondasi utama produksi di masa mendatang. Budi Susilo menekankan pentingnya pelaksanaan kastrasi serta pengendalian hama dan penyakit secara disiplin dan berkelanjutan. “Pemeliharaan TBM harus dikawal secara serius. Kegiatan kastrasi dan pengendalian hama penyakit harus dilaksanakan dengan disiplin agar pertumbuhan tanaman optimal dan periode menuju masa panen dapat berjalan dengan baik,” terangya. Kunjungan kerja ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap implementasi standar operasional di lapangan, sekaligus mengidentifikasi area perbaikan yang perlu ditingkatkan oleh masing-masing unit. Diskusi antara manajemen dan tim kebun diharapkan mampu memperkuat pemahaman serta meningkatkan kualitas pelaksanaan kerja. Sejalan dengan arah transformasi Holding Perkebunan Nusantara, penguatan disiplin operasional dan peningkatan kualitas pemeliharaan tanaman menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan. Melalui kunjungan ini, PTPN IV Regional VII menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proses produksi berjalan secara efektif dan efisien. Sinergi yang kuat antara manajemen dan seluruh karyawan kebun menjadi fondasi utama dalam mendorong pencapaian kinerja yang optimal. Dengan pengawalan yang konsisten serta implementasi arahan yang tepat, PTPN IV Regional VII optimistis dapat terus meningkatkan produktivitas kebun dan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target perusahaan secara keseluruhan.

Tingkatkan Daya Saing Angkutan KA Kontainer, KAI Logistik Siapkan Skema Block Space Nasional
Nasional
Rabu, 18 Maret 2026 | 09:00 WIB

Tingkatkan Daya Saing Angkutan KA Kontainer, KAI Logistik Siapkan Skema Block Space

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Logistik terus perkuat peran angkutan kereta api ekosistem logistik nasional melalui optimalisasi layanan angkutan kontainer berbasis kereta api. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing moda kereta api sekaligus mendorong efisiensi biaya logistik bagi pelaku industri. Seiring meningkatnya kebutuhan distribusi barang yang efisien dan berkelanjutan, KAI Logistik menghadirkan berbagai skema layanan yang lebih fleksibel bagi pelanggan. Salah satunya melalui skema blocking space pada layanan angkutan kontainer yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan kapasitas ruang angkut dengan volume dan periode tertentu dengan tarif yang lebih kompetitif. Skema ini memberikan kepastian kapasitas sekaligus membantu pelanggan dalam merencanakan distribusi barang secara lebih optimal dan efisien. Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, menyampaikan optimalisasi layanan angkutan kontainer menjadi salah satu fokus pengembangan bisnis perusahaan dalam menjawab kebutuhan industri yang semakin dinamis. "Melalui skema blocking space ini, pelanggan dapat memperoleh kepastian kapasitas, efisiensi operasional, stabilitas biaya logistik, serta keandalan rantai pasok sekaligus tarif yang lebih kompetitif. Hal ini menjadi solusi bagi pelaku industri dalam merencanakan distribusi barang secara lebih efisien dan terukur," ujar Fahdel. Saat ini, KAI Logistik mengelola 11 rangkaian KA Kontainer dengan berbagai perjalanan pulang pergi (PP) seperti Jakarta – Surabaya, JICT - Cikarang Dry Port, Jakarta – Karawang, Karawang – Surabaya. Jakarta – Semarang, Semarang – Surabaya, dengan kapasitas harian per KA 3.600 TEUs PP atau setara 64.800 ton. Selain melayani general cargo, layanan KA Kontainer KAI Logistik juga melayani komoditi lain seperti 12 jenis dangerous goods, hingga perishable commodity melalui reefer container(Kontainer berpendingin). KAI Logistik juga terus meningkatkan daya saing dari sisi layanan seperti implementasi RFID pada kontainer serta sertifikasi halal di 4 titik terminal seperti Sungai Lagoa, Klari, Kalimas dan Ronggowarsito. Dengan serangkaian langkah insiatif tersebut, turut mendorong Kinerja angkutan kontainer KAI Logistik yang menunjukkan tren pertumbuhan positif. Sepanjang 2025, volume angkutan kontainer tercatat mencapai 2,5 juta ton, meningkat 8 persen secara year on year dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2,3 juta ton. Sementara memasuki awal tahun 2026, kinerja tersebut juga terus menunjukkan pertumbuhan signifikan.Perseroan membukukan volume angkutan kontainer sebesar 222.000 ton, meningkat 44.persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 154.000 ton. Peningkatan ini turut didorong oleh meningkatnya aktivitas produksi dan distribusi menjelang sejumlah momen keagamaan strategis yang mendorong mobilitas barang di berbagai sektor industri. Selain memberikan kepastian kapasitas dan efisiensi biaya, pemanfaatan moda kereta api juga dinilai mampu membantu menekan biaya logistik nasional melalui distribusi barang yang lebih efisien, tepat waktu, serta memiliki kapasitas angkut yang besar. Di sisi lain, tren industri saat ini juga menunjukkan adanya pergeseran perhatian pelaku usaha terhadap praktik logistik yang lebih ramah lingkungan atau green logistics. Moda transportasi berbasis kereta api memiliki keunggulan dari sisi efisiensi energi serta emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi berbasis jalan. KAI Logistik melihat peluang ini sebagai momentum untuk mendorong lebih banyak pelaku industri beralih menggunakan moda kereta api sebagai bagian dari strategi distribusi yang tidak hanya efisien, tetapi juga berkelanjutan. "Optimalisasi angkutan kontainer melalui kereta api tidak hanya memberikan manfaat dari sisi efisiensi biaya, tetapi juga berkontribusi mendukung praktik logistik yang lebih berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran pelaku industri terhadap pentingnya green logistics dan sangat relevan dengan layanan kami yang telah dilengkapi dengan informasi emisi karbon pada invoice pelanggan," sebut Fahdel. Ke depan, KAI Logistik akan terus memperkuat layanan angkutan kontainer melalui peningkatan kapasitas, pengembangan layanan berbasis kebutuhan pelanggan, serta optimalisasi jaringan logistik berbasis kereta api. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran moda kereta api sebagai solusi logistik yang efisien, andal, dan berkelanjutan di Indonesia.

Momentum Ramadhan, MyRepublic Indonesia Tingkatkan Kecepatan Internet Pelanggan Setia Lifestyle
Lifestyle
Minggu, 15 Maret 2026 | 09:06 WIB

Momentum Ramadhan, MyRepublic Indonesia Tingkatkan Kecepatan Internet Pelanggan Setia

Jakarta, katakabar.com - Bulan Ramadhan sering kali jadi momen meningkatnya aktivitas digital masyarakat, mulai dari menonton hiburan bersama keluarga setelah berbuka puasa hingga mengikuti kajian secara daring menjelang sahur. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, MyRepublic Indonesia menghadirkan program “Bagi-Bagi Berkah Ramadan” dengan memberikan speed upgrade internet gratis bagi pelanggan setia terpilih di berbagai wilayah di Indonesia. Melalui program ini, pelanggan setia yang terpilih akan mendapatkan peningkatan kecepatan internet secara otomatis tanpa biaya tambahan. Peningkatan kecepatan yang diberikan disesuaikan dengan paket internet yang digunakan pelanggan, dengan peningkatan maksimal hingga up to 200 Mbps. Chief Sales & Marketing Officer MyRepublic Indonesia, Iman Syahrizal, mengatakan inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan, khususnya di momen Ramadan yang identik dengan kebersamaan. “Ramadhan adalah momen penuh makna untuk berbagi dan mempererat kebersamaan. Melalui program speed upgrade gratis ini, kami ingin memberikan pengalaman internet yang lebih cepat dan stabil bagi pelanggan setia MyRepublic Indonesia, sehingga berbagai aktivitas digital selama Ramadan dapat dijalani dengan lebih nyaman,” jelasnya. Menurutnya, koneksi internet yang andal kini menjadi bagian penting dari keseharian masyarakat, termasuk selama Ramadhan. Selain untuk menikmati hiburan digital, internet juga dimanfaatkan untuk menjaga silaturahmi dengan keluarga dan kerabat, hingga mengakses berbagai konten edukatif maupun keagamaan secara daring. Program ini juga menjadi bentuk apresiasi MyRepublic Indonesia kepada pelanggan yang telah mempercayakan kebutuhan internetnya kepada layanan perusahaan. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas, perusahaan terus berupaya menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. Sebagai penyedia layanan internet berbasis full fiber optic, MyRepublic Indonesia terus memperkuat infrastruktur jaringannya untuk menghadirkan konektivitas yang stabil dan berkecepatan tinggi. Dengan dukungan jaringan tersebut, pelanggan dapat menikmati berbagai aktivitas digital dengan lebih optimal. Ke depan, MyRepublic Indonesia menyatakan akan terus menghadirkan berbagai inovasi layanan dan program apresiasi bagi pelanggan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menyediakan pengalaman internet yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.

Bupati Syah Afandin Dukung Perluasan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Hingga Desa Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 12 Maret 2026 | 15:36 WIB

Bupati Syah Afandin Dukung Perluasan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Hingga Desa

Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH menerima audiensi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Binjai, Inggrid Maya Sari, guna membahas upaya peningkatan perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja di Kabupaten Langkat. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Langkat, Kamis (12/3/2026).

KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis 2026, Bidik Rp2,47 Triliun Pendapatan Ekonomi
Ekonomi
Senin, 02 Maret 2026 | 16:10 WIB

KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis 2026, Bidik Rp2,47 Triliun Pendapatan

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Logistik tetapkan tahun 2026 sebagai fase akselerasi transformasi bisnis dengan target pertumbuhan kinerja yang signifikan, baik dari sisi keuangan maupun volume angkutan. Tahun 2026 diproyeksikan menjadi titik balik peningkatan kapasitas bisnis perusahaan seiring penguatan peran KAI Logistik dalam mendukung rantai pasok nasional. Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan perusahaan menargetkan pendapatan sebesar RP 2,47 Triliun atau tumbuh 119 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar Rp1,1 Triliun, dengan laba ditargetkan sebesar Rp176 miliar. Target tersebut ditopang oleh perluasan skala bisnis. “Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi KAI Logistik untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing bisnis secara berkelanjutan. Target ditetapkan mencerminkan kesiapan perusahaan dalam mengelola pertumbuhan secara berkelanjutan,” kata Yuskal. Dari sisi operasional, ujarnya, KAI Logistik menargetkan pertumbuhan volume angkutan yang signifikan di sebagian besar lini layanan. Pada segmen angkutan ritel, volume ditargetkan mencapai 165 ribu ton, atau meningkat 152 persen dibandingkan capaian tahun 2025. Sedang, sambungnya, pertumbuhan paling signifikan terjadi pada angkutan multikomoditas, khususnya angkutan peti kemas, semen, dan komoditas non-batu bara, dengan target volume lebih dari 9 juta ton, atau meningkat lebih dari 200 persen dibandingkan realisasi sebelumnya. Yuskal melanjutkan lonjakan volume tersebut didorong oleh peningkatan kapasitas bisnis perusahaan, terutama melalui pengalihan dan pengelolaan penuh angkutan non-batu bara di wilayah Jawa, yang sebelumnya masih dikelola sebagian oleh induk usaha. “Pengalihan pengelolaan angkutan non-batu bara di Jawa memberikan ruang pertumbuhan yang signifikan bagi KAI Logistik, sekaligus memperkuat fokus kami pada pengembangan angkutan multikomoditas,” jelasnya. Pada segmen angkutan batu bara, KAI Logistik menargetkan volume 23 juta ton, atau meningkat 19 persen dibandingkan kinerja tahun 2025. Target tersebut ditetapkan untuk menjaga kesinambungan kinerja komoditas utama, di tengah strategi diversifikasi bisnis yang terus diperkuat. Selain penguatan kapasitas angkutan, KAI Logistik juga menetapkan sejumlah inisiatif strategis, antara lain perluasan bisnis ke segmen e-commerce serta peningkatan kapasitas layanan melalui pengembangan infrastruktur, termasuk rencana perluasan Terminal Ronggowarsito dan penjajakan Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah. “Kami tidak hanya berfokus pada pertumbuhan volume, tetapi juga pada penguatan ekosistem layanan dan infrastruktur agar pertumbuhan bisnis dapat berlangsung secara berkelanjutan,” imbuh Yuskal. Dengan kombinasi ekspansi kapasitas, diversifikasi layanan, dan penguatan infrastruktur, KAI Logistik menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kontribusi sebagai penyedia jasa logistik berbasis kereta api dan multimoda dalam mendukung konektivitas serta distribusi logistik nasional.

Meningkatkan Efisiensi First Mile: Peran Karlo Menghubungkan Shipper dan Transporter Nasional
Nasional
Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:03 WIB

Meningkatkan Efisiensi First Mile: Peran Karlo Menghubungkan Shipper dan Transporter

Jakarta, katakabar.com - Dalam dunia logistik yang kian dinamis, kolaborasi antara pemilik barang dan transporter ataupun penyedia jasa angkutan menjadi kunci utama efisiensi operasional. Di balik layar proses distribusi yang tampak sederhana, ada tantangan besar dalam koordinasi, kejelasan data, dan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Di tengah kompleksitas ini, solusi digital seperti yang ditawarkan oleh Karlo mulai menjadi jembatan yang mempermudah dua pihak tersebut untuk saling terhubung secara lebih transparan dan terstruktur. Seorang pelaku bisnis baja asal Banten, Lutfi, mengungkapkan sebelumnya ia harus mengandalkan banyak komunikasi manual hanya untuk mengatur satu pengiriman besar. “Sebelum masuk ke ekosistem Karlo, proses operasional saya sangat bercabang dan terpisah. Kita bisa habiskan satu hari penuh hanya untuk sinkronisasi dokumen pengiriman dan konfirmasi dari transporter,” ujarnya. Tetapi, sejak menggunakan platform logistik digital yang mengintegrasikan shipper dan transporter, proses tersebut berubah signifikan. Pengguna kini bisa melihat order, kendaraan, dan status pengiriman dalam satu tampilan. “Sekarang saya bisa tracking progress pengiriman langsung dari pelabuhan ke gudang saya tanpa harus terus-menerus menelepon sopir atau pihak logistik. Efisiensinya kerasa banget,” lanjut Lutfi. Menurut perwakilan dari tim operasional Karlo, Reynaldi yang biasa disapa Rey menimpali tantangan utama memang bukan sekadar menyediakan teknologi, tetapi memastikan semua pelaku logistik bisa nyaman menggunakannya. “Fokus kami adalah membuat solusi yang praktis dan familiar di lapangan. Baik shipper maupun transporter dan driver butuh sistem yang responsif, bukan ribet,” jelasnya. Rey menambahkan pendekatan yang mereka lakukan bukan hanya dari sisi software, tapi juga edukasi dan integrasi dengan kebiasaan operasional pengguna. “Kita melihat banyak shipper di Indonesia yang belum sepenuhnya terdigitalisasi. Tantangan kami justru di situ, menyederhanakan, bukan mengganti kebiasaan yang sebelumnya terbentuk di internal perusahaan,” jelasnya.