Pemerasan
Sorotan terbaru dari Tag # Pemerasan
Kabid Perda Satpol PP Rohul Bantah Tudingan Pemerasan Razia Kafe
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Kabid Perda Syamsul Kamal SH Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) Kabupaten Rokan Hulu angkat bicara sekaligus memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan pemerasan yang menyeret namanya dalam kegiatan razia kafe yang berlangsung pada Jumat.malam seminggu yang lalu. Ia menegaskan seluruh rangkaian kegiatan dilakukan sesuai prosedur dan tidak ada unsur pemerasan sebagaimana isu yang berkembang. Bang Kamal sapaan akrabnya, menjelaskan, razia tersebut dilakukan pada Jumat malam (12/12) sekitar pukul 22.00 WIB, dimulai di depan penginapan Bakri. Pada razia itu, petugas mendapati satu pasangan. Selanjutnya tim melanjutkan patroli ke wilayah Kecamatan kepenuhan Hulu, namun tidak menemukan pelanggaran (nihil). Razia kemudian berlanjut ke Simpang D, sebelum akhirnya tim bersiap kembali ke kantor. Tetapu di tengah perjalanan, petugas menerima informasi adanya dugaan pelanggaran di tempat karaoke yang ada di Jalan Lingkar Pasir Pengaraian, “Saat kami menuju lokasi tersebut, mobil Dalmas milik Pol PP sudah lebih dulu melakukan penindakan dan mengamankan delapan orang,” jelas Syamsul Kamal,. Ketika pemeriksaan di lokasi, ditemukan satu butir pil ekstasi di kantong salah satu dari delapan orang yang diamankan. Seluruhnya kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Rokan Hulu untuk proses lebih lanjut. Usai kegiatan tersebut,besoknya Kamal menelpon Umri Hasibuan dan memintanya datang ke kantor Satpol PP. Dalam penjelasannya kepada wartawan, ia mengatakan dia disuruh oleh Syamsul Kamal untuk langsung menghandle masalah setoran sesuai aturan,dikarenakan Pihak Pol PP ada tugas Dinas luar ke Pekanbaru, jelas Umri, “Saya datang ke kantor karena saya dari unsur media. Ada pihak yang mengaku dari esok harinya LSM dan media yang menyatakan bertanggung jawab terhadap salah satu orang yang diamankan,” jelasnya. Di proses tersebut, Umri mengakui menerima uang Rp1 juta secara tunai dan Rp3 juta melalui transfer, namun ia menegaskan bahwa uang tersebut bukan untuk kepentingan pribadi dan itu berkaitan dengan denda Perda. Lebih lanjut, Umri menegaskan pada Senin, seluruh uang tersebut telah disetorkan ke rekening resmi Satpol PP. “Karena pejabat Satpol PP sedang bertugas ke Pekanbaru sejak Jumat dan baru kembali hari Minggu, maka uang itu baru bisa diserahkan dan disetorkan pada hari Senin,” jelasnya. Dengan klarifikasi ini, Umri Hasibuan, menegaskan tidak ada praktik pemerasan, dan seluruh tindakan yang dilakukan berada dalam koridor tugas, koordinasi, serta prosedur hukum yang berlaku. Terkait temuan narkoba, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Daerah Syamsul Kamal SH juga menjelaskan, kasus tersebut telah dikordinasikan secara resmi Satpol PP kepada Kasat Narkoba.
Mahasiswi di Langkat Jadi Korban Rudapaksa Hingga Pemerasan, Ancam Video 'Syur' Disebar
Langkat, Katakabar.com - Nasib miris dialami mahasiswi berusia 21 tahun asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Bunga (nama samaran) menjadi korban rudapaksa...
Anggota DPRD Medan Mangkir Panggilan Kejati Sumut, BKD Serahkan Sepenuhnya ke APH
Kejatisu panggil anggota DPRD Medan dugaan kasus pemerasan pengusaha
Tim Raga Polres Inhil Borgol Pelaku Pemerasan Bersenjata Tajam di Tembilahan
Indragiri Hilir, katakabar.com - Pelaku pemerasan terhadap siswa SMP, di bilangan Jalan H Khalidi Kelurahan Tembilahan Kota, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir dibirgol Tim Raga Polres Indragiri Hilir. Kepada petugas, pelaku mengaku melakukan perbuatan tersebut untuk membeli minuman tuak, Sabtu (17/6). Pria berinisial Az 34 tahun hari-hati juru parkir ini ditangkap setelah memalak bocah berusia 14 tahun sambil menggunakan senjata tajam jenis badik, pada Jumat (6/6) sekitar pukul 03:00 WIB lalu. Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora membenarkan penangkapan ini setelah orang tua korban melaporkan kasus pemerasan tersebut. "Anaknya diperas dimintai uang secara paksa oleh orang yang tidak dikenal di Jalan H Khalidi. Saat itu anak pelapor sedang mengisi bensin sepeda motor, tiba-tiba didatangi 2 laki laki meminta uang untuk dibelikan minuman tuak (miras)," ceritanya. Lantaran korban tidak merespon, ulas AKBP Farouk, tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis badik dengan nada mengancam untuk segera dibelikan tuak. "Mendengar hal itu korban lari, pelaku kemudian mengiris kedua ban sepeda motor milik korban, orang tua korban pun melapor setelah mendapat aduan dari anaknya," jelasnya. Pelaku akhirnya dibekuk di rumahnya Jalan Mandala Lorong Akasia Kelurahan Tembilahan Kota.
Nasib 4 Polisi Gadungan Usai Lakukan Pemerasan di Hotel Mandiri Kabanjahe
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tanah Karo berhasil mengungkap kasus pencurian dan pemerasan yang dilakukan oleh empat pria yang menyamar sebagai anggota kepolisian
Soal Dugaan Pemerasan Oknum Mengaku Wartawan, Ketum IWO Minta Dewan Pers dan Polri Ambil Sikap
Jakarta, katakabar.com - Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) meminta Dewan Pers dan Polri segera ambil sikap mengenai tindak pidana dugaan Penipuan dan Pemerasan dua oknum mengaku wartawan. "Dengan penegakan hukum bakal menyelamatkan profesi jurnalis dari oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang berupaya mencari keuntungan pribadi di atas profesi," tegas Ketua Umum PP IWO Teuku Yudhistira, lewat rilis resmi, menyikapi peristiwa penangkapan dua orang yang mengaku wartawan di Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau, Senin (28/10).